Pendidikan Monday, 14 September 2026

AI Ubah Wajah Supply Chain, Prodi Teknik Industri UMI Bekali Mahasiswa Hadapi Industri Masa Depan

Anisa Safitri 16 dilihat 3 menit baca
AI Ubah Wajah Supply Chain, Prodi Teknik Industri UMI Bekali Mahasiswa Hadapi Industri Masa Depan

MAKASSAR, umi.ac.id — Kecerdasan buatan (AI) mulai mengubah wajah manajemen rantai pasok (supply chain management). Dari memprediksi kebutuhan pasar, mengelola persediaan hingga mengantisipasi gangguan distribusi, teknologi digital mendorong supply chain bergerak dari sekadar sistem pengiriman barang menjadi ekosistem pengambilan keputusan yang semakin cerdas, cepat, tangguh, dan berkelanjutan.

Perubahan tersebut menjadi perhatian Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) melalui Program Studi Teknik Industri yang menghadirkan pakar Supply Chain Management Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Elisa Kusrini, dalam kuliah tamu bertajuk “The Future of Supply Chain Management: Building Smart, Resilient, and Sustainable Supply Chain through AI and Digital Innovation”, Senin (14/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Teleconference Lantai 5 Fakultas Kedokteran UMI tersebut dibuka Dekan FTI UMI, Prof. Andi Suryanto, dan dimoderatori Wakil Dekan II FTI UMI, Dr. Nurul Chairany.

Prof. Andi Suryanto mengatakan, perkembangan AI dan digitalisasi telah mengubah cara industri mengelola rantai pasok. Persaingan industri saat ini tidak lagi semata-mata ditentukan oleh kemampuan menghasilkan produk dengan biaya rendah, tetapi juga oleh kemampuan membangun rantai pasok yang cerdas, tangguh, dan berkelanjutan.

“Persaingan industri saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan produk dengan biaya rendah, tetapi juga oleh kemampuan membangun supply chain yang smart, resilient, sustainable, cerdas, tangguh, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, berbagai gangguan pada tingkat lokal, nasional maupun global menunjukkan bahwa rantai pasok merupakan salah satu bagian paling strategis dalam keberlangsungan industri. Gangguan pada bahan baku, produksi, transportasi maupun distribusi dapat berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan kebutuhan masyarakat.

Karena itu, kata Prof. Andi, mahasiswa Teknik Industri perlu memahami bahwa supply chain masa depan bukan lagi sekadar persoalan memindahkan bahan dari pemasok ke pabrik dan produk dari pabrik ke konsumen.

“Supply chain masa depan adalah sebuah ekosistem yang mengintegrasikan data, manusia, mesin, teknologi, pelanggan, dan proses bisnis untuk menghasilkan keputusan yang tepat dan cepat,” jelasnya.

Sulawesi dan Tantangan Rantai Pasok

Perspektif tersebut menjadi semakin relevan dalam konteks Sulawesi yang tengah berkembang sebagai salah satu kawasan penting bagi industri berbasis sumber daya alam dan pengolahan mineral.

Prof. Elisa Kusrini, yang juga menjabat Ketua Program Studi Doktor Rekayasa Industri UII, menjelaskan bahwa aktivitas industri di Sulawesi memberikan gambaran nyata mengenai kompleksitas sebuah rantai pasok.

Ia mencontohkan industri nikel, batu bara dan berbagai komoditas mineral yang memiliki rantai panjang, mulai dari bahan mentah hingga menjadi produk yang digunakan oleh konsumen.

“Supply itu artinya dari mana dimulai, yaitu dari raw materials atau bahan mentah. Di Sulawesi banyak industri tambang nikel, batu bara, dan berbagai bahan logam yang menjadi bagian dari basic industry,” jelasnya.

Menurut Prof. Elisa, sebuah produk yang digunakan masyarakat sehari-hari sesungguhnya melewati perjalanan panjang. Prosesnya dimulai dari bahan mentah, pemasok, produksi, manufaktur dan perakitan, kemudian dilanjutkan dengan distribusi, retail, hingga akhirnya sampai kepada konsumen.

Karena itu, supply chain management tidak hanya mengelola satu perusahaan, tetapi menghubungkan banyak pihak dalam sebuah ekosistem.

Proses tersebut mencakup perencanaan dan pengelolaan aktivitas mulai dari sourcing atau pengadaan, proses produksi, logistik, distribusi hingga produk sampai kepada konsumen.

“Ada banyak pihak dan perusahaan yang harus dikelola, mulai dari supplier, intermediary, logistik, hingga jasa third-party logistics atau 3PL,” jelasnya.

AI Membuat Supply Chain Lebih Cerdas

Dalam paparannya, Prof. Elisa menekankan bahwa teknologi digital dan AI membuka peluang besar untuk meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mengelola rantai pasok.

Data dapat digunakan untuk membaca pola permintaan, memperkirakan kebutuhan konsumen, mengoptimalkan persediaan, mengantisipasi gangguan distribusi hingga membantu perusahaan mengambil keputusan secara lebih cepat dan akurat. Namun, menurutnya, transformasi digital tidak cukup hanya dengan memasang perangkat lunak.

Ia menyoroti masih adanya perusahaan besar yang menggunakan berbagai software, tetapi pola kerja dan proses pengambilan keputusannya masih bersifat tradisional.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa transformasi supply chain membutuhkan perubahan yang lebih menyeluruh, bukan hanya pada teknologi, tetapi juga pada proses kerja, kualitas sumber daya manusia dan budaya organisasi.

Dengan demikian, AI tidak semata-mata menjadi alat untuk menggantikan pekerjaan manusia. Teknologi tersebut justru perlu ditempatkan sebagai instrumen untuk membantu manusia memahami data, memprediksi perubahan dan mengambil keputusan yang lebih baik.

Bukan Hanya Cerdas, tetapi Juga Berkelanjutan

Selain kecerdasan dan ketangguhan, Prof. Elisa menekankan pentingnya aspek keberlanjutan. Menurutnya, rantai pasok masa depan tidak cukup hanya cepat dan menguntungkan. Perusahaan juga harus memperhitungkan dampaknya terhadap manusia, masyarakat dan lingkungan. Konsep sustainable supply chain karena itu menuntut keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan.

Perspektif tersebut sekaligus memperluas peran lulusan Teknik Industri. Mereka tidak hanya dituntut mampu meningkatkan efisiensi proses, tetapi juga memahami konsekuensi sosial dan lingkungan dari keputusan industri.

Engineer Masa Depan Harus Menguasai AI dan Integritas

Prof. Andi Suryanto mengatakan, FTI UMI tidak ingin menghasilkan lulusan yang hanya mampu menjawab bagaimana sebuah proses dibuat lebih efisien. Mahasiswa juga harus mampu merancang sistem yang cerdas, tangguh menghadapi perubahan, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

“FTI UMI tidak hanya ingin menghasilkan lulusan yang mampu menjawab bagaimana membuat proses menjadi lebih efisien, tetapi juga bagaimana membuat proses menjadi lebih cerdas, tangguh, berkelanjutan, serta memberikan dampak dan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Untuk itu, mahasiswa Teknik Industri perlu membangun kombinasi kompetensi, mulai dari ilmu keteknikan, kemampuan analitis, literasi digital, komunikasi hingga kemampuan bekerja dalam tim. Namun, di tengah semakin kuatnya peran AI, Prof. Andi mengingatkan bahwa kemampuan teknologi harus berjalan bersama integritas dan akhlakul karimah.

“Kuasailah ilmu teknik, kemampuan analitis, literasi digital, komunikasi, serta teamwork sebagai bekal kalian. Namun jangan pernah melupakan satu hal penting, yaitu integritas dan akhlakul karimah. Kecerdasan tanpa integritas dapat menjadi risiko,” pesannya.

Menurutnya, AI akan terus berkembang dan digitalisasi industri akan semakin cepat. Karena itu, mahasiswa harus memiliki kemampuan untuk terus belajar, beradaptasi dan memahami perubahan. Ia mengajak mahasiswa memanfaatkan kuliah tamu tersebut untuk berdialog langsung dengan pakar dan menggali pengalaman yang relevan dengan perkembangan industri.

“Dengarkan, catat, dan bertanyalah. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar langsung dari narasumber yang sangat kompeten di bidangnya. Semoga kuliah tamu ini memberikan wawasan dan inspirasi sehingga melahirkan gagasan-gagasan baru,” harapnya.

Kuliah tamu tersebut menjadi bagian dari upaya Prodi Teknik Industri FTI UMI mendekatkan mahasiswa dengan perkembangan nyata dunia industri. Lebih dari sekadar forum akademik, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempertemukan teori, teknologi dan tantangan industri sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin dipengaruhi AI.

Bagi Prodi Teknik Industri FTI UMI, masa depan industri bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mengadopsi teknologi, tetapi juga tentang siapa yang mampu menggunakan teknologi secara cerdas, tangguh, berkelanjutan dan bertanggung jawab. (Humas UMI)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Balikpapan
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Online Scholarship Competition (OSC)
Politeknik Keuangan Negara STAN
PT Putra Mekongga Sejahtera
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Alkhairaat Palu
Universitas Islam Al-Azhar
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universiti Malaysia Terengganu
Kementerian Hukum RI
Politeknik Sorowako
Universitas Islam Sumatera Utara
PT Indosat Tbk
Rakyat Sulsel
Politeknik Palopo
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Bank Sulselbar
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Erzurum Technical University
Binaskil Academy Malaysia
Pemerintah Kota Makassar
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Bank Mega Syariah
Bank Muamalat
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Rakyat Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Ruijie Networks Co., Ltd.
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Junior Chamber International Indonesia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Islam Bandung
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Muhammadiyah Palopo
Griffith University
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
PT Nas Media Indonesia
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Hiroshima University
Tribun Timur
PT Jasa Raharja
STISIP Veteran Palopo
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Balikpapan
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Online Scholarship Competition (OSC)
Politeknik Keuangan Negara STAN
PT Putra Mekongga Sejahtera
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Alkhairaat Palu
Universitas Islam Al-Azhar
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universiti Malaysia Terengganu
Kementerian Hukum RI
Politeknik Sorowako
Universitas Islam Sumatera Utara
PT Indosat Tbk
Rakyat Sulsel
Politeknik Palopo
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Bank Sulselbar
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Erzurum Technical University
Binaskil Academy Malaysia
Pemerintah Kota Makassar
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Bank Mega Syariah
Bank Muamalat
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Rakyat Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Ruijie Networks Co., Ltd.
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Junior Chamber International Indonesia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Islam Bandung
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Muhammadiyah Palopo
Griffith University
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
PT Nas Media Indonesia
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Hiroshima University
Tribun Timur
PT Jasa Raharja
STISIP Veteran Palopo
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Perbanas Institute
Universiti Sains Islam Malaysia
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Institut Leimena
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Universitas Andi Djemma
University Of Michigan - Ann Arbo
ITBM Malaysia
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Bank CIMB Niaga Syariah
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Alliance Française de Makassar
Bank Negara Indonesia
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universitas Islam Riau
Marinduque State University
Politeknik Cendana
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Universiti Kebangsaan Malaysia
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Universiti Malaya
Institut Teknologi Bandung
Bank Syariah Indonesia
Bank Mandiri
PT Marlip Indo Mandiri
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Mega Buana
Universitas Ibnu Sina
Pemerintah Kota Ternate
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Pemerintah Kabupaten Bombana
AMDA International
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Istanbul Sabahattin Zaim University
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Universitas Cokroaminoto Palopo
Universitas Lamappapoleonro
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Pemerintah Daerah Kota Parepare
National University of Singapore
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Putri Darul Istiqamah
PT Zahir Internasional
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Sanjivani University
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Politeknik Dewantara
Bank Panin Dubai Syariah
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas Hasanuddin
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Detik.com
Perbanas Institute
Universiti Sains Islam Malaysia
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Institut Leimena
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Universitas Andi Djemma
University Of Michigan - Ann Arbo
ITBM Malaysia
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Bank CIMB Niaga Syariah
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Alliance Française de Makassar
Bank Negara Indonesia
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universitas Islam Riau
Marinduque State University
Politeknik Cendana
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Universiti Kebangsaan Malaysia
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Universiti Malaya
Institut Teknologi Bandung
Bank Syariah Indonesia
Bank Mandiri
PT Marlip Indo Mandiri
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Mega Buana
Universitas Ibnu Sina
Pemerintah Kota Ternate
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Pemerintah Kabupaten Bombana
AMDA International
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Istanbul Sabahattin Zaim University
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Universitas Cokroaminoto Palopo
Universitas Lamappapoleonro
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Pemerintah Daerah Kota Parepare
National University of Singapore
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Putri Darul Istiqamah
PT Zahir Internasional
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Sanjivani University
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Politeknik Dewantara
Bank Panin Dubai Syariah
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas Hasanuddin
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Detik.com