Alumni di Pemerintahan & Pelayanan Publik Wednesday, 2 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Sarifuddin Sudding: Dari Ruang Kuliah UMI ke Ruang Pengabdian Bangsa

Anisa Safitri 428 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Sarifuddin Sudding: Dari Ruang Kuliah UMI ke Ruang Pengabdian Bangsa

Dari belajar hukum di UMI, mendampingi masyarakat melalui bantuan hukum, hingga menjalankan amanah di DPR RI—sebuah perjalanan tentang ilmu yang tidak berhenti pada ijazah.

MAKASSAR, umi.ac.id — Sebelum berbicara tentang hukum dari ruang parlemen, Sarifuddin Sudding pernah mempelajarinya dari sebuah ruang kuliah di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar. Sebelum berhadapan dengan berbagai persoalan hukum dan kebijakan negara, ia adalah seorang mahasiswa yang sedang belajar memahami pasal, keadilan, hak warga negara, dan tanggung jawab seorang sarjana hukum. Perjalanan itu kemudian membawanya dari satu ruang ke ruang lainnya.

Dari ruang kuliah ke ruang bantuan hukum.

Dari mendampingi masyarakat ke ruang advokasi hak asasi manusia.

Dan dari sana, ke ruang parlemen tempat hukum dan kebijakan negara dibicarakan.

Ruangnya berubah. Tetapi ada satu benang merah yang tetap mengikuti perjalanan tersebut: hukum dan manusia.

UMI Menjadi Salah Satu Titik Awal

Catatan resmi keanggotaan MPR RI mencatat Sarifuddin Sudding menyelesaikan pendidikan sarjananya di Universitas Muslim Indonesia pada 1990. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali ke UMI untuk memperdalam pendidikan pada jenjang Pascasarjana bidang Hukum Tata Negara, yang diselesaikannya pada 2005. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan doktor bidang Hukum Pidana di Universitas Padjadjaran pada 2023. Artinya, hubungannya dengan UMI bukan hanya satu fase singkat pendidikan. Ada proses panjang ketika ilmu hukum menjadi fondasi perjalanan profesionalnya. Tetapi ilmu baru menemukan ujian sesungguhnya ketika seseorang keluar dari ruang kelas.

Ketika Pasal Bertemu Manusia

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, perjalanan Sarifuddin Sudding bersentuhan langsung dengan dunia advokasi. Riwayat resmi MPR mencatat aktivitasnya di Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia pada 1990–1997, kemudian di Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia pada 1997–2003. Ia juga menjalani profesi advokat dalam rentang 1990–2009. Di sinilah hukum berubah wajah. Hukum tidak lagi hanya berbentuk buku. Tidak hanya pasal. Tidak hanya teori.

Di balik sebuah perkara ada manusia.

Ada keluarga.

Ada orang yang merasa haknya terabaikan.

Ada warga yang membutuhkan akses terhadap keadilan.

Dan ada keputusan hukum yang dapat mengubah kehidupan seseorang.

Pengalaman tersebut menjadi fase penting karena ilmu yang dipelajari di kampus mulai bertemu langsung dengan kehidupan yang sesungguhnya.

Dari Advokasi menuju Ruang Kebijakan Negara

Perjalanan itu kemudian bergerak ke arena lain. Sarifuddin Sudding memasuki dunia politik dan parlemen. Saat ini ia kembali mengemban amanah sebagai anggota DPR/MPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Tengah untuk periode 2024–2029 dan menjalankan tugas di Komisi III DPR RI, komisi yang berhubungan erat dengan bidang hukum. Garis perjalanannya menjadi menarik ketika dilihat secara utuh: UMI → pendidikan hukum → advokasi → hak asasi manusia → parlemen.

Jalannya panjang.

Institusinya berubah.

Tanggung jawabnya bertambah.

Tetapi bidang pengabdiannya tetap mempunyai persinggungan kuat dengan hukum dan kehidupan masyarakat. Bahkan dalam berbagai agenda DPR, Sarifuddin masih berbicara tentang persoalan penegakan hukum, pendidikan aparat, keadilan, dan kepercayaan publik.

Dari Ilmu Menjadi Keberanian Mengambil Peran

Di sinilah kisah seorang alumni menjadi lebih penting daripada sekadar daftar jabatan. Sebab ukuran keberhasilan pendidikan tinggi tidak semestinya berhenti pada berapa banyak orang yang diwisuda. Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah: Setelah mereka meninggalkan kampus, ke mana ilmu itu dibawa?

Apakah ilmu hanya menjadi gelar di belakang nama?

Atau ilmu ikut bekerja ketika seseorang menghadapi persoalan nyata?

Apakah pengetahuan berhenti sebagai kompetensi pribadi?

Atau berubah menjadi kemampuan untuk mengambil peran bagi orang lain?

Perjalanan Sarifuddin Sudding memberikan salah satu jawabannya. Ilmu hukum yang pernah dipelajari di UMI kemudian bergerak memasuki ruang-ruang kehidupan yang berbeda. Ilmu berpindah ruang. Nilai diuji oleh kehidupan. Pengabdian menentukan dampaknya.

Alumni Adalah Wajah Kampus di Tengah Masyarakat

Bagi Universitas Muslim Indonesia, alumni bukan sekadar seseorang yang namanya tercatat pernah kuliah. Alumni adalah bagian dari knowledge footprint sebuah universitas. Ketika dokter alumni UMI melayani pasien, ada ilmu yang bergerak dari kampus menuju ruang pelayanan kesehatan. Ketika insinyur membangun infrastruktur, ilmu bergerak menuju masyarakat. Ketika guru berdiri di depan kelas, ilmu bergerak menuju generasi berikutnya. Ketika pengusaha membuka lapangan pekerjaan, pengetahuan berubah menjadi kesempatan. Ketika ahli hukum membela hak warga negara atau mengambil bagian dalam pembentukan kebijakan, ilmu memasuki ruang publik. Karena itu: Kampus tidak selesai ketika mahasiswanya wisuda. Kampus terus hidup melalui manfaat yang dibawa alumninya.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Inilah alasan Universitas Muslim Indonesia menghadirkan serial “Dari Kampus, Menjadi Dampak.” Serial ini tidak dimaksudkan sekadar untuk menceritakan alumni yang mempunyai jabatan tinggi. Sebab jabatan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Yang ingin dicari adalah jejak manfaat.

Bagaimana pendidikan bertemu kehidupan.

Bagaimana ilmu diuji oleh persoalan.

Bagaimana karakter menghadapi pilihan.

Dan bagaimana alumni UMI menggunakan pengetahuan serta profesinya untuk memberi manfaat dalam ruang pengabdiannya masing-masing.

Kisah Sarifuddin Sudding menjadi pembuka perjalanan tersebut. Dari Fakultas Hukum UMI. Ke dunia advokasi. Ke pembelaan hak asasi manusia. Hingga ke parlemen. Tetapi ia hanyalah satu cerita. Di berbagai daerah Indonesia—bahkan di berbagai belahan dunia—masih ada alumni Universitas Muslim Indonesia yang membawa ilmu ke rumah sakit, sekolah, perusahaan, pengadilan, laboratorium, pemerintahan, pesantren, industri, organisasi kemanusiaan, dan kehidupan masyarakat. Mereka mungkin tidak selalu dikenal publik. Tetapi dampak tidak selalu membutuhkan panggung.

Kampus Tidak Berhenti di Gerbang Wisuda

Pada akhirnya, perjalanan perguruan tinggi tidak berakhir ketika seorang mahasiswa mengenakan toga. Justru setelah toga dilepaskan, ujian yang sebenarnya dimulai.

Apakah ilmu itu bermanfaat?

Apakah karakter tetap dijaga?

Apakah profesi menjadi jalan pengabdian?

Apakah kehadiran seseorang membuat kehidupan orang lain sedikit lebih baik?

Di situlah pendidikan menemukan maknanya. Dari ruang kampus menuju ruang kehidupan. Dari pengetahuan menuju pengabdian. Dari alumni menuju manfaat. Dari Kampus, Menjadi Dampak. Karena kisah sebuah universitas tidak hanya ditulis di dalam kampus. Ia juga ditulis setiap hari oleh alumninya di tengah masyarakat. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Bank Mandiri
Bank Muamalat
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Junior Chamber International Indonesia
Binaskil Academy Malaysia
Universitas Ibnu Sina
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Institut Teknologi Bandung
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
STISIP Veteran Palopo
Institut Leimena
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Sulselbar Syariah
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Kementerian Hukum RI
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Griffith University
Politeknik Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Marinduque State University
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Universitas Andi Djemma
Universiti Malaya
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Hasanuddin
Online Scholarship Competition (OSC)
Pemerintah Kabupaten Bombana
Pemerintah Kota Ternate
PT Kogas Driyap Konsultan
Universiti Kebangsaan Malaysia
Universitas Kurnia Jaya Persada
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Bank Syariah Indonesia
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Muhammadiyah Parepare
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
National University of Singapore
AMDA International
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Bank CIMB Niaga Syariah
Hiroshima University
Universitas Islam Bandung
Universiti Malaysia Terengganu
PT Jasa Raharja
PT Indosat Tbk
Universitas Balikpapan
Universitas Lamappapoleonro
Bank Mandiri
Bank Muamalat
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Junior Chamber International Indonesia
Binaskil Academy Malaysia
Universitas Ibnu Sina
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Institut Teknologi Bandung
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
STISIP Veteran Palopo
Institut Leimena
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Sulselbar Syariah
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Kementerian Hukum RI
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Griffith University
Politeknik Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Marinduque State University
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Universitas Andi Djemma
Universiti Malaya
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Hasanuddin
Online Scholarship Competition (OSC)
Pemerintah Kabupaten Bombana
Pemerintah Kota Ternate
PT Kogas Driyap Konsultan
Universiti Kebangsaan Malaysia
Universitas Kurnia Jaya Persada
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Bank Syariah Indonesia
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Muhammadiyah Parepare
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
National University of Singapore
AMDA International
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Bank CIMB Niaga Syariah
Hiroshima University
Universitas Islam Bandung
Universiti Malaysia Terengganu
PT Jasa Raharja
PT Indosat Tbk
Universitas Balikpapan
Universitas Lamappapoleonro
Bank Rakyat Indonesia
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
PT Zahir Internasional
Bank Mega Syariah
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Bank Negara Indonesia
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Alliance Française de Makassar
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Bank Panin Dubai Syariah
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Tribun Timur
ITBM Malaysia
Universitas Islam Al-Azhar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universiti Sains Islam Malaysia
Universitas 17 Agustus - Surabaya
PT Marlip Indo Mandiri
Universitas Islam Sumatera Utara
Rakyat Sulsel
Universitas Alkhairaat Palu
Bank Sulselbar
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Sanjivani University
Universitas Muhammadiyah Palopo
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pemerintah Kabupaten Gowa
Pemerintah Kota Makassar
Politeknik Cendana
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas Mega Buana
Universitas Islam Riau
University Of Michigan - Ann Arbo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Ruijie Networks Co., Ltd.
Politeknik Sorowako
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
PT Nas Media Indonesia
Istanbul Sabahattin Zaim University
Bank Syariah Nasional
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Detik.com
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Perbanas Institute
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Politeknik Dewantara
Erzurum Technical University
Bank Rakyat Indonesia
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
PT Zahir Internasional
Bank Mega Syariah
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Bank Negara Indonesia
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Alliance Française de Makassar
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Bank Panin Dubai Syariah
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Tribun Timur
ITBM Malaysia
Universitas Islam Al-Azhar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universiti Sains Islam Malaysia
Universitas 17 Agustus - Surabaya
PT Marlip Indo Mandiri
Universitas Islam Sumatera Utara
Rakyat Sulsel
Universitas Alkhairaat Palu
Bank Sulselbar
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Sanjivani University
Universitas Muhammadiyah Palopo
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pemerintah Kabupaten Gowa
Pemerintah Kota Makassar
Politeknik Cendana
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas Mega Buana
Universitas Islam Riau
University Of Michigan - Ann Arbo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Ruijie Networks Co., Ltd.
Politeknik Sorowako
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
PT Nas Media Indonesia
Istanbul Sabahattin Zaim University
Bank Syariah Nasional
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Detik.com
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Perbanas Institute
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Politeknik Dewantara
Erzurum Technical University