Profil & Sejarah UMI
Sejarah Universitas Muslim Indonesia
Universitas Muslim Indonesia (UMI) didirikan pada tanggal 23 Juni 1954 di Makassar, Sulawesi Selatan. Sebagai perguruan tinggi Islam tertua dan terbesar di kawasan timur Indonesia, UMI telah melewati perjalanan panjang dalam mengabdi pada dunia pendidikan dan dakwah Islam.
Latar Belakang Pendirian
UMI lahir dari semangat dan cita-cita para tokoh Muslim Sulawesi Selatan yang ingin mendirikan sebuah lembaga pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan komitmen terhadap nilai-nilai Islam.
Pendiri UMI menyadari bahwa untuk membangun bangsa yang maju dan bermartabat, diperlukan sumber daya manusia yang memiliki integritas, kompetensi, dan kepribadian Islam yang kuat. Dari sinilah lahir gagasan untuk mendirikan Universitas Muslim Indonesia.
Perkembangan Institusi
Selama lebih dari tujuh dekade berdiri, UMI telah berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi yang komprehensif dengan 13 fakultas, 1 program pascasarjana, dan lebih dari 68 program studi. Saat ini UMI memiliki lebih dari 26.056 mahasiswa aktif dan telah menghasilkan lebih dari 142.995 alumni yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan mancanegara.
Akreditasi dan Pengakuan
UMI telah mendapatkan Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan peringkat "Unggul" dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Pengakuan ini mencerminkan komitmen UMI terhadap kualitas pendidikan yang tinggi dan standar tata kelola universitas yang baik.
Dalam pemeringkatan nasional dan internasional, UMI secara konsisten menempati posisi terhormat. Pada Webometric 2026, UMI berhasil meraih peringkat ke-66 nasional, sementara dalam pemeringkatan LLDIKTI Wilayah IX 2025, UMI menjadi perguruan tinggi swasta terbaik di Sulawesi.