Makassar, umi.ac.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI) resmi membuka pendaftaran Mahasiswa Baru (Maba) Tahun Akademik 2026/2027. Launching penerimaan ini dirangkaikan dengan Dzikir dan Doa Bersama akhir tahun yang berlangsung khidmat di GOR UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Selasa (30/12/2025).
Momentum spiritual ini menandai dibukanya penerimaan mahasiswa baru UMI melalui spmb.umi.ac.id.
Pendaftaran dibuka hingga 14 Agustus 2026, dengan batas waktu, khusus untuk beberapa fakultas: Fakultas Kedokteran (30 Juni 2026), Fakultas Farmasi (12 Juni 2026), dan Fakultas Kedokteran Gigi (2 Mei 2026).
Acara yang dihadiri seluruh keluarga besar UMI, siswa SMA/SMK/ MA dan Guru ini, diawali dengan Sholat Duha, Dzikir, dan Doa Bersama yang dipandu pimpinan Pesantren Darul Mukhlisin UMI Padanglampe.
Dalam kesempatan ini, UMI juga menerima hibah dari Bank Muamalat berupa 25 paket umrah dan dua unit mobil Ambulans Deluxe untuk RS Ibnu Sina YW UMI, sebuah wujud kepercayaan dan sinergi untuk kemaslahatan umat.
Sebelumnya penyerahan masing-masing 1 unit mobil dari Bank Sulselbar Syariah dan Bank Niaga.

Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH, MH, menegaskan bahwa pendidikan di UMI bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi pembentukan karakter dan nilai keimanan.
“Kepada anak-anakku Siswa SMA/SMK/ MA yang hadir. Keren itu bukan yang paling ramai di media sosial, tetapi yang paling kuat menjaga iman dan disiplin. Masa depan bukan untuk ditunggu, tetapi disiapkan. Di UMI, mahasiswa tidak hanya dikejar nilai, tetapi dibimbing menjadi manusia yang bernilai. Hari ini bukan tentang siapa kita di hadapan manusia, melainkan siapa kita di hadapan Allah,” tuturnya.
Sepanjang tahun 2025, UMI mencatatkan berbagai capaian membanggakan. Jumlah mahasiswa baru tahun akademik 2025/2026 mencapai 6.300 orang, sejumlah program studi meraih Akreditasi Unggul, dan UMI terus bersiap menuju akreditasi internasional. Program studi baru yang relevan dengan kebutuhan masa depan juga terus dikembangkan, seiring dengan pengukuhan Profesor ke-114 UMI.
Prestasi lainnya, jurnal-jurnal UMI berhasil menembus indeks Scopus, serta UMI meraih Anugerah Saintek 2025 dan Anugerah LLDikti 2025, menegaskan posisinya sebagai kampus progresif dan terpercaya di Indonesia Timur.

Di tingkat mahasiswa, UMI mencatatkan prestasi global. Sebanyak 12 artikel ilmiah internasional dipresentasikan mahasiswa UMI pada IMCOM 2025 di Bangkok (terindeks Scopus). Mahasiswa UMI juga lolos program IISMA, berprestasi di ajang PILMAPRES, seni, olahraga, hingga mengharumkan nama Indonesia di ASEAN Games.
Minggu ketiga bulan Desember , UMI menorehkan capaian prestasi membanggakan dengan meraih dua Anugerah Award dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) masing-masing pada bidang Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (Humas).
Tak hanya itu, pada ajang Anugerah Award LLDikti Wilayah IX, UMI kembali memborong berbagai prestasi. Raihan penghargaan ini menjadi bukti nyata konsistensi UMI dalam membangun tata kelola institusi yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu.
Deretan penghargaan tersebut semakin menegaskan posisi UMI sebagai kampus unggul yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga mengedepankan kualitas layanan, penguatan jejaring kerja sama, serta komunikasi institusional yang berdampak luas bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA, mengungkapkan rencana strategis pengembangan UMI ke depan, termasuk pendirian Islamic International Boarding School jenjang SMP dan SMA mulai tahun 2026.
“Sekolah unggulan ini dirancang bertaraf internasional, berbasis nilai-nilai Islam, dan ditempuh selama empat tahun,” jelasnya.
Senada dengan itu, Ketua Pembina YW UMI, Prof. Dr. H. Mansyur Ramli, SE, M.Si, menegaskan komitmen UMI untuk terus berbenah melalui penguatan sistem, program akademik, dan budaya unggul kampus.
Dengan integrasi iman, ilmu, dan prestasi global, UMI mengajak generasi muda untuk menyiapkan masa depan bersama kampus yang membentuk intelektual berakhlak dan berdaya saing dunia.
(HUMAS)
