Makassar, umi.ac.id — Rumah Sakit Ibnu Sina Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (YW UMI) kembali menegaskan komitmennya sebagai rumah sakit pelayanan dan pengabdian melalui puncak perayaan Milad ke-22 yang berlangsung meriah di kawasan Car Free Day Centre Point of Indonesia (CPI), Makassar, Minggu (17/5/2026).
Mengusung tema “Pengabdian Tanpa Batas”, kegiatan tersebut menghadirkan suasana penuh kebersamaan, kepedulian, dan semangat pelayanan melalui rangkaian fun walk sejauh dua kilometer, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi dokter spesialis, senam kesehatan, hingga berbagai aktivitas sosial dan hiburan masyarakat.
Sejak pagi hari, ribuan peserta yang terdiri atas sivitas akademika UMI, tenaga kesehatan, mitra strategis, mahasiswa, dan masyarakat umum tampak memadati kawasan CPI dengan penuh antusias. Momentum milad ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang penguatan nilai kemanusiaan dan pengabdian yang selama ini menjadi ruh pelayanan RS Ibnu Sina YW UMI.
Direktur Utama RS Ibnu Sina YW UMI Makassar, Dr. dr. Armanto Makmun, menyampaikan bahwa tenaga kesehatan merupakan profesi pengabdian yang tidak mengenal batas waktu maupun hari libur.

“Tenaga kesehatan adalah profesi pengabdian tanpa batas. Kita tahu tenaga medis hampir tidak pernah benar-benar menikmati hari libur karena selalu hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa memasuki usia ke-22 tahun, RS Ibnu Sina YW UMI terus memperkuat kualitas pelayanan melalui tiga pilar utama, yakni excellent service, quality service, dan perfect service.
Menurutnya, pelayanan kesehatan yang baik harus menghadirkan rasa keadilan, kenyamanan, dan kepedulian kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan status sosial.
“Excellent service kami wujudkan melalui pelayanan tanpa diskriminasi. Mau kaya ataupun kurang mampu, semuanya mendapatkan pelayanan yang sama dengan budaya 5S: Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun,” jelasnya.
Momentum milad tersebut juga mendapat dukungan berbagai mitra strategis, termasuk sektor perbankan syariah. Pimpinan BSI dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang selama ini terbangun bersama YW UMI dan RS Ibnu Sina.
“Kami bangga menjadi bagian dari kemitraan strategis bersama YW UMI dan RS Ibnu Sina. Kolaborasi ini diharapkan terus memperluas manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan umat,” tuturnya.
Sementara itu, Rektor UMI, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menegaskan bahwa RS Ibnu Sina YW UMI saat ini tidak hanya berkembang sebagai pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi salah satu penopang penting dalam penguatan pendidikan tinggi bidang kesehatan di lingkungan UMI.

Menurutnya, keberadaan rumah sakit pendidikan memiliki posisi strategis dalam membangun kualitas lulusan yang unggul, profesional, dan berkarakter.
“RS Ibnu Sina YW UMI tidak hanya berkembang dari sisi pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi penopang penting dalam penguatan pendidikan dan praktik akademik mahasiswa rumpun kesehatan di UMI. Kami berharap rumah sakit ini terus meningkatkan kualitas, profesionalisme, dan daya saingnya,” ungkapnya.
Rektor UMI juga menilai tema “Pengabdian Tanpa Batas” sangat relevan dengan semangat pelayanan tenaga kesehatan yang bekerja bukan hanya dengan ilmu dan keterampilan, tetapi juga dengan hati, kepedulian, dan ketulusan.
Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, M.A., dalam sambutannya menekankan bahwa pelayanan kesehatan tidak boleh hanya berorientasi pada aspek fisik semata, tetapi juga harus menyentuh sisi spiritual dan kemanusiaan.
“Kesehatan itu bukan hanya jasmani, tetapi juga rohani. Karena itu pelayanan kesehatan harus menghadirkan kepedulian yang utuh kepada masyarakat,” ujarnya.
Adapun rangkaian kegiatan Milad ke-22 RS Ibnu Sina YW UMI meliputi fun walk sejauh dua kilometer, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi dokter spesialis mata, dokter gigi, dan dokter umum, pemeriksaan gula darah, pemeriksaan tekanan darah, senam kesehatan, fun games, hingga pembagian berbagai doorprize menarik yang semakin memeriahkan suasana.
Perayaan milad ini sekaligus menjadi refleksi perjalanan panjang RS Ibnu Sina YW UMI dalam menghadirkan layanan kesehatan yang humanis, profesional, dan berbasis nilai-nilai keislaman. Di usia ke-22 tahun, RS Ibnu Sina YW UMI terus memperkuat perannya sebagai rumah sakit pendidikan, rumah sakit pelayanan, dan rumah sakit pengabdian yang tumbuh bersama masyarakat. UMI adalah Kampus Ilmu dan Ibadah, Kampus Perjuangan dan Pengabdian, Kampus Bereputasi dan Berdampak. (*)
