UMI Connection Thursday, 13 August 2026

#4 UMIConnection - Titipan Peradaban: Teknologi yang tidak Membuat Hidup Lebih Mudah Hanyalah Kecanggihan yang Kehilangan Makna

Anisa Safitri 502 dilihat 3 menit baca
#4 UMIConnection - Titipan Peradaban: Teknologi yang tidak Membuat Hidup Lebih Mudah Hanyalah Kecanggihan yang Kehilangan Makna

#seri4

#UMI Connection – #Titipan Peradaban #4

“Untuk Mereka yang Mengira Transformasi Digital Hanya Tentang Teknologi: Sesungguhnya, Perubahan Terbesar Selalu Dimulai dari Cara Manusia Melayani Manusia.”

Makassar, umi.ac.id — Ketika mendengar istilah transformasi digital, sebagian orang langsung membayangkan aplikasi baru.

Sistem yang lebih modern.

Kecerdasan buatan.

Dashboard.

Data.

Mesin yang semakin cepat.

Semua itu memang bagian dari transformasi digital. Namun bagi Universitas Muslim Indonesia (UMI), transformasi digital sesungguhnya bukan cerita tentang mesin. Transformasi digital adalah cerita tentang manusia. Tentang seorang mahasiswa yang tidak lagi harus berpindah dari satu meja ke meja lainnya hanya untuk mendapatkan sebuah layanan. Tentang seorang dosen yang memiliki lebih banyak waktu untuk membimbing mahasiswa karena pekerjaan administratif dapat dilakukan dengan lebih sederhana. Tentang tenaga kependidikan yang dapat bekerja lebih efektif karena informasi tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Tentang pimpinan yang dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat karena memiliki informasi yang lebih baik. Dan pada akhirnya, tentang masyarakat yang merasakan manfaat dari sebuah universitas yang bekerja semakin baik.

Karena itu, UMI membangun UMI Connection. Bukan sekadar membangun sistem. Tetapi membangun cara baru dalam bekerja, melayani, dan terhubung. Sebab teknologi seharusnya tidak membuat manusia semakin sibuk menghadapi sistem. Teknologi seharusnya membuat manusia memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan hal-hal yang hanya dapat dilakukan manusia: berpikir, membimbing, mendengarkan, menciptakan, melayani, dan mengabdi.

Rektor Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menegaskan, teknologi hanyalah alat. Nilai sebuah universitas tetap ditentukan oleh manusia yang menggunakannya.

“Kami tidak ingin dikenal hanya karena memiliki teknologi yang maju. Kami ingin dikenal karena mampu menggunakan teknologi untuk menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, lebih transparan, lebih adil, dan lebih manusiawi. Itulah makna UMI Connection.”

Allah SWT berfirman:

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu berlaku adil, berbuat kebajikan, dan memberi kepada kaum kerabat…” (QS. An-Nahl: 90)

Ayat ini mengingatkan bahwa setiap kemajuan seharusnya membawa manusia kepada kebaikan. Maka teknologi tidak boleh berhenti pada pertanyaan:

“Seberapa canggih sistem yang kita miliki?”

Tetapi harus sampai pada pertanyaan yang lebih penting:

“Seberapa besar manfaat yang dihasilkan sistem tersebut bagi manusia?”

Wakil Rektor III Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. Kamal Hijaz, S.H., M.H., menjelaskan, transformasi digital tidak boleh membuat hubungan antarmanusia menjadi semakin jauh.

“Mahasiswa tetap membutuhkan dosen yang membimbing. Alumni tetap membutuhkan kampus yang membuka ruang kolaborasi. Orang tua tetap membutuhkan informasi yang jelas. Teknologi harus memperkuat hubungan itu, bukan menggantikannya. UMI Connection dibangun agar setiap unsur di lingkungan UMI semakin mudah terhubung, berkolaborasi, dan saling menguatkan.”

Mahasiswa hari ini tumbuh dalam dunia yang bergerak sangat cepat. Mereka terbiasa dengan layanan yang sederhana.

Informasi yang mudah diperoleh, respons yang cepat, dan proses yang transparan. Karena itu, universitas tidak cukup hanya mengajarkan transformasi digital. Universitas juga harus berani mentransformasikan dirinya sendiri.

Melalui UMI Connection, berbagai proses akademik, kemahasiswaan, administrasi, layanan digital, dan hubungan dengan alumni diarahkan menjadi sebuah ekosistem yang semakin terhubung. Data tidak lagi berdiri sendiri. Layanan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Informasi tidak lagi berhenti di satu unit. Setiap bagian diharapkan dapat bergerak menuju satu tujuan: memberikan pengalaman pendidikan dan pelayanan yang lebih baik.

Namun di balik seluruh integrasi tersebut terdapat tujuan yang jauh lebih besar. Mengurangi kerumitan agar manusia memiliki lebih banyak waktu untuk menjadi manusia.

Lebih banyak waktu untuk belajar.

Lebih banyak waktu untuk mengajar.

Lebih banyak waktu untuk meneliti.

Lebih banyak waktu untuk membimbing.

Lebih banyak waktu untuk mengabdi.

Lebih banyak waktu untuk beribadah.

Dan lebih banyak waktu untuk menciptakan sesuatu yang bermanfaat.

Inilah mengapa perjalanan UMI menuju Smart Islamic Digitally-Empowered University tidak boleh dipahami sebagai perlombaan menjadi kampus yang paling canggih. UMI ingin menjadi kampus yang mampu menggunakan kecanggihan untuk menghadirkan kemanfaatan.

Memadukan kecerdasan buatan dengan kecerdasan nurani.

Memadukan efisiensi dengan empati.

Memadukan inovasi dengan amanah.

Memadukan kecepatan dengan ketelitian.

Memadukan teknologi dengan nilai-nilai Islam.

Karena semakin canggih teknologi yang digunakan, semakin besar pula tanggung jawab manusia yang menggunakannya. Seluruh transformasi tersebut dijalankan dalam semangat Catur Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter. Bagi UMI, digitalisasi bukan tujuan akhir. Digitalisasi adalah sarana agar keempat dharma tersebut dapat dijalankan dengan lebih efektif, lebih terhubung, dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Kepada seluruh keluarga besar UMI dan masyarakat, UMI ingin menitipkan satu pemahaman. Jangan mengukur kemajuan sebuah universitas hanya dari banyaknya teknologi yang dimiliki. Ukurlah dari seberapa mudah mahasiswa mendapatkan pelayanan.

Dari seberapa banyak waktu dosen yang dapat digunakan untuk membimbing dan berkarya.

Dari seberapa efektif tenaga kependidikan menyelesaikan pekerjaannya.

Dari seberapa transparan tata kelolanya.

Dari seberapa cepat institusi merespons kebutuhan masyarakat.

Dan terutama…

Dari seberapa besar kepercayaan yang tumbuh karena pelayanan yang diberikan.

Sebab teknologi yang hebat bukanlah teknologi yang membuat manusia kagum. Teknologi yang hebat adalah teknologi yang membuat manusia berkata: “Ternyata semuanya bisa menjadi lebih mudah.” Dan lebih jauh lagi: “Ternyata dengan teknologi ini, kita bisa berbuat lebih banyak untuk orang lain". Karena pada akhirnya, ukuran sebuah transformasi bukanlah seberapa banyak mesin yang berubah. Ukuran transformasi adalah seberapa banyak kehidupan manusia yang menjadi lebih baik.

Itulah Titipan Peradaban dari Universitas Muslim Indonesia. Sebuah keyakinan bahwa transformasi digital yang sesungguhnya tidak dimulai ketika sebuah sistem dihidupkan. Transformasi dimulai ketika manusia di dalamnya memiliki cara berpikir baru.

Ketika pelayanan menjadi lebih tulus.

Ketika pekerjaan menjadi lebih efektif.

Ketika keputusan menjadi lebih berbasis data.

Ketika teknologi digunakan dengan amanah.

Dan ketika seluruh kecanggihan itu akhirnya kembali kepada tujuan yang paling sederhana: memudahkan manusia untuk belajar, bekerja, melayani, dan mengabdi. Karena teknologi boleh semakin cerdas. Tetapi manusia tidak boleh kehilangan hati.

UMI Connection. Menghubungkan Data. Menguatkan Manusia. Membangun Masa Depan. (Bersambung)

:::

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Ruijie Networks Co., Ltd.
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Institut Leimena
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Binaskil Academy Malaysia
Kementerian Hukum RI
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universitas Balikpapan
Universitas Andi Djemma
Politeknik Palopo
University Of Michigan - Ann Arbo
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Bank Mega Syariah
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Tribun Timur
Universitas Islam Sumatera Utara
PT Nas Media Indonesia
Universitas Islam Riau
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Universiti Kebangsaan Malaysia
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Kurnia Jaya Persada
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Universitas Hasanuddin
National University of Singapore
Junior Chamber International Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Politeknik Keuangan Negara STAN
Sekolah Putri Darul Istiqamah
PT Zahir Internasional
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Kota Makassar
Institut Teknologi Bandung
PT Marlip Indo Mandiri
AMDA International
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Hiroshima University
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Lamappapoleonro
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Bank Syariah Indonesia
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas Islam Bandung
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Online Scholarship Competition (OSC)
Universitas Alkhairaat Palu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
PT Jasa Raharja
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kota Ternate
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Griffith University
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Ruijie Networks Co., Ltd.
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Institut Leimena
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Binaskil Academy Malaysia
Kementerian Hukum RI
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universitas Balikpapan
Universitas Andi Djemma
Politeknik Palopo
University Of Michigan - Ann Arbo
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Bank Mega Syariah
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Tribun Timur
Universitas Islam Sumatera Utara
PT Nas Media Indonesia
Universitas Islam Riau
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Universiti Kebangsaan Malaysia
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Kurnia Jaya Persada
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Universitas Hasanuddin
National University of Singapore
Junior Chamber International Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Politeknik Keuangan Negara STAN
Sekolah Putri Darul Istiqamah
PT Zahir Internasional
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Kota Makassar
Institut Teknologi Bandung
PT Marlip Indo Mandiri
AMDA International
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Hiroshima University
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Lamappapoleonro
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Bank Syariah Indonesia
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas Islam Bandung
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Online Scholarship Competition (OSC)
Universitas Alkhairaat Palu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
PT Jasa Raharja
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kota Ternate
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Griffith University
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Politeknik Dewantara
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Bank Panin Dubai Syariah
Bank Mandiri
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
PT Putra Mekongga Sejahtera
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Islam Al-Azhar
Marinduque State University
Bank Syariah Nasional
PT Indosat Tbk
STISIP Veteran Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Sanjivani University
ITBM Malaysia
Detik.com
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muhammadiyah Palopo
Bank Sulselbar
Universitas Mega Buana
Politeknik Cendana
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Bank CIMB Niaga Syariah
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universiti Malaya
Bank Rakyat Indonesia
Perbanas Institute
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Erzurum Technical University
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Politeknik Sorowako
Universiti Malaysia Terengganu
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Pemerintah Kabupaten Bombana
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Alliance Française de Makassar
Universitas Muhammadiyah Parepare
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Bank Muamalat
Universitas Ibnu Sina
Rakyat Sulsel
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Universiti Sains Islam Malaysia
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Politeknik Dewantara
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Bank Panin Dubai Syariah
Bank Mandiri
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
PT Putra Mekongga Sejahtera
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Islam Al-Azhar
Marinduque State University
Bank Syariah Nasional
PT Indosat Tbk
STISIP Veteran Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Sanjivani University
ITBM Malaysia
Detik.com
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muhammadiyah Palopo
Bank Sulselbar
Universitas Mega Buana
Politeknik Cendana
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Bank CIMB Niaga Syariah
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universiti Malaya
Bank Rakyat Indonesia
Perbanas Institute
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Erzurum Technical University
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Politeknik Sorowako
Universiti Malaysia Terengganu
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Pemerintah Kabupaten Bombana
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Alliance Française de Makassar
Universitas Muhammadiyah Parepare
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Bank Muamalat
Universitas Ibnu Sina
Rakyat Sulsel
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Universiti Sains Islam Malaysia
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Pemerintah Kabupaten Fakfak