117 Apoteker Baru UMI Resmi Disumpah, Rektor Tekankan Integritas dan Penguatan Kompetensi

Author Website UMI

/

Makassar, umi.ac.id – Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menorehkan kontribusi penting bagi dunia kesehatan melalui Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Apoteker Periode I Tahun 2026 yang digelar di Phinisi Ballroom Hotel Claro Makassar, Selasa (21/4).

Pada momentum ini, sebanyak 117 apoteker baru resmi dilantik dan diambil sumpahnya sebagai bagian dari Angkatan XVIII Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Farmasi UMI.

Prosesi pengambilan sumpah dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Farmasi UMI, Prof. Apt. Aktsar Roskiana Ahmad, S.Farm., M.Farm., Ph.D., didampingi jajaran Wakil Dekan dan Ketua Program Studi Profesi Apoteker.

Kegiatan ini turut disaksikan oleh Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., Pembina Farmasi UMI Prof. Dr. H. Tajuddin Naib, M.Sc., perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dan Kota Makassar, serta delegasi rumah sakit dan puskesmas di Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Rektor UMI menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh apoteker yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari perjuangan panjang yang dijalani dengan penuh kesungguhan, meskipun tidak lepas dari tantangan, pengorbanan, dan kelelahan selama proses pendidikan.

Rektor UMI juga mendorong para apoteker baru untuk tidak berhenti sampai pada capaian profesi, tetapi terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Menurutnya, penguatan kompetensi akademik dan profesional menjadi keharusan di tengah dinamika dunia kesehatan yang terus berkembang.

“Kami berharap para apoteker baru untuk tidak cepat merasa puas dan terus melanjutkan pendidikan ke jenjang magister, khususnya pada Program Magister Farmasi UMI yang telah terakreditasi unggul,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rektor menekankan bahwa lulusan Apoteker UMI harus tampil sebagai alumni yang memiliki ciri khas berilmu amaliah, beramal ilmiah, berakhlakul karimah, serta berdaya saing global.

Ia menilai, para apoteker yang dilantik hari ini merupakan generasi penerus yang akan mengambil peran penting dalam pembangunan kesehatan, sehingga dituntut untuk terus mengembangkan diri, menjaga integritas, dan memperkuat kompetensi sesuai kebutuhan zaman.

“Para apoteker yang dilantik merupakan generasi penerus yang akan menjadi tonggak sejarah baru dalam pembangunan kesehatan. Jagalah almamater UMI di manapun berada, serta tunjukkan kepada masyarakat bahwa alumni UMI memiliki karakter sebagai lulusan lembaga pendidikan dan dakwah,” ungkapnya.

Rektor UMI juga memberikan apresiasi kepada Fakultas Farmasi UMI sebagai salah satu fakultas yang terus menunjukkan perkembangan positif. Menurutnya, Fakultas Farmasi UMI tidak hanya menjadi salah satu fakultas favorit dengan jumlah pendaftar yang terus meningkat setiap tahun, tetapi juga menunjukkan produktivitas akademik yang membanggakan, termasuk dalam capaian dosen yang berhasil memperoleh pendanaan penelitian dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Sementara itu, Dekan Fakultas Farmasi UMI, Prof. Apt. Aktsar Roskiana Ahmad, S.Farm., M.Farm., Ph.D., mengungkapkan rasa bangga atas pelantikan 117 apoteker baru yang telah resmi diambil sumpahnya.

Menurutnya, momentum ini menjadi sangat istimewa karena para lulusan tidak hanya menyelesaikan pendidikan profesi, tetapi juga siap untuk segera mengabdi kepada masyarakat dengan bekal ijazah dan sertifikat kompetensi yang telah mereka terima.

“Kami sangat bangga kepada 117 apoteker baru dari Angkatan XVIII yang telah disumpah untuk berkontribusi dalam pembangunan kesehatan masyarakat di Indonesia bahkan dunia,” ujarnya.

Ia menambahkan, Fakultas Farmasi UMI yang kini menuju usia 25 tahun akan terus berkomitmen menjaga mutu pendidikan dan menghasilkan generasi bangsa yang berkualitas.

Karena itu, para lulusan diharapkan dapat memberi dampak positif, baik di tingkat nasional maupun global, sekaligus terus membawa kabar membanggakan bagi almamater di masa mendatang.

Dalam laporannya, Ketua Program Studi Profesi Apoteker Farmasi UMI, Dr. Apt. Audia Triani Olii, M.Si., menyampaikan bahwa peserta sumpah Angkatan XVIII dan peserta dari angkatan sebelumnya berjumlah 125 orang, dengan persentase kelulusan mencapai 98 persen atau sebanyak 117 orang dinyatakan lulus.

Ia menjelaskan, para lulusan profesi apoteker tersebut telah melewati Uji Kompetensi Nasional (Ukomnas) yang pada periode ini menggunakan sistem baru, sehingga menjadi pengalaman tersendiri sekaligus pencapaian penting bagi para alumni.

Di akhir kegiatan, apresiasi juga disampaikan kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran proses akademik, mulai dari pimpinan universitas, fakultas, dosen, tenaga kependidikan, hingga para mitra rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan tempat mahasiswa menjalani praktik profesi.

Pelantikan dan pengambilan sumpah ini menjadi penanda bahwa Fakultas Farmasi UMI terus konsisten melahirkan tenaga kefarmasian yang profesional, berintegritas, dan siap menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.

(HUMAS)

SHARE ON