Makassar, umi.ac.id – Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) menyelenggarakan Studium Generale bagi Mahasiswa Baru Angkatan XX di Auditorium Al Jibra, Kampus II UMI, Jumat (09/01/2026).
Studium Generale yang dibuka secara resmi oleh Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H. ini diikuti oleh 197 mahasiswa baru PSPA Angkatan XX dengan mengusung tema “Apoteker Unggul dan Berdampak dalam Peningkatan Kesehatan Masyarakat”.
Studium Generale menghadirkan narasumber eksternal nasional, Prof. Dr. Apt. Satibi, M.Si., Dekan Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) sekaligus Wakil Ketua Bidang Akademik Asosiasi Pendidikan Tinggi Farmasi Indonesia (APTFI), yang memberikan penguatan visi dan peran strategis apoteker dalam sistem kesehatan nasional.

Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH., MH dalam sambutannya menyampaikan bahwa Fakultas Farmasi UMI merupakan salah satu fakultas favorit di lingkungan UMI. Hal ini ditunjukkan oleh tingginya daya serap lulusan profesi apoteker di dunia kerja, terlebih dengan adanya kebijakan pemerintah “Satu Desa Satu Apoteker”.
“Dalam upaya menuju World Class University, capaian akreditasi Unggul merupakan fondasi utama. Alhamdulillah, UMI dan Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi UMI telah memenuhi capaian tersebut,” tegasnya.
Lebih lanjut, Prof. Hambali menjelaskan bahwa indikator perguruan tinggi kelas dunia tidak hanya ditentukan oleh akreditasi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia, ketersediaan sarana dan prasarana, implementasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), penguatan jejaring dan kerja sama internasional, serta peningkatan publikasi dosen pada jurnal internasional bereputasi.
“World Class University adalah perguruan tinggi yang mampu memenuhi bahkan melampaui standar internasional. Kami berharap mahasiswa Profesi Apoteker UMI dapat mengikuti program magang internasional maupun pertukaran pelajar ke luar negeri guna memperluas wawasan global dan meningkatkan daya saing internasional,” harapnya.
Rektor UMI juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa baru PSPA Angkatan XX. Ia menegaskan bahwa UMI merupakan pilihan tepat untuk melanjutkan pendidikan profesi apoteker karena telah terakreditasi Unggul, konsisten dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, serta aktif dalam pengembangan akademik yang berkelanjutan.

Dekan Fakultas Farmasi UMI, Apt. Abd. Malik, S.Farm., M.Si., Ph.D., dalam laporannya menyampaikan bahwa mahasiswa baru PSPA Angkatan XX berjumlah 197 orang, terdiri atas 108 alumni UMI dan 89 non-alumni, serta terdapat satu mahasiswa non-muslim.
“Komposisi ini mencerminkan UMI sebagai kampus yang moderat, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai keberagaman,” ungkapnya.
Alumni Fakultas Farmasi UMI ini juga menegaskan bahwa Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi UMI yang terakreditasi Unggul merupakan salah satu program studi terfavorit, baik di tingkat internal UMI maupun secara nasional.
“Tingkat kelulusan Ujian Kompetensi Nasional mencapai 100 persen. Ini menunjukkan kualitas lulusan yang kompeten, profesional, dan memiliki daya saing internasional, sejalan dengan tingginya minat pendaftar setiap tahunnya,” jelasnya.
Melalui Studium Generale ini, Dekan Fak. Farmasi UMI mengharapkan mahasiswa baru PSPA Angkatan XX memperoleh bekal wawasan akademik, profesionalisme, serta nilai kebangsaan yang komprehensif sebagai dasar dalam menempuh pendidikan profesi dan pengabdian di bidang kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber Ketua Pembina YW-UMI Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, S.E., M.Si., Ketua Pengurus YW-UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, M.A., dan para Wakil Rektor UMI.
(HUMAS)
