Wujudkan Masa Depan Terencana, Ketua Pengurus YW-UMI : Yayasan Pastikan Masa Depan Purnabakti Terjamin
Makassar, umi.ac.id – Sebagai wujud nyata kepedulian dan komitmen jangka panjang terhadap kesejahteraan para Dosen dan Karyawan, Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Talk Show Dana Pensiun Ukhuwah UMI.
Kegiatan yang mengusung semangat "Pensiunan Sejahtera dan Masa Depan Terencana" ini berlangsung di Auditorium Al Jibra, Kampus 2 UMI, pada hari Kamis (18/06/2026).
Talk show itu menghadirkan narasumber Wahyudi Agung Wibowo dari Kantor Konsultan Aktuaria (KKA) Agus Susanto dan dimoderatori langsung Ketua DPPK Ukhuwah UMI Prof. Dr. H. Muhammad Suun,SE.,M.Si.,Ak.,CA.
Acara strategis yang dimotori oleh Dana Pensiun Karyawan (DPPK) Ukhuwah UMI ini dihadiri oleh seluruh dosen dan karyawan UMI serta dibuka langsung Ketua Pengurus YW-UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA.
Hadir pula Ketua Pembina YW-UMI Prof. Dr. H. Mansyur Ramly, SE.,M.Si. beserta jajaran anggota Pengurus YW-UMI dan Rektor UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH.,MH. beserta para anggota senat akademik UMI.
Ketua Pengurus YW-UMI Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA. dalam sambutannya menegaskan bahwa pihak yayasan secara konsisten memikirkan dan merancang masa depan yang layak bagi para dosen dan karyawan yang memasuki masa purnabakti.
“Kami dari yayasan terus berpikir untuk dapat berpartisipasi dalam membantu masa depan para purnabakti. Kami berkomitmen membuat pensiunan UMI sejahtera dan masa depannya terencana,” tegas Prof. Masrurah.
“Sebagai bentuk perhatian konkret, YW-UMI juga memberikan kebijakan khusus berupa tambahan hadiah sebesar Rp1 juta sebagai "Gaji ke-13" kepada para purnabakti di lingkungan UMI”, sambungnya.
Lebih lanjut, Prof. Masrurah berpesan kepada seluruh sivitas akademika untuk bijak dalam mengelola keuangan sejak dini. Beliau berharap para pensiunan UMI dapat menjalani masa tua dengan sehat, mandiri, dan penuh berkah.
“Pandai-pandailah menabung untuk masa tua kita. Jangan berharap kepada anak cucu, tetapi kita berusaha agar dapat mandiri tanpa menyusahkan orang lain. Kami berharap para purnabakti dapat terus diberikan kesehatan dan petunjuk sehingga diberikan kesempatan berbuat amalan baik,” pesannya.
Sementara itu, Rektor UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH.,MH. menyampaikan bahwa talk show ini merupakan langkah yang sangat positif untuk membuka ruang informasi yang transparan terkait pengelolaan dana pensiun, sekaligus menghindari terjadinya disinformasi di kalangan peserta.
Professor Fakultas Hukum UMI itu optimis bahwa DPPK Ukhuwah UMI mampu menjaga dan mengelola aset yang telah diamanahkan oleh yayasan dengan sebaik-baiknya.
“Saya berharap saudara-saudara kita yang telah mengabdi puluhan tahun tidak merasa bahwa setelah pensiun tidak dapat menghidupi dirinya lagi. Kami yakin Dapen UMI dapat menjaga aset yang diberikan oleh yayasan dan kita semua,” ujar Rektor UMI.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor UMI juga mengingatkan kembali posisi strategis UMI sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbesar di Indonesia Timur.
“UMI memiliki keunggulan komparatif di mana mampu memberikan jaminan finansial yang setara dengan Aparatur Sipil Negara (ASN), mulai dari gaji tetap, Tunjangan Hari Raya (THR), hingga gaji ke-13”, sebutnya.
Kami pimpinan universitas mengajak seluruh pihak untuk bersinergi mendukung transformasi tata kelola dana pensiun yang lebih modern. Mari kita dukung perbaikan Dapen UMI menuju era digitalisasi, urainya.
(HUMAS)