Kantor Urusan Internasional
Office of International Affairs (OIA) atau dalam Bahasa Indonesia dikenal sebagai Kantor Urusan Internasional (KUI) UMI didirikan untuk membantu dan memperkuat internasionalisasi Universitas Muslim Indonesia. KUI menjadi jembatan utama UMI dengan dunia internasional - menghubungkan sivitas akademika, memfasilitasi pertukaran ilmu lintas batas, dan membuka peluang kolaborasi global yang semakin luas setiap tahunnya.
KUI UMI bertugas menginisiasi dan memelihara kerja sama internasional melalui penandatanganan MoU; membantu pendaftaran mahasiswa internasional baik inbound maupun outbound; memberikan bantuan, saran praktis, dan informasi untuk program pengajaran dan penelitian internasional; serta mengorganisasi program bagi mahasiswa internasional seperti hari orientasi, kunjungan budaya, dan kursus musim panas.
Mahasiswa Internasional di UMI
Hampir seluruh fakultas di UMI telah menerima mahasiswa asing melalui berbagai skema pendanaan - mencakup Pascasarjana, Ekonomi, Agama Islam, Teknik, Farmasi, Kesehatan Masyarakat, Teknologi Industri, Ilmu Komputer, dan Sastra. Mahasiswa asing yang belajar di UMI berasal dari Sudan, Nigeria, Aljazair, Malaysia, Timor Leste, Yaman, dan Palestina. Untuk tahun 2026, KUI UMI masih berfokus pada negara-negara Asia dan negara berkembang lainnya.
Antusiasme calon mahasiswa internasional terhadap UMI terus meningkat. Pada tahun 2025, KUI UMI menerima lebih dari 200 pendaftar mahasiswa asing. Para mahasiswa asing mengikuti seluruh kegiatan akademik, laboratorium, bahkan kegiatan pesantren seperti mahasiswa lokal — menjadikan pengalaman belajar di UMI unik dan kaya dimensi keislaman.
Program Beasiswa & Mobilitas Internasional
- Beasiswa UISA (UMI International Student Award) - program beasiswa yang ditawarkan UMI kepada mahasiswa dari negara berkembang, tersedia dalam dua opsi pendanaan: penuh dan sebagian, untuk jenjang S1, S2, dan S3.
- Beasiswa KNB (Kemitraan Negara Berkembang) - KUI UMI menyelenggarakan sosialisasi Beasiswa KNB dan mengundang mahasiswa internasional untuk menempuh studi melalui jalur beasiswa bergengsi yang dikelola pemerintah Indonesia ini.
- Program IISMA (Indonesian International Student Mobility Awards) - UMI secara aktif menyelenggarakan seleksi internal IISMA setiap tahun, memberikan kesempatan kepada mahasiswa UMI untuk menunjukkan kualitas dan daya saing mereka di panggung internasional.
- UMI Visiting Lecturers Grant - program pendanaan kunjungan dosen tamu dari luar negeri ke UMI, memperkaya wawasan akademik mahasiswa melalui perspektif ilmu dari para pakar internasional.
- Inbound Students - program yang tersedia bagi mahasiswa asing meliputi Short Course, Summer Course, Internship, dan Exchange.
- Outbound Students - program mobilitas mahasiswa UMI ke luar negeri meliputi IISMA, Internship, Exchange, dan berbagai program lainnya.
Program Budaya & Kolaborasi
- KUI UMI rutin menyelenggarakan Year End Reflection bersama MIIB UMI - acara tahunan yang menghadirkan Indonesia–Australian Cultural Discussion, Film Screening, dan Innovative Business Incubation Expo sebagai ruang kolaboratif untuk memperkuat jejaring internasional sekaligus menampilkan inovasi dari berbagai fakultas UMI.
- KUI UMI juga memfasilitasi pemutaran French Film Festival dan berbagai kegiatan budaya internasional lainnya, memperkaya wawasan lintas budaya sivitas akademika UMI. KUI UMI aktif melakukan kunjungan kerja ke berbagai perguruan tinggi mitra seperti Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dalam rangka memperluas dan mempererat jejaring kerja sama internasional.
Ir. Hj. Setyawati Yani, MT., Ph.D., IPM, ASEAN.Eng.