Alumni di Pemerintahan & Pelayanan Publik Wednesday, 30 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Letda Laut (KH) Muhammad Syawal Hasaruddin, S.Kom.: Alumni Teknik Informatika UMI, Kini Perwira TNI Angkatan Laut di Dispenal Mabesal

Anisa Safitri 67 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Letda Laut (KH) Muhammad Syawal Hasaruddin, S.Kom.: Alumni Teknik Informatika UMI, Kini Perwira TNI Angkatan Laut di Dispenal Mabesal

MAKASSAR, umi.ac.id — Lulusan Teknik Informatika tidak selalu berakhir di perusahaan teknologi, industri digital, atau menjadi pengembang perangkat lunak. Perkembangan teknologi telah membuat kompetensi informatika dibutuhkan hampir di setiap bidang, termasuk pertahanan dan komunikasi institusi negara.

Perjalanan Letda Laut (KH) Muhammad Syawal Hasaruddin, S.Kom. menjadi salah satu contohnya. Alumnus Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muslim Indonesia (FIKOM UMI) angkatan 2013 ini memilih jalan pengabdian yang berbeda. Bekal ilmu komputer yang diperolehnya di UMI kemudian dibawa memasuki lingkungan militer hingga kini mengabdi sebagai perwira TNI Angkatan Laut dan bertugas di Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal) Mabesal. Perjalanannya menunjukkan bahwa kompetensi digital tidak mengenal batas profesi. Teknologi dibutuhkan di perusahaan, pemerintahan, pendidikan, pelayanan publik, hingga pertahanan negara.

Dari Teknik Informatika UMI ke TNI Angkatan Laut

Syawal menempuh pendidikan di Program Studi Teknik Informatika FIKOM UMI. Pendidikan tersebut mempertemukannya dengan berbagai fondasi ilmu komputer, termasuk pemrograman, jaringan komputer, sistem informasi, dan pengolahan data. Ia kemudian menyelesaikan pendidikan dan memperoleh gelar Sarjana Komputer (S.Kom.). Jejak publik yang ditemukan juga menguatkan identitas Muhammad Syawal Hasaruddin sebagai lulusan Teknik Informatika. Sebuah dokumen seleksi yang terindeks mencantumkan Muhammad Syawal Hasaruddin, kelahiran Wanci, 27 Februari 1996, dengan latar pendidikan Teknik Informatika.

Namun setelah menyelesaikan pendidikan, Syawal tidak memilih jalur karier teknologi yang umum ditempuh lulusan informatika. Ia memilih TNI Angkatan Laut. Pilihan tersebut membawa kompetensi yang diperolehnya di kampus memasuki lingkungan kerja yang memiliki karakter berbeda: disiplin militer, hierarki organisasi, tanggung jawab kedinasan, dan pengabdian kepada negara.

Perjalanan dari Bintara menuju Perwira

Perjalanan Syawal di TNI Angkatan Laut juga dibangun secara bertahap. Salah satu bukti publik yang dapat diverifikasi berasal dari karya ilmiah Universitas Hasanuddin tahun 2024. Dalam bagian ucapan terima kasih, Muhammad Syawal Hasaruddin, S.Kom. disebut sebagai Serda PDK Muhammad Syawal Hasaruddin, S.Kom. Catatan tersebut penting karena menunjukkan bahwa perjalanan militernya tidak langsung dimulai sebagai perwira. Ia pernah menjalani pengabdian pada jenjang bintara, kemudian terus berkembang hingga kini berpangkat Letnan Dua Laut Korps Khusus atau Letda Laut (KH). Dengan demikian, perjalanan Syawal bukan hanya cerita tentang seorang sarjana komputer yang masuk TNI Angkatan Laut. Ada proses pengembangan karier di dalamnya: dari pendidikan Teknik Informatika, menjalani pengabdian sebagai prajurit, hingga kemudian memasuki jenjang perwira.

Kini Bertugas di Dispenal Mabesal

Saat ini, Letda Laut (KH) Muhammad Syawal Hasaruddin, S.Kom. bertugas di Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal) Mabesal. Penempatan tersebut menarik jika dilihat dari latar belakang pendidikannya. Di era digital, fungsi penerangan institusi tidak lagi hanya berhubungan dengan penyampaian informasi secara konvensional. Lingkungan komunikasi modern telah berkembang melalui website, media sosial, pengelolaan konten digital, dokumentasi, data, serta berbagai platform teknologi informasi.

Karena itu, kemampuan memahami teknologi menjadi semakin relevan dalam ekosistem komunikasi kelembagaan. Namun hubungan tersebut tidak perlu dimaknai bahwa seluruh tugas Syawal di Dispenal merupakan pekerjaan informatika. Yang lebih tepat adalah bahwa latar belakang Teknik Informatika menjadi salah satu bekal kompetensi yang relevan ketika ia bekerja di lingkungan institusi yang juga menghadapi transformasi komunikasi digital.

Ketika Informatika Memasuki Ruang Pertahanan

Perjalanan Syawal memberikan perspektif menarik bagi mahasiswa FIKOM UMI. Selama ini, ketika berbicara tentang prospek lulusan Teknik Informatika, bayangan yang muncul sering berkisar pada software engineer, programmer, data analyst, network engineer, pengembang aplikasi, perusahaan teknologi, atau industri digital. Padahal transformasi digital membuat kebutuhan terhadap kompetensi informatika jauh lebih luas. Institusi pemerintahan dan pertahanan juga membutuhkan sumber daya manusia yang memahami teknologi, sistem digital, jaringan, data, keamanan informasi, serta komunikasi berbasis teknologi.

Di sinilah perjalanan Syawal memberi pesan yang berbeda. Teknik Informatika bukan hanya sebuah profesi. Ia adalah kompetensi yang dapat dibawa memasuki berbagai profesi. Pilihan karier dapat berubah, seragam dapat berbeda, dan organisasi tempat bekerja dapat berbeda, tetapi kemampuan memahami teknologi tetap memiliki relevansi.

Dari Sarjana Komputer menuju Perwira

Jika perjalanan Muhammad Syawal Hasaruddin dibaca secara utuh, terdapat satu perubahan yang menarik. Ia memulai perjalanan akademiknya sebagai mahasiswa Teknik Informatika UMI. Setelah memperoleh gelar Sarjana Komputer, ia memilih memasuki lingkungan TNI Angkatan Laut. Perjalanan militernya kemudian berkembang dari jenjang bintara hingga kini menjadi perwira dengan pangkat Letda Laut (KH).

Lintasannya dapat dirangkum secara sederhana: Teknik Informatika UMI → Sarjana Komputer → Bintara TNI Angkatan Laut → Perwira TNI Angkatan Laut → Dispenal Mabesal. Namun kekuatan ceritanya bukan sekadar pada perubahan status tersebut. Yang lebih penting adalah bagaimana satu kompetensi akademik dapat menemukan ruang pengabdian yang mungkin tidak pernah dibayangkan ketika pertama kali memasuki bangku kuliah.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Perjalanan Letda Laut (KH) Muhammad Syawal Hasaruddin, S.Kom. memperlihatkan luasnya kemungkinan pengabdian bagi lulusan Teknik Informatika UMI. Ilmu komputer tidak hanya hidup di balik layar komputer atau barisan kode program. Kompetensi digital telah menjadi bagian dari hampir seluruh sektor kehidupan modern, termasuk institusi pertahanan. Bagi mahasiswa FIKOM UMI, perjalanan Syawal membawa satu pesan sederhana: jangan membatasi masa depan hanya berdasarkan nama program studi.

Teknik Informatika memberikan fondasi. Namun ke mana fondasi tersebut akan dibawa sangat bergantung pada pilihan, kesempatan, kompetensi, dan jalan pengabdian masing-masing. Pada Syawal, jalan itu membawanya dari ruang kuliah FIKOM UMI menuju TNI Angkatan Laut. Dari seorang mahasiswa Teknik Informatika, ia berkembang menjadi Sarjana Komputer. Dari jenjang bintara, perjalanan kedinasannya berlanjut hingga menjadi perwira. Kini, ia menjalankan pengabdian di lingkungan Dispenal Mabesal.

"Teknologi membuka banyak jalan profesi. Nilai akhirnya ditentukan oleh untuk apa ilmu itu digunakan."

Pada Syawal, ilmu itu menemukan jalannya melalui pengabdian sebagai prajurit dan perwira TNI Angkatan Laut. Dari Teknik Informatika UMI menuju pengabdian kepada negara. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
PT Jasa Raharja
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Bank Syariah Nasional
Bank Syariah Indonesia
Hiroshima University
Bank Muamalat
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Bank Negara Indonesia
Politeknik Sorowako
Universitas Alkhairaat Palu
PT Kogas Driyap Konsultan
PT Zahir Internasional
AMDA International
Bank CIMB Niaga Syariah
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Pemerintah Kota Ternate
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universitas Balikpapan
Ruijie Networks Co., Ltd.
Marinduque State University
Universitas Hasanuddin
Griffith University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Junior Chamber International Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Universiti Kebangsaan Malaysia
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universitas Lamappapoleonro
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Mega Buana
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Tribun Timur
Detik.com
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Universitas Muhammadiyah Parepare
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Kementerian Hukum RI
Universitas Islam Bandung
Politeknik Palopo
ITBM Malaysia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universitas Ibnu Sina
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Universitas Islam Riau
National University of Singapore
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
STISIP Veteran Palopo
Universitas Kurnia Jaya Persada
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Sains Islam Malaysia
Erzurum Technical University
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Bank Mandiri
PT Jasa Raharja
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Bank Syariah Nasional
Bank Syariah Indonesia
Hiroshima University
Bank Muamalat
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Bank Negara Indonesia
Politeknik Sorowako
Universitas Alkhairaat Palu
PT Kogas Driyap Konsultan
PT Zahir Internasional
AMDA International
Bank CIMB Niaga Syariah
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Pemerintah Kota Ternate
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Universitas Balikpapan
Ruijie Networks Co., Ltd.
Marinduque State University
Universitas Hasanuddin
Griffith University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Junior Chamber International Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Universiti Kebangsaan Malaysia
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universitas Lamappapoleonro
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Mega Buana
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Tribun Timur
Detik.com
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Universitas Muhammadiyah Parepare
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Kementerian Hukum RI
Universitas Islam Bandung
Politeknik Palopo
ITBM Malaysia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universitas Ibnu Sina
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Universitas Islam Riau
National University of Singapore
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
STISIP Veteran Palopo
Universitas Kurnia Jaya Persada
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Sains Islam Malaysia
Erzurum Technical University
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Bank Mandiri
Istanbul Sabahattin Zaim University
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Pemerintah Kabupaten Gowa
Bank Sulselbar
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas Islam Sumatera Utara
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Sanjivani University
PT Indosat Tbk
PT Putra Mekongga Sejahtera
Rakyat Sulsel
Alliance Française de Makassar
Universitas Cokroaminoto Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
PT Nas Media Indonesia
Bank Rakyat Indonesia
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Politeknik Cendana
Bank Sulselbar Syariah
Universiti Malaya
Pemerintah Kabupaten Pinrang
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Online Scholarship Competition (OSC)
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Keuangan Negara STAN
Politeknik Dewantara
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Institut Teknologi Bandung
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universiti Malaysia Terengganu
Institut Leimena
Bank Panin Dubai Syariah
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
PT Marlip Indo Mandiri
Universitas Muhammadiyah Palopo
Universitas Islam Al-Azhar
Pemerintah Kota Makassar
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Kabupaten Bombana
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Universitas Andi Djemma
Binaskil Academy Malaysia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Bank Mega Syariah
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
University Of Michigan - Ann Arbo
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Perbanas Institute
Istanbul Sabahattin Zaim University
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Pemerintah Kabupaten Gowa
Bank Sulselbar
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas Islam Sumatera Utara
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Sanjivani University
PT Indosat Tbk
PT Putra Mekongga Sejahtera
Rakyat Sulsel
Alliance Française de Makassar
Universitas Cokroaminoto Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
PT Nas Media Indonesia
Bank Rakyat Indonesia
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Politeknik Cendana
Bank Sulselbar Syariah
Universiti Malaya
Pemerintah Kabupaten Pinrang
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Online Scholarship Competition (OSC)
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Keuangan Negara STAN
Politeknik Dewantara
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Institut Teknologi Bandung
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universiti Malaysia Terengganu
Institut Leimena
Bank Panin Dubai Syariah
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
PT Marlip Indo Mandiri
Universitas Muhammadiyah Palopo
Universitas Islam Al-Azhar
Pemerintah Kota Makassar
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Kabupaten Bombana
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Universitas Andi Djemma
Binaskil Academy Malaysia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Bank Mega Syariah
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
University Of Michigan - Ann Arbo
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Perbanas Institute