UMI Connection Tuesday, 18 August 2026

#5 UMIConnection - Titipan Profesi: Mengapa Kepercayaan Menjadi Modal Pengusaha di Era AI?

Anisa Safitri 180 dilihat 3 menit baca
#5 UMIConnection - Titipan Profesi: Mengapa Kepercayaan Menjadi Modal Pengusaha di Era AI?

#seri5

#UMI Connection – #Titipan Profesi #5

Titipan Profesi UMI: Teknologi dapat mempercepat bisnis, tetapi kejujuran, kualitas, amanah, dan manfaatlah yang menumbuhkan kepercayaan.

MAKASSAR, umi.ac.id — Dunia usaha sedang berubah dengan sangat cepat. Artificial Intelligence (AI) mampu membaca tren pasar, membantu memprediksi kebutuhan pelanggan, mengoptimalkan produksi, menganalisis rantai pasok, mempercepat pelayanan, hingga membantu pengusaha mengambil keputusan berdasarkan data dalam jumlah yang sebelumnya sulit diolah manusia.

Semua itu membuka peluang besar. Namun semakin canggih teknologi bisnis, muncul pertanyaan yang justru semakin mendasar: Mengapa ada perusahaan yang mampu bertahan puluhan tahun, sementara yang lain kehilangan pelanggan dalam waktu singkat?

Jawabannya tidak selalu teknologi. Tidak pula semata-mata modal. Ada aset yang tidak tercatat sederhana dalam mesin produksi, tetapi sangat menentukan keberlangsungan sebuah usaha: kepercayaan.

Kepercayaan pelanggan.

Kepercayaan karyawan.

Kepercayaan mitra.

Kepercayaan investor.

Dan kepercayaan masyarakat.

Universitas Muslim Indonesia (UMI) memandang bahwa kewirausahaan masa depan tidak cukup hanya mengajarkan bagaimana menciptakan keuntungan. Pendidikan juga perlu membentuk manusia yang mampu menciptakan nilai, membuka kesempatan, menghadirkan solusi, menjaga amanah, dan membangun usaha yang dipercaya. Sebab keuntungan dapat menunjukkan kinerja sebuah bisnis. Tetapi kepercayaan menentukan apakah masyarakat ingin terus berjalan bersama bisnis tersebut.

Rektor UMI: Teknologi Mempercepat Bisnis, Integritas Menjaga Kepercayaan

Rektor Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menegaskan bahwa kewirausahaan yang berkelanjutan membutuhkan fondasi integritas. Teknologi dapat membantu mempercepat proses bisnis. AI dapat membantu membaca pasar dan menemukan peluang. Namun kepercayaan tidak lahir hanya dari kecanggihan teknologi.

“Kepercayaan lahir dari kejujuran, kualitas, tanggung jawab, dan konsistensi memberi manfaat. Karena itu, UMI ingin melahirkan pengusaha yang tidak hanya berhasil secara ekonomi, tetapi juga dipercaya masyarakat.”

Menurut Rektor UMI, kemampuan membaca perubahan dan menggunakan teknologi harus berjalan bersama karakter. Sebab semakin besar sebuah usaha, semakin banyak pula manusia yang dapat dipengaruhi oleh keputusan pengusahanya.

Keuntungan Penting, tetapi Cara Memperolehnya Juga Penting

Islam tidak memisahkan aktivitas ekonomi dari nilai. Allah SWT menegaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 275 bahwa Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Pesan tersebut menempatkan aktivitas ekonomi bukan sekadar persoalan memperoleh hasil, tetapi juga memperhatikan cara hasil tersebut diperoleh. Keuntungan merupakan bagian penting dari keberlangsungan usaha. Namun dalam perspektif nilai yang dikembangkan UMI, keberhasilan ekonomi perlu berjalan bersama kehalalan, kejujuran, keadilan, tanggung jawab, dan kemanfaatan. Di sinilah konsep keberkahan memperoleh maknanya. Bukan menggantikan ukuran profesional dalam bisnis, melainkan memberikan orientasi etik terhadap bagaimana sebuah usaha dibangun dan untuk apa keberhasilan tersebut digunakan.

Rasulullah SAW juga memberikan kedudukan tinggi kepada pedagang yang jujur dan dapat dipercaya sebagaimana diriwayatkan dalam hadis Tirmidzi. Karena itu, amanah bukan hambatan bagi bisnis. Amanah adalah fondasi reputasi bisnis.

AI Bisa Membaca Pasar, tetapi Karakter Menentukan Keputusan

Wakil Rektor III Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. Kamal Hijaz, S.H., M.H., menjelaskan bahwa pengembangan kewirausahaan mahasiswa perlu bergerak melampaui orientasi keuntungan jangka pendek. Mahasiswa perlu memahami teknologi digital, AI, analitik data, perubahan perilaku konsumen, inovasi, serta dinamika pasar. Tetapi kemampuan tersebut perlu berjalan bersama karakter kewirausahaan yang jujur, adaptif, kreatif, berani mengambil risiko secara bertanggung jawab, dan mampu menciptakan nilai bagi masyarakat.

“Pengusaha yang baik bukan hanya menciptakan produk, tetapi juga membuka jalan bagi orang lain untuk tumbuh bersama.”

Di sinilah terdapat perbedaan antara sekadar menciptakan transaksi dan membangun perusahaan.

Transaksi dapat terjadi sekali.

Kepercayaan membuat pelanggan kembali.

Reputasi membuat mitra bertahan.

Dan manfaat membuat sebuah usaha memiliki arti bagi masyarakat.

Dari Entrepreneur Menuju Entrepreneurial Leader

UMI tidak memandang kewirausahaan hanya sebagai pilihan profesi bagi mahasiswa yang ingin mendirikan perusahaan. Semangat kewirausahaan juga merupakan cara berpikir. Mahasiswa perlu memiliki kemampuan membaca perubahan, melihat peluang, menyelesaikan persoalan, berinovasi, berkolaborasi, mengambil keputusan, serta berani menciptakan sesuatu yang mempunyai nilai.

Karakter tersebut menjadi bagian dari pembentukan entrepreneurial leaders: generasi yang tidak hanya menunggu peluang, tetapi mampu menciptakan solusi dan menggerakkan manfaat. Karena itu, pertanyaan pendidikan kewirausahaan tidak berhenti pada: “Bagaimana membuat bisnis yang menghasilkan keuntungan?”. Pertanyaan berikutnya adalah: “Bagaimana membangun usaha yang dipercaya, bertumbuh, dan membuat orang lain ikut bertumbuh?”

Membangun Karakter Sebelum Membangun Perusahaan

Di UMI, pembentukan tersebut berjalan melalui proses pendidikan yang menghubungkan kompetensi dengan nilai. Melalui Program Pencerahan Qalbu, mahasiswa diperkenalkan pada pemahaman bahwa rezeki merupakan amanah dan harus diperoleh melalui cara yang benar. Melalui budaya Kampus Ilmu dan Ibadah, keberhasilan profesional ditempatkan berdampingan dengan akhlak dan tanggung jawab. Melalui gerakan kampus berintegritas dan budaya antigratifikasi, mahasiswa diperkenalkan pada satu pelajaran penting dalam dunia profesional: nama baik membutuhkan waktu panjang untuk dibangun, tetapi dapat rusak karena keputusan sesaat. Karena itu, integritas bukan hanya persoalan moral. Dalam dunia usaha, integritas juga merupakan modal reputasi.

UMI Connection: Teknologi untuk Memperbesar Manfaat

Transformasi digital memberikan kemampuan baru bagi entrepreneur.

Data dapat membantu memahami pelanggan.

AI dapat membantu menemukan pola.

Platform digital dapat memperluas pasar.

Otomasi dapat meningkatkan efisiensi.

Kolaborasi dapat berlangsung melampaui batas geografis.

Dalam konteks inilah: “Universitas Muslim Indonesia (UMI) menuju Smart Islamic Digitally-Empowered University melalui UMI Connection.” UMI Connection menjadi bagian dari ekosistem yang mendorong pemanfaatan data dan teknologi secara lebih terintegrasi, termasuk dalam membangun cara berpikir mahasiswa menghadapi dunia profesional dan kewirausahaan yang semakin digital. Namun prinsip dasarnya tetap sama: Teknologi memperbesar kemampuan. Karakter menentukan arah penggunaannya. Dalam kewirausahaan, hal itu berarti:

Inovasi bertemu keberkahan.

Bisnis bertemu amanah.

Keuntungan bertemu kemanfaatan.

Teknologi bertemu kepercayaan.

Kewirausahaan sebagai Jalan Menciptakan Dampak

Pembentukan tersebut berjalan dalam kerangka Catur Dharma UMI, yaitu Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter. Dengan perspektif tersebut, kewirausahaan tidak hanya dipandang sebagai jalan menciptakan nilai ekonomi. Seorang entrepreneur juga berpotensi menciptakan lapangan pekerjaan, melahirkan inovasi, menggerakkan ekonomi, menyelesaikan persoalan masyarakat, dan membuka kesempatan bagi manusia lain untuk berkembang.

Karena itu, ukuran keberhasilan seorang pengusaha tidak perlu berhenti pada: “Seberapa besar perusahaan saya?”. Ada pertanyaan yang lebih bermakna: “Berapa banyak kehidupan yang menjadi lebih baik karena perusahaan saya hadir?”

Kelak, Bangunlah Usaha yang Dipercaya

Kepada mahasiswa yang bercita-cita menjadi pengusaha, Universitas Muslim Indonesia menitipkan sebuah pesan.

Kelak…

Bangunlah perusahaan yang membuat orang bangga bekerja di dalamnya.

Bangunlah produk yang membuat pelanggan merasa dihargai.

Bangunlah usaha yang membuka kesempatan agar orang lain dapat tumbuh.

Gunakan teknologi untuk membuat pelayanan semakin baik.

Gunakan AI untuk memahami persoalan lebih cepat.

Gunakan data untuk mengambil keputusan lebih tepat.

Tetapi jangan biarkan teknologi membuat bisnis kehilangan manusianya.

Dan bangunlah nama baik yang tetap dijaga ketika keuntungan sedang naik maupun ketika bisnis menghadapi ujian. Sebab teknologi akan terus berubah. Model bisnis dapat berubah. Pasar dapat berubah. Perusahaan bahkan dapat berpindah generasi. Tetapi kepercayaan yang dibangun melalui kejujuran dan konsistensi dapat menjadi warisan reputasi yang jauh lebih panjang.

Itulah Titipan Profesi dari Universitas Muslim Indonesia. Pengusaha terbaik bukan semata-mata mereka yang mampu menghasilkan keuntungan terbesar. Pengusaha terbaik adalah mereka yang mampu menciptakan nilai, membuka kesempatan, menjaga amanah, membangun kepercayaan, dan meninggalkan manfaat. AI dapat membantu menemukan peluang. Integritas menentukan apakah peluang itu tumbuh menjadi kepercayaan.

UMI Connection — Menghubungkan Data. Menguatkan Manusia. Membangun Masa Depan. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Bank Panin Dubai Syariah
Institut Teknologi Bandung
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas Andi Djemma
Universitas Muhammadiyah Palopo
STISIP Veteran Palopo
Griffith University
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Bank Muamalat
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Islam Bandung
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Universitas Cokroaminoto Palopo
PT Kogas Driyap Konsultan
Universitas Islam Riau
PT Zahir Internasional
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universitas Alkhairaat Palu
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas Balikpapan
Universitas Islam Al-Azhar
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universiti Malaysia Terengganu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Pemerintah Kota Ternate
Detik.com
Politeknik Keuangan Negara STAN
Universitas Hasanuddin
Universiti Sains Islam Malaysia
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Pemerintah Kabupaten Bombana
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Kota Makassar
Politeknik Cendana
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Junior Chamber International Indonesia
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universitas Ibnu Sina
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
National University of Singapore
Bank Syariah Nasional
University Of Michigan - Ann Arbo
Erzurum Technical University
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Marinduque State University
Bank CIMB Niaga Syariah
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Kementerian Hukum RI
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
PT Putra Mekongga Sejahtera
Ruijie Networks Co., Ltd.
Alliance Française de Makassar
Universitas Lamappapoleonro
Bank Panin Dubai Syariah
Institut Teknologi Bandung
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas Andi Djemma
Universitas Muhammadiyah Palopo
STISIP Veteran Palopo
Griffith University
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Bank Muamalat
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Islam Bandung
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Universitas Cokroaminoto Palopo
PT Kogas Driyap Konsultan
Universitas Islam Riau
PT Zahir Internasional
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universitas Alkhairaat Palu
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas Balikpapan
Universitas Islam Al-Azhar
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universiti Malaysia Terengganu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Pemerintah Kota Ternate
Detik.com
Politeknik Keuangan Negara STAN
Universitas Hasanuddin
Universiti Sains Islam Malaysia
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Pemerintah Kabupaten Bombana
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Pemerintah Kota Makassar
Politeknik Cendana
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Junior Chamber International Indonesia
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universitas Ibnu Sina
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
National University of Singapore
Bank Syariah Nasional
University Of Michigan - Ann Arbo
Erzurum Technical University
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Marinduque State University
Bank CIMB Niaga Syariah
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Kementerian Hukum RI
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
PT Putra Mekongga Sejahtera
Ruijie Networks Co., Ltd.
Alliance Française de Makassar
Universitas Lamappapoleonro
Perbanas Institute
Universitas Muhammadiyah Jakarta
AMDA International
Bank Sulselbar
PT Indosat Tbk
Bank Mega Syariah
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universiti Malaya
PT Jasa Raharja
Politeknik Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Mega Buana
Politeknik Dewantara
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Politeknik Sorowako
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Sanjivani University
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
PT Marlip Indo Mandiri
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universiti Kebangsaan Malaysia
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Institut Leimena
Bank Sulselbar Syariah
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Binaskil Academy Malaysia
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas Islam Sumatera Utara
Bank Mandiri
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
ITBM Malaysia
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Hiroshima University
Istanbul Sabahattin Zaim University
Rakyat Sulsel
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Tribun Timur
Bank Syariah Indonesia
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
PT Nas Media Indonesia
Perbanas Institute
Universitas Muhammadiyah Jakarta
AMDA International
Bank Sulselbar
PT Indosat Tbk
Bank Mega Syariah
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universiti Malaya
PT Jasa Raharja
Politeknik Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Mega Buana
Politeknik Dewantara
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Politeknik Sorowako
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Sanjivani University
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
PT Marlip Indo Mandiri
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universiti Kebangsaan Malaysia
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Institut Leimena
Bank Sulselbar Syariah
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Binaskil Academy Malaysia
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas Islam Sumatera Utara
Bank Mandiri
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
ITBM Malaysia
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Hiroshima University
Istanbul Sabahattin Zaim University
Rakyat Sulsel
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Tribun Timur
Bank Syariah Indonesia
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
PT Nas Media Indonesia