Riset Doktoral Dosen WD III FAI-UMI Tawarkan Solusi Pendidikan Disiplin Tanpa Hukuman

Author Website UMI

/

Makassar, umi.ac.id — Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menegaskan posisinya sebagai kampus unggul berbasis riset dan nilai melalui capaian akademik strategis salah satu pimpinan fakultasnya. Wakil Dekan III Fakultas Agama Islam (FAI) UMI, Dr. Muhammad Syahrul, S.Pd., M.Pd., resmi meraih gelar Doktor Ilmu Pendidikan dari Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (PPs-UNM), Selasa (10/2/2026).

Gelar doktor tersebut diraih setelah Dr. Muhammad Syahrul mempertahankan disertasi berjudul “Pengembangan Model Bimbingan Kelompok Berbasis Profetik dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Madrasah Aliyah” pada Sidang Promosi Doktor yang berlangsung di Ruang AD Lantai 5 PPs-UNM.

Dalam penelitiannya, promovendus dibimbing oleh Prof. Dr. Patta Bundu, M.Ed. sebagai Promotor dan Prof. Dr. Farida Aryani, M.Pd. sebagai Ko-Promotor.

Riset Profetik: Pendidikan Disiplin Berbasis Kesadaran, Bukan Hukuman

Disertasi ini lahir dari keprihatinan akademik atas rendahnya kedisiplinan siswa Madrasah Aliyah yang selama ini lebih banyak ditangani melalui pendekatan hukuman dan sanksi, serta belum optimalnya layanan bimbingan kelompok di sekolah.

Dr. Muhammad Syahrul menawarkan pendekatan baru melalui model bimbingan kelompok berbasis profetik, yakni pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan nilai keteladanan, kesadaran spiritual, dan tanggung jawab moral.

“Model ini dirancang untuk menumbuhkan disiplin dari dalam diri siswa. Disiplin tidak lagi dipahami sebagai keterpaksaan, tetapi sebagai kesadaran nilai dan tanggung jawab,” jelasnya.

Penelitian ini secara sistematis mengkaji:
• kebutuhan model bimbingan profetik,
• perancangan prototipe implementasi,
• uji kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan model.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model tersebut mudah diterapkan oleh guru, diterima dengan baik oleh siswa, serta efektif meningkatkan kedisiplinan secara signifikan, dibuktikan melalui analisis N-Gain dan uji t.

UMI dan Ekosistem Akademik Berbasis Nilai

Capaian doktoral ini menjadi bagian dari penguatan ekosistem akademik UMI yang konsisten mendorong dosen untuk menghasilkan riset berbasis solusi, karakter, dan nilai keislaman. Model bimbingan profetik yang dikembangkan dinilai relevan dengan tantangan pendidikan masa kini—terutama dalam membentuk generasi yang cerdas intelektual, matang emosional, dan kuat secara moral.

Sidang promosi doktor ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor III UMI Hj. Nurfadillah Mappaselleng, S.H., M.H., Ph.D., Dekan FAI UMI Dr. H. Andi Bunyamin, M.Pd., jajaran pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan Fakultas Agama Islam UMI.

Kehadiran pimpinan universitas menjadi penegasan bahwa UMI memberi perhatian serius pada pengembangan kualitas dosen dan budaya riset, sebagai fondasi utama kampus unggul dan bereputasi.

Pesan untuk Calon Mahasiswa dan Orang Tua

Capaian ini memperlihatkan wajah UMI sebagai kampus yang tidak hanya mengajar, tetapi meneliti dan memberi solusi nyata bagi dunia pendidikan. Bagi calon mahasiswa dan orang tua, UMI menawarkan lingkungan akademik yang:
• dibimbing oleh dosen bergelar doktor dan profesor,
• aktif melakukan riset berdampak,
• mengintegrasikan ilmu, nilai, dan karakter.

UMI bukan sekadar tempat meraih gelar, tetapi ruang tumbuh bagi generasi masa depan—yang cerdas pikirannya, kuat akhlaknya, dan siap menghadapi tantangan zaman.

(HUMAS)

SHARE ON