Alumni Berdampak Friday, 4 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Andi Asrul Juwanda: Dari Farmasi UMI ke Johns Hopkins, Mengabdikan Ilmu untuk Memperkuat Kesehatan Masyarakat

Anisa Safitri 343 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Andi Asrul Juwanda: Dari Farmasi UMI ke Johns Hopkins, Mengabdikan Ilmu untuk Memperkuat Kesehatan Masyarakat

Berbekal pengalaman di BPJS Kesehatan dan pendidikan kesehatan masyarakat di Johns Hopkins University, alumni Fakultas Farmasi UMI ini berfokus pada penguatan promotif dan preventif untuk membangun masyarakat yang lebih sehat.

MAKASSAR, umi.ac.id — Tenaga kesehatan memiliki ruang pengabdian yang luas. Sebagian bekerja secara langsung melayani pasien. Sebagian lainnya berkontribusi melalui penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Sementara yang lain berperan di balik perumusan kebijakan untuk memastikan pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat dalam skala yang lebih luas.

Bagi Andi Asrul Juwanda, S.Farm., MSPH ’25, alumni Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI), perjalanan kariernya membawanya untuk memahami ketiga perspektif tersebut secara lebih luas.

Berawal dari pendidikan farmasi dan pengalaman profesional di bidang jaminan kesehatan, ia kemudian memperluas keahliannya ke bidang kesehatan masyarakat, komunikasi kesehatan, serta kebijakan kesehatan. Setelah menyelesaikan pendidikan Sarjana Farmasi di UMI, Andi Asrul memulai perjalanan profesionalnya di BPJS Kesehatan.

Selama kurang lebih sembilan tahun berkarier di BPJS Kesehatan, ia mendapatkan pengalaman dalam melihat bagaimana sistem jaminan kesehatan bekerja dan bagaimana kebijakan kesehatan diterjemahkan menjadi program serta pelayanan bagi masyarakat. Pengalaman tersebut secara perlahan mengubah cara pandangnya terhadap kesehatan.

Sebagai seorang lulusan farmasi, pada awalnya ia melihat sistem kesehatan terutama dari perspektif bagaimana seseorang yang sakit dapat memperoleh diagnosis, pengobatan, dan akses terhadap pelayanan kesehatan yang dibutuhkan. Namun, pengalaman profesional di lapangan membuatnya menyadari bahwa sistem kesehatan memiliki dimensi yang jauh lebih luas.

Kesehatan tidak semestinya hanya dipandang dari bagaimana mengobati seseorang setelah jatuh sakit, tetapi juga dari bagaimana masyarakat dapat tetap sehat dan terhindar dari penyakit sejak awal.

“Saya mulai melihat bahwa sistem kesehatan tidak hanya berbicara tentang bagaimana kita mengobati orang yang sudah sakit. Ada ruang yang jauh lebih besar untuk mencegah seseorang jatuh sakit melalui promosi kesehatan, pencegahan penyakit, perubahan perilaku, dan kebijakan yang mendukung masyarakat untuk hidup lebih sehat.”

Perspektif tersebut kemudian mendorong Andi Asrul untuk memperdalam ilmu di bidang kesehatan masyarakat. Ia melanjutkan pendidikan magister di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, Amerika Serikat, dengan fokus pada Health Education and Health Communication.

Pendidikan tersebut memperkuat pemahamannya mengenai ilmu perilaku, komunikasi kesehatan, dan pendekatan berbasis populasi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Selama menjalani pendidikan S2 di Johns Hopkins, ia juga memperluas kompetensinya melalui berbagai sertifikasi di bidang health communication, global digital health, serta health finance and management.

Kombinasi pengalaman di bidang farmasi, jaminan kesehatan, kesehatan masyarakat, komunikasi, teknologi digital, dan pembiayaan kesehatan membentuk perspektifnya untuk melihat persoalan kesehatan secara lebih komprehensif. Selain itu, ia juga memperluas jejaring dengan berbagai ahli dan organisasi internasional dari seluruh dunia.

Ia berpartisipasi dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations) di New York serta World Bank di Washington, D.C., Amerika Serikat. Ia juga berpartisipasi sebagai presenter dalam konferensi internasional International Society for Environmental Epidemiology (ISEE) di Munich, Jerman.

Dari Kuratif Menuju Promotif dan Preventif

Bagi Andi Asrul, perubahan perspektif tersebut bukan berarti meninggalkan pendekatan kuratif. Pengobatan tetap menjadi bagian penting dari sistem kesehatan. Namun, ia meyakini bahwa sistem kesehatan yang kuat perlu bergerak lebih jauh dengan memberikan perhatian yang lebih besar pada upaya promotif dan preventif. Menurutnya, masyarakat idealnya tidak hanya datang ke fasilitas kesehatan ketika sudah mengalami keluhan atau menderita penyakit.

Sistem kesehatan perlu hadir lebih awal dengan membantu masyarakat memahami faktor risiko, membangun perilaku hidup sehat, melakukan deteksi dini, dan mencegah faktor risiko berkembang menjadi penyakit. Pendekatan tersebut menjadi semakin penting di tengah meningkatnya beban penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi. Banyak faktor risiko penyakit tersebut berkaitan erat dengan perilaku dan lingkungan tempat seseorang hidup. Karena itu, intervensi kesehatan tidak cukup hanya dilakukan ketika penyakit telah muncul. Intervensi perlu dimulai sejak seseorang masih berada dalam kondisi sehat atau memiliki faktor risiko.

Memperkuat Peran JKN

Dalam kiprahnya di BPJS Kesehatan, Andi Asrul kemudian memfokuskan perhatian pada pengembangan kebijakan promotif dan preventif, khususnya dalam upaya memperkuat peran sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam menjaga kesehatan masyarakat.

Menurutnya, JKN tidak hanya memiliki peran dalam memberikan perlindungan finansial ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan. JKN juga memiliki potensi strategis untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif menjaga kesehatan dan mencegah penyakit.

“Saya ingin berkontribusi pada sistem kesehatan yang tidak hanya menunggu masyarakat datang ketika sudah sakit, tetapi mampu hadir lebih awal untuk membantu mereka tetap sehat. Jika kita dapat mencegah seseorang jatuh sakit, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh individu, tetapi juga oleh keluarga, masyarakat, dan keberlanjutan sistem kesehatan itu sendiri.”

Ke depan, Andi Asrul berharap dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat melalui keahlian yang dimilikinya. Khususnya melalui pengembangan kebijakan dalam sistem Jaminan Kesehatan Nasional. Ia ingin terus berkontribusi dalam membangun kebijakan yang dapat memperkuat pendekatan promotif dan preventif, mendorong perubahan perilaku kesehatan, serta memastikan pelayanan kesehatan primer menjadi semakin kuat sebagai fondasi sistem kesehatan Indonesia.

Baginya, kebijakan kesehatan memiliki kekuatan untuk menciptakan perubahan dalam skala yang jauh lebih besar. Satu kebijakan yang dirancang dengan baik dapat memengaruhi cara sistem bekerja, bagaimana tenaga kesehatan memberikan pelayanan, bagaimana masyarakat berperilaku, dan pada akhirnya bagaimana kualitas hidup jutaan masyarakat dapat ditingkatkan.

Membawa Pengabdian ke Tingkat Global

Tidak berhenti pada tingkat nasional, Andi Asrul juga memiliki aspirasi untuk dapat berkontribusi dalam penguatan sistem kesehatan di tingkat global. Ia berharap suatu saat dapat berkontribusi bersama organisasi kesehatan internasional seperti World Health Organization (WHO), khususnya dalam agenda penguatan primary health care atau pelayanan kesehatan primer. Menurutnya, penguatan pelayanan kesehatan primer memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun sistem kesehatan yang berorientasi pada pencegahan.

Pelayanan kesehatan primer bukan hanya menjadi pintu pertama masyarakat untuk mendapatkan pelayanan ketika sakit. Ia juga merupakan ruang utama untuk menjalankan promosi kesehatan, pencegahan penyakit, deteksi dini, pengendalian faktor risiko, dan pemberdayaan masyarakat. Aspirasi tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang lebih besar bagi Andi Asrul.

Dari seorang lulusan farmasi yang memahami kesehatan dari perspektif obat dan pengobatan, menjadi seorang profesional kesehatan masyarakat yang melihat kesehatan dari perspektif perilaku, kebijakan, sistem, dan populasi.

“Saya percaya bahwa kontribusi di bidang kesehatan tidak selalu harus dilakukan dengan mengobati orang yang sakit. Kita juga dapat memberikan dampak yang lebih besar dengan menciptakan sistem kesehatan yang membantu masyarakat agar tidak jatuh sakit.”

Bagi Andi Asrul, perjalanan dari farmasi menuju kesehatan masyarakat bukanlah sebuah perpindahan bidang, melainkan proses memperluas cara pandang dan memperbesar ruang pengabdian.

Dari memahami bagaimana obat membantu seseorang pulih, hingga memahami bagaimana ilmu pengetahuan, perubahan perilaku, teknologi, pembiayaan, dan kebijakan dapat bekerja bersama untuk menjaga masyarakat tetap sehat.

Pada akhirnya, ia meyakini bahwa masa depan sistem kesehatan tidak hanya ditentukan oleh seberapa baik kita mengobati penyakit. Tetapi juga oleh seberapa baik kita mencegah penyakit, menjaga kesehatan masyarakat, dan membangun sistem yang memungkinkan setiap orang memiliki kesempatan untuk hidup lebih sehat.

Dari Farmasi UMI ke Johns Hopkins.

Dari memahami pengobatan ke memperkuat pencegahan. Dari ilmu yang dipelajari di ruang kuliah menuju cita-cita membangun sistem kesehatan yang memberi dampak lebih luas. Dari Kampus, Menjadi Dampak.

(Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Kabupaten Bombana
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Islam Bandung
Tribun Timur
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Rakyat Sulsel
Universitas Balikpapan
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Politeknik Sorowako
PT Indosat Tbk
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Junior Chamber International Indonesia
Sanjivani University
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Politeknik Palopo
Universitas Mega Buana
Universitas Andi Djemma
PT Zahir Internasional
Universiti Malaysia Terengganu
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Bank Mandiri
PT Jasa Raharja
Universiti Sains Islam Malaysia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Pemerintah Kota Ternate
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universiti Malaya
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Politeknik Keuangan Negara STAN
National University of Singapore
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas Kurnia Jaya Persada
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Bank Sulselbar Syariah
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Detik.com
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Bank Mega Syariah
Politeknik Cendana
Universitas Islam Riau
PT Putra Mekongga Sejahtera
Institut Teknologi Bandung
Bank Rakyat Indonesia
Pemerintah Kabupaten Gowa
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Universitas Alkhairaat Palu
Hiroshima University
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Kabupaten Bombana
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Islam Bandung
Tribun Timur
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Rakyat Sulsel
Universitas Balikpapan
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Politeknik Sorowako
PT Indosat Tbk
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Junior Chamber International Indonesia
Sanjivani University
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Politeknik Palopo
Universitas Mega Buana
Universitas Andi Djemma
PT Zahir Internasional
Universiti Malaysia Terengganu
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Bank Mandiri
PT Jasa Raharja
Universiti Sains Islam Malaysia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Pemerintah Kota Ternate
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universiti Malaya
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Politeknik Keuangan Negara STAN
National University of Singapore
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas Kurnia Jaya Persada
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Bank Sulselbar Syariah
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Detik.com
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Bank Mega Syariah
Politeknik Cendana
Universitas Islam Riau
PT Putra Mekongga Sejahtera
Institut Teknologi Bandung
Bank Rakyat Indonesia
Pemerintah Kabupaten Gowa
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Universitas Alkhairaat Palu
Hiroshima University
ITBM Malaysia
Ruijie Networks Co., Ltd.
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Institut Leimena
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Universitas Islam Sumatera Utara
Bank Syariah Nasional
Bank Negara Indonesia
University Of Michigan - Ann Arbo
STISIP Veteran Palopo
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universitas Islam Al-Azhar
Perbanas Institute
Binaskil Academy Malaysia
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Alliance Française de Makassar
Bank Sulselbar
Universitas Hasanuddin
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Bank Muamalat
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Bank Syariah Indonesia
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Kota Makassar
Bank CIMB Niaga Syariah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Erzurum Technical University
Pemerintah Daerah Kota Parepare
PT Marlip Indo Mandiri
Universitas Ibnu Sina
Universitas Lamappapoleonro
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Bank Panin Dubai Syariah
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Kementerian Hukum RI
Politeknik Dewantara
PT Nas Media Indonesia
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Griffith University
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
AMDA International
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Universiti Kebangsaan Malaysia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universitas Muhammadiyah Parepare
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Cokroaminoto Palopo
Universitas Muhammadiyah Palopo
Marinduque State University
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
ITBM Malaysia
Ruijie Networks Co., Ltd.
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Institut Leimena
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Universitas Islam Sumatera Utara
Bank Syariah Nasional
Bank Negara Indonesia
University Of Michigan - Ann Arbo
STISIP Veteran Palopo
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universitas Islam Al-Azhar
Perbanas Institute
Binaskil Academy Malaysia
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Alliance Française de Makassar
Bank Sulselbar
Universitas Hasanuddin
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Bank Muamalat
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Bank Syariah Indonesia
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Kota Makassar
Bank CIMB Niaga Syariah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Erzurum Technical University
Pemerintah Daerah Kota Parepare
PT Marlip Indo Mandiri
Universitas Ibnu Sina
Universitas Lamappapoleonro
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Bank Panin Dubai Syariah
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Kementerian Hukum RI
Politeknik Dewantara
PT Nas Media Indonesia
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Griffith University
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
AMDA International
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Universiti Kebangsaan Malaysia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universitas Muhammadiyah Parepare
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Cokroaminoto Palopo
Universitas Muhammadiyah Palopo
Marinduque State University
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan