TERKINI Semua berita →
Riset & Inovasi Monday, 8 June 2026

Dr. Ajeng Arum Sari: UMI Berada pada Jalur yang Tepat untuk Menjadi Kekuatan Baru Riset dan Inovasi Indonesia Timur

Mulyadi, S.Kom 131 views 3 menit baca
Dr. Ajeng Arum Sari: UMI Berada pada Jalur yang Tepat untuk Menjadi Kekuatan Baru Riset dan Inovasi Indonesia Timur

MAKASSAR, umi.ac.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali memperoleh pengakuan positif dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) atas komitmennya dalam memperkuat budaya riset dan inovasi. Direktur Manajemen Talenta BRIN, Dr. Ajeng Arum Sari, menilai UMI berada pada jalur yang tepat untuk berkembang menjadi salah satu kekuatan baru riset dan inovasi di kawasan Indonesia Timur.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Diskusi Peluang Kolaborasi Penelitian antara LP2S UMI dan BRIN yang berlangsung di Aula LP2S UMI Lantai 3 Menara UMI, Senin (8/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 35 dosen peneliti dari berbagai fakultas di lingkungan UMI sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring penelitian, pengembangan talenta riset, dan kolaborasi inovasi yang berdampak bagi masyarakat.

Menurut Dr. Ajeng Arum Sari, perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam membangun ekosistem ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi nasional. Karena itu, BRIN terus membuka ruang kolaborasi yang luas bagi perguruan tinggi untuk berpartisipasi dalam berbagai program strategis penelitian dan pengembangan.

“UMI memiliki modal yang sangat baik untuk terus berkembang sebagai salah satu kekuatan baru riset dan inovasi di Indonesia Timur. Kami melihat adanya komitmen yang kuat dalam pengembangan penelitian, peningkatan kapasitas peneliti, serta semangat membangun kolaborasi yang menjadi fondasi penting dalam ekosistem riset nasional,” ujar Dr. Ajeng.

Ia menjelaskan bahwa BRIN saat ini terus mendorong penguatan talenta peneliti melalui berbagai skema pendanaan penelitian, program pengembangan kapasitas sumber daya manusia, penguatan jejaring kolaborasi, hingga dukungan terhadap hilirisasi hasil-hasil penelitian agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Riset tidak boleh berhenti pada laporan atau publikasi ilmiah semata. Riset harus mampu menjadi solusi, menghasilkan inovasi, dan memberikan dampak yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat menjadi sangat penting,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua LP2S UMI, Prof. Dr. H. Baharuddin Semmaila, S.E., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara UMI dan BRIN dalam membangun budaya penelitian yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi pada penyelesaian persoalan nyata di masyarakat.

Menurutnya, perguruan tinggi saat ini tidak lagi cukup hanya menghasilkan lulusan yang kompeten, tetapi juga harus mampu menghadirkan penelitian yang berkualitas, inovatif, dan memberikan kontribusi terhadap pembangunan nasional.

“Kegiatan ini menjadi momentum yang sangat penting bagi para dosen dan peneliti UMI untuk memahami berbagai peluang kolaborasi yang tersedia di BRIN. Kami berharap semakin banyak peneliti UMI yang terlibat dalam program-program strategis nasional sehingga mampu menghasilkan riset yang berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. Baharuddin.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI tersebut juga menegaskan bahwa hubungan kelembagaan antara UMI dan BRIN telah memiliki fondasi yang kuat melalui kerja sama yang telah terbangun sebelumnya. Karena itu, langkah berikutnya adalah memperkuat implementasi melalui berbagai program konkret yang mampu meningkatkan kualitas penelitian dan inovasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris LP2S UMI, Prof. Dr. Ir. H. Andi Aladin, yang juga merupakan reviewer BRIN. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan BRIN menjadi kebutuhan strategis dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

“Kolaborasi yang kuat akan mempercepat lahirnya inovasi, memperluas jejaring penelitian, serta meningkatkan kapasitas dosen dan peneliti dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berdaya guna. Karena itu, sinergi seperti ini harus terus diperkuat dan diperluas,” ungkapnya.

Diskusi yang dipandu oleh Kepala Bidang Penelitian LP2S UMI, Prof. Dr. Asrina, S.K.M., M.Kes., berlangsung interaktif. Para peserta aktif berdiskusi mengenai peluang pendanaan penelitian, strategi peningkatan kualitas luaran riset, pengembangan talenta peneliti, hingga peluang kolaborasi lintas institusi dalam berbagai bidang strategis.

Kegiatan ini juga sejalan dengan arah transformasi yang sedang dijalankan UMI melalui penguatan budaya riset, peningkatan publikasi ilmiah, pengembangan kekayaan intelektual, hilirisasi inovasi, serta perluasan kerja sama nasional dan internasional.

Sebagai salah satu perguruan tinggi unggul di Indonesia Timur, UMI terus mendorong lahirnya penelitian yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan reputasi akademik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat, dunia usaha, dan pembangunan bangsa.

Melalui kolaborasi bersama BRIN, UMI berharap semakin banyak dosen dan peneliti yang mampu mengakses berbagai program strategis nasional, memperluas jejaring penelitian, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen UMI untuk terus tumbuh sebagai kampus yang memperkuat ilmu pengetahuan, mendorong inovasi, dan menghadirkan solusi bagi masa depan Indonesia.

UMI adalah Kampus Ilmu dan Ibadah, Kampus Perjuangan dan Pengabdian, serta Kampus Bereputasi dan Berdampak.

(HUMAS)

Tags: LP2S
Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama