UMI dan UNM Perpanjang Kerja Sama, Perkuat Tridharma Perguruan Tinggi

Author Website UMI

/

Makassar, umi.ac.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI), sebagai perguruan tinggi pertama di luar Pulau Jawa yang meraih Akreditasi Institusi Unggul, kembali memperpanjang kerja sama dengan Universitas Negeri Makassar (UNM). Penandatanganan perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) ini berlangsung pada Jumat, 9 Januari 2026.

MoU ditandatangani oleh Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., dan Plh. Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., bertempat di Ruang Rapat Pimpinan Lantai 6 Gedung Menara Pinisi UNM.

Kegiatan ini disaksikan oleh para Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana UMI, Kepala Lembaga, serta Kepala Biro di lingkungan UMI dan UNM.

Kesepakatan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pertukaran Dosen antara Direktur Pascasarjana UMI, Prof. Dr. H. Laode Husen, S.H., M.H., dan Dekan Fakultas Teknik UNM, Prof. Dr. Drs. Ir. Jamaluddin, M.P., IPM.

Rektor UMI, Prof. Hambali dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pimpinan UNM atas sambutan hangat dan penuh kekeluargaan.

“UMI memiliki kedekatan historis dan akademik dengan UNM. Banyak alumni UMI yang berkarier sebagai dosen di UNM, begitu pula sebaliknya. Melalui perpanjangan kerja sama ini, diharapkan kedua institusi dapat saling menguatkan dalam pengembangan tridharma perguruan tinggi,” ujarnya.

Prof Hambali juga memperkenalkan profil UMI yang saat ini membina 13 fakultas dan Program Pascasarjana dengan 66 program studi, sehingga peluang pengembangan kerja sama akademik masih sangat terbuka luas.

“Kami berharap kerja sama ini terus berkembang secara berkelanjutan, saling menguatkan, dan memberikan nilai tambah bagi kedua institusi, sekaligus menjadi spirit bersama dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas pendidikan tinggi,” tambahnya.

Sementara itu, Plh. Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas komitmen Rektor UMI beserta jajaran dalam memperkuat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi.

“Banyak hal yang dapat kita lakukan bersama dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Beragam keunggulan yang dimiliki kedua institusi dapat disinergikan. Kita harus bergerak cepat dan berlari kencang bersama,” ujarnya.

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin tersebut juga menegaskan kesiapan UNM dalam meningkatkan publikasi ilmiah serta riset kolaboratif. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan lulusan tidak menjadi beban, melainkan mampu menjadi solusi di tengah masyarakat.

“Kunjungan UMI ke UNM ini diharapkan menjadi langkah awal implementasi kerja sama yang berkelanjutan,” ujarnya.

(HUMAS)

SHARE ON