Prof. Andi Suryanto : Transformasi Digital Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Keniscayaan
MAKASSAR, umi.ac.id – Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof. Dr. Ir. Andi Suryanto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., menegaskan bahwa transformasi digital dalam pendidikan tinggi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keniscayaan yang harus dihadapi oleh setiap institusi pendidikan untuk tetap relevan dan kompetitif di era global.
Pernyataan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Pra-Rapat Kerja (Pra-Raker) FTI UMI Tahun 2026 yang berlangsung secara bertahap pada 24–30 Juni 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Transformasi FTI Berbasis Digitalisasi, SDM Unggul, Berintegritas, dan Bernilai Islami Menuju Inovasi Berkelanjutan Berdaya Saing Global.”
Menurut Prof. Andi Suryanto, perkembangan teknologi yang sangat cepat, perubahan kebutuhan industri, serta meningkatnya persaingan global menuntut perguruan tinggi untuk terus beradaptasi melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.
“Transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, tetapi sebuah keniscayaan. Karena itu, FTI UMI harus mampu menghadirkan tata kelola yang modern, pendidikan yang berkualitas, serta inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia industri,” tegasnya.
Pra-Raker diawali secara daring pada Rabu (24/6) dengan pembacaan doa oleh Wakil Dekan IV FTI UMI, Dr. Hasbi Bakri. Kegiatan tersebut menjadi forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan dan program prioritas fakultas untuk tahun mendatang.
Dalam sambutannya, Prof. Andi Suryanto juga menekankan bahwa seluruh program dan kebijakan yang disusun harus berlandaskan nilai Berkah, yang menjadi budaya kerja FTI UMI, yaitu Berintegritas, Edukatif, Religius, Kompetitif, Adaptif, dan Humanis.
Menurutnya, nilai BERKAH harus menjadi fondasi utama dalam seluruh aktivitas akademik dan kelembagaan, sehingga lulusan yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta karakter Islami yang kuat.
“Kita ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Sebagai bagian dari penyusunan program kerja, Pra-Raker FTI UMI dilaksanakan melalui sejumlah komisi strategis. Pada 25 Juni 2026, peserta membahas Komisi Visi dan Misi yang berfokus pada arah pengembangan fakultas serta penyelarasan program dengan visi Universitas Muslim Indonesia.
Sementara itu, pada 26 Juni 2026 dilaksanakan pembahasan secara paralel melalui Komisi Akademik, Komisi Keuangan, Komisi Kemahasiswaan, dan Komisi Pembinaan Karakter. Masing-masing komisi membahas berbagai isu strategis, mulai dari peningkatan mutu pembelajaran, penguatan tata kelola fakultas, pengembangan prestasi mahasiswa, hingga pembentukan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam.
Ketua Panitia Pra-Raker FTI UMI, Dr. Ir. Ahmad Padhil, yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister Teknik Industri UMI, menjelaskan bahwa Pra-Raker menjadi momentum penting untuk menyatukan visi seluruh sivitas akademika dalam menyusun program kerja yang terukur, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kinerja fakultas.
“Hasil yang ingin dicapai dari forum ini adalah lahirnya program-program yang relevan dengan kebutuhan pengembangan fakultas, mendukung pencapaian indikator kinerja, serta mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi dan perkembangan teknologi di masa depan,” ungkapnya.
Seluruh hasil pembahasan komisi akan dikompilasi pada 29 Juni 2026 dan dipresentasikan dalam agenda pelaporan serta diskusi bersama pimpinan fakultas pada 30 Juni 2026 sebagai tahap akhir penyusunan rekomendasi program kerja FTI UMI.
Melalui Pra-Raker 2026 ini, FTI UMI menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi fakultas teknologi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Dengan mengedepankan digitalisasi, penguatan sumber daya manusia, serta internalisasi nilai BERKAH, FTI UMI optimistis mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendukung visi UMI sebagai perguruan tinggi Islami yang unggul, terpercaya, dan berkelas dunia.