UMI Connection Thursday, 20 August 2026

#2 UMIConnection - Titipan Peradaban UMI: Bagaimana UMI Membawa Dunia ke Ruang Belajar?

Anisa Safitri 616 dilihat 3 menit baca
#2 UMIConnection - Titipan Peradaban UMI: Bagaimana UMI Membawa Dunia ke Ruang Belajar?

Titipan Peradaban UMI: Internasionalisasi bukan sekadar mengirim mahasiswa ke luar negeri, tetapi menghadirkan jejaring global, pengetahuan, dan kolaborasi ke dalam pengalaman belajar tanpa kehilangan jati diri.

MAKASSAR, umi.ac.id — Dahulu, pengalaman akademik internasional sering dipahami sebagai kesempatan untuk belajar di luar negeri. Mahasiswa mengikuti pertukaran pelajar. Dosen menjadi visiting scholar. Peneliti menghadiri konferensi internasional.

Semua itu tetap penting.

Namun perkembangan teknologi digital, Artificial Intelligence (AI), serta jejaring akademik global telah memperluas makna internasionalisasi.

Hari ini, mahasiswa dapat belajar bersama pakar dari negara lain tanpa harus meninggalkan kampus. Dosen dapat membangun riset lintas negara. Ruang kelas dapat menghadirkan perspektif internasional dan satu gagasan yang lahir di Makassar dapat berkembang melalui kolaborasi dengan komunitas akademik di berbagai belahan dunia.

Karena itu, pertanyaan internasionalisasi perguruan tinggi tidak lagi hanya: “Berapa banyak mahasiswa yang kita kirim ke luar negeri?”, tetapi juga: “Seberapa banyak dunia dapat kita hadirkan ke dalam pengalaman belajar mahasiswa?”

Bagi Universitas Muslim Indonesia (UMI), perubahan tersebut membuka peluang untuk memperluas kualitas pendidikan, penelitian, dan pengalaman akademik tanpa kehilangan identitas sebagai universitas yang berakar pada ilmu, nilai, dan karakter.

Rektor UMI: Belajar dari Dunia tanpa Kehilangan Jati Diri

Rektor Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menegaskan bahwa internasionalisasi tidak boleh dimaknai sebagai upaya meninggalkan identitas. Sebaliknya, identitas yang kuat justru menjadi modal untuk berinteraksi secara percaya diri dengan komunitas akademik global.

“Kami ingin sivitas akademika UMI menjadi bagian dari komunitas akademik global tanpa kehilangan jati diri sebagai insan yang menjunjung tinggi ilmu, akhlak, dan nilai-nilai Islam. UMI Connection kami hadirkan agar mahasiswa dan dosen dapat belajar dari dunia, sekaligus membawa gagasan dan nilai UMI untuk memberi kontribusi kepada dunia.”

Bagi UMI, internasionalisasi bukan proses meniru universitas lain. Internasionalisasi adalah kemampuan belajar, berbagi, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam ekosistem pengetahuan global. Belajar dari dunia tidak berarti menjadi dunia. Belajar dari dunia berarti membawa pulang pengetahuan untuk memperkuat diri dan memberi manfaat lebih luas.

Dari Student Mobility menuju Knowledge Mobility

Pertukaran mahasiswa dan dosen tetap menjadi bagian penting internasionalisasi. Namun pada era digital, mobilitas akademik tidak lagi hanya berbentuk perpindahan manusia. Ada bentuk lain yang semakin penting:

Knowledge Mobility — Mobilitas Pengetahuan.

Pengetahuan dapat bergerak melalui kelas bersama.

Riset dapat bergerak melalui kolaborasi data.

Gagasan dapat bergerak melalui seminar daring.

Keahlian dapat bergerak melalui pembimbingan bersama.

Dan pengalaman global dapat masuk ke ruang belajar melalui teknologi.

Dengan demikian, mahasiswa tidak harus selalu menunggu kesempatan bepergian ke luar negeri untuk memperoleh perspektif internasional. Dunia dapat hadir ke dalam ruang belajarnya.

Kolaborasi sebagai Nilai dan Kebutuhan

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Ma’idah ayat 2 tentang pentingnya saling menolong dalam kebajikan dan ketakwaan. Pesan tersebut memberikan landasan bahwa kolaborasi bukan sekadar strategi organisasi. Kolaborasi dapat menjadi jalan untuk memperbesar kemaslahatan. Dalam konteks perguruan tinggi, semangat tersebut dapat diwujudkan melalui penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, pendidikan kolaboratif, inovasi lintas institusi, dan pengabdian yang menjawab persoalan masyarakat. Karena itu, bagi UMI:

kolaborasi tidak berhenti pada relasi institusi.

Kolaborasi harus menghasilkan pengetahuan, pengalaman, inovasi, dan dampak.

Kerja Sama Harus Terasa di Ruang Belajar

Wakil Rektor V Bidang Kerja Sama dan Promosi Universitas Muslim Indonesia, Ir. Hj. Setyawati Yani, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., menjelaskan bahwa kerja sama internasional seharusnya mempunyai outcome yang dapat dirasakan oleh sivitas akademika.

“Kerja sama internasional bukan tujuan akhir. Yang ingin kita bangun adalah ekosistem yang memungkinkan dosen, mahasiswa, peneliti, alumni, dan mitra global saling belajar, berbagi pengetahuan, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata.”

Karena itu, keberhasilan kerja sama tidak cukup diukur dari berapa banyak nota kesepahaman yang ditandatangani. Pertanyaan yang lebih penting adalah:

Apakah mahasiswa memperoleh pengalaman belajar baru?

Apakah dosen membangun penelitian bersama?

Apakah lahir kelas kolaboratif?

Apakah ada pembimbingan lintas institusi?

Apakah inovasi memperoleh mitra?

Dan apakah masyarakat memperoleh manfaat dari kerja sama tersebut?

Kerja sama menjadi hidup ketika mahasiswa dapat merasakan hasilnya.

Ekosistem Kolaborasi Akademik UMI

Pengembangan internasionalisasi UMI diarahkan untuk membuka berbagai kemungkinan kolaborasi, antara lain: kelas internasional dan kuliah kolaboratif, penelitian bersama lintas perguruan tinggi, pertukaran mahasiswa dan dosen, pembimbingan akademik bersama, seminar dan konferensi internasional, pembelajaran berbasis teknologi digital, kolaborasi publikasi dan riset, serta jejaring inovasi dengan industri, pemerintah, organisasi profesi, alumni, dan masyarakat. Tujuannya bukan memperbanyak aktivitas semata. Tujuannya adalah membuat peluang tersebut semakin mudah diakses, semakin terintegrasi, dan semakin menghasilkan manfaat.

UMI Connection sebagai Infrastruktur Keterhubungan

Dalam konteks transformasi ini: Universitas Muslim Indonesia (UMI) menuju Smart Islamic Digitally-Empowered University melalui UMI Connection. UMI Connection diposisikan sebagai arsitektur yang menghubungkan manusia, data, proses, pelayanan, pengetahuan, dan kolaborasi. Jika pada tingkat internal UMI Connection memperkuat keterhubungan antarunit dan tata kelola, pada tingkat eksternal konsep tersebut membuka ruang agar UMI lebih mudah terhubung dengan jejaring akademik, industri, alumni, pemerintah, dan mitra internasional. arena itu, internasionalisasi digital tidak berarti menggantikan mobilitas fisik. Ia memperluasnya. Mobilitas manusia tetap penting. Mobilitas pengetahuan membuat manfaat internasionalisasi dapat menjangkau lebih banyak orang.

Dari International Exposure menuju International Learning

UMI tidak ingin internasionalisasi berhenti pada exposure. Foto kunjungan internasional penting sebagai dokumentasi. Penandatanganan kerja sama penting sebagai legitimasi. Pertukaran mahasiswa penting sebagai pengalaman. Namun nilai tertinggi internasionalisasi muncul ketika terjadi international learning.

Mahasiswa memperoleh perspektif baru.

Dosen menemukan metode baru.

Peneliti memperoleh mitra baru.

Program studi memperkaya kurikulum.

Dan institusi belajar memperbaiki dirinya.

Dengan demikian: Internasionalisasi bukan hanya tentang terlihat global; Internasionalisasi adalah tentang belajar secara global.

Global tanpa Kehilangan Identitas

Semua proses tersebut tetap berpijak pada identitas Universitas Muslim Indonesia sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah. UMI ingin mahasiswa mampu berdialog dengan dunia tanpa merasa harus meninggalkan nilai yang membentuk dirinya. Profesionalisme dapat berjalan bersama akhlak. Kemajuan teknologi dapat berjalan bersama adab. Kolaborasi global dapat berjalan bersama identitas keislaman yang inklusif dan rahmatan lil ’alamin. Karena menjadi bagian dari komunitas global bukan berarti menjadi seragam. Dunia justru membutuhkan universitas yang datang membawa perspektif dan identitas yang bernilai.

Catur Dharma Bertemu Dunia

Internasionalisasi tersebut harus memperkuat Catur Dharma UMI, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter.

Dalam Pendidikan dan Pengajaran, jejaring global memperkaya pengalaman belajar.

Dalam Penelitian, kolaborasi lintas negara memperluas perspektif dan sumber pengetahuan.

Dalam Pengabdian kepada Masyarakat, kerja sama dapat memperbesar kapasitas penyelesaian masalah.

Dalam Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter, pengalaman internasional tetap diarahkan untuk membentuk manusia yang berilmu, berintegritas, dan memiliki tanggung jawab.

Dengan demikian, internasionalisasi tidak berdiri sebagai agenda terpisah. Internasionalisasi harus memperbesar kualitas dan dampak Catur Dharma UMI.

Dunia Tidak Hanya Menjadi Tempat Tujuan

Bagi mahasiswa, internasionalisasi sering dibayangkan sebagai perjalanan keluar.

Kuliah ke luar negeri.

Mengikuti konferensi.

Pertukaran mahasiswa.

Magang internasional.

Semua itu penting. Namun UMI ingin memperluas imajinasi tersebut. Dunia juga dapat menjadi sumber belajar yang hadir ke Makassar. Profesor dari negara lain dapat masuk ke ruang kelas. Peneliti internasional dapat terhubung dengan laboratorium. Mahasiswa dari budaya berbeda dapat bertukar perspektif. Kampus dapat menjadi tempat pertemuan gagasan lintas negara. Inilah salah satu wajah universitas masa depan: kampus lokal dengan ruang belajar global.

Titipan Peradaban dari Universitas Muslim Indonesia

Pada akhirnya, internasionalisasi bukan tentang seberapa banyak stempel negara yang dimiliki seseorang di paspornya. Bukan pula semata-mata tentang seberapa banyak mitra internasional tercatat dalam database universitas. Internasionalisasi memperoleh makna ketika pengalaman tersebut menghasilkan pengetahuan baru, kualitas baru, perspektif baru, jejaring baru, dan manfaat baru.

Itulah Titipan Peradaban dari Universitas Muslim Indonesia.

Belajarlah dari dunia.

Berbicaralah dengan dunia.

Berkolaborasilah dengan dunia.

Tetapi jangan kehilangan alasan mengapa ilmu itu dipelajari.

Jangan kehilangan manusia yang harus memperoleh manfaat darinya.

Dan jangan kehilangan nilai yang membuat kita mempunyai sesuatu untuk dibawa kepada dunia.

Kampus masa depan bukan hanya mengirim mahasiswa ke dunia. Kampus masa depan menghadirkan dunia ke ruang belajar, lalu mengubah perjumpaan itu menjadi pengetahuan dan dampak.

UMI Connection — Menghubungkan Ruang Belajar. Menghubungkan Pengetahuan. Menghubungkan Dunia. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Universitas Muhammadiyah Parepare
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universiti Kebangsaan Malaysia
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Hiroshima University
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Politeknik Sorowako
National University of Singapore
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Alkhairaat Palu
PT Zahir Internasional
PT Jasa Raharja
Griffith University
Universitas Hasanuddin
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Detik.com
Sekolah Putri Darul Istiqamah
PT Putra Mekongga Sejahtera
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Kabupaten Bombana
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universitas Islam Al-Azhar
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Islam Sumatera Utara
STISIP Veteran Palopo
Politeknik Dewantara
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Alliance Française de Makassar
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Rakyat Sulsel
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
PT Indosat Tbk
Junior Chamber International Indonesia
Bank Muamalat
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Sanjivani University
Ruijie Networks Co., Ltd.
Bank Mega Syariah
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Kementerian Hukum RI
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Mega Buana
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universiti Sains Islam Malaysia
Pemerintah Kota Ternate
Universitas Muhammadiyah Palopo
Universiti Malaysia Terengganu
Universiti Malaya
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muhammadiyah Parepare
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universiti Kebangsaan Malaysia
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Hiroshima University
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Politeknik Sorowako
National University of Singapore
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Alkhairaat Palu
PT Zahir Internasional
PT Jasa Raharja
Griffith University
Universitas Hasanuddin
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Detik.com
Sekolah Putri Darul Istiqamah
PT Putra Mekongga Sejahtera
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Kabupaten Bombana
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Universitas Islam Al-Azhar
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Islam Sumatera Utara
STISIP Veteran Palopo
Politeknik Dewantara
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Alliance Française de Makassar
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Rakyat Sulsel
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
PT Indosat Tbk
Junior Chamber International Indonesia
Bank Muamalat
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Sanjivani University
Ruijie Networks Co., Ltd.
Bank Mega Syariah
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Kementerian Hukum RI
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Mega Buana
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universiti Sains Islam Malaysia
Pemerintah Kota Ternate
Universitas Muhammadiyah Palopo
Universiti Malaysia Terengganu
Universiti Malaya
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Institut Teknologi Bandung
Universitas Islam Bandung
Bank Syariah Indonesia
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Politeknik Keuangan Negara STAN
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
PT Marlip Indo Mandiri
Institut Leimena
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Islam Riau
Bank CIMB Niaga Syariah
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Cendana
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Perbanas Institute
ITBM Malaysia
Bank Mandiri
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Bank Negara Indonesia
University Of Michigan - Ann Arbo
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Bank Panin Dubai Syariah
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Bank Rakyat Indonesia
Pemerintah Kota Makassar
Universitas Kurnia Jaya Persada
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Binaskil Academy Malaysia
Tribun Timur
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universitas Balikpapan
Universitas Lamappapoleonro
Bank Sulselbar Syariah
Bank Sulselbar
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Andi Djemma
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Pemerintah Kabupaten Gowa
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Politeknik Palopo
Online Scholarship Competition (OSC)
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Marinduque State University
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
AMDA International
Istanbul Sabahattin Zaim University
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Ibnu Sina
PT Nas Media Indonesia
Erzurum Technical University
Institut Teknologi Bandung
Universitas Islam Bandung
Bank Syariah Indonesia
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Politeknik Keuangan Negara STAN
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
PT Marlip Indo Mandiri
Institut Leimena
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Islam Riau
Bank CIMB Niaga Syariah
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Cendana
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Perbanas Institute
ITBM Malaysia
Bank Mandiri
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Bank Negara Indonesia
University Of Michigan - Ann Arbo
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Bank Panin Dubai Syariah
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Bank Rakyat Indonesia
Pemerintah Kota Makassar
Universitas Kurnia Jaya Persada
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Binaskil Academy Malaysia
Tribun Timur
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universitas Balikpapan
Universitas Lamappapoleonro
Bank Sulselbar Syariah
Bank Sulselbar
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Andi Djemma
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Pemerintah Kabupaten Gowa
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Politeknik Palopo
Online Scholarship Competition (OSC)
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Marinduque State University
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
AMDA International
Istanbul Sabahattin Zaim University
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Universitas Ibnu Sina
PT Nas Media Indonesia
Erzurum Technical University