Makassar, umi.ac.id — Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya (LP2S) Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) secara daring melalui Zoom Meeting, yang berlangsung pada tanggal 2 hingga 9 Februari 2026.
Pelatihan PEKERTI Angkatan L (50) ini diikuti oleh 145 peserta yang berasal dari 80 perguruan tinggi dan tersebar di 28 provinsi di Indonesia. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., sebagai bentuk komitmen institusi dalam mendukung peningkatan kualitas dan profesionalisme dosen secara nasional.
Turut hadir dalam kegiatan pembukaan, Ketua LP2S UMI Prof. Dr. H. Baharuddin Semmaila, S.E., M.Si., Sekretaris LP2S UMI Prof. Dr. Ir. H. Andi Aladin, M.T., para Kepala Pusat, serta tenaga kependidikan LP2S UMI.

Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH., MH dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan PEKERTI dengan sungguh-sungguh sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam pengembangan kompetensi dosen di Indonesia.
“Melalui Pelatihan PEKERTI ini, kami berharap para dosen dapat memperoleh penguatan kemampuan dasar pedagogik dan profesionalisme, termasuk kompetensi dalam merancang, melaksanakan, serta mengevaluasi proses pembelajaran secara sistematis dan bermutu,” ujarnya.
Profesor Fakultas Hukum UMI tersebut juga menekankan pentingnya peran dosen yang kompetitif dan adaptif dalam menjaga mutu akademik, sekaligus mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara optimal dan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Prof. Hambali menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh peserta, khususnya perguruan tinggi pengutus. Ia berharap kerja sama yang terjalin tidak hanya terbatas pada pelaksanaan Pelatihan PEKERTI, tetapi dapat terus dikembangkan melalui berbagai bentuk kolaborasi akademik dan kelembagaan lainnya.

Sementara itu, Ketua LP2S UMI, Prof. Dr. H. Baharuddin Semmaila, S.E., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada 145 peserta Pelatihan PEKERTI Angkatan L yang telah mempercayakan UMI sebagai penyelenggara, di tengah keberadaan 59 perguruan tinggi penyelenggara PEKERTI di Indonesia.
“Sebanyak 4.221 dosen dari 957 perguruan tinggi di Indonesia telah mengikuti Pelatihan PEKERTI di UMI. Jumlah ini bertambah dengan kehadiran Angkatan L yang diikuti oleh 145 peserta dari 80 perguruan tinggi di 28 provinsi,” ungkapnya.
Prof. Bahar, sapaan akrabnya menambahkan bahwa kepercayaan tersebut semakin menegaskan posisi UMI sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia dalam pengembangan kompetensi dosen. LP2S UMI, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menyelenggarakan Pelatihan PEKERTI yang profesional, unggul, dan terpercaya.

Profesor Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI itu juga menjelaskan tiga capaian utama yang diharapkan dapat dikuasai peserta setelah mengikuti Pelatihan PEKERTI di UMI, yakni: kemampuan merancang Rencana Pembelajaran Semester (RPS) secara sistematis, kemampuan mendemonstrasikan metode pembelajaran sesuai Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) melalui kegiatan microteaching, serta kemampuan mengukur CPMK dan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) secara tepat.
“Tiga luaran ini merupakan kompetensi esensial yang wajib dimiliki oleh seorang dosen profesional. Kompetensi pedagogik tidak dapat diperoleh semata-mata dari pengalaman mengajar, melainkan harus melalui pelatihan PEKERTI, termasuk sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh Sertifikasi Dosen,” tutupnya.
(HUMAS)
