Alumni Profesional Friday, 4 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - dr. Annas Ahmad Maemal: Dari FK UMI, Merintis Tim Medis hingga Memimpin Rumah Sakit Rujukan Nasional

Anisa Safitri 1,065 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - dr. Annas Ahmad Maemal: Dari FK UMI, Merintis Tim Medis hingga Memimpin Rumah Sakit Rujukan Nasional

Alumni Fakultas Kedokteran UMI angkatan 1993 ini memulai perjalanan dari pendidikan kedokteran dan aktivitas kemanusiaan mahasiswa, menjadi dokter spesialis bedah, hingga dipercaya memimpin rumah sakit rujukan nasional di Kupang dan Makassar.

MAKASSAR, umi.ac.id — Jauh sebelum dipercaya memimpin rumah sakit besar, dr. Annas Ahmad Maemal, Sp.B., FISQua., FICS. sudah belajar satu hal penting ketika masih menjadi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI): hadir ketika orang lain membutuhkan pertolongan. Pada masa mahasiswa, Annas menjadi bagian dari empat mahasiswa FK UMI yang merintis lahirnya Tim Bantuan Medis yang kemudian dikenal sebagai TBM 110 Fakultas Kedokteran UMI.

Lebih dari tiga dekade kemudian, ruang pengabdiannya berubah. Dari kegiatan kemanusiaan mahasiswa, ia menjadi dokter. Dari dokter, ia menjadi spesialis bedah. Dari pelayanan klinis, ia memasuki manajemen rumah sakit. Hingga akhirnya dipercaya memimpin rumah sakit rujukan nasional. Hari ini, Annas mengemban amanah sebagai Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Perjalanan panjang itu berawal dari FK UMI.

Dari FK UMI, Belajar Kedokteran dan Kemanusiaan

Annas Ahmad Maemal lahir di Palopo, 24 Oktober 1974. Pada 1993, ia memasuki Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Tetapi kehidupan kampusnya tidak hanya berlangsung di ruang kuliah. Annas bersama Muh. Reza C. Noor, Evi Mustikawati Arifin, dan Didin Rohidin tercatat sebagai bagian dari mahasiswa yang merintis Tim Bantuan Medis FK UMI. Mereka mengikuti pendidikan dan latihan Korps Sukarela Palang Merah Indonesia, kemudian mengikuti Jambore Nasional Tim Bantuan Medis mahasiswa kedokteran. Dari proses tersebut kemudian lahir organisasi yang hari ini dikenal sebagai Tim Bantuan Medis 110 Fakultas Kedokteran UMI.

Annas menjadi salah satu sosok penting dalam perjalanan awal organisasi tersebut.

Pengalaman itu memberi warna tersendiri dalam perjalanan seorang mahasiswa kedokteran. Ilmu kedokteran dipelajari di kampus. Tetapi kemanusiaan dipraktikkan ketika ilmu itu digunakan untuk membantu orang lain.

Menjadi Dokter Spesialis Bedah

Setelah menyelesaikan pendidikan kedokteran, Annas melanjutkan perjalanan profesionalnya. Ia kemudian menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis Ilmu Bedah di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin. Bidang bedah membawanya pada pelayanan yang membutuhkan kompetensi, ketelitian, keputusan yang cepat, dan tanggung jawab besar terhadap keselamatan pasien. Namun perjalanan Annas tidak berhenti pada praktik klinis.

Pengalaman profesional kemudian membawanya memasuki manajemen pelayanan kesehatan. Di sinilah ruang pengabdiannya mulai berubah. Dari menangani pasien, menjadi bagian dari sistem yang memastikan banyak pasien dapat memperoleh pelayanan.

Dari Dokter Menjadi Pemimpin Rumah Sakit

Memimpin rumah sakit memiliki tanggung jawab yang berbeda dengan praktik seorang dokter. Seorang dokter berhadapan langsung dengan pasien. Seorang pemimpin rumah sakit harus memastikan seluruh sistem mampu melayani pasien dengan baik. Ada dokter dan tenaga kesehatan yang harus didukung.

Ada keselamatan pasien yang harus dijaga.

Ada mutu pelayanan yang harus ditingkatkan.

Ada sumber daya manusia.

Ada fasilitas.

Ada tata kelola.

Ada anggaran.

Dan ada masyarakat yang berharap mendapatkan pelayanan ketika datang dalam kondisi paling membutuhkan pertolongan. Pengalaman panjang Annas di dunia kesehatan kemudian membawanya pada tanggung jawab tersebut.

Memimpin RSUP Dr. Ben Mboi Kupang

Pada 17 Mei 2023, Annas dipercaya menjadi Direktur Utama RSUP Dr. Ben Mboi Kupang, Nusa Tenggara Timur. Amanah tersebut menempatkannya dalam kepemimpinan sebuah rumah sakit rujukan milik pemerintah pusat. Di Kupang, tanggung jawabnya tidak lagi terbatas pada kompetensi sebagai dokter spesialis bedah. Ia harus memastikan sebuah institusi kesehatan dapat bekerja sebagai satu sistem. Pengalaman tersebut menjadi fase penting dalam perjalanan kepemimpinannya. Sebab rumah sakit rujukan bukan hanya sebuah gedung dengan peralatan medis. Di dalamnya ada pasien yang datang dengan harapan. Ada keluarga yang menunggu. Ada tenaga kesehatan yang bekerja. Dan ada keputusan yang harus dibuat setiap hari agar pelayanan tetap berjalan.

Dari Kupang, Kembali ke Makassar

Setelah menjalankan amanah di RSUP Dr. Ben Mboi Kupang hingga Februari 2025, perjalanan Annas membawanya kembali ke Makassar. Ia kemudian dipercaya memimpin RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Rumah sakit tersebut memiliki posisi penting dalam sistem pelayanan kesehatan rujukan di kawasan Indonesia Timur. Bagi Annas, kepulangan ke Makassar juga memiliki makna tersendiri. Lebih dari tiga dekade sebelumnya, ia datang ke Fakultas Kedokteran UMI sebagai mahasiswa. Kini ia berada pada ruang kepemimpinan yang ikut menentukan bagaimana pelayanan kesehatan rujukan dijalankan bagi masyarakat. Skalanya berubah. Tetapi persoalan dasarnya tetap sama: bagaimana orang yang membutuhkan pelayanan kesehatan dapat memperoleh pertolongan yang baik.

Dari Pasien Menuju Sistem

Di sinilah perjalanan Annas menjadi relevan dalam Dari Kampus, Menjadi Dampak. Pendidikan kedokteran mengajarkannya memahami pasien. Spesialisasi bedah memperkuat kompetensi klinis. Pengalaman pelayanan mempertemukannya dengan persoalan nyata rumah sakit. Dan kepemimpinan memberinya tanggung jawab untuk melihat keseluruhan sistem. Seorang dokter dapat memberi dampak besar kepada pasien yang ditanganinya. Tetapi ketika seorang dokter dipercaya memimpin rumah sakit, tanggung jawabnya meluas. Ia harus membangun kondisi agar dokter, perawat, apoteker, tenaga kesehatan, tenaga administrasi, teknologi, fasilitas, dan seluruh sistem rumah sakit dapat bekerja bersama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dari pasien, tanggung jawabnya berkembang menjadi sistem.

Tidak Pernah Jauh dari Almamater

Hubungan Annas dengan Fakultas Kedokteran UMI juga tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan. Ia pernah dipercaya memimpin Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran UMI periode 2016–2020. Amanah tersebut menunjukkan bahwa perjalanan profesional tidak membuatnya kehilangan hubungan dengan kampus yang menjadi salah satu tempat awal pembentukan dirinya. Ada pengalaman yang dibawa kembali. Ada jejaring yang dibangun. Dan ada generasi dokter berikutnya yang perlu diperkuat.

Hubungan alumni dengan kampus menjadi penting ketika keberhasilan profesional tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi dapat kembali menjadi pengetahuan, jejaring, pengalaman, dan kesempatan bagi generasi setelahnya.

Tiga Dekade Setelah Memasuki FK UMI

Jika perjalanan itu ditarik kembali ke 1993, lebih dari tiga dekade telah berlalu sejak Annas pertama kali menjadi mahasiswa FK UMI. Ia pernah menjadi mahasiswa yang ikut merintis tim bantuan medis. Kemudian menjadi dokter. Menjadi spesialis bedah. Memimpin organisasi alumni. Memasuki manajemen pelayanan kesehatan. Dan kini dipercaya sebagai Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Ruang pengabdiannya terus berubah. Namun semuanya tetap berada pada satu bidang yang sama: pelayanan kesehatan kepada manusia.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Perjalanan dr. Annas Ahmad Maemal memperlihatkan bahwa pendidikan kedokteran tidak selalu berakhir di ruang praktik. Ilmu dapat berkembang menjadi pelayanan. Pelayanan melahirkan pengalaman. Pengalaman membentuk kepemimpinan. Dan kepemimpinan memperluas tanggung jawab kepada semakin banyak orang. Ada kesinambungan menarik dalam perjalanan tersebut.

Ketika masih menjadi mahasiswa FK UMI, Annas ikut membangun ruang bagi mahasiswa kedokteran untuk belajar memberikan bantuan medis dan kemanusiaan. Lebih dari tiga dekade kemudian, ia dipercaya memimpin sebuah institusi pelayanan kesehatan rujukan. Dulu ia belajar bagaimana hadir membantu masyarakat bersama teman-temannya sebagai mahasiswa. Hari ini, tanggung jawabnya adalah memastikan sebuah rumah sakit dengan seluruh tenaga dan sistem di dalamnya mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Itulah Dari Kampus, Menjadi Dampak.

Dari FK UMI, belajar ilmu kedokteran. Dari pengabdian mahasiswa, belajar kemanusiaan. Dari pelayanan pasien, memahami kebutuhan. Dari pengalaman, membangun kepemimpinan. Dan dari kepemimpinan, memperluas manfaat pelayanan kesehatan.

Sebab pada akhirnya, ukuran kepemimpinan rumah sakit bukan hanya pada jabatan yang diemban. Ukurannya adalah apakah masyarakat yang datang untuk mendapatkan pertolongan dapat dilayani dengan semakin baik. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Griffith University
Bank Panin Dubai Syariah
Online Scholarship Competition (OSC)
Tribun Timur
Universitas Alkhairaat Palu
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Muhammadiyah Parepare
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Universitas Mega Buana
Pemerintah Kabupaten Bombana
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
PT Indosat Tbk
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Bank Syariah Indonesia
Politeknik Cendana
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Hiroshima University
Bank Mandiri
Universitas Cokroaminoto Palopo
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
AMDA International
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universitas Kurnia Jaya Persada
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Bank Muamalat
Universitas Islam Riau
PT Marlip Indo Mandiri
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Bank Rakyat Indonesia
University Of Michigan - Ann Arbo
Bank Sulselbar
Rakyat Sulsel
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Ibnu Sina
Bank Sulselbar Syariah
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Institut Leimena
Universitas Lamappapoleonro
Institut Teknologi Bandung
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Marinduque State University
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Universitas Muhammadiyah Palopo
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Politeknik Palopo
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Erzurum Technical University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Griffith University
Bank Panin Dubai Syariah
Online Scholarship Competition (OSC)
Tribun Timur
Universitas Alkhairaat Palu
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Muhammadiyah Parepare
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Universitas Mega Buana
Pemerintah Kabupaten Bombana
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
PT Indosat Tbk
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Bank Syariah Indonesia
Politeknik Cendana
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Hiroshima University
Bank Mandiri
Universitas Cokroaminoto Palopo
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
AMDA International
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universitas Kurnia Jaya Persada
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Bank Muamalat
Universitas Islam Riau
PT Marlip Indo Mandiri
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Bank Rakyat Indonesia
University Of Michigan - Ann Arbo
Bank Sulselbar
Rakyat Sulsel
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Ibnu Sina
Bank Sulselbar Syariah
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Institut Leimena
Universitas Lamappapoleonro
Institut Teknologi Bandung
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Marinduque State University
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Universitas Muhammadiyah Palopo
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Politeknik Palopo
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Erzurum Technical University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Kementerian Hukum RI
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Universiti Malaya
Alliance Française de Makassar
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
PT Putra Mekongga Sejahtera
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Kota Makassar
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Junior Chamber International Indonesia
ITBM Malaysia
Universitas Islam Al-Azhar
Detik.com
Politeknik Dewantara
National University of Singapore
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universitas Balikpapan
PT Zahir Internasional
Bank Mega Syariah
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Andi Djemma
Universitas Islam Bandung
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universiti Sains Islam Malaysia
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universiti Malaysia Terengganu
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Sanjivani University
Bank CIMB Niaga Syariah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Politeknik Keuangan Negara STAN
Universiti Kebangsaan Malaysia
PT Nas Media Indonesia
Ruijie Networks Co., Ltd.
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Pemerintah Kota Ternate
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
STISIP Veteran Palopo
Bank Negara Indonesia
PT Jasa Raharja
Perbanas Institute
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Politeknik Sorowako
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Hasanuddin
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Binaskil Academy Malaysia
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Kementerian Hukum RI
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Universiti Malaya
Alliance Française de Makassar
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
PT Putra Mekongga Sejahtera
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Kota Makassar
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Junior Chamber International Indonesia
ITBM Malaysia
Universitas Islam Al-Azhar
Detik.com
Politeknik Dewantara
National University of Singapore
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universitas Balikpapan
PT Zahir Internasional
Bank Mega Syariah
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Andi Djemma
Universitas Islam Bandung
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universiti Sains Islam Malaysia
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universiti Malaysia Terengganu
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Sanjivani University
Bank CIMB Niaga Syariah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Politeknik Keuangan Negara STAN
Universiti Kebangsaan Malaysia
PT Nas Media Indonesia
Ruijie Networks Co., Ltd.
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Pemerintah Kota Ternate
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
STISIP Veteran Palopo
Bank Negara Indonesia
PT Jasa Raharja
Perbanas Institute
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Politeknik Sorowako
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Hasanuddin
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Binaskil Academy Malaysia
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa