Riset & Inovasi Wednesday, 8 July 2026

Pendekatan Network Pharmacology, Dosen Farmasi UMI Uji Daun Jamblang Lokal untuk Atasi Diabetes

Gunawan. S 105 dilihat 3 menit baca
Pendekatan Network Pharmacology, Dosen Farmasi UMI Uji Daun Jamblang Lokal untuk Atasi Diabetes

Makassar, umi.ac.id Dosen Fakultas Farmasi (FF)Universitas Muslim Indonesia (UMI), Apt. Ahmad Najib, S.Si., M.Farm., Ph.D., kembali menghasilkan publikasi ilmiah bereputasi internasional yang terindeks Scopus melalui penelitian berjudul The Therapeutic Potential of Methanolic Leaf Extract of Syzygium cumini in Managing Type 2 Diabetes Mellitus Based on Network Pharmacology Study.

Penelitian ini mengungkap potensi daun jamblang (Syzygium cumini) sebagai kandidat bahan alam untuk membantu penanganan diabetes melitus tipe 2 (T2DM) dengan memanfaatkan pendekatan network pharmacology atau farmakologi jaringan. Metode ini memungkinkan peneliti memetakan interaksi berbagai senyawa aktif tanaman dengan target-target molekuler yang berperan dalam perkembangan penyakit, sehingga mekanisme kerja bahan alam dapat dipahami secara lebih komprehensif.

Diabetes melitus tipe 2 merupakan salah satu penyakit metabolik yang menjadi tantangan kesehatan global dengan jumlah penderita mencapai sekitar 537 juta orang di seluruh dunia. Kondisi tersebut mendorong pencarian terapi alternatif yang lebih aman dan efektif, termasuk melalui pemanfaatan tanaman obat lokal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional.

Dalam penelitian ini, dikutip, Selasa (7/7/2026), ekstrak metanol daun jamblang dianalisis menggunakan teknologi Liquid Chromatography–High Resolution Mass Spectrometry (LC-HRMS), prediksi ADMET, analisis network pharmacology, serta molecular docking. Hasil analisis berhasil mengidentifikasi 42 senyawa kimia di dalam ekstrak daun jamblang, dengan 35 senyawa memenuhi kriteria Lipinski's Rule of Five yang menunjukkan potensi sebagai kandidat obat.

Analisis lebih lanjut menemukan sekitar 150 target biologis yang berhubungan dengan senyawa dalam daun jamblang. Dari jumlah tersebut, penelitian mengidentifikasi sepuluh target utama yang berperan dalam diabetes tipe 2, yakni IL-6, TNF, ALB, AKT1, IL1B, STAT3, CTNNB1, PPARG, TLR4, dan PTGS2.

Melalui simulasi molecular docking, para peneliti kemudian mengevaluasi kemampuan senyawa aktif dalam berinteraksi dengan tiga target utama, yaitu IL-6, TNF-α, dan ALB. Hasilnya menunjukkan empat senyawa berpotensi menghambat IL-6, empat senyawa menargetkan TNF-α, serta satu senyawa menargetkan ALB.

Menariknya, senyawa bergenin dan FF-MAS memperlihatkan energi ikatan yang sebanding dengan ligan alami pada target IL-6 dan TNF-α. Sementara itu, senyawa NP-012381 menjadi satu-satunya senyawa yang mampu berikatan secara bersamaan dengan ketiga target utama tersebut, bahkan memiliki energi ikatan yang lebih rendah dibandingkan ligan alami, yang mengindikasikan potensi aktivitas biologis yang sangat menjanjikan.

Apt. Ahmad Najib menjelaskan bahwa penelitian ini menunjukkan bagaimana pendekatan farmakologi jaringan mampu membuka pemahaman baru mengenai mekanisme kerja tanaman obat secara ilmiah.

"Pendekatan ini tidak hanya melihat satu target, tetapi memetakan keseluruhan jaringan interaksi senyawa aktif dengan berbagai protein yang berperan dalam diabetes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun jamblang memiliki potensi sebagai sumber kandidat obat antidiabetes berbasis bahan alam yang layak dikembangkan lebih lanjut melalui penelitian praklinis dan klinis," ujarnya.

Melalui penelitian ini, Fakultas Farmasi UMI kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan obat berbasis biodiversitas Indonesia. Inovasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan tanaman herbal lokal melalui pendekatan ilmiah modern sekaligus mendukung pengembangan riset kesehatan berstandar internasional.

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama