Ganti Bahasa

ArabicEnglishIndonesian

Ganti Bahasa

ArabicEnglishIndonesian

1123 Dog Hill Lane

Wilson, KS 67490

+34 785 658 5316

24/7 Customer Support

Mon - Fri: 9:00 - 17:30

Online store always open

Rektor UMI, Narasumber Rembuq Nasional dan RPPP ke-1 APTISI

Makassar, umi.ac.id – Rektor Universitas Muslim Indonesia yang juga Ketua APTISI Wilayah IX A Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H Basri Modding, SE.,M.Si., salah satu narasumber dalam RPPP 1, dengan sesi Belajar Managemen Unggul Untuk Kemajuan PTS dan Road Map Pendidikan Tinggi Bersama Rektor Univ. Mahasaraswati, Rektor UII Jogjakarta, Rektor Univ. Bina Nusantara dan Rektor Univ. Tarumanagara.

Kehadiran Rektor UMI menghadiri Rembuk Nasional sekaligus Rapat Pengurus Pusat Pleno (RPP) Ke-1 APTISI 2022 dengan tema Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045 “Digitalisasi Berbasis Blokchain, Tantangan Masa Depan dan Reformasi Pendidikan Tinggi yang berlangsung selama tiga hari, tanggal 1-3 Juli 2022 di Bali Nusa Dua Convention Centre, membawa rombongan Pengurus APTISI Wilayah IX-A Sulsel, kurang lebih 40 orang.

Ketua Umum APTISI, Dr. Budi Djatmiko dalam sambutannya ada tujuh permasalahan yang akan diretas dalam RPP APTISI di Bali selama tiga hari ini. Masalah tersebut yakni keberadaan pembiayaan LAM yang sangat tinggi, Pajak bagi PTS, Uji kompetensi pendidikan kesehatan, yang tidak sesuai UU pendidikan tinggi.

Sulit dan lamanya perijinan prodi dan penggabungan PTS yang sudah bertahun-tahun, permasalahan ijin belajar dosen, dikotomi PTN/PTS serta resvisi UU sisdiknas yang tertutup dan digitalisasi kampus yang menantang.

Selain itu, RPPP I ini juga bertujuan mendengarkan sharing best practice PTS terbaik k Indonesia sehingga bisa membangun PT sehingga bisa membangun PT menjadi Unggul.

Selain itu, Pak Budi sapaan akrabnya mengatakan bahwa Segala permasalahan yang akan dibahas dalam Rembuk Nasional dan RPPP 1, kita akan mencari solusi dan kita akan sampaikan kepada Presiden, Kemendikbud Ristek dan Komisi X, ujarnya Lanjut dikatakan, akan menjadikan tanggal 2 Juli 2022, sebagai hari kebangkitan perguruan tinggi swasta.

Merespon tantangan digital, APTISI sudah membuah software, edufecta dan di acara ini juga APTISI akan memberikan Hibah “SIM Digitalisasi Kampus” sebesar 5M tiap PTS dari Edufecta.

Hal ini bagian responsip tantangan era 4.0, PTS harus mampu menjadi contoh, melahirkan anak bangsa yang cerdas siap bersaing era societ, 5.0. APTISI akan mewadahi semua anggota untuk maju bersama, menjadi terdepan melakukan perubahan sebagai bagian adaftif merespon era distruption.

Dalam rembug nasional ini akan fokus membahas digitalisasi, sebagai respon era saat ini. Sistem konvensional, kata Budi, cukup mengganggu peningkatan mutu pendidikan tinggi Indonesia dan berbagai dampak lainnya.

Gubernur Bali, I Wayan Koster sebelum membuka acara mengatakan bahwa perkembangan Pendidikan saat ini berbeda, dulu saat ini dan ke depan. Karena itu menjadi tanggung jawab kita Bersama yang memiliki komitmen terhadap kemanjuan Pendidikan nasional, maka pemerintah harus melibatkan partisipasi aktif APTISI sebagai organisai besar dan Pimpinan PTS dalam membahas berbagai kebijakan Pendidikan di Indonesia.

PTS lebih banyak dari PTN, Pemerintah setiap membahas kebijakan terkait Pendidikan, harus banyak APTISI sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih akomodatif, berkualitas seuai tuntutan perkembangan zaman.

“Saatnya ruang bagi APTISI untuk mendorong percepatan Pendidikan Indonesia lebih maju dan berkembang, adaftif sesuai era digitalisasi”, ujarnya. di depan pimpinan PTS seluruh Indonesia.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Ketua APTISI Wil XIV Dr. Drs. I Made Sukamerta, M.pd melaporkan jumlah peserta sebanyak 2500 orang terdiri atas Ketua APTISI Wilayah 1 s.d XVI, Pimpinan PTS, yayasan, para dosen, organisasi profesi se-Indonesia, ABBPTSI, APPERTI, HPT, Asosiasi dekan dan prodi se-Indonesia.

Akan hadiri keynote dan narasumber acara ini direncanakan Presiden RI Joko Widodo, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim, Ketua Komisi X DPR Rl Saeful Huda, Dirjen Dikti Nizam, Ketua BAN PT Ari Purbayanto, Ketum APTISI Budi Djatmiko.

(HUMAS)

Leave a Reply

Your email address will not be published.