Makassar, umi.ac.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar secara resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru 2026 melalui Dzikir Akbar, Doa Bersama, dan Refleksi Akhir Tahun—sebuah ikhtiar yang menegaskan bahwa masa depan tidak cukup dirancang dengan strategi, tetapi harus diluruskan dengan niat dan disandarkan kepada Allah SWT.
Dari Makassar, Memadu Ilmu – Iman – Prestasi untuk Masa Depan Gen Z & Alfa Indonesia.
Di hadapan keluarga besar UMI dan para siswa-siswi SMA yang hadir di tengah masa libur semester, UMI menyampaikan pesan yang sederhana namun mendalam:
“KEREN itu bukan yang paling ramai di media sosial, tetapi yang paling kuat menjaga iman dan disiplin. Masa depan bukan ditunggu, tetapi disiapkan.”

Sebuah pesan yang menegaskan bahwa pilihan kampus adalah keputusan hidup, bukan sekadar pilihan akademik.
Tahun 2025 menjadi tonggak kebangkitan UMI: 6.300 mahasiswa baru, pengukuhan Profesor ke-114, program studi terakreditasi Unggul dan menuju akreditasi internasional, jurnal ilmiah menembus Scopus, serta prestasi mahasiswa di IMCOM Bangkok, IISMA, PILMAPRES, hingga SEA Games. Semua ini bukan kebetulan, melainkan buah dari budaya Spiritualitas, Keilmuan, Prestasi, dan Layanan yang dijaga secara konsisten.
UMI berdiri di atas empat pilar utama: penguatan SDM dan kepemimpinan, pembangunan sistem kampus yang efektif dan inovatif, pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan, serta budaya mutu dan pelayanan terbaik.

Untuk Gen Z dan Gen Alfa: jika Anda mencari kampus yang membentuk ilmu, adab, dan masa depan, maka UMI—Lembaga Pendidikan & Dakwah, Kampus Ilmu & Ibadah, Kampus Perjuangan & Pengabdian—hadir di jantung Indonesia Timur, Makassar, Sulawesi Selatan.
UMI-QUOTE:
• “Masa depan bukan ditunggu, tapi disiapkan.”
• “Kampus hebat bukan hanya mencetak sarjana, tapi membentuk manusia bernilai.”
• “Ilmu yang beriman melahirkan prestasi yang bermartabat.”
• “UMI: tempat ilmu tumbuh, iman menguat, dan masa depan dibentuk.”
(HUMAS)
