Makassar, umi.ac.id — Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja dan siap bersaing di dunia industri melalui pelaksanaan Campus Hiring UMI–IMIP yang digelar di Auditorium Al-Jibra UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Senin (11/5/2026).
Kegiatan hasil kerja sama antara UMI dan Indonesia Morowali Industrial Park ini menjadi salah satu momentum strategis dalam membuka akses karier bagi generasi muda, khususnya pada sektor industri pertambangan dan hilirisasi industri nasional yang terus berkembang pesat di Morowali, Sulawesi Tengah.
Menariknya, meski dilaksanakan di lingkungan UMI, kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi alumni UMI, tetapi juga dibuka untuk umum. Hal tersebut menjadikan Campus Hiring ini dipadati peserta dari berbagai latar belakang pendidikan dan perguruan tinggi.
Tercatat sekitar 600 peserta mengikuti proses seleksi, dengan hampir separuh di antaranya merupakan alumni UMI.

Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Rektor III UMI, Hj. Nurfadillah Mappaselleng, yang dalam sambutannya menegaskan bahwa Campus Hiring bukan sekadar agenda perekrutan tenaga kerja, tetapi ruang untuk membuka masa depan generasi muda.
“Campus Hiring ini bukan sekadar rekrutmen kerja. Ini adalah jalan masa depan anak-anak kami. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa kerja sama UMI dan IMIP merupakan bagian dari langkah nyata universitas dalam menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya meluluskan mahasiswa, tetapi juga harus mampu menghadirkan ruang pengembangan karier yang nyata dan relevan dengan kebutuhan zaman.
“Bagi alumni UMI, ini peluang yang sangat baik dan harus dimanfaatkan secara maksimal. Tetapi bagi peserta non-alumni UMI, kalian juga memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara profesional,” tambahnya.

Dalam arahannya, Wakil Rektor III UMI juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental, kualitas diri, serta kemampuan komunikasi dalam menghadapi proses seleksi dunia kerja.
“Anak-anakku sekalian harus siap secara kualitas, siap secara mental, dan siap menunjukkan kemampuan terbaik. Dunia industri hari ini membutuhkan SDM yang kompeten, disiplin, dan mampu beradaptasi,” tegasnya.
Sementara itu, HR Deputy Manager PT IMIP, Elvina, menjelaskan bahwa kawasan industri IMIP saat ini menaungi sekitar 40 perusahaan yang terus berkembang dan membutuhkan tenaga kerja dari berbagai bidang.
Menurutnya, Campus Hiring menjadi salah satu strategi perusahaan dalam menjaring talenta muda potensial dari perguruan tinggi.
“Untuk tahap awal ini peserta cukup menyiapkan CV karena akan dilakukan wawancara singkat dan review CV terlebih dahulu. Jika memenuhi syarat, peserta akan mengikuti tahapan interview lanjutan secara online,” jelasnya.

Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik karena kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri terus meningkat seiring perkembangan industri hilirisasi nasional.
Tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa Campus Hiring UMI–IMIP bukan hanya menjadi agenda perekrutan biasa, tetapi juga mencerminkan tingginya harapan generasi muda terhadap dunia kerja yang lebih terbuka, kompetitif, dan menjanjikan.
Melalui kegiatan ini, UMI kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada proses akademik, tetapi juga aktif membangun konektivitas antara kampus dan dunia industri.
UMI terus mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga siap menghadapi tantangan dunia profesional, industri global, dan perubahan zaman. UMI adalah Kampus Ilmu dan Ibadah, Kampus Perjuangan dan Pengabdian, Kampus Bereputasi dan Berdampak.
(HUMAS)
