Punya Cita-Cita Bersama Tentang Perdamaian, FAI UMI Gelar Dialog Internasional Lintas Agama

Author Website UMI

/

Makassar, umi.ac.id – Menjaga kerukunan antar umat beragama, juga suku dan ras bahkan negara perlu diterapkan. Salah satu cara untuk menjaga kerukunan antar umat beragama, ialah melalui forum diskusi.

Seperti halnya dilakukan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang Kembali melaksanakan dialog Internasional Lintas Agama. Diskusi ini dipusatkan di Aula KH Rahim Amin, Gedung FAI UMI lantai 2, Selasa, 9 Mei.

Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari American Jewish Commitee (AJC), sekaligus Director Muslim-Jewish Relations, Ari Gordon, Phd.

Dekan FAI UMI, Dr. H Andi Bunyamin, MA, mengatakan, dialog seperti ini sudah beberapa kali diadakan yang bertujuan agar dapat memberi pemahaman karakteristik dari setiap agama.

Kemudian, selain pemahaman, perlu didekatkan agar adanya kepercayaan satu sama lain untuk kerukunan. Lalu memberi pemahaman yang baik bagi sesama manusia meskipun lintas agama.

“Kebetulan kali ini kami mendatangkan mewakili Yahudi yang bermukim di Amerika Serikat, Ari Gordon. Ia banyak memberikan pencerahan terkait kehidupan beragama di As maupun di berbagai tempat belahan dunia,” tuturnya.

Kata Andi Bunyamin, bukan hanya mahasiswa, dosen-dosen dan pegawai pun diikutsertakan untuk berinteraksi dengan agama lain.

“Kita mau memberi kesadaran kepada semua tentang multi culture, perbedaan lintas agama, sehingga diharapkan mampu berinteraksi dan berkolaborasi,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV UMI, Dr. K.H. M. Ishaq Shamad, M.A menyebut, dialog internasional lintas agama, difasilitasi oleh Insitut Laimena yang selama ini bekerja sama memang dengan UMI dalam hal literasi keagamaan lintas budaya.

“Kegiatan ini untuk memberikan wawasan yang luas pada mahasiswa dan civitas akademika FAI UMI bahwa kita hidup berbangsa bernegara di dunia punya perbedaan satu sama lain, baik dari agama, budaya,” tuturnya.

Makna dari Diskusi Internasional lintas agama ini agar untuk saling kenal, saling kerjasama dalam menciptakan perdamaian antara sesama manusia. Ini juga mendorong dan berkolaborasi dalam hal kemajuan.

“Misi UMI kan untuk metaversity bagaimana kita hidup di dunia global, berkolaborasi dengan berbagai pihak, berbagai negara, berbagai agama, dalam hal kemajuan umat manusia,” ungkapnya.

American Jewish Commitee (AJC), sekaligus Director Muslim-Jewish Relations, Ari Gordon, Phd. mengatakan ia cukup eksaited diundang ke FAI UMI berbagi pengalaman lewat diskusi lintas agama.

Sebab banyak orang berpikir bahwa dialog antar agama itu hanya demi satu pihak, tapi dari hasil diskusi ini, bisa diketahui bahwa agama orang lain dan agama sendiri itu memberikan dampak spiritual individu untuk semua orang dalam diskusi.

“Lewat ini kita juga berharap kalau masyarakat tangguh melawan ide-ide ekstrim, kesalahan informasi, dan benci. Namun kita bisa saling membantu berkolaboratif dan kerjasama yang lebih baik meskipun berbeda agama,” tutupnya.

(HUMAS)

SHARE ON

Leave a Comment