Alumni di Pemerintahan & Pelayanan Publik Thursday, 3 September 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Andi Muzakkir Aqil: Dari Fakultas Hukum UMI, Membawa Aspirasi Masyarakat ke DPR RI

Anisa Safitri 334 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Andi Muzakkir Aqil: Dari Fakultas Hukum UMI, Membawa Aspirasi Masyarakat ke DPR RI

Alumni Fakultas Hukum UMI yang tumbuh melalui organisasi mahasiswa, kewirausahaan dan jejaring alumni, lalu mendapat amanah mewakili Sulawesi Selatan di parlemen nasional.

MAKASSAR, umi.ac.id — Jauh sebelum duduk sebagai anggota DPR RI, Andi Muzakkir Aqil, S.H., M.H. telah belajar tentang organisasi dan representasi sejak menjadi mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI). Pada 2005–2006, ia dipercaya sebagai Sekretaris Umum Badan Legislatif Mahasiswa Fakultas Hukum UMI.

Hampir dua dekade kemudian, ruang representasinya jauh lebih besar. Kini Andi Muzakkir Aqil merupakan anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II dan bertugas di Komisi XII DPR RI. Di luar parlemen, ia tetap terhubung dengan almamater melalui kepemimpinannya di IKA UMI Jabodetabek. Pada 2026, ia juga mendapat amanah sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar. Perjalanan tersebut memperlihatkan proses yang panjang: dari belajar menyuarakan kepentingan mahasiswa di kampus hingga membawa aspirasi masyarakat ke ruang kebijakan nasional.

Berawal dari Fakultas Hukum UMI

Andi Muzakkir Aqil menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Hukum UMI pada 2007. Kampus baginya tidak hanya menjadi tempat mempelajari hukum. Ia juga aktif berorganisasi dan dipercaya sebagai Sekretaris Umum Badan Legislatif Mahasiswa Fakultas Hukum UMI periode 2005–2006.

Di ruang organisasi mahasiswa itulah ia mulai berhadapan dengan sesuatu yang kelak menjadi bagian penting dari pekerjaannya: mendengar kepentingan banyak orang, membangun komunikasi, berdiskusi, dan menjalankan tanggung jawab organisasi. Setelah menyelesaikan pendidikan di UMI, ia melanjutkan Magister Hukum di Universitas Jayabaya dan lulus pada 2016. Pendidikan hukum tersebut kemudian berjalan bersama pengalaman organisasi yang semakin luas.

Bertumbuh Melalui Organisasi dan Jejaring

Sebelum masuk ke DPR RI, Andi Muzakkir Aqil aktif dalam berbagai organisasi. Ia pernah dipercaya sebagai Ketua Umum HIPMI Parepare, aktif di KNPI Kota Parepare, KONI Pusat, Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan, hingga Majelis Nasional KAHMI. Setiap organisasi mempertemukannya dengan lingkungan yang berbeda.

Ada dunia kepemudaan.

Ada kewirausahaan.

Ada olahraga.

Ada organisasi kemasyarakatan.

Ada pula jaringan profesional dan alumni.

Pengalaman tersebut memperluas cara Andi Muzakkir melihat masyarakat. Sebab persoalan publik jarang berdiri sendiri. Masalah ekonomi dapat berhubungan dengan lapangan kerja. Kebijakan energi dapat bersentuhan dengan keselamatan masyarakat. Investasi harus mempertimbangkan lingkungan. Sementara pembangunan membutuhkan komunikasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Pengalaman berorganisasi menjadi salah satu bekal untuk bekerja di tengah berbagai kepentingan tersebut.

Tetap Membawa UMI dalam Perjalanan

Salah satu amanah yang membuat Andi Muzakkir tetap dekat dengan almamater adalah kepemimpinannya di IKA UMI Jabodetabek. Baginya, alumni bukan sekadar mereka yang pernah belajar di kampus yang sama. Alumni merupakan sumber daya yang tersebar di banyak bidang dan dapat dipertemukan kembali untuk memberi manfaat kepada almamater maupun masyarakat.

Ada alumni UMI di pemerintahan.

Ada di parlemen.

Ada yang menjadi profesional, akademisi, pengusaha, tenaga kesehatan, penegak hukum, maupun tokoh masyarakat.

Ketika jejaring tersebut terhubung, hubungan alumni dengan kampus tidak berhenti setelah wisuda. Andi Muzakkir beberapa kali menekankan pentingnya alumni ikut berkontribusi terhadap perkembangan UMI dan pembangunan bangsa. Pandangan itu penting. Sebab keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya terlihat dari apa yang terjadi selama mahasiswa berada di kampus, tetapi juga dari apa yang dilakukan alumninya setelah berada di tengah masyarakat.

Dari Sulawesi Selatan ke DPR RI

Pada Pemilu 2024, Andi Muzakkir Aqil terpilih menjadi anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan II. Ia kemudian menjalankan amanah sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dan bertugas di Komisi XII. Di komisi tersebut, berbagai persoalan strategis dibahas, termasuk energi, lingkungan hidup, investasi, serta sektor lain yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat dan pembangunan nasional.

Ruang kerjanya pun berubah. Jika ketika mahasiswa ia belajar mengenai representasi dalam organisasi kampus, kini ia berhadapan langsung dengan aspirasi masyarakat, regulasi, pemerintah, dunia usaha, serta berbagai keputusan yang memiliki konsekuensi luas. Di sinilah pendidikan hukum memperoleh konteks yang lebih nyata. Hukum bukan hanya teks peraturan.

Ada kepentingan publik yang harus dilindungi.

Ada kebijakan yang perlu diawasi.

Dan ada masyarakat yang akan merasakan akibat dari keputusan yang dibuat.

Ketika Keselamatan Masyarakat Menjadi Pertimbangan

Salah satu isu yang menjadi perhatian Andi Muzakkir adalah rencana pengembangan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai alternatif LPG 3 kilogram. Dalam pembahasan kebijakan tersebut, ia meminta agar pemerintah memastikan aspek keamanan, distribusi, dan kesiapan regulasi sebelum penerapan dilakukan secara luas. Pertimbangannya sederhana: teknologi dan kebijakan baru pada akhirnya akan digunakan masyarakat. Karena itu, keselamatan pengguna harus diperhitungkan sejak awal.

Perhatian serupa terlihat ketika Komisi XII DPR RI meninjau persoalan rencana PLTSa di kawasan Tamalanrea, Makassar. Dalam persoalan tersebut, Andi Muzakkir menyampaikan aspirasi warga yang pada dasarnya tidak menolak pembangunan industri energi, tetapi meminta lokasi proyek ditinjau kembali karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan di kawasan permukiman. Dua persoalan tersebut memperlihatkan bentuk konkret kerja representasi.

Mendengar masyarakat.

Memahami persoalan.

Membawanya ke ruang pembahasan.

Lalu memastikan pembangunan tetap mempertimbangkan keselamatan dan kepentingan publik.

Amanah Baru di Kota Makassar

Pada Juli 2026, perjalanan organisasi Andi Muzakkir memasuki fase baru. Ia dipercaya sebagai Pelaksana Tugas Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makassar. Amanah tersebut menambah tanggung jawab yang harus dijalankannya di luar tugas sebagai anggota DPR RI dan Ketua IKA UMI Jabodetabek. Pengalaman organisasi sejak mahasiswa kembali menjadi relevan. Sebab memimpin organisasi membutuhkan kemampuan mendengar, membangun komunikasi, menyatukan kepentingan, serta menjaga agar organisasi dapat bekerja.

Dari organisasi mahasiswa hingga organisasi nasional, skala tanggung jawabnya berubah. Tetapi prinsip dasarnya tetap sama: kepercayaan harus dijalankan dengan tanggung jawab.

Dari Representasi Mahasiswa ke Representasi Masyarakat

Ada satu garis yang menarik dari perjalanan Andi Muzakkir Aqil. Ketika menjadi mahasiswa Fakultas Hukum UMI, ia pernah berada dalam Badan Legislatif Mahasiswa. Hari ini, ia berada di lembaga legislatif nasional. Tentu keduanya merupakan ruang yang sangat berbeda. Tetapi keduanya mempertemukan seseorang dengan satu tanggung jawab yang sama: mendengar dan membawa kepentingan orang yang diwakilinya.

Perjalanan itulah yang membuat kisah Andi Muzakkir Aqil relevan dalam seri Dari Kampus, Menjadi Dampak. Bukan semata-mata karena ia berhasil menjadi anggota DPR RI. Tetapi karena perjalanan itu menunjukkan proses panjang seorang alumni. Dari mahasiswa yang belajar hukum.

Menjadi aktivis organisasi.

Membangun jejaring.

Memimpin organisasi alumni.

Hingga akhirnya mendapat kepercayaan masyarakat untuk berada di parlemen nasional.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Universitas tidak dapat menentukan ke mana setiap alumninya akan pergi. Tetapi kampus dapat memberi ilmu, pengalaman, nilai, dan ruang belajar yang kelak menjadi bekal ketika alumninya memasuki kehidupan nyata. Pada Andi Muzakkir Aqil, salah satu proses itu bermula di Fakultas Hukum UMI. Hari ini ruang pengabdiannya telah berkembang.

Di DPR RI, ia terlibat dalam pembahasan kebijakan nasional.

Di IKA UMI Jabodetabek, ia menjaga hubungan dan menggerakkan jejaring alumni.

Di Makassar, ia mendapat amanah dalam kepemimpinan organisasi politik.

Dan sebagai alumni, ia tetap membawa identitas almamater dalam perjalanan tersebut.

Dari Kampus, Menjadi Dampak. Dari Fakultas Hukum, belajar memahami aturan. Dari organisasi, belajar mendengar dan memimpin. Dari masyarakat, memperoleh kepercayaan. Dan di DPR RI, kepercayaan itu menjadi tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan publik. Sebab salah satu ukuran keberhasilan pendidikan adalah ketika ilmu yang diperoleh di kampus digunakan untuk menjalankan amanah yang manfaatnya dirasakan masyarakat. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Mega Buana
Detik.com
Universitas Islam Sumatera Utara
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Politeknik Dewantara
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
AMDA International
Politeknik Keuangan Negara STAN
Universiti Malaya
Pemerintah Kota Makassar
PT Marlip Indo Mandiri
Universitas Muhammadiyah Parepare
Bank Muamalat
Marinduque State University
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Islam Bandung
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
PT Indosat Tbk
STISIP Veteran Palopo
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
PT Kogas Driyap Konsultan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universitas Balikpapan
Universiti Kebangsaan Malaysia
Junior Chamber International Indonesia
Bank Panin Dubai Syariah
Bank CIMB Niaga Syariah
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas Islam Riau
Politeknik Cendana
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Tribun Timur
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Politeknik Palopo
Istanbul Sabahattin Zaim University
PT Nas Media Indonesia
Erzurum Technical University
Bank Rakyat Indonesia
Bank Sulselbar
Bank Sulselbar Syariah
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Ruijie Networks Co., Ltd.
Hiroshima University
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Griffith University
Sanjivani University
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Mega Buana
Detik.com
Universitas Islam Sumatera Utara
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Politeknik Dewantara
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
AMDA International
Politeknik Keuangan Negara STAN
Universiti Malaya
Pemerintah Kota Makassar
PT Marlip Indo Mandiri
Universitas Muhammadiyah Parepare
Bank Muamalat
Marinduque State University
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Islam Bandung
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
PT Indosat Tbk
STISIP Veteran Palopo
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
PT Kogas Driyap Konsultan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universitas Balikpapan
Universiti Kebangsaan Malaysia
Junior Chamber International Indonesia
Bank Panin Dubai Syariah
Bank CIMB Niaga Syariah
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Universitas Islam Riau
Politeknik Cendana
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Tribun Timur
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Politeknik Palopo
Istanbul Sabahattin Zaim University
PT Nas Media Indonesia
Erzurum Technical University
Bank Rakyat Indonesia
Bank Sulselbar
Bank Sulselbar Syariah
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Ruijie Networks Co., Ltd.
Hiroshima University
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Griffith University
Sanjivani University
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Kementerian Hukum RI
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Institut Leimena
Pemerintah Kabupaten Gowa
ITBM Malaysia
Universitas Alkhairaat Palu
PT Jasa Raharja
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Universiti Sains Islam Malaysia
Politeknik Sorowako
Bank Mandiri
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Bank Syariah Indonesia
Pemerintah Kabupaten Bombana
Institut Teknologi Bandung
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Universitas Andi Djemma
Bank Syariah Nasional
Rakyat Sulsel
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
PT Putra Mekongga Sejahtera
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Universiti Malaysia Terengganu
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
PT Zahir Internasional
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Alliance Française de Makassar
Perbanas Institute
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Bank Mega Syariah
Pemerintah Kota Ternate
Universitas Muhammadiyah Palopo
Binaskil Academy Malaysia
Universitas Hasanuddin
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Bank Negara Indonesia
University Of Michigan - Ann Arbo
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas Lamappapoleonro
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
National University of Singapore
Universitas Ibnu Sina
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universitas Islam Al-Azhar
Universitas Kurnia Jaya Persada
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Kementerian Hukum RI
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Institut Leimena
Pemerintah Kabupaten Gowa
ITBM Malaysia
Universitas Alkhairaat Palu
PT Jasa Raharja
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Universiti Sains Islam Malaysia
Politeknik Sorowako
Bank Mandiri
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Bank Syariah Indonesia
Pemerintah Kabupaten Bombana
Institut Teknologi Bandung
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Universitas Andi Djemma
Bank Syariah Nasional
Rakyat Sulsel
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
PT Putra Mekongga Sejahtera
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Universiti Malaysia Terengganu
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
PT Zahir Internasional
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Alliance Française de Makassar
Perbanas Institute
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Bank Mega Syariah
Pemerintah Kota Ternate
Universitas Muhammadiyah Palopo
Binaskil Academy Malaysia
Universitas Hasanuddin
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Bank Negara Indonesia
University Of Michigan - Ann Arbo
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas Lamappapoleonro
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
National University of Singapore
Universitas Ibnu Sina
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universitas Islam Al-Azhar
Universitas Kurnia Jaya Persada