Berita Wednesday, 12 August 2026

#3 UMIConnection - Titipan Peradaban: Integritas Bukan Dimulai Ketika Seseorang Memegang Kekuasaan, Integritas Dimulai Ketika Seseorang Belajar Mengatakan “Tidak” kepada Sesuatu yang tidak Semestinya

Anisa Safitri 19 dilihat 3 menit baca
#3 UMIConnection - Titipan Peradaban: Integritas Bukan Dimulai Ketika Seseorang Memegang Kekuasaan, Integritas Dimulai Ketika Seseorang Belajar Mengatakan “Tidak” kepada Sesuatu yang tidak Semestinya

#seri3

UMI Connection – Titipan Peradaban #3

“Untuk Mereka yang Ingin Pulang Membawa Rezeki yang Bersih: Sebab Keberkahan Tidak Pernah Lahir dari Pemberian yang Mengaburkan Amanah.”

Makassar, umi.ac.id — Hampir semua orang tua memiliki doa yang sama ketika melepas anaknya menempuh pendidikan tinggi.

Semoga ilmunya bermanfaat.

Semoga pekerjaannya baik.

Semoga rezekinya halal.

Semoga hidupnya diberkahi.

Doa-doa itu terdengar sederhana. Namun sesungguhnya, di dalamnya tersimpan harapan yang sangat besar. Karena keberhasilan seorang anak tidak hanya diukur dari seberapa tinggi jabatan yang kelak diraihnya. Bukan pula semata-mata dari seberapa besar penghasilan yang diperolehnya.

Tetapi dari satu pertanyaan yang jauh lebih mendasar:

Apakah ia tetap menjadi manusia yang jujur ketika memiliki kesempatan untuk tidak jujur?

Apakah ia tetap menjaga amanah ketika tidak ada yang mengawasi?

Apakah ia mampu mengatakan tidak ketika sebuah pemberian mulai mengganggu objektivitas?

Dan apakah ia masih memilih jalan yang benar ketika jalan yang salah terlihat lebih mudah?

Universitas Muslim Indonesia (UMI) meyakini bahwa karakter tidak dibentuk pada hari pertama seseorang menjadi pejabat. Tidak dibentuk ketika seseorang mulai memegang kewenangan. Dan tidak pula tiba-tiba muncul ketika seseorang telah memiliki jabatan tinggi. Integritas dibangun jauh sebelumnya.

Ketika seseorang masih menjadi mahasiswa.

Ketika masih belajar.

Ketika masih diberi amanah kecil.

Ketika mulai memahami bahwa kejujuran bukan sesuatu yang dipakai hanya ketika menguntungkan.

Karena seseorang yang terbiasa menjaga amanah dalam perkara kecil akan lebih siap menjaga amanah ketika kelak memegang perkara yang lebih besar.

Atas dasar itulah, UMI membangun budaya anti-gratifikasi sebagai bagian dari pendidikan karakter dan tata kelola yang berintegritas. Bagi UMI, ini bukan sekadar persoalan kepatuhan terhadap aturan. Ini adalah ikhtiar menjaga kemurnian amanah. Sebab sebuah pemberian dapat terlihat sederhana. Tetapi ketika pemberian itu mulai memengaruhi keputusan, mengubah objektivitas, atau menimbulkan rasa berutang budi, maka persoalannya tidak lagi sederhana. Di situlah integritas diuji.

Rektor Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menegaskan, kepercayaan masyarakat merupakan salah satu aset paling berharga yang dimiliki sebuah perguruan tinggi.

“Kepercayaan tidak dibangun oleh kata-kata. Kepercayaan lahir dari kebiasaan menjaga amanah dalam setiap keputusan, sekecil apa pun. Karena itu, kami ingin seluruh keluarga besar UMI tumbuh dalam budaya yang menjadikan integritas bukan sebagai slogan, tetapi sebagai cara hidup.”

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul, dan jangan pula kamu mengkhianati amanah yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui.” (QS. Al-Anfal: 27)

Ayat ini mengingatkan bahwa amanah bukan sekadar kewajiban kepada manusia. Ia adalah bagian dari pertanggungjawaban seorang hamba kepada Allah SWT. Rasulullah SAW juga mengajarkan pentingnya kejujuran dan amanah dalam kehidupan. Karena pada akhirnya, kualitas seseorang tidak hanya terlihat ketika ia memiliki sedikit pilihan. Kualitas seseorang justru terlihat ketika ia memiliki banyak kesempatan untuk memilih, tetapi tetap memilih yang benar.

Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia, Dr. KH. M. Ishaq Shamad, M.A., menjelaskan, pendidikan karakter akan kehilangan makna apabila tidak diwujudkan dalam kebiasaan sehari-hari.

“Integritas bukan sesuatu yang muncul ketika seseorang telah menjadi pemimpin. Integritas dibangun dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten. Karena itu, budaya anti-gratifikasi di UMI merupakan bagian dari pembinaan karakter agar setiap insan kampus terbiasa menjaga hati, menjaga amanah, dan menjaga kepercayaan.”

Beliau menambahkan, kemampuan menjaga diri dari hal-hal yang dapat memengaruhi objektivitas merupakan bagian penting dari pembentukan profesional yang kelak dipercaya masyarakat. Karena itu, pendidikan integritas tidak boleh menunggu seseorang memiliki jabatan. Ia harus dimulai sebelum jabatan itu datang.

Melalui UMI Connection, tata kelola universitas terus diperkuat dengan sistem yang semakin transparan, terdokumentasi, terintegrasi, dan akuntabel.

Teknologi dimanfaatkan untuk memperkuat proses pengawasan, meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat administrasi, dan membangun tata kelola yang semakin terbuka.

Namun teknologi tetaplah alat. Yang menjaga integritas tetaplah manusia. Sebab sistem yang baik membutuhkan manusia yang baik untuk menjalankannya. Inilah makna UMI Connection:

Menghubungkan sistem dengan transparansi.

Menghubungkan pelayanan dengan kejujuran.

Menghubungkan kewenangan dengan tanggung jawab.

Menghubungkan teknologi dengan integritas.

Perjalanan menuju Smart Islamic Digitally-Empowered University karena itu tidak hanya berbicara tentang kecerdasan buatan, digitalisasi, dan sistem yang semakin canggih. Transformasi juga harus memperkuat budaya amanah, mempersempit ruang penyimpangan, mendorong keputusan yang objektif, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Sebab secanggih apa pun teknologi yang dimiliki sebuah institusi, semuanya akan kehilangan makna apabila manusianya kehilangan integritas. Seluruh ikhtiar tersebut dilaksanakan dalam semangat Catur Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter. Karena pendidikan karakter tidak cukup diajarkan. Ia harus dipraktikkan.

Dalam proses belajar.

Dalam pelayanan.

Dalam penelitian.

Dalam penggunaan kewenangan.

Dalam pengambilan keputusan.

Dan dalam setiap amanah yang dipercayakan kepada seseorang.

Kepada seluruh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan masyarakat, UMI ingin menitipkan satu keyakinan.

Jangan pernah menukar nama baik dengan keuntungan sesaat.

Jangan pernah menukar amanah dengan kemudahan yang tidak semestinya.

Jangan pernah menukar integritas dengan kenyamanan yang hanya bertahan sementara.

Sebab rezeki yang bersih mungkin tidak selalu datang paling cepat. Tetapi ia datang membawa ketenangan. Membawa keberkahan. Dan yang paling penting, membawa harga diri. Ada hal-hal yang mungkin bisa dibeli dengan uang. Tetapi ketenangan hati tidak pernah bisa dibeli. Ada jabatan yang bisa diperoleh melalui kekuasaan. Tetapi kepercayaan tidak pernah bisa dipaksakan. Dan ada keuntungan yang bisa dinikmati sesaat. Tetapi nama baik yang rusak dapat menjadi beban yang dibawa bertahun-tahun.

Karena itu, ketika suatu hari nanti seorang alumni UMI berdiri di ruang pengambilan keputusan, memegang kewenangan, mengelola anggaran, memimpin perusahaan, melayani pasien, menegakkan hukum, atau mengabdi kepada masyarakat, ia harus mengingat satu hal:

Yang sedang diuji bukan hanya kemampuanmu.

Yang sedang diuji adalah amanahmu.

Mungkin tidak ada kamera.

Mungkin tidak ada saksi.

Mungkin tidak ada orang yang mengetahui.

Tetapi Allah SWT mengetahui.

Dan di situlah sesungguhnya integritas menemukan maknanya. Pada akhirnya, dunia akan selalu membutuhkan orang-orang yang cerdas. Tetapi dunia akan jauh lebih membutuhkan orang-orang yang dapat dipercaya. Itulah Titipan Peradaban dari Universitas Muslim Indonesia. Sebuah keyakinan bahwa universitas yang hebat bukan hanya melahirkan lulusan yang kompeten. Universitas yang hebat melahirkan manusia-manusia seperti itulah lahir profesi yang bermartabat.

Lahir institusi yang dipercaya.

Lahir kepemimpinan yang amanah.

Dan pada akhirnya, lahir sebuah peradaban yang memiliki kehormatan.

UMI Connection. Menghubungkan Data. Menguatkan Manusia. Membangun Masa Depan. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Bank Syariah Indonesia
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Sorowako
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Universiti Sains Islam Malaysia
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Islam Sumatera Utara
Tribun Timur
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Universitas Balikpapan
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Universitas Lamappapoleonro
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
ITBM Malaysia
Erzurum Technical University
University Of Michigan - Ann Arbo
Institut Leimena
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Universitas Cokroaminoto Palopo
Griffith University
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
National University of Singapore
Bank Sulselbar Syariah
Pemerintah Kabupaten Gowa
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Perbanas Institute
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universitas Kurnia Jaya Persada
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Rakyat Sulsel
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
PT Marlip Indo Mandiri
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Universitas Islam Bandung
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Universitas Andi Djemma
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Marinduque State University
Detik.com
Bank Mega Syariah
Sanjivani University
PT Jasa Raharja
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Bank Syariah Indonesia
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Sorowako
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Universiti Sains Islam Malaysia
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Islam Sumatera Utara
Tribun Timur
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Universitas Balikpapan
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Universitas Lamappapoleonro
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
ITBM Malaysia
Erzurum Technical University
University Of Michigan - Ann Arbo
Institut Leimena
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Universitas Cokroaminoto Palopo
Griffith University
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
National University of Singapore
Bank Sulselbar Syariah
Pemerintah Kabupaten Gowa
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Perbanas Institute
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universitas Kurnia Jaya Persada
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Rakyat Sulsel
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
PT Marlip Indo Mandiri
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Universitas Islam Bandung
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Universitas Andi Djemma
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Marinduque State University
Detik.com
Bank Mega Syariah
Sanjivani University
PT Jasa Raharja
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
PT Nas Media Indonesia
Bank Sulselbar
Pemerintah Kabupaten Bombana
Kementerian Hukum RI
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Bank Muamalat
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Bank Panin Dubai Syariah
Online Scholarship Competition (OSC)
Bank Mandiri
Universitas Alkhairaat Palu
Universiti Malaysia Terengganu
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Mega Buana
PT Kogas Driyap Konsultan
Universitas Islam Riau
AMDA International
Alliance Française de Makassar
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universiti Kebangsaan Malaysia
Institut Teknologi Bandung
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
PT Zahir Internasional
Pemerintah Kota Makassar
Binaskil Academy Malaysia
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Junior Chamber International Indonesia
Universitas Muhammadiyah Parepare
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas Hasanuddin
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universitas Muhammadiyah Palopo
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Pemerintah Kota Ternate
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Bank CIMB Niaga Syariah
Politeknik Keuangan Negara STAN
PT Putra Mekongga Sejahtera
Istanbul Sabahattin Zaim University
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Politeknik Cendana
Universitas Ibnu Sina
Hiroshima University
Universiti Malaya
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
PT Indosat Tbk
Bank Syariah Nasional
Bank Rakyat Indonesia
Politeknik Palopo
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
STISIP Veteran Palopo
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Universitas Islam Al-Azhar
Politeknik Dewantara
PT Nas Media Indonesia
Bank Sulselbar
Pemerintah Kabupaten Bombana
Kementerian Hukum RI
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Bank Muamalat
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Bank Panin Dubai Syariah
Online Scholarship Competition (OSC)
Bank Mandiri
Universitas Alkhairaat Palu
Universiti Malaysia Terengganu
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Mega Buana
PT Kogas Driyap Konsultan
Universitas Islam Riau
AMDA International
Alliance Française de Makassar
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universiti Kebangsaan Malaysia
Institut Teknologi Bandung
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
PT Zahir Internasional
Pemerintah Kota Makassar
Binaskil Academy Malaysia
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Junior Chamber International Indonesia
Universitas Muhammadiyah Parepare
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas Hasanuddin
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universitas Muhammadiyah Palopo
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Pemerintah Kota Ternate
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Bank CIMB Niaga Syariah
Politeknik Keuangan Negara STAN
PT Putra Mekongga Sejahtera
Istanbul Sabahattin Zaim University
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Politeknik Cendana
Universitas Ibnu Sina
Hiroshima University
Universiti Malaya
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
PT Indosat Tbk
Bank Syariah Nasional
Bank Rakyat Indonesia
Politeknik Palopo
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
STISIP Veteran Palopo
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Universitas Islam Al-Azhar
Politeknik Dewantara