Dari Berbagai Negara, Satu Kampus, Mimpi yang Sama - Raed H. A. Abuoda, Mahasiswa Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran UMI Asal Gaza, Membawa Cita-Cita Mengabdi kepada Sesama
MAKASSAR, umi.ac.id — Keinginan mempelajari kedokteran dan membantu sesama membawa Raed H. A. Abuoda dari Gaza, Palestina, ke Makassar. Pada 2026, ia memulai pendidikan di Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI).
Bagi Raed, memilih kedokteran berangkat dari ketertarikan terhadap ilmu medis dan keinginan membangun karier di bidang kesehatan. Ia ingin memperoleh pengetahuan serta kemampuan yang kelak dapat digunakan untuk memberikan pertolongan dan pelayanan kepada orang lain.
Sebelum menentukan tempat kuliah, Raed menelusuri pilihan universitas yang dinilainya dapat mendukung tujuan tersebut. Reputasi perguruan tinggi dan standar akademik menjadi pertimbangan penting dalam keputusannya memilih UMI.
Pilihan itu membawanya memasuki lingkungan pendidikan baru di Indonesia. Di Makassar, ia mulai menjalani proses belajar sebagai mahasiswa kedokteran sekaligus mengenal kehidupan kampus dan budaya yang berbeda dari daerah asalnya.
Raed berharap memperoleh pengalaman akademik yang kuat dan pembelajaran yang komprehensif selama menempuh pendidikan di FK UMI. Harapan tersebut menjadi arah bagi perjalanan studinya yang membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, dan kesediaan untuk terus mengembangkan diri.
Kehadirannya membawa pengalaman dan perspektif Palestina ke dalam kehidupan akademik UMI. Perjumpaan dengan mahasiswa dari latar belakang berbeda membuka kesempatan untuk saling mengenal, bertukar pandangan, dan membangun hubungan melalui kegiatan belajar sehari-hari.
Minat Raed terhadap kedokteran juga memperlihatkan sisi kemanusiaan dalam pilihan pendidikan seorang mahasiswa internasional. Di balik keputusan melintasi negara, ada tujuan pribadi untuk memperoleh ilmu yang dapat digunakan dalam pelayanan kesehatan.
Dalam arah pengembangan UMI menuju Smart Islamic AI-Driven University, penguasaan ilmu dan teknologi berjalan bersama pembentukan karakter serta tanggung jawab profesional. Bagi pendidikan kedokteran, perhatian terhadap kebutuhan manusia menjadi bagian penting dalam menempatkan pengetahuan tersebut.
Perjalanan Raed di FK UMI baru dimulai. Dari Gaza ke Makassar, ia membawa ketertarikan pada ilmu kedokteran dan harapan untuk mengabdi. Kini, harapan itu dijalaninya melalui proses pendidikan yang akan menjadi bekal untuk mengambil peran di bidang kesehatan.
DARI DUNIA UNTUK UMI, LALU KEMBALI MENDUNIA. (Bersambung)























































































































