UMI Connection Thursday, 13 August 2026

#5 UMIConnection - Titipan Peradaban: Mengapa UMI Membangun “Satu Akses, Satu Data, Satu Proses”? Karena Waktu Mahasiswa dan Dosen Lebih Berharga untuk Belajar, Berkarya, dan Mengabdi daripada Habis Mengurus Administrasi

Anisa Safitri 492 dilihat 3 menit baca
#5 UMIConnection - Titipan Peradaban: Mengapa UMI Membangun “Satu Akses, Satu Data, Satu Proses”? Karena Waktu Mahasiswa dan Dosen Lebih Berharga untuk Belajar, Berkarya, dan Mengabdi daripada Habis Mengurus Administrasi

#seri5

#UMI Connection – #Titipan Peradaban #5

“Untuk Mereka yang Pernah Merasa Lelah Karena Harus Mengulang Hal yang Sama Berulang Kali: Pelayanan yang Baik Tidak Membuat Manusia Berputar, Tetapi Membantu Mereka Terus Melangkah.”

Makassar, umi.ac.id — Hampir setiap orang pernah mengalami hal yang sama. Mengisi formulir yang sama di tempat berbeda. Menyerahkan dokumen yang sama berkali-kali. Menunggu informasi yang sebenarnya sudah pernah diberikan. Berpindah dari satu meja ke meja lain hanya untuk menyelesaikan satu urusan. Kadang kita menganggapnya sebagai sesuatu yang biasa. Padahal, di balik setiap proses yang berulang, ada waktu manusia yang ikut terbuang.

Lima menit.

Sepuluh menit.

Satu jam.

Bahkan terkadang lebih.

Dan ketika waktu itu dikumpulkan dari ribuan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, dan orang tua, jumlahnya menjadi sangat besar. Padahal waktu tersebut dapat digunakan untuk sesuatu yang jauh lebih berarti.

Untuk belajar.

Untuk mengajar.

Untuk meneliti.

Untuk berdiskusi.

Untuk berinovasi.

Untuk melayani masyarakat.

Atau bahkan untuk berkumpul bersama keluarga.

Karena itu, Universitas Muslim Indonesia (UMI) memandang bahwa pelayanan yang baik bukan sekadar pelayanan yang ramah. Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang menghargai waktu manusia. Sebab ketika seseorang datang meminta pelayanan, sesungguhnya ia sedang menitipkan sebagian waktunya kepada institusi. Dan waktu adalah sesuatu yang tidak dapat dikembalikan.

Atas dasar pemikiran itulah UMI membangun UMI Connection dengan prinsip yang sederhana:

Satu Akses.

Satu Data.

Satu Proses.

Bukan untuk menambah lapisan birokrasi. Justru untuk menguranginya. Bukan untuk membuat manusia semakin sibuk mengurus sistem. Tetapi agar sistem bekerja membantu manusia.

Rektor Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menegaskan, universitas masa depan harus mampu menghadirkan layanan yang mudah dipahami, mudah diakses, dan memberikan kepastian.

“Setiap mahasiswa datang ke kampus untuk belajar. Setiap dosen datang untuk mendidik dan berkarya. Setiap tenaga kependidikan hadir untuk melayani. Tugas kami adalah memastikan sistem mendukung tujuan itu, bukan malah menjadi hambatan. Karena itu, UMI Connection dibangun agar pelayanan semakin sederhana, cepat, dan memberikan kepastian.”

Allah SWT berfirman:

“Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 185)

Ayat ini memberikan pesan yang sederhana tetapi sangat dalam. Jangan mempersulit sesuatu yang dapat dipermudah.

Dalam konteks pelayanan, semangat tersebut berarti menghadirkan proses yang efektif, jelas, transparan, dan tidak membebani manusia dengan kerumitan yang sebenarnya dapat dihilangkan. Karena birokrasi seharusnya menjadi jalan menuju pelayanan. Bukan menjadi tembok yang menghalangi pelayanan.

Wakil Rektor III Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. Kamal Hijaz, S.H., M.H., menjelaskan, mahasiswa saat ini membutuhkan layanan yang cepat, sederhana, tetapi tetap manusiawi.

“Generasi sekarang terbiasa dengan kemudahan dalam berbagai aspek kehidupan. Kampus harus mampu menghadirkan pengalaman yang sama dalam layanan akademik dan kemahasiswaan. Namun bagi UMI, kemudahan bukan berarti mengurangi kualitas pembinaan. Justru ketika urusan administratif menjadi lebih sederhana, mahasiswa dan dosen memiliki lebih banyak ruang untuk berdiskusi, berorganisasi, meneliti, berprestasi, dan mengembangkan karakter.”

Melalui UMI Connection, data tidak lagi dipandang sekadar sebagai kumpulan informasi. Data menjadi dasar untuk memahami manusia.

Memahami kebutuhan mahasiswa.

Memahami perjalanan akademik.

Memahami kebutuhan dosen.

Memahami layanan yang harus diperbaiki.

Dan membantu institusi mengambil keputusan yang lebih tepat. Sistem pun tidak lagi berjalan sendiri-sendiri. Informasi yang telah tersedia tidak semestinya terus-menerus diminta kembali. Proses yang dapat disederhanakan tidak seharusnya dibuat berputar. Layanan yang dapat dipercepat tidak seharusnya membuat manusia menunggu lebih lama.

Karena itulah, prinsip Satu Akses, Satu Data, Satu Proses bukan sekadar konsep digital. Ia adalah cara pandang baru tentang pelayanan.

Bagi mahasiswa, berarti pengalaman belajar yang lebih nyaman.

Bagi dosen, berarti lebih banyak waktu untuk mendidik, meneliti, dan membimbing.

Bagi tenaga kependidikan, berarti proses kerja yang lebih efektif dan kolaboratif.

Bagi alumni, berarti hubungan dengan almamater yang semakin mudah dijaga.

Bagi orang tua, berarti memperoleh informasi yang lebih jelas dan pelayanan yang lebih pasti.

Dan bagi institusi, berarti kesempatan untuk bekerja lebih baik karena keputusan dapat dibangun dari informasi yang lebih terhubung.

Inilah makna UMI Connection. Satu akses yang memudahkan. Satu data yang dapat dipercaya. Satu proses yang saling terhubung. Satu pengalaman pendidikan yang lebih utuh. Semua itu menjadi bagian dari perjalanan UMI menuju Smart Islamic Digitally-Empowered University.

Namun sekali lagi, tujuan akhirnya bukan sekadar memiliki sistem yang canggih. Tujuannya adalah menghadirkan universitas yang lebih mudah diakses, lebih cepat melayani, lebih transparan dalam bekerja, dan lebih manusiawi dalam memperlakukan setiap warganya. Karena teknologi yang baik seharusnya membuat manusia memiliki lebih banyak waktu untuk melakukan sesuatu yang lebih bernilai. Transformasi tersebut sekaligus memperkuat pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter.

Ketika proses administratif menjadi lebih sederhana, energi manusia dapat dialihkan kepada hal-hal yang jauh lebih penting: membangun ilmu, mengembangkan karakter, menciptakan inovasi, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Kepada seluruh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, orang tua, dan masyarakat, UMI ingin menitipkan satu keyakinan. Universitas yang baik bukanlah universitas yang membuat warganya semakin pandai menghadapi birokrasi. Universitas yang baik adalah universitas yang membuat warganya semakin leluasa mengembangkan potensi erbaiknya.

Karena waktu adalah amanah. Dan amanah tidak seharusnya habis untuk mengulang sesuatu yang sebenarnya dapat disederhanakan.

Bayangkan jika satu proses yang biasanya membutuhkan satu jam dapat diselesaikan dalam beberapa menit.

Bayangkan jika satu dokumen tidak perlu diserahkan berkali-kali.

Bayangkan jika mahasiswa tidak lagi harus bertanya ke banyak tempat untuk mendapatkan satu jawaban.

Bayangkan berapa banyak waktu yang dapat dikembalikan kepada mereka.

Dan bayangkan apa yang bisa dilakukan manusia dengan waktu tersebut.

Mungkin ada penelitian yang selesai lebih cepat.

Mungkin ada mahasiswa yang akhirnya memiliki waktu untuk berdiskusi dengan dosennya.

Mungkin ada inovasi yang lahir.

Mungkin ada kegiatan pengabdian yang menjadi lebih luas.

Mungkin ada keluarga yang mendapatkan lebih banyak waktu bersama.

Itulah sesungguhnya makna pelayanan. Bukan sekadar membuat urusan selesai. Tetapi membuat manusia dapat kembali melanjutkan kehidupannya.

Itulah Titipan Peradaban dari Universitas Muslim Indonesia. Sebuah keyakinan bahwa pelayanan yang baik bukan hanya menghadirkan kecepatan. Pelayanan yang baik menghadirkan kemudahan, kepastian, penghargaan, dan ketenangan. Karena ketika sebuah institusi mampu menghargai waktu manusia, sesungguhnya ia sedang menghargai kehidupan manusia itu sendiri. Dan ketika teknologi digunakan untuk mengembalikan waktu kepada manusia, teknologi telah menemukan maknanya.

UMI Connection. Menghubungkan Data. Menguatkan Manusia. Membangun Masa Depan. (Bersambung)

:::

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universiti Malaya
Bank Panin Dubai Syariah
Rakyat Sulsel
Bank Sulselbar Syariah
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Universitas Ibnu Sina
Universitas Islam Al-Azhar
Institut Teknologi Bandung
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Bank Mandiri
PT Marlip Indo Mandiri
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Kurnia Jaya Persada
Politeknik Sorowako
Perbanas Institute
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Erzurum Technical University
Universiti Malaysia Terengganu
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Bank Syariah Nasional
PT Jasa Raharja
STISIP Veteran Palopo
Alliance Française de Makassar
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Pemerintah Kabupaten Fakfak
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Politeknik Palopo
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Syariah Indonesia
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Istanbul Sabahattin Zaim University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Politeknik Cendana
Badan Riset dan Inovasi Nasional
ITBM Malaysia
PT Kogas Driyap Konsultan
Universitas Islam Riau
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas Muhammadiyah Palopo
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universiti Kebangsaan Malaysia
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Islam Sumatera Utara
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universiti Malaya
Bank Panin Dubai Syariah
Rakyat Sulsel
Bank Sulselbar Syariah
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Universitas Ibnu Sina
Universitas Islam Al-Azhar
Institut Teknologi Bandung
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Bank Mandiri
PT Marlip Indo Mandiri
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Kurnia Jaya Persada
Politeknik Sorowako
Perbanas Institute
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Erzurum Technical University
Universiti Malaysia Terengganu
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Bank Syariah Nasional
PT Jasa Raharja
STISIP Veteran Palopo
Alliance Française de Makassar
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Pemerintah Kabupaten Fakfak
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Politeknik Palopo
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Syariah Indonesia
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Istanbul Sabahattin Zaim University
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Politeknik Cendana
Badan Riset dan Inovasi Nasional
ITBM Malaysia
PT Kogas Driyap Konsultan
Universitas Islam Riau
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas Muhammadiyah Palopo
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universiti Kebangsaan Malaysia
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas Andi Djemma
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universitas Mega Buana
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Cokroaminoto Palopo
PT Zahir Internasional
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Pemerintah Kabupaten Gowa
PT Nas Media Indonesia
Pemerintah Kota Makassar
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Kabupaten Bombana
Tribun Timur
Institut Leimena
Pemerintah Kota Ternate
Universitas Lamappapoleonro
Griffith University
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Detik.com
University Of Michigan - Ann Arbo
Bank CIMB Niaga Syariah
Bank Sulselbar
Universitas Alkhairaat Palu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Marinduque State University
Hiroshima University
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
National University of Singapore
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Junior Chamber International Indonesia
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Bank Rakyat Indonesia
Kementerian Hukum RI
Universitas Balikpapan
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Universitas Muhammadiyah Parepare
Politeknik Dewantara
Binaskil Academy Malaysia
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Bank Mega Syariah
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Muamalat
Universitas Hasanuddin
PT Indosat Tbk
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Sanjivani University
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universiti Sains Islam Malaysia
Ruijie Networks Co., Ltd.
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Universitas Islam Bandung
AMDA International
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas Andi Djemma
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universitas Mega Buana
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Cokroaminoto Palopo
PT Zahir Internasional
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Pemerintah Kabupaten Gowa
PT Nas Media Indonesia
Pemerintah Kota Makassar
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Kabupaten Bombana
Tribun Timur
Institut Leimena
Pemerintah Kota Ternate
Universitas Lamappapoleonro
Griffith University
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Detik.com
University Of Michigan - Ann Arbo
Bank CIMB Niaga Syariah
Bank Sulselbar
Universitas Alkhairaat Palu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Marinduque State University
Hiroshima University
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
National University of Singapore
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Junior Chamber International Indonesia
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Bank Rakyat Indonesia
Kementerian Hukum RI
Universitas Balikpapan
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Universitas Muhammadiyah Parepare
Politeknik Dewantara
Binaskil Academy Malaysia
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Bank Mega Syariah
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Muamalat
Universitas Hasanuddin
PT Indosat Tbk
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Sanjivani University
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universiti Sains Islam Malaysia
Ruijie Networks Co., Ltd.
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Universitas Islam Bandung
AMDA International