TERKINI
Rektor UMI Prof. Hambali Thalib: “Ini Kehormatan Besar”, Kemendiktisaintek Percayakan Monev Riset Prototipe kepada UMI di Indonesia Timur Prof. Hambali Thalib: Setiap Anak Memiliki Talenta, UMI Buka Pendaftaran Maba Tahap 2, Jalur Talenta dan Akses Generasi Indonesia Emas Konsisten Perkuat Mutu, UMI Raih detikTimur Awards 2026; Transformasi Digital Jadi Penguat Tata Kelola Rektor UMI: Sebelum Mengubah Teknologi, UMI Menyiapkan Pemimpinnya #2 UMI Connection Memasuki Fase Pembangunan Infrastruktur Digital Menuju Smart Islamic Digitally-Empowered University “Kami Sedang Membangun Otak Digital Universitas, Bukan Sekadar Gedung Baru” UMI Berangkatkan 393 Mahasiswa KKN Tematik untuk Hadirkan Solusi dan Pemberdayaan di 19 Desa Kabupaten Bantaeng
Alumni Entrepreneur Thursday, 17 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Hasnawiah: Dari Perikanan UMI, Membangun Usaha hingga Mengembangkan SDM

Anisa Safitri 420 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Hasnawiah: Dari Perikanan UMI, Membangun Usaha hingga Mengembangkan SDM

Berangkat dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia, Ir. Hj. Hasnawiah Palanna menempuh perjalanan profesional yang berkembang dari pengalaman administrasi dan manajemen menuju kewirausahaan. Kini ia memimpin PT Sabina Solusi Pratama, dengan ruang kerja yang mempertemukan perencanaan bisnis, industri, mesin produksi, legalitas, manajemen, dan pengembangan sumber daya manusia.

MAKASSAR, umi.ac.id — Sebuah perusahaan dapat membeli mesin. Perusahaan dapat membangun pabrik. Modal dapat menyediakan teknologi. Tetapi ada satu hal yang tidak dapat dibangun hanya dengan uang: manusia yang mampu membuat semuanya bekerja.

Pemahaman itulah yang menjadi salah satu benang merah perjalanan Ir. Hj. Hasnawiah Palanna, alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia (FPIK UMI). Perjalanannya tidak sepenuhnya mengikuti garis lurus disiplin ilmu yang pernah dipelajarinya.

Dari perikanan, ia memasuki dunia administrasi dan manajemen. Dari sana, ia bergerak ke dunia usaha. Kemudian industri. Mesin produksi. Legalitas. Konsultasi bisnis. Hingga pengembangan sumber daya manusia. Bidangnya berubah. Tanggung jawabnya berkembang. Tetapi satu hal semakin kuat: usaha yang ingin tumbuh harus membuat manusianya ikut tumbuh.

Berawal dari Perikanan UMI

Hasnawiah merupakan alumni FPIK Universitas Muslim Indonesia Angkatan 1992. UMI kemudian menjadi salah satu fondasi awal perjalanan profesionalnya. Namun seperti banyak perjalanan alumni lainnya, bidang pekerjaan yang ditemuinya setelah meninggalkan kampus tidak selalu sama persis dengan disiplin ilmu yang dipelajari. Inilah salah satu realitas dunia profesional. Ijazah memberi identitas akademik. Ilmu memberi fondasi. Tetapi kehidupan menghadirkan banyak kemungkinan. Hasnawiah memilih memasukinya dengan terus belajar.

Dari Administrasi menuju Manajemen

Salah satu pengalaman awal perjalanan profesional Hasnawiah adalah bekerja sebagai sekretaris rektor di Sekolah Tinggi Manajemen Industri Indonesia. Sekilas, pekerjaan administratif terlihat jauh dari kewirausahaan. Namun dari ruang seperti inilah seseorang dapat belajar bagaimana organisasi bekerja. Dokumen harus tertata. Komunikasi harus berjalan. Agenda harus dikelola. Keputusan harus diterjemahkan menjadi pekerjaan. Dan pekerjaan membutuhkan koordinasi. Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan yang kemudian mempertemukannya dengan manajemen dan dunia usaha. Sebab bisnis, pada dasarnya, bukan hanya tentang menjual sesuatu. Bisnis adalah kemampuan membuat banyak bagian bekerja sebagai satu sistem.

Memasuki Dunia Kewirausahaan

Perjalanan Hasnawiah kemudian berkembang ke berbagai bidang usaha. Ia membangun pengalaman melalui sejumlah perusahaan dan kegiatan bisnis, termasuk sektor yang berhubungan dengan industri air minum dalam kemasan, mesin produksi, konsultasi proyek industri, legalitas, dan manajemen usaha. Salah satu perusahaan yang kemudian kuat melekat pada perjalanan profesionalnya adalah PT Sabina Solusi Pratama. Ruang kerja perusahaan ini memperlihatkan karakter bisnis yang cukup luas. Tidak hanya menjual satu produk. Tetapi membantu proses usaha dari perencanaan hingga operasional.

Perencanaan bisnis.

Perencanaan bangunan.

Mesin produksi.

Perizinan.

Manajemen.

Hingga distribusi.

Artinya, persoalan yang dihadapi bukan sekadar: "Apa yang akan dijual?" Tetapi: "Bagaimana sebuah usaha dapat benar-benar berjalan?"

Dari Produk menuju Sistem

Dalam membangun sebuah industri, membeli mesin relatif mudah dibanding memastikan seluruh sistem bekerja.

Mesin membutuhkan operator.

Produksi membutuhkan standar.

Produk membutuhkan legalitas.

Perusahaan membutuhkan manajemen.

Manajemen membutuhkan manusia.

Dan manusia membutuhkan kompetensi.

Karena itu, semakin jauh seseorang masuk ke dunia usaha, semakin terlihat bahwa persoalan perusahaan bukan hanya persoalan barang. Ia adalah persoalan sistem. Di sinilah pengalaman Hasnawiah berkembang dari pengelolaan usaha menuju pemahaman yang lebih luas tentang organisasi. Produk dapat dijual sekali. Sistem yang baik membuat perusahaan mampu bekerja berulang kali.

Ketika Mesin Tidak Cukup

Pengalaman di bidang industri memperlihatkan satu kenyataan sederhana. Mesin yang baik belum tentu menghasilkan perusahaan yang baik. Teknologi yang mahal belum tentu menghasilkan organisasi yang produktif. Sebab mesin tetap membutuhkan manusia.

Ada orang yang mengoperasikan.

Ada yang merawat.

Ada yang menjual.

Ada yang mengelola keuangan.

Ada yang memastikan legalitas.

Ada yang membangun relasi dengan pelanggan.

Dan ada pemimpin yang harus memastikan seluruhnya bergerak dalam arah yang sama.

Dari sinilah pengembangan sumber daya manusia memperoleh posisi penting. Mesin meningkatkan kapasitas produksi. Manusia menentukan kapasitas perusahaan.

Dari Mengelola Usaha menuju Menumbuhkan Manusia

Hasnawiah kemudian memperkuat kapasitas dirinya melalui berbagai program pengembangan kepemimpinan dan manajemen. Ia mengikuti pelatihan kepemimpinan. Manajemen. Team building atau pembangunan tim. Penjualan. Komunikasi. Dan pengembangan kapasitas eksekutif. Proses belajar tersebut memperlihatkan bahwa menjadi pengusaha bukan berarti berhenti menjadi peserta didik. Justru semakin besar tanggung jawab, semakin banyak kompetensi yang harus dipelajari. Sebab pemimpin perusahaan tidak hanya bertanggung jawab terhadap angka. Ia juga bertanggung jawab terhadap manusia yang menghasilkan angka tersebut. Di sinilah lahir salah satu gagasan utama perjalanan Hasnawiah: bisnis bukan hanya tentang membesarkan usaha. Bisnis juga tentang membesarkan kapasitas manusia di dalamnya.

SDM sebagai Infrastruktur Usaha

Dalam bisnis, istilah infrastruktur biasanya mengingatkan kita pada bangunan, mesin, jaringan, atau fasilitas. Padahal ada infrastruktur lain yang tidak kalah penting: kompetensi manusia. Perusahaan dapat memiliki gedung. Mesin. Modal. Teknologi. Bahkan pasar. Namun tanpa orang yang mampu mengelolanya, seluruh aset tersebut kehilangan sebagian besar nilainya. Karena itu, sumber daya manusia bukan sekadar bagian administrasi perusahaan. SDM adalah infrastruktur hidup sebuah organisasi.

Ia berpikir.

Belajar.

Beradaptasi.

Berkomunikasi.

Menciptakan solusi.

Dan menentukan apakah perusahaan mampu bertahan ketika keadaan berubah.

Dari Pengusaha menuju Pengembang Kapasitas

Perhatian terhadap manusia kemudian memperluas perjalanan profesional Hasnawiah. Ia tidak hanya berada di ruang pengelolaan perusahaan, tetapi juga pada aktivitas yang berhubungan dengan pelatihan dan peningkatan produktivitas. Di titik ini, pengalaman bisnis memperoleh dimensi lain. Pengetahuan yang diperoleh dari menjalankan usaha dapat diteruskan. Pengalaman kegagalan dapat menjadi pembelajaran. Sistem yang pernah dibangun dapat menjadi contoh. Dan orang lain dapat memperoleh kapasitas baru untuk mengembangkan usahanya sendiri. Inilah perbedaan antara sekadar membangun perusahaan dan ikut membangun ekosistem kewirausahaan. Pengusaha membangun usaha. Pengembang manusia membantu lebih banyak orang memiliki kemampuan untuk membangun.

Belajar Sepanjang Perjalanan

Salah satu karakter yang terlihat dalam perjalanan Hasnawiah adalah kemauan untuk terus memperkuat kapasitas. Dunia usaha berubah cepat.

Cara menjual berubah.

Teknologi berubah.

Regulasi berubah.

Konsumen berubah.

Cara orang bekerja juga berubah.

Karena itu, pengalaman masa lalu saja tidak cukup. Seorang entrepreneur harus terus belajar membaca perubahan. Pelatihan kepemimpinan dan manajemen yang diikutinya menjadi bagian dari proses tersebut. Bukan untuk mengumpulkan sertifikat. Tetapi untuk memperbarui cara memimpin. Sebab perusahaan yang ingin terus bertumbuh membutuhkan pemimpin yang juga terus bertumbuh.

Ketika Pengalaman Kembali ke Kampus

Pada Oktober 2024, perjalanan Hasnawiah kembali bersentuhan dengan kampus tempat ia pernah belajar. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UMI menghadirkannya sebagai salah satu narasumber Seminar Nasional Kewirausahaan 2024. Tema kegiatan tersebut sangat relevan dengan perjalanan yang telah dibangunnya: "Entrepreneur sebagai Way of Life bagi Generasi Milenial."

Ia kembali ke kampus bukan lagi sebagai mahasiswa. Ia kembali membawa pengalaman. Di hadapan generasi yang sedang mempersiapkan masa depan, perjalanan seorang alumni memperoleh fungsi baru: menjadi pengetahuan yang dapat diwariskan.

Alumni sebagai Jembatan Pengalaman

Ada pengetahuan yang diperoleh dari buku. Ada pengetahuan yang diperoleh dari dosen. Dan ada pengetahuan yang hanya dapat diperoleh setelah bertahun-tahun menghadapi dunia nyata.

Membangun usaha.

Menghadapi perubahan pasar.

Mengelola manusia.

Menghadapi regulasi.

Mengambil risiko.

Menghadapi kegagalan.

Kemudian mencoba kembali.

Ketika alumni membawa pengalaman tersebut kembali ke kampus, mahasiswa memperoleh sesuatu yang tidak selalu tersedia di ruang kuliah: pengalaman yang sudah diuji oleh kenyataan. Di sinilah hubungan alumni dan almamater memperoleh nilai strategis. Alumni bukan hanya hasil pendidikan sebuah universitas. Alumni dapat kembali menjadi sumber pendidikan bagi generasi berikutnya.

Tidak Harus Bekerja Sesuai Nama Program Studi

Perjalanan Hasnawiah juga menyampaikan pesan penting bagi mahasiswa. Ia berangkat dari Fakultas Perikanan. Tetapi perjalanan profesionalnya berkembang menuju dunia usaha, manajemen, industri, legalitas, dan pengembangan SDM.

Hal itu tidak membuat pendidikan perikanannya kehilangan arti. Kampus tidak hanya memberikan pengetahuan teknis. Kampus membentuk kemampuan belajar. Disiplin. Cara menghadapi masalah. Keberanian mengambil keputusan. Dan kemampuan beradaptasi. Dunia setelah kampus mungkin membawa seseorang ke bidang yang berbeda. Yang menentukan kemudian adalah kemampuannya untuk terus belajar. Program studi memberi fondasi. Kehidupan profesional menentukan seberapa luas fondasi itu akan dikembangkan.

UMI dalam Perjalanan Hasnawiah

Bagi Universitas Muslim Indonesia, perjalanan Hasnawiah menunjukkan bentuk lain dari dampak alumni. Tidak semua alumni harus menjadi akademisi. Tidak semua harus menjadi pejabat. Tidak semua harus bekerja persis sesuai bidang pendidikan awalnya. Sebagian memilih membangun usaha. Menciptakan aktivitas ekonomi. Membangun organisasi. Mengembangkan manusia. Dan berbagi pengalaman kepada generasi berikutnya.

Pada 2024, ketika FPIK UMI menghadirkannya sebagai salah satu alumni dalam Seminar Nasional Kewirausahaan, siklus itu seperti kembali ke titik awal. Dulu ia datang ke kampus untuk belajar. Puluhan tahun kemudian, ia kembali ke kampus untuk berbagi apa yang telah dipelajarinya dari kehidupan.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Hasnawiah memulai perjalanan pendidikan tingginya dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia. Dari sana, jalannya berkembang ke berbagai ruang. Administrasi. Manajemen. Industri. Kewirausahaan. Legalitas. Produktivitas. Dan pengembangan sumber daya manusia. Perjalanannya menunjukkan bahwa membangun perusahaan bukan hanya tentang menambah aset. Bukan hanya membeli mesin. Bukan hanya meningkatkan penjualan. Sebab di balik seluruh proses bisnis selalu ada manusia.

Manusia yang harus belajar.

Manusia yang harus berkembang.

Manusia yang harus diberi kesempatan.

Dan manusia yang akhirnya menentukan apakah sebuah organisasi mampu bertahan.

Karena itu, pertumbuhan perusahaan dan pertumbuhan manusia seharusnya tidak berjalan sendiri-sendiri. Usaha yang sehat bukan hanya usaha yang semakin besar. Usaha yang sehat adalah usaha yang membuat orang-orang di dalamnya ikut bertumbuh.

Dari Perikanan UMI, Hasnawiah memasuki dunia usaha. Dari dunia usaha, ia belajar membangun sistem. Dari sistem, ia menemukan pentingnya manusia. Dan dari pengalaman panjang itu, ia kembali membawa pengetahuan kepada generasi berikutnya. Dari mengelola usaha menuju menumbuhkan manusia.

Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Alliance Française de Makassar
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Ibnu Sina
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universitas Balikpapan
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
University Of Michigan - Ann Arbo
Rakyat Sulsel
Griffith University
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Universitas Islam Al-Azhar
PT Putra Mekongga Sejahtera
Junior Chamber International Indonesia
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Ruijie Networks Co., Ltd.
Pemerintah Kabupaten Bombana
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Marinduque State University
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Pemerintah Kabupaten Gowa
Pemerintah Kota Ternate
PT Jasa Raharja
Istanbul Sabahattin Zaim University
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Pemerintah Kota Makassar
Politeknik Cendana
Politeknik Dewantara
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Detik.com
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Universitas Muhammadiyah Palopo
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Sanjivani University
Institut Leimena
Bank Mega Syariah
Bank Panin Dubai Syariah
PT Indosat Tbk
Politeknik Sorowako
PT Kogas Driyap Konsultan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
PT Zahir Internasional
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Sulselbar Syariah
ITBM Malaysia
Politeknik Palopo
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Perbanas Institute
Universitas Islam Bandung
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
PT Marlip Indo Mandiri
Alliance Française de Makassar
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Ibnu Sina
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universitas Balikpapan
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
University Of Michigan - Ann Arbo
Rakyat Sulsel
Griffith University
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Universitas Islam Al-Azhar
PT Putra Mekongga Sejahtera
Junior Chamber International Indonesia
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Ruijie Networks Co., Ltd.
Pemerintah Kabupaten Bombana
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Marinduque State University
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Pemerintah Kabupaten Gowa
Pemerintah Kota Ternate
PT Jasa Raharja
Istanbul Sabahattin Zaim University
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Pemerintah Kota Makassar
Politeknik Cendana
Politeknik Dewantara
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Detik.com
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Universitas Muhammadiyah Palopo
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Sanjivani University
Institut Leimena
Bank Mega Syariah
Bank Panin Dubai Syariah
PT Indosat Tbk
Politeknik Sorowako
PT Kogas Driyap Konsultan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
PT Zahir Internasional
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Sulselbar Syariah
ITBM Malaysia
Politeknik Palopo
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Perbanas Institute
Universitas Islam Bandung
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
PT Marlip Indo Mandiri
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Universitas Mega Buana
AMDA International
Universitas Lamappapoleonro
Universitas Islam Sumatera Utara
Hiroshima University
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Kementerian Hukum RI
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Universiti Kebangsaan Malaysia
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Hasanuddin
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Mandiri
Bank CIMB Niaga Syariah
Universitas Kurnia Jaya Persada
Binaskil Academy Malaysia
Universiti Malaysia Terengganu
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Tribun Timur
Universiti Malaya
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Online Scholarship Competition (OSC)
Pemerintah Daerah Kota Parepare
PT Nas Media Indonesia
Institut Teknologi Bandung
Bank Sulselbar
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Syariah Nasional
STISIP Veteran Palopo
Bank Negara Indonesia
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Muhammadiyah Parepare
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas Alkhairaat Palu
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Bank Syariah Indonesia
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Erzurum Technical University
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Muamalat
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Universitas Islam Riau
National University of Singapore
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universiti Sains Islam Malaysia
Universitas Andi Djemma
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Universitas Mega Buana
AMDA International
Universitas Lamappapoleonro
Universitas Islam Sumatera Utara
Hiroshima University
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Kementerian Hukum RI
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Universiti Kebangsaan Malaysia
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Hasanuddin
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Mandiri
Bank CIMB Niaga Syariah
Universitas Kurnia Jaya Persada
Binaskil Academy Malaysia
Universiti Malaysia Terengganu
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Tribun Timur
Universiti Malaya
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Online Scholarship Competition (OSC)
Pemerintah Daerah Kota Parepare
PT Nas Media Indonesia
Institut Teknologi Bandung
Bank Sulselbar
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Syariah Nasional
STISIP Veteran Palopo
Bank Negara Indonesia
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Muhammadiyah Parepare
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas Alkhairaat Palu
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Bank Syariah Indonesia
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Erzurum Technical University
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Muamalat
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Universitas Islam Riau
National University of Singapore
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universiti Sains Islam Malaysia
Universitas Andi Djemma