Sebagai lembaga pendidikan dan dakwah terkemuka, Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menunjukkan wajah Islam yang teduh, inklusif, dan penuh toleransi. Hal ini ditegaskan dalam acara Studium Generale mahasiswa baru Angkatan 21 Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Farmasi UMI yang berlangsung di Auditorium Al Jibra Kampus 2 UMI, Senin (13/07/2026). Di hadapan 200 mahasiswa baru yang 2 diantaranya beragama non-muslim, Rektor UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH., MH., menegaskan komitmen kuat universitas dalam menjaga toleransi antarumat beragama di lingkungan kampus. Prof. Hambali Thalib menyatakan bahwa status UMI sebagai Perguruan Tinggi Islam tidak menjadi batasan bagi masyarakat non-muslim untuk menimba ilmu. Terbukti, pada angkatan baru kali ini, terdapat dua mahasiswa non-muslim yang turut bergabung dari total 200 mahasiswa baru Fakultas Farmasi.
Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif menghadirkan solusi ilmiah bagi isu-isu strategis global. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan Wakil Rektor V Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Institusi UMI, Ir. Hj. Setyawati Yani, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., sebagai pembicara utama pada Eastern Indonesia International Conference (EIC) 2026 yang diselenggarakan di Aula Prof. A. Amiruddin, Universitas Hasanuddin, Selasa (14/7/2026). Forum internasional bertema “Percepatan Transisi Energi dan Mineral Kritis yang Berkeadilan di Indonesia” tersebut mempertemukan unsur pemerintah, akademisi, organisasi internasional, dunia industri, dan masyarakat sipil untuk merumuskan berbagai strategi dalam mempercepat transisi energi yang berkelanjutan sekaligus berkeadilan. Mewakili Universitas Muslim Indonesia, Setyawati Yani akan memaparkan makalah ilmiah berjudul “Decarbonizing the Undecarbonizable: An Academic Perspective on Just Transition for Hard-to-Abate Industries.”
Gagasan strategis Rektor UMI, Prof. Hambali Thalib, diapresiasi Ketua Tim Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto. Pemikiran filosofisnya terkait arsitektur ketahanan energi nasional dinilai sangat relevan dan layak dijadikan mukadimah dalam penyusunan RUU Ketenagalistrikan.
Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi menerima Surat Keputusan (SK) pembukaan Program Studi Doktor Teknik Kimia Program Pascasarjana UMI
Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (PPS UMI) menegaskan komitmennya dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas melalui penerapan Konsep 4I
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr. KH. Muhammad Ishaq Samad, MA, menyampaikan Kultum Zuhur di hadapan jamaah sivitas akademika UMI pada Senin (6/7/2026). Mengangkat tema “Dari Sajadah Menuju Tempat Kerja: Ketika Ibadah Menjadi Energi Kehidupan”, beliau mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, dan sivitas akademika menjadikan salat sebagai sumber kekuatan spiritual yang melahirkan etos kerja, integritas, dan profesionalisme.
Hal ini ditandai dengan digelarnya acara Pelantikan Pejabat dan Penyerahan SK Penerima Amanah dalam lingkup UMI yang berlangsung khidmat dan penuh nuansa kekeluargaan di Aula Teleconference Lantai 6 Menara UMI, Jum’at (3/7/2026).
Makassar. fsikp.umi.ac.id – Dekan Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr. Hj. Nurjannah Abna, S.S., M.Pd., secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Amanah kepada para pejabat di lingkungan FSIKP UMI sebagai tindak lanjut atas penyerahan SK oleh Rektor UMI kepada pejabat penerima amanah pada tingkat fakultas. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dekanat FSIKP UMI pada Jumat, 3 Juli 2026, dan dihadiri oleh Wakil Dekan, Ketua Program Studi, Kepala Tata Usaha (KTU), Kepala Subbagian (Kasubag), serta pejabat struktural lainnya di lingkungan FSIKP UMI.
Dalam upaya memperkuat sinergi antara dunia akademik dan dunia praktik, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (FEB UMI) kembali menyelenggarakan kegiatan Praktisi Mengajar dengan mengangkat tema "Isu-Isu Aktual Perpajakan: Mudah Memahami PP Nomor 20 Tahun 2026 sebagai Perubahan atas PP Nomor 55 Tahun 2022 tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang Pajak Penghasilan."
Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan komitmennya sebagai kampus berdampak melalui pengajuan usulan sebagai Perguruan Tinggi Penyelenggara Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan Applied Approach (AA) Tahun 2026 kepada Direktorat Sumber Daya, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali membuktikan komitmennya sebagai poros pendidikan bermutu tinggi dan pencetak sumber daya manusia unggul. Langkah strategis ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UMI dengan Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional (PERADIPROF) yang berlangsung di Aula PJJ Lantai 1 Program Pascasarjana (PPs) UMI, Senin (29/06). Sinergi besar ini mengukuhkan hadirnya Pelatihan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) di Magister Ilmu Hukum PPs-UMI. Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH.,MH., bersama Ketua Umum PERADI Profesional, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H. Prosesi bersejarah ini disaksikan langsung oleh Ketua Pengurus YW-UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mochtar, M.A., Ketua Dewan Pembina PERADI Profesional Prof. Dr. H. Fauzie Yusuf Hasibuan, S.H., M.Hum., serta jajaran wakil rektor UMI, Direktur PPs-UMI, Dekan Fakultas Hukum UMI, dan jajaran petinggi DPN PERADIPROF serta jajaran Pimpinan Pascasarjana dan Fakultas Hukum UMI.
Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi unggulan di Indonesia Timur yang aktif membangun jejaring akademik global. Hal tersebut ditandai dengan kunjungan Delegasi Kedutaan Besar Australia di Indonesia yang berlangsung di Ruang Rapat Senat, Lantai 9 Menara UMI, Rabu (24/6/2026).
Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.
Universitas Muslim Indonesia
Selamat Milad UMI ke-72! Barakallah.