Banggakan UMI, Mahasiswa FAI Rebut Gold Medal Kompetisi Nasional Indonesia

Author Website UMI

/

Makassar, umi.ac.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI). Muh Akhsanul Haq, mahasiswa Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam (FAI) UMI angkatan 2025, berhasil meraih Gold Medal pada ajang Kompetisi Nasional Indonesia (KNI) Bidang Matematika tingkat perguruan tinggi.

Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UMI mampu bersaing dan menunjukkan kualitas unggul di tingkat nasional, termasuk pada bidang akademik umum seperti matematika. Prestasi tersebut sekaligus menegaskan bahwa mahasiswa UMI memiliki kompetensi yang adaptif, luas, dan mampu menembus batas disiplin keilmuan.

KNI merupakan ajang kompetisi berskala nasional yang diikuti peserta dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, dengan ragam bidang perlombaan. Pada kategori perguruan tinggi, kompetisi ini berlangsung ketat karena diikuti mahasiswa dari sejumlah kampus ternama di Indonesia, seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Airlangga (UNAIR).

Akhsanul mengungkapkan bahwa perjalanan menuju capaian tersebut tidaklah mudah. Ia sempat merasa kurang percaya diri ketika melihat latar belakang para peserta lain yang berasal dari berbagai perguruan tinggi besar. Namun, dengan keyakinan, kerja keras, dan doa, ia mampu membuktikan kemampuannya hingga menembus babak final dan keluar sebagai peraih medali emas.

“Jujur, saya sempat merasa tidak akan lolos ke final karena melihat peserta lain dari kampus-kampus besar. Tapi alhamdulillah, saya bisa sampai di tahap akhir,” ungkap Akhsanul.

Proses seleksi KNI dilaksanakan melalui tiga tahap dengan sistem Computer-Based Test (CBT) pada 21–26 Maret 2026. Adapun babak final berlangsung secara luring pada 28–30 Maret 2026 di Universitas Airlangga. Dalam setiap tahapan, peserta dituntut memiliki kemampuan akademik yang kuat, kecermatan berpikir, serta kesiapan mental yang matang.

Bagi Akhsanul, kesiapan mental menjadi salah satu kunci utama dalam menghadapi kompetisi. Ia berupaya mengelola tekanan dengan baik dan tetap fokus meskipun harus bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi unggulan. Selain itu, ia juga mempersiapkan diri dengan mempelajari berbagai kemungkinan tipe soal yang berpotensi diujikan pada babak final.

Dukungan dari lingkungan kampus turut menjadi faktor penting dalam keberhasilannya. Akhsanul menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Fakultas Agama Islam UMI, termasuk bimbingan yang diberikan oleh Wakil Dekan III FAI UMI, Dr. Muhammad Syahrul, S.Pd., M.Pd.

Prestasi ini juga membawa pesan penting bahwa mahasiswa Fakultas Agama Islam tidak hanya memiliki kapasitas pada bidang keagamaan, tetapi juga mampu menunjukkan prestasi pada bidang-bidang umum dan kompetitif. Menurut Akhsanul, capaian ini diharapkan dapat mematahkan stigma yang selama ini berkembang di tengah masyarakat.

“Selama ini mungkin ada stigma bahwa mahasiswa FAI hanya fokus pada lomba-lomba keagamaan. Saya ingin menunjukkan bahwa kami juga bisa berprestasi di bidang umum, seperti matematika,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya keseimbangan antara ilmu agama dan ilmu umum sebagai bagian dari pengembangan diri mahasiswa. Menurutnya, penguasaan keduanya akan semakin memperkuat kualitas sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan siap bersaing.

Ketertarikan Akhsanul pada bidang matematika pun bukan hal baru. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia telah aktif mengikuti berbagai kompetisi. Bahkan, pada tahun 2024, ia juga pernah mengikuti International Science and Mathematics Competition di Malaysia dan meraih medali emas.

Ke depan, Akhsanul berharap prestasi yang diraihnya tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi mampu menjadi motivasi bagi mahasiswa UMI lainnya untuk terus berani mencoba, mengembangkan potensi, dan berprestasi di berbagai bidang.

“KNI ini ajang yang sangat baik untuk mengembangkan kemampuan. Tapi memang perlu persiapan yang matang agar bisa memberikan hasil terbaik,” tutupnya.

Prestasi ini semakin memperkuat komitmen UMI sebagai perguruan tinggi yang terus mendorong mahasiswanya untuk tumbuh sebagai generasi unggul, kompetitif, dan mampu mengharumkan nama institusi pada berbagai ajang prestasi tingkat nasional maupun internasional.

(HUMAS)

SHARE ON