UMI Connection Monday, 7 September 2026

#12 Dari Kampus, Menjadi Dampak - Dr. dr. Evi Mustikawati: Dari FK UMI, Kini Mengawal Kesehatan Masyarakat Sulawesi Selatan

Anisa Safitri 83 dilihat 3 menit baca
#12 Dari Kampus, Menjadi Dampak - Dr. dr. Evi Mustikawati: Dari FK UMI, Kini Mengawal Kesehatan Masyarakat Sulawesi Selatan

Alumni Fakultas Kedokteran UMI angkatan 1993 ini menempuh perjalanan dari dokter spesialis, memimpin rumah sakit, hingga dipercaya sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.

MAKASSAR, umi.ac.id — Seorang dokter biasanya berhadapan dengan satu pasien pada satu waktu. Ia mendengar keluhan, melakukan pemeriksaan, menentukan tindakan, lalu memastikan pasien mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.

Tetapi pada satu fase perjalanan profesinya, Dr. dr. Evi Mustikawati, M.Kes., Sp.DVE. menghadapi tanggung jawab yang jauh lebih luas.

Bukan lagi hanya seorang pasien. Bukan pula hanya satu rumah sakit. Sejak November 2025, alumni Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (UMI) angkatan 1993 itu dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Posisi tersebut membawanya pada tanggung jawab terhadap persoalan kesehatan masyarakat dalam cakupan yang jauh lebih besar.

Ada pelayanan kesehatan yang harus diperkuat. Ada program yang harus berjalan. Ada fasilitas dan tenaga kesehatan yang perlu dikoordinasikan. Ada penyakit yang harus dicegah. Dan ada masyarakat yang harus memperoleh pelayanan kesehatan secara layak. Perjalanan panjang itu bermula lebih dari tiga dekade lalu dari bangku kuliah Fakultas Kedokteran UMI.

Berawal dari FK UMI

Tahun 1993 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan Evi Mustikawati. Ia memasuki Fakultas Kedokteran UMI dan memperoleh fondasi pendidikan kedokteran yang kemudian menjadi dasar perjalanan profesionalnya. Selepas pendidikan kedokteran, Evi memilih memperdalam kompetensinya hingga menjadi dokter spesialis dermatovenerologi, bidang kedokteran yang berkaitan dengan kesehatan kulit dan kelamin.

Pada fase ini, pengabdiannya berlangsung sebagaimana profesi dokter pada umumnya: berhadapan langsung dengan persoalan kesehatan dan kebutuhan pasien. Namun pengalaman profesional kemudian membawanya memasuki tanggung jawab yang berbeda. Ia mulai dipercaya mengelola institusi kesehatan.

Ketika Dokter Dipercaya Memimpin Rumah Sakit

Evi kemudian mengemban sejumlah posisi strategis dalam pelayanan kesehatan di Sulawesi Selatan. Ia pernah dipercaya sebagai Direktur UPT RSUD Haji Makassar, jabatan yang diembannya sejak September 2023 hingga November 2025. Pada Mei 2025, ia juga mendapat amanah sebagai Pelaksana Tugas Direktur RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan.

Memimpin rumah sakit tentu berbeda dengan menangani pasien secara langsung. Seorang dokter bertanggung jawab terhadap keputusan klinis dan pasien yang ditanganinya. Seorang pemimpin rumah sakit harus memastikan keseluruhan sistem pelayanan dapat bekerja.

Ada dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya yang harus didukung.

Ada mutu dan keselamatan pelayanan yang harus dijaga.

Ada sumber daya yang harus dikelola.

Ada tata kelola yang harus diperkuat.

Dan pada akhirnya, ada masyarakat yang datang dengan harapan mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik.

Pengalaman tersebut memperluas cara Evi melihat kesehatan. Persoalan kesehatan ternyata tidak hanya berada antara dokter dan pasien. Di belakang pelayanan yang baik, terdapat sistem yang juga harus bekerja dengan baik.

Dari Rumah Sakit ke Kesehatan Sulawesi Selatan

Pada November 2025, ruang pengabdian itu kembali meluas. Evi dipercaya menjadi Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Jika sebelumnya ia bertanggung jawab terhadap sebuah institusi pelayanan kesehatan, kini tanggung jawabnya berada pada lingkup kesehatan masyarakat di tingkat provinsi. Perubahan tersebut membawa konsekuensi yang besar. Persoalan yang dihadapi bukan lagi hanya bagaimana sebuah rumah sakit memberikan pelayanan.

Ada upaya promotif dan preventif.

Ada pencegahan dan pengendalian penyakit.

Ada kesehatan ibu dan anak.

Ada pelayanan kesehatan masyarakat.

Ada fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan.

Ada koordinasi pemerintah provinsi dengan kabupaten/kota serta berbagai pemangku kepentingan.

Dan yang paling penting, ada kebutuhan kesehatan masyarakat Sulawesi Selatan yang beragam.

Pengalaman sebagai dokter memberinya pemahaman tentang pasien. Pengalaman memimpin rumah sakit memberinya pemahaman tentang institusi pelayanan. Kini, keduanya menjadi bekal ketika ia harus melihat kesehatan dari perspektif yang lebih luas: sistem dan masyarakat.

Dampak yang Berubah Skala

Di sinilah perjalanan Evi Mustikawati menarik untuk dibaca. Tujuan pengabdiannya tidak berubah. Yang berubah adalah skala tanggung jawabnya. Ketika menjadi dokter, ia memberikan pelayanan kepada pasien. Ketika memimpin rumah sakit, ia memastikan sebuah institusi mampu memberikan pelayanan kepada banyak pasien. Ketika dipercaya mengemban amanah di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, tanggung jawab itu berkembang menjadi bagaimana sistem kesehatan mampu menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Pada level tersebut, dampak tidak lagi cukup dilihat dari berapa pasien yang telah ditangani. Pertanyaannya menjadi berbeda.

Apakah masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan?

Apakah pencegahan penyakit berjalan?

Apakah fasilitas kesehatan mampu memberikan pelayanan yang dibutuhkan?

Apakah tenaga kesehatan mendapatkan dukungan untuk bekerja dengan baik?

Dan apakah kebijakan yang dibuat benar-benar menjawab persoalan kesehatan masyarakat?

Pertanyaan-pertanyaan itulah yang membuat kepemimpinan dalam sektor kesehatan memiliki tanggung jawab besar. Sebab keputusan yang dibuat dapat berhubungan dengan kehidupan banyak orang.

Tiga Dekade Setelah Menjadi Mahasiswa UMI

Lebih dari tiga dekade telah berlalu sejak Evi Mustikawati pertama kali memasuki Fakultas Kedokteran UMI pada 1993. Saat itu, ruang belajarnya adalah kampus. Kemudian ia memasuki dunia pelayanan kesehatan sebagai dokter dan dokter spesialis. Pengalaman membawanya ke ruang manajemen rumah sakit. Dan perjalanan profesional tersebut akhirnya mempertemukannya dengan tanggung jawab dalam pengelolaan kesehatan masyarakat Sulawesi Selatan. Ada proses panjang di antara semua fase itu.

Pendidikan.

Pengalaman.

Kepercayaan.

Kepemimpinan.

Dan tanggung jawab yang terus bertambah.

Perjalanan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan kedokteran tidak hanya dapat melahirkan dokter yang bekerja di ruang klinis. Dari sana juga dapat lahir pemimpin pelayanan kesehatan yang memahami persoalan mulai dari pasien hingga sistem.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Kisah Dr. dr. Evi Mustikawati memberikan satu lagi wajah perjalanan alumni Universitas Muslim Indonesia. Ia berangkat dari Fakultas Kedokteran UMI. Ilmu membawanya menjadi dokter. Kompetensi membawanya menjadi dokter spesialis. Pengalaman mempertemukannya dengan kepemimpinan rumah sakit. Dan kepercayaan kemudian membawanya pada tanggung jawab yang lebih luas dalam kesehatan masyarakat Sulawesi Selatan.

Kini, ketika berada dalam kepemimpinan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, setiap pengalaman itu bertemu dalam satu amanah yang sama: bagaimana pelayanan kesehatan dapat semakin baik dan semakin dirasakan masyarakat.

Di situlah makna Dari Kampus, Menjadi Dampak menemukan bentuknya. Sebab keberhasilan seorang alumni tidak hanya dilihat dari jabatan yang berhasil dicapai. Yang lebih penting adalah apa yang dapat dilakukan ketika kepercayaan itu diberikan. Lebih dari tiga dekade setelah memasuki FK UMI, ruang pengabdian Evi Mustikawati memang semakin luas. Tetapi tujuan profesi kesehatan tetap sama: melayani manusia dan menjaga kesehatan masyarakat.

Dari FK UMI, ia belajar memahami pasien. Dari pelayanan, ia memahami kebutuhan masyarakat. Dari rumah sakit, ia belajar mengelola sistem. Dan hari ini, pengalaman itu dibawa untuk mengawal kesehatan masyarakat Sulawesi Selatan. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Erzurum Technical University
Bank Syariah Nasional
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Pemerintah Kota Ternate
Binaskil Academy Malaysia
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
ITBM Malaysia
Bank CIMB Niaga Syariah
PT Zahir Internasional
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Bank Sulselbar Syariah
Perbanas Institute
Universitas Islam Bandung
Politeknik Sorowako
Politeknik Dewantara
National University of Singapore
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universiti Kebangsaan Malaysia
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Institut Leimena
Detik.com
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Bank Syariah Indonesia
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Lamappapoleonro
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Alkhairaat Palu
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Rakyat Sulsel
PT Kogas Driyap Konsultan
Universitas Cokroaminoto Palopo
Griffith University
Universitas Islam Sumatera Utara
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Institut Teknologi Bandung
Bank Mega Syariah
Politeknik Cendana
Universitas Ibnu Sina
Universitas Hasanuddin
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Politeknik Palopo
Politeknik Keuangan Negara STAN
Universitas Islam Al-Azhar
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Universitas Andi Djemma
Universiti Sains Islam Malaysia
Bank Muamalat
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Erzurum Technical University
Bank Syariah Nasional
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Pemerintah Kota Ternate
Binaskil Academy Malaysia
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
ITBM Malaysia
Bank CIMB Niaga Syariah
PT Zahir Internasional
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Bank Sulselbar Syariah
Perbanas Institute
Universitas Islam Bandung
Politeknik Sorowako
Politeknik Dewantara
National University of Singapore
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universiti Kebangsaan Malaysia
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Institut Leimena
Detik.com
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Bank Syariah Indonesia
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Lamappapoleonro
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Alkhairaat Palu
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Rakyat Sulsel
PT Kogas Driyap Konsultan
Universitas Cokroaminoto Palopo
Griffith University
Universitas Islam Sumatera Utara
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Institut Teknologi Bandung
Bank Mega Syariah
Politeknik Cendana
Universitas Ibnu Sina
Universitas Hasanuddin
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Politeknik Palopo
Politeknik Keuangan Negara STAN
Universitas Islam Al-Azhar
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Universitas Andi Djemma
Universiti Sains Islam Malaysia
Bank Muamalat
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Muhammadiyah Palopo
Kementerian Hukum RI
Pemerintah Kabupaten Bombana
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Mandiri
Universitas Balikpapan
Tribun Timur
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Istanbul Sabahattin Zaim University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
AMDA International
Hiroshima University
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Universiti Malaysia Terengganu
Junior Chamber International Indonesia
Bank Sulselbar
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Universitas Mega Buana
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Pemerintah Kota Makassar
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Universitas Islam Riau
Universiti Malaya
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Marinduque State University
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Gowa
University Of Michigan - Ann Arbo
PT Marlip Indo Mandiri
Alliance Française de Makassar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Online Scholarship Competition (OSC)
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
PT Nas Media Indonesia
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
STISIP Veteran Palopo
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
PT Indosat Tbk
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
PT Putra Mekongga Sejahtera
Bank Panin Dubai Syariah
PT Jasa Raharja
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Kurnia Jaya Persada
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Sanjivani University
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Muhammadiyah Palopo
Kementerian Hukum RI
Pemerintah Kabupaten Bombana
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Mandiri
Universitas Balikpapan
Tribun Timur
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Istanbul Sabahattin Zaim University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
AMDA International
Hiroshima University
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Universiti Malaysia Terengganu
Junior Chamber International Indonesia
Bank Sulselbar
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Universitas Mega Buana
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Pemerintah Kota Makassar
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Universitas Islam Riau
Universiti Malaya
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Marinduque State University
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Gowa
University Of Michigan - Ann Arbo
PT Marlip Indo Mandiri
Alliance Française de Makassar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Online Scholarship Competition (OSC)
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
PT Nas Media Indonesia
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
STISIP Veteran Palopo
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
PT Indosat Tbk
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
PT Putra Mekongga Sejahtera
Bank Panin Dubai Syariah
PT Jasa Raharja
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Kurnia Jaya Persada
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Sanjivani University