Makassar, umi.ac.id — Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan launching film “Kesempatan, Efek Positif Pelajaran AI di UMI” di Auditorium Al-Jibra UMI, Kamis (5/3) bertepatan dengan 15 Ramadhan 1447H. Kegiatan ini dihadiri civitas academica UMI serta ratusan anak panti asuhan dari berbagai panti di Kota Makassar dan ditutup dengan buka puasa bersama.
Dalam sambutannya, Rektor UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H. menegaskan bahwa peringatan Nuzulul Quran menjadi pengingat agar kemajuan zaman tetap berpijak pada nilai wahyu. Rektor mengibaratkan kampus sebagai “kapal ilmu” yang harus dituntun oleh kompas Al-Quran, seraya menegaskan harapan agar UMI tidak hanya melahirkan insan cerdas, tetapi juga insan yang benar dan berintegritas.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, M.A. menyampaikan bahwa kegiatan Nuzulul Quran merupakan agenda tahunan yang diharapkan membawa keberkahan dan memperkuat pengamalan nilai-nilai Al-Quran dalam kehidupan kampus. Ia juga menitip pesan kepada generasi muda agar tetap mencintai UMI dan menjadikan Al-Quran sebagai pegangan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengawas Yayasan Wakaf UMI Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, S.E., M.Si. memaknai Al-Quran sebagai petunjuk yang relevan bagi seluruh umat manusia, serta mengajak civitas academica memperkuat tradisi keilmuan yang berakar pada nilai-nilai Qur’ani.
Puncak kegiatan diisi ceramah hikmah Al-Quran oleh Koordinator Kopertais Wilayah VIII Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua), Prof. Hamdan Juhannis. Dalam tausiyahnya, Prof. Hamdan menekankan bahwa orang bertakwa adalah orang yang “selesai dengan dirinya”, mampu menundukkan ego, menata emosi, dan memperbaiki akhlak sebelum sibuk menilai orang lain. Menurutnya, ketakwaan tercermin dari kedewasaan batin: menjaga lisan, memuliakan sesama, serta menghadirkan nilai Al-Quran dalam keputusan dan tindakan, baik di ruang nyata maupun ruang digital.

Melalui peringatan Nuzulul Quran ini, UMI berharap semangat Ramadhan semakin menguatkan budaya kampus yang beradab, berilmu, dan berkarakter serta menjadikan Al-Quran sebagai kompas dalam membangun peradaban, termasuk di tengah tantangan teknologi dan informasi yang terus berkembang.
Turut Hadir Pula seluruh civitas akademika UMI yang dirangkaikan dengan Buka puasa bersama anak Yatim. Kegiatan ini merupakan program tahunan yang dilaksanakan UMI pada bulan suci Ramadan.
(HUMAS)
