Ribuan Peserta Semarakkan Jalan Santai Milad ke-34 FK UMI
Makassar, umi.ac.id – Ribuan peserta memadati kawasan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, dalam kegiatan Jalan Santai dan Senam Sehat yang menjadi bagian dari rangkaian Milad ke-34 Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muslim Indonesia, Minggu (7/6/2026).
Kegiatan yang diikuti sivitas akademika, alumni, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga masyarakat umum tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, jalan santai ini juga menjadi bentuk kampanye hidup sehat yang sejalan dengan peran FK UMI sebagai institusi pendidikan kedokteran yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Dekan FK UMI, Dr. dr. Nasruddin A. Mappaware, MARS, mengatakan bahwa peringatan Milad ke-34 FK UMI tahun ini mengusung tema “FK UMI Berdampak untuk Kesehatan Masyarakat dan Kemajuan Pendidikan Kedokteran.”
Menurutnya, tema tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan akademik, sosial, dan pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan seluruh elemen civitas akademika.
“Milad ke-34 FK UMI dirangkaikan dengan berbagai kegiatan, mulai dari Studium Generale Milad ke-34 FK UMI, Jalan Santai dan Senam Sehat, Bakti Sosial dan Pengabdian Masyarakat, Donor Darah, Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD), Silaturahmi Alumni FK UMI, hingga Malam Puncak Doa dan Tasyakuran Milad,” jelasnya.
Nasruddin menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi refleksi komitmen FK UMI dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat kualitas pendidikan kedokteran yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, dalam sambutannya menyampaikan bahwa jalan santai Milad ke-34 FK UMI merupakan wujud komitmen bersama untuk membangun budaya hidup sehat, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat semangat kekeluargaan dalam mendukung kemajuan fakultas.
“Usia 34 tahun merupakan perjalanan panjang yang telah melahirkan banyak capaian penting bagi Fakultas Kedokteran UMI. Momentum milad ini harus menjadi ruang evaluasi untuk melahirkan langkah-langkah konkret dan capaian yang lebih terukur di masa mendatang,” ujarnya.
Menurut Hambali, eksistensi FK UMI selama lebih dari tiga dekade tidak hanya ditandai oleh perkembangan kelembagaan dan peningkatan kualitas akademik, tetapi juga oleh kontribusi nyata para alumninya yang kini mengabdi di berbagai daerah di Indonesia dan berperan penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks menuntut institusi pendidikan kedokteran untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas lulusan, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna menghasilkan tenaga medis yang profesional, berintegritas, dan berdaya saing global.
“FK UMI harus terus menjadi garda terdepan dalam mencetak dokter yang tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta komitmen pengabdian kepada masyarakat. Inilah makna kehadiran perguruan tinggi yang benar-benar memberikan dampak,” tegasnya.
Melalui semangat Milad ke-34, FK UMI diharapkan semakin memperkokoh perannya sebagai salah satu institusi pendidikan kedokteran terkemuka di Indonesia Timur yang terus berkontribusi bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, pengembangan ilmu pengetahuan, serta kemajuan pendidikan kedokteran di tingkat nasional maupun internasional.
(HUMAS)