Alumni di Pemerintahan & Pelayanan Publik Tuesday, 6 October 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Akbar Zufty, S.H., M.E.: Alumni Hukum Ekonomi Syariah UMI, Delapan Tahun Berkarier di BNI, Kini Penyuluh Agama Ahli Pertama Kemenag Tana Toraja di KUA Kecamatan Simbuang

Anisa Safitri 46 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Akbar Zufty, S.H., M.E.: Alumni Hukum Ekonomi Syariah UMI, Delapan Tahun Berkarier di BNI, Kini Penyuluh Agama Ahli Pertama Kemenag Tana Toraja di KUA Kecamatan Simbuang

MAKASSAR, umi.ac.id — Delapan tahun bekerja di dunia perbankan tidak membuat Akbar Zufty, S.H., M.E. berhenti membuka kemungkinan baru dalam perjalanan hidupnya. Setelah membangun pengalaman profesional di Bank BNI Kantor Wilayah Makassar sejak 2016 hingga 2024, alumnus Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia (UMI) itu memilih jalan pengabdian yang berbeda.

Sejak 2025, Akbar resmi mengabdi sebagai Penyuluh Agama Ahli Pertama pada Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja dan bertugas di KUA Kecamatan Simbuang. Perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa karier tidak selalu bergerak dalam satu garis lurus. Pendidikan, pengalaman kerja, dan keberanian mempelajari hal baru dapat membawa seseorang dari satu ruang profesional menuju ruang pengabdian yang berbeda.

Bagi Akbar, perpindahan dari perbankan menuju pelayanan keagamaan bukan berarti meninggalkan pengalaman masa lalu. Justru disiplin, ketelitian, tanggung jawab, dan pengalaman mengelola kepercayaan selama bekerja di sektor perbankan menjadi bagian dari modal ketika kini ia harus hadir lebih dekat untuk mendampingi masyarakat. “Hidup harus terus bergerak. Terus belajar, mengembangkan diri, dan berani menjajaki peluang baru untuk tumbuh dan mengabdi,” menjadi prinsip yang menggambarkan perjalanan tersebut.

Dari Hukum Ekonomi Syariah UMI

Akbar memulai pendidikan tingginya pada 2011 di Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Agama Islam UMI. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana pada 2016 dan memperoleh gelar Sarjana Hukum. Selama menempuh pendidikan, Akbar memperoleh fondasi keilmuan yang mempertemukan aspek hukum, ekonomi, dan prinsip-prinsip syariah. Bidang tersebut kemudian menjadi relevan dengan perjalanan profesional pertamanya setelah meninggalkan kampus.

Pada tahun yang sama dengan kelulusannya, Akbar memasuki sektor perbankan. Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan Hukum Ekonomi Syariah memiliki ruang implementasi yang luas. Lulusannya tidak hanya dapat bergerak dalam bidang hukum atau lembaga keagamaan, tetapi juga memiliki ruang profesional pada industri perbankan dan sektor ekonomi. Bagi UMI sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah, perjalanan itu juga menunjukkan bahwa ilmu keislaman tidak harus berdiri terpisah dari dunia profesional. Nilai syariah dapat bertemu dengan sistem ekonomi modern, tata kelola, profesionalisme, dan pelayanan.

Delapan Tahun Berkarier di BNI

Pada 2016, Akbar memulai perjalanan profesionalnya di Bank BNI Kantor Wilayah Makassar. Ia dipercaya menjalankan tugas sebagai Asisten Pengelolaan Kas hingga 2024. Delapan tahun merupakan waktu yang cukup panjang untuk membangun pengalaman profesional. Pekerjaan dalam pengelolaan kas membutuhkan ketelitian, disiplin, kepatuhan terhadap prosedur, tanggung jawab, serta kemampuan menjaga kepercayaan.

Dalam dunia perbankan, kesalahan kecil dapat memiliki konsekuensi besar. Karena itu, akurasi dan integritas bukan sekadar tuntutan administratif, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja. Pengalaman tersebut kemudian membentuk salah satu fondasi profesional Akbar. Ia belajar bahwa kepercayaan harus dijaga melalui pekerjaan yang benar. Di perbankan, ia belajar mengelola kepercayaan melalui ketelitian. Dalam pelayanan keagamaan, kepercayaan itu kini dijaga melalui kehadiran dan pengabdian kepada masyarakat.

Bekerja Sambil Melanjutkan Pendidikan

Delapan tahun berada di dunia perbankan tidak membuat Akbar berhenti belajar. Di tengah aktivitas profesionalnya, pada 2021 ia kembali memasuki dunia akademik dengan melanjutkan pendidikan magister pada bidang Ekonomi Syariah di Pascasarjana UIN Alauddin Makassar. Pendidikan tersebut diselesaikannya pada 2024 dan mengantarkannya memperoleh gelar Magister Ekonomi.

Keputusan kuliah sambil tetap bekerja menunjukkan bahwa pendidikan baginya bukan sesuatu yang selesai setelah memperoleh gelar sarjana. Pengalaman profesional memberikan persoalan nyata. Pendidikan memberikan ruang untuk memperluas perspektif dalam melihat persoalan tersebut. Dengan demikian, perjalanan Akbar mempertemukan tiga bekal yang saling menguatkan: pendidikan Hukum Ekonomi Syariah dari UMI, pengalaman panjang dalam dunia perbankan, serta pendidikan lanjutan dalam Ekonomi Syariah. Ketiganya kemudian dibawa memasuki fase pengabdian berikutnya.

Tahun 2025, Memilih Jalan Baru

Setelah delapan tahun menjalani karier di sektor perbankan, Akbar mengambil keputusan penting. Pada 2025, ia memasuki lingkungan Kementerian Agama dan resmi mengabdi sebagai Penyuluh Agama Ahli Pertama Kementerian Agama Kabupaten Tana Toraja. Ia ditempatkan di KUA Kecamatan Simbuang. Perubahan tersebut membawa Akbar dari lingkungan perbankan di Makassar menuju pelayanan keagamaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat di Tana Toraja. Ini bukan sekadar perpindahan tempat kerja. Karakter pekerjaannya pun berubah.

Jika sebelumnya ia berhadapan dengan pengelolaan kas, sistem perbankan, prosedur, dan administrasi keuangan, kini tugasnya semakin dekat dengan manusia dan kehidupan sosial-keagamaan masyarakat. Sebagai penyuluh agama, ia dituntut tidak hanya memahami materi keagamaan, tetapi juga mampu berkomunikasi, mendengar, membangun kepercayaan, memahami karakter masyarakat, serta menyampaikan pesan agama sesuai konteks sosial tempat ia mengabdi. Di titik inilah perjalanan sebelumnya tidak menjadi sia-sia. Berubah arah bukan berarti memulai dari nol. Pengalaman lama dapat menjadi bekal untuk menjalankan amanah baru.

Dari Makassar Menuju Pengabdian di Simbuang

Bertugas di KUA Kecamatan Simbuang menghadirkan pengalaman yang berbeda dari lingkungan profesional yang sebelumnya dijalani Akbar. Ia kini berada lebih dekat dengan kehidupan masyarakat. Penyuluh agama memiliki posisi penting karena berada pada ruang perjumpaan antara pengetahuan keagamaan dan persoalan kehidupan sehari-hari.

Masyarakat tidak selalu membutuhkan ceramah panjang.

Ada kalanya mereka membutuhkan orang yang mau mendengar, memberikan penjelasan, mendampingi, membantu menemukan jalan keluar, serta menghadirkan pesan agama dengan bahasa yang mudah dipahami. Karena itu, penyuluhan agama bukan hanya persoalan kemampuan berbicara. Ia juga membutuhkan kemampuan memahami manusia. Latar belakang Hukum Ekonomi Syariah UMI, pengalaman perbankan, dan pendidikan Magister Ekonomi Syariah memberi Akbar perspektif yang cukup luas ketika berhadapan dengan kehidupan masyarakat yang persoalannya juga semakin kompleks.

Mulai Mengambil Peran dalam Pembinaan Keagamaan

Pengabdian Akbar tidak berhenti pada tugas formalnya sebagai Penyuluh Agama Ahli Pertama. Ia juga mulai mengambil bagian dalam berbagai aktivitas pembinaan keagamaan di Tana Toraja. Akbar dipercaya terlibat sebagai Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kabupaten Tana Toraja. Pada 2026, ia juga berpartisipasi sebagai peserta MTQ Korpri Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa ruang pengabdiannya mulai berkembang. Dari tugas penyuluhan di tingkat kecamatan, ia ikut hadir dalam aktivitas keagamaan pada tingkat kabupaten dan provinsi. Pengalaman tersebut sekaligus mempertemukan kompetensi profesional dengan kehidupan keagamaan masyarakat.

Ketika Karier Berubah, Nilai Tetap Dibawa

Ada pelajaran menarik dari perjalanan Akbar. Pekerjaan pertamanya setelah lulus bukan pekerjaan terakhirnya. Delapan tahun karier di perbankan tidak menghalanginya untuk mengambil jalan berbeda. Sebaliknya, pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan yang membentuk dirinya. Dunia kerja hari ini memang semakin dinamis. Seseorang dapat menyelesaikan pendidikan pada satu bidang, bekerja pada sektor tertentu, melanjutkan pendidikan, memperoleh kompetensi baru, kemudian menemukan ruang pengabdian yang berbeda.

Karena itu, kesiapan menghadapi masa depan tidak cukup hanya dengan menguasai satu pekerjaan. Kemampuan belajar kembali menjadi sama pentingnya. Keberanian beradaptasi juga menjadi modal. Dan yang tidak kalah penting adalah kemampuan membawa nilai-nilai baik dari pengalaman sebelumnya menuju lingkungan baru. Karier boleh berubah. Tempat bekerja boleh berganti. Tetapi integritas, kemauan belajar, dan semangat memberi manfaat harus tetap dibawa.

Dari Perbankan Menuju Pelayanan Umat

Perjalanan Akbar dapat dibaca melalui satu lintasan yang saling terhubung: Hukum Ekonomi Syariah UMI → Bank BNI → Delapan Tahun Pengalaman Perbankan → Magister Ekonomi Syariah → Kementerian Agama → Penyuluh Agama Ahli Pertama → KUA Kecamatan Simbuang → Pembinaan Keagamaan Masyarakat Tana Toraja.

Yang menarik bukan sekadar perpindahan profesinya. Yang lebih penting adalah bagaimana pengalaman dari setiap fase tetap memiliki nilai untuk fase berikutnya. Di UMI, ia memperoleh fondasi Hukum Ekonomi Syariah. Di perbankan, ia belajar disiplin, ketelitian, tanggung jawab, dan kepercayaan. Di jenjang magister, ia memperdalam Ekonomi Syariah.

Dan kini, di Kementerian Agama, seluruh pengalaman tersebut dibawa lebih dekat kepada masyarakat. Inilah salah satu bentuk nyata pembelajaran sepanjang hayat.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Bagi mahasiswa UMI hari ini, perjalanan Akbar membawa pesan yang relevan dengan dunia kerja yang terus berubah.

Jangan menganggap program studi sebagai batas perjalanan hidup. Program studi adalah fondasi. Setelah itu, seseorang harus terus belajar, membaca peluang, memperkuat kompetensi, dan berani mengambil tanggung jawab baru.

Akbar telah menjalani delapan tahun karier yang relatif mapan di sektor perbankan. Namun ketika ruang pengabdian baru terbuka, ia berani mengambilnya. Keputusan tersebut mempertemukannya kembali dengan salah satu dimensi dari pendidikan Hukum Ekonomi Syariah yang pernah dipelajarinya di UMI: bagaimana ilmu dan nilai Islam hadir dalam kehidupan masyarakat. Prinsip hidupnya merangkum perjalanan tersebut: “Terus belajar, mengembangkan diri, dan berani menjajaki peluang baru untuk tumbuh dan mengabdi.”

Bagi UMI sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah, perjalanan Akbar sekaligus memperlihatkan bahwa dampak alumni tidak harus berjalan dalam satu profesi sepanjang kehidupan. Dampak dapat berpindah ruang. Yang dahulu hadir melalui profesionalisme di sektor perbankan, kini hadir melalui penyuluhan agama dan pembinaan masyarakat.

Dari UMI, Akbar mempelajari Hukum Ekonomi Syariah. Dari BNI, ia membangun pengalaman profesional selama delapan tahun. Dari pendidikan magister, ia memperdalam Ekonomi Syariah. Dan sejak 2025, di KUA Kecamatan Simbuang, Tana Toraja, ia memilih membawa seluruh perjalanan tersebut lebih dekat kepada masyarakat sebagai Penyuluh Agama Ahli Pertama.

“Berubah arah bukan berarti membuang perjalanan sebelumnya. Kadang seluruh pengalaman lama justru sedang mempersiapkan kita untuk amanah berikutnya.”

DARI MENGELOLA KEPERCAYAAN DI PERBANKAN, KINI MENDAMPINGI UMAT DI TANA TORAJA. DARI KAMPUS, MENJADI DAMPAK. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
PT Kogas Driyap Konsultan
Bank Sulselbar Syariah
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Ibnu Sina
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Rakyat Sulsel
Universitas Cokroaminoto Palopo
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Tribun Timur
PT Nas Media Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Pemerintah Kabupaten Gowa
Hiroshima University
Bank Mega Syariah
Pemerintah Kabupaten Pinrang
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas Lamappapoleonro
Universitas Mega Buana
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Institut Teknologi Bandung
Istanbul Sabahattin Zaim University
ITBM Malaysia
Kementerian Hukum RI
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Alkhairaat Palu
Universitas Muhammadiyah Parepare
PT Jasa Raharja
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universiti Malaya
Institut Leimena
Griffith University
Universitas Andi Djemma
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universitas Balikpapan
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Bank Mandiri
Sanjivani University
Bank Panin Dubai Syariah
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muhammadiyah Jakarta
PT Putra Mekongga Sejahtera
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Bank Muamalat
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universiti Sains Islam Malaysia
STISIP Veteran Palopo
Politeknik Palopo
Bank Negara Indonesia
Binaskil Academy Malaysia
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
PT Kogas Driyap Konsultan
Bank Sulselbar Syariah
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Ibnu Sina
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Rakyat Sulsel
Universitas Cokroaminoto Palopo
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Tribun Timur
PT Nas Media Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Pemerintah Kabupaten Gowa
Hiroshima University
Bank Mega Syariah
Pemerintah Kabupaten Pinrang
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas Lamappapoleonro
Universitas Mega Buana
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Institut Teknologi Bandung
Istanbul Sabahattin Zaim University
ITBM Malaysia
Kementerian Hukum RI
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Alkhairaat Palu
Universitas Muhammadiyah Parepare
PT Jasa Raharja
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universiti Malaya
Institut Leimena
Griffith University
Universitas Andi Djemma
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universitas Balikpapan
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Bank Mandiri
Sanjivani University
Bank Panin Dubai Syariah
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muhammadiyah Jakarta
PT Putra Mekongga Sejahtera
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Bank Muamalat
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universiti Sains Islam Malaysia
STISIP Veteran Palopo
Politeknik Palopo
Bank Negara Indonesia
Binaskil Academy Malaysia
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
AMDA International
Bank Syariah Indonesia
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Alliance Française de Makassar
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universiti Malaysia Terengganu
Perbanas Institute
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Muhammadiyah Palopo
Erzurum Technical University
PT Zahir Internasional
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Politeknik Dewantara
Universitas Islam Riau
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Detik.com
Politeknik Cendana
National University of Singapore
Bank Sulselbar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas Islam Al-Azhar
Junior Chamber International Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Politeknik Sorowako
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pemerintah Kabupaten Bombana
Universitas Hasanuddin
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Islam Bandung
Universiti Kebangsaan Malaysia
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Pemerintah Kota Makassar
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Bank CIMB Niaga Syariah
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
PT Marlip Indo Mandiri
University Of Michigan - Ann Arbo
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Pemerintah Kota Ternate
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Marinduque State University
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
PT Indosat Tbk
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
AMDA International
Bank Syariah Indonesia
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Alliance Française de Makassar
Bank Syariah Nasional
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universiti Malaysia Terengganu
Perbanas Institute
Bank Rakyat Indonesia
Universitas Muhammadiyah Palopo
Erzurum Technical University
PT Zahir Internasional
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Politeknik Dewantara
Universitas Islam Riau
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Detik.com
Politeknik Cendana
National University of Singapore
Bank Sulselbar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas Islam Al-Azhar
Junior Chamber International Indonesia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Politeknik Sorowako
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pemerintah Kabupaten Bombana
Universitas Hasanuddin
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Islam Bandung
Universiti Kebangsaan Malaysia
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Pemerintah Kota Makassar
Online Scholarship Competition (OSC)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Bank CIMB Niaga Syariah
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
PT Marlip Indo Mandiri
University Of Michigan - Ann Arbo
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Pemerintah Kota Ternate
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Marinduque State University
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
PT Indosat Tbk