TERKINI Semua berita →
Berita Saturday, 6 June 2026

Prof Hambali Thalib: Tegaskan Transformasi Digital dan Budaya Mutu UMI Menjadi Arah Baru Kampus Masa Depan

Mulyadi, S.Kom 44 views 3 menit baca
Prof Hambali Thalib:  Tegaskan Transformasi Digital dan Budaya Mutu UMI Menjadi Arah Baru Kampus Masa Depan

Makassar, umi.ac.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI) memasuki babak baru perjalanan institusinya. Di tengah perubahan teknologi yang semakin cepat, hadirnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta semakin ketatnya persaingan pendidikan tinggi global, UMI memilih untuk tidak sekadar mengikuti perubahan, tetapi berupaya menjadi bagian yang memimpin perubahan tersebut.

Pesan itu disampaikan Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., dalam kegiatan Dzikir Bulanan UMI yang berlangsung pada Jumat (5/6), dihadiri oleh jajaran Yayasan Wakaf UMI, pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh keluarga besar UMI.

Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, Rektor mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan dzikir bulanan bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum refleksi untuk mensyukuri perjalanan panjang UMI sekaligus memperkuat kesiapan menghadapi masa depan yang penuh tantangan dan peluang.

Menurut Prof. Hambali, perjalanan UMI dalam beberapa tahun terakhir telah melalui fase penting. Sejak menerima amanah sebagai Pelaksana Tugas Rektor pada September 2024 dan kemudian ditetapkan sebagai Rektor pada Desember 2024, prioritas utama yang dilakukan adalah menjaga stabilitas institusi, memelihara kepercayaan masyarakat, dan memastikan seluruh proses akademik tetap berjalan dengan baik.

“Universitas besar tidak boleh dibangun berdasarkan kebiasaan. Universitas besar harus dibangun berdasarkan sistem,” tegasnya.

Dari Konsolidasi Menuju Transformasi

Setelah melalui fase stabilisasi dan konsolidasi, UMI kini bergerak lebih jauh dengan menyiapkan fondasi masa depan melalui berbagai program strategis. Berbagai langkah pembenahan telah dilakukan, mulai dari penyusunan Renstra dan Renop UMI 2025–2029, penguatan tata kelola keuangan, penataan aset universitas, penyusunan Rencana Anggaran Tahunan berbasis IKU dan akreditasi, hingga penguatan budaya kerja berbasis ibadah dan penerapan kebijakan anti gratifikasi.

Namun bagi Rektor, pekerjaan besar sesungguhnya baru dimulai.

Ia menegaskan bahwa arah pengembangan UMI ke depan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan sistem yang kuat, adaptif, dan berkelanjutan.

Membangun UMI Connection, Fondasi Smart University

Salah satu agenda terbesar yang tengah dijalankan adalah implementasi Master Plan Digital UMI 2025–2029 melalui pembangunan ekosistem digital terintegrasi yang diberi nama UMI Connection. Sistem ini dirancang untuk menghubungkan berbagai layanan kampus dalam satu platform yang saling terintegrasi, mulai dari akademik, keuangan, sumber daya manusia, penelitian, kemahasiswaan, infrastruktur, dashboard pimpinan, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan dan konsep smart campus.

Menurut Prof. Hambali, kampus masa depan tidak cukup hanya membangun gedung yang megah. Kampus harus mampu membangun sistem yang cerdas, efisien, dan berbasis data.

“UMI harus bergerak menuju kampus digital, kampus berbasis data, kampus berbasis kecerdasan buatan, kampus berbasis penjaminan mutu, kampus berbasis keberlanjutan, dan kampus berbasis kemanusiaan,” ujarnya.

Prestasi Menguat, Kepercayaan Publik Meningkat

Transformasi yang dilakukan mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Publikasi ilmiah dosen meningkat, skor SINTA terus menguat, jumlah jurnal yang terindeks GARUDA bertambah, serta pendanaan penelitian menunjukkan tren positif. Reputasi UMI pada berbagai pemeringkatan internasional juga terus meningkat, termasuk pada Webometrics, EduRank, dan UniRank.

Di sisi lain, prestasi mahasiswa semakin membanggakan, jejaring kerja sama internasional semakin luas, dan yang terpenting adalah meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap UMI sebagai perguruan tinggi yang mampu menjawab kebutuhan zaman.

Tetap Berpijak pada Nilai-Nilai Pendiri

Meski menatap masa depan dengan optimisme teknologi, Rektor menegaskan bahwa transformasi digital tidak boleh menghilangkan identitas dasar UMI sebagai institusi pendidikan dan dakwah.

Menurutnya, kekuatan terbesar UMI bukan semata-mata pada gedung, teknologi, atau pemeringkatan, melainkan pada nilai-nilai yang diwariskan para pendiri.

Nilai keislaman, keilmuan, perjuangan, dan pengabdian tetap menjadi fondasi utama yang membedakan UMI dari perguruan tinggi lainnya.

Karena itu, UMI akan terus memperkuat posisinya sebagai:

* Kampus Ilmu dan Ibadah;

* Kampus Perjuangan dan Pengabdian;

* Kampus Bereputasi dan Berdampak;

* Kampus Berbagi dan Peduli.

Milad ke-72 dan Langkah Menuju Panggung Global

Sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-72, UMI juga menyiapkan berbagai agenda strategis, termasuk penyelenggaraan konferensi internasional yang menghadirkan akademisi dan ilmuwan dari berbagai negara serta rencana kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi kampus.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya UMI memperluas kontribusi bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggulan yang terus berkembang di tingkat nasional maupun internasional.

Pahlawan-Pahlawan Sunyi UMI

Pada bagian akhir sambutannya, Prof. Hambali menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen kampus yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi.

Ia menyebut dosen, tenaga kependidikan, petugas kebersihan, satuan pengamanan, hingga mahasiswa sebagai “pahlawan-pahlawan sunyi” yang menjadi kekuatan utama di balik keberlangsungan dan kemajuan UMI.

“Universitas besar dibangun oleh mereka yang berani merancang masa depan ketika orang lain masih sibuk membicarakan masa lalu,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa UMI saat ini sedang berada pada momentum penting dalam sejarahnya. Sebuah momentum untuk memilih antara sekadar mengikuti perubahan atau menjadi kampus yang memimpin perubahan.

Dengan penguatan budaya mutu, transformasi digital, tata kelola yang semakin modern, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan kemanusiaan, UMI menunjukkan komitmennya untuk terus tumbuh sebagai perguruan tinggi yang relevan, terpercaya, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.

(HUMAS)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama