Dari Kampus, Menjadi Dampak - Dari Rekayasa Industri ke Jajaran Direksi Pupuk Kaltim, Mohamad Agung Alumni Profesi Insinyur UMI Kini Direktur Pengembangan
Berpengalaman dalam pengembangan bisnis, proyek petrokimia, dan industri pupuk, Mohamad Agung, S.T., M.SE., dipercaya menjabat Direktur Pengembangan PT Pupuk Kalimantan Timur sejak 30 Juni 2025.
MAKASSAR, umi.ac.id — Di balik industri pupuk yang menopang kebutuhan pertanian Indonesia, ada pekerjaan besar yang tidak hanya berkaitan dengan proses produksi. Pengembangan teknologi, investasi, strategi bisnis, hingga pembangunan fasilitas industri membutuhkan kepemimpinan yang mampu mempertemukan kemampuan teknik dengan pertimbangan ekonomi. Di bidang inilah Mohamad Agung, S.T., M.SE., alumni Program Profesi Insinyur Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, membangun perjalanan profesionalnya.
Setelah meniti karier panjang di PT Rekayasa Industri, Agung dipercaya masuk dalam jajaran direksi PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) sebagai Direktur Pengembangan sejak 30 Juni 2025. Jabatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan profesionalnya, dari pengembangan bisnis dan kepemimpinan proyek menuju tanggung jawab strategis pada perusahaan industri pupuk nasional. Bagi UMI, kiprah Agung memperlihatkan luasnya ruang pengabdian alumni Program Profesi Insinyur, termasuk dalam kepemimpinan perusahaan yang berperan pada pengembangan industri strategis Indonesia.
Berangkat dari Teknik Kimia, Memperkuat Diri dengan Ilmu Ekonomi
Mohamad Agung menyelesaikan pendidikan Teknik Kimia di Universitas Indonesia pada 1996. Latar belakang tersebut menjadi fondasi keilmuannya untuk memahami proses industri, teknologi pengolahan, serta berbagai aspek rekayasa yang digunakan dalam sektor petrokimia dan pupuk. Ia kemudian melanjutkan pendidikan Magister Ilmu Ekonomi di Universitas Indonesia, yang diselesaikannya pada 2005. Perpaduan teknik kimia dan ekonomi menjadi bekal yang relevan dengan perjalanan kariernya dalam pengembangan usaha serta pengelolaan proyek industri.
Dalam perjalanan profesionalnya, Agung juga menempuh Program Profesi Insinyur Universitas Muslim Indonesia sebagai bagian dari penguatan kompetensi keinsinyuran. Pendidikan tersebut melengkapi pengalaman yang telah dibangunnya dalam bidang rekayasa, pengembangan bisnis, dan kepemimpinan industri. Perjalanan akademik Agung memperlihatkan bahwa persoalan industri tidak selalu dapat diselesaikan melalui satu bidang ilmu. Keputusan pengembangan usaha membutuhkan pertimbangan teknis sekaligus pemahaman ekonomi dan kelayakan bisnis.
Meniti Karier Strategis di PT Rekayasa Industri
Sebelum bergabung dengan jajaran direksi Pupuk Kaltim, Agung mengembangkan pengalaman profesional melalui sejumlah jabatan penting di PT Rekayasa Industri. Ia pernah dipercaya sebagai Vice President Business Development, posisi yang berkaitan dengan pengembangan peluang usaha dan strategi pertumbuhan perusahaan. Tanggung jawabnya kemudian berkembang melalui jabatan Senior Vice President (SVP) of Marketing Petrochemical & Overseas. Pada posisi tersebut, bidang pekerjaannya berkaitan dengan pemasaran dan pengembangan usaha di sektor petrokimia serta pasar luar negeri.
Agung juga pernah menjabat SVP Power, Mineral, Fertilizer & Overseas, yang mencakup bidang usaha pembangkit listrik, mineral, pupuk, dan pasar internasional. Selanjutnya, pada Maret hingga Juni 2025, ia dipercaya sebagai SVP Pusat Keunggulan Bisnis. Rangkaian jabatan tersebut menunjukkan pengalaman kepemimpinan Agung pada berbagai sektor industri yang membutuhkan kemampuan memahami kebutuhan pasar, karakteristik proyek, dan strategi bisnis. Pengalaman inilah yang menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya sebelum memperoleh tanggung jawab sebagai Direktur Pengembangan Pupuk Kaltim.
Pernah Memimpin Proyek Lima Tangki Pertamina Group
Pengalaman Agung tidak hanya berada pada bidang pemasaran dan pengembangan bisnis. Pada 2020–2022, ia pernah mengemban tanggung jawab sebagai Project Director dalam proyek pembangunan lima tangki milik Pertamina Group di TPPI. Dalam proyek tersebut, Agung bertanggung jawab pada pengambilan keputusan strategis yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan. Tanggung jawabnya mencakup pengendalian anggaran, jadwal, dan kontrak utama, serta koordinasi dengan pemilik proyek dan berbagai pemangku kepentingan. Ia juga menangani aspek pengendalian risiko dan keselamatan dalam pelaksanaan proyek.
Pembangunan fasilitas penyimpanan pada sektor energi dan petrokimia membutuhkan koordinasi berbagai disiplin teknik serta pengelolaan pekerjaan yang terencana. Pengalaman sebagai Project Director memberikan ruang bagi Agung untuk menghubungkan pertimbangan teknis dengan kebutuhan bisnis, pengelolaan sumber daya, dan tanggung jawab kepemimpinan proyek. Perjalanan Agung memperlihatkan bahwa seorang insinyur tidak hanya dituntut memahami bagaimana fasilitas industri dibangun, tetapi juga mengapa investasi dilakukan, bagaimana risiko dikelola, dan bagaimana proyek memberikan nilai bagi perusahaan.
Kini Direktur Pengembangan PT Pupuk Kalimantan Timur
Tahapan penting berikutnya berlangsung pada 30 Juni 2025, ketika Mohamad Agung dipercaya menjabat Direktur Pengembangan PT Pupuk Kalimantan Timur. Pupuk Kaltim merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri pupuk dan produk kimia terkait, dengan peran dalam mendukung kebutuhan sektor pertanian dan industri nasional.
Sebagai Direktur Pengembangan, Agung berada dalam jajaran pimpinan perusahaan yang menjalankan fungsi pengembangan sesuai kewenangan dan pembagian tugas direksi. Bidang pengembangan memiliki kaitan dengan perencanaan pertumbuhan usaha, evaluasi peluang investasi, serta pengembangan kapasitas dan kegiatan bisnis perusahaan. Pengalaman Agung dalam rekayasa industri, pemasaran petrokimia, pengembangan bisnis, dan kepemimpinan proyek menjadi latar belakang yang relevan dengan tanggung jawab tersebut. Jabatan ini juga menunjukkan perkembangan kariernya dari posisi manajerial di perusahaan rekayasa menuju kepemimpinan strategis pada industri pupuk.
Bagi sektor industri nasional, pengembangan usaha membutuhkan keseimbangan antara inovasi teknologi, efisiensi, keberlanjutan bisnis, dan kebutuhan pasar. Perjalanan profesional Agung berada pada pertemuan berbagai kebutuhan tersebut.
Aktif dalam Organisasi Profesi Keinsinyuran
Di luar tanggung jawab perusahaan, Agung juga memiliki pengalaman dalam organisasi profesi. Pada 2021–2024, ia pernah menjadi Ketua Komite Engineering pada Persatuan Insinyur Indonesia, Badan Kejuruan Kimia. Keterlibatan tersebut memperlihatkan perhatiannya terhadap pengembangan profesi dan jejaring keinsinyuran. Pada 2025, Agung juga terlibat dalam kepanitiaan pertemuan nasional bidang teknik kimia yang mempertemukan kalangan profesional dan akademisi.
Kegiatan organisasi profesi menjadi salah satu ruang untuk memperkuat pertukaran pengetahuan serta hubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Bagi Agung, pengalaman tersebut melengkapi perjalanan profesional yang mencakup pendidikan teknik, ekonomi, pengelolaan proyek, dan kepemimpinan perusahaan.
Alumni Profesi Insinyur UMI di Jajaran Direksi Industri Nasional
Kiprah Mohamad Agung menjadi salah satu gambaran perjalanan alumni Program Profesi Insinyur UMI dalam dunia industri. Dengan latar belakang pendidikan Teknik Kimia Universitas Indonesia, Magister Ilmu Ekonomi, serta pendidikan profesi insinyur di UMI, Agung mengembangkan karier pada bidang yang mempertemukan teknologi dan strategi bisnis. Pengalaman panjangnya di PT Rekayasa Industri kemudian berlanjut ke jajaran direksi PT Pupuk Kalimantan Timur.
Perjalanan ini menunjukkan bahwa kompetensi keinsinyuran memiliki ruang penerapan yang luas, tidak hanya pada pekerjaan perancangan dan pelaksanaan proyek, tetapi juga pada pengambilan keputusan bisnis dan kepemimpinan organisasi. Hal tersebut sejalan dengan semangat UMI sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah, yang mendorong penguasaan ilmu pengetahuan berjalan bersama profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab. Bagi peserta Program Profesi Insinyur UMI, pengalaman Agung memberikan gambaran bahwa pengembangan kompetensi secara berkelanjutan dapat mendukung perjalanan profesional menuju tanggung jawab yang semakin besar.
Dari Kampus, Menjadi Dampak
Mohamad Agung, S.T., M.SE., menyelesaikan pendidikan Teknik Kimia Universitas Indonesia pada 1996 dan Magister Ilmu Ekonomi pada 2005. Ia kemudian memperkuat kompetensi profesionalnya melalui Program Profesi Insinyur Universitas Muslim Indonesia. Kariernya berkembang melalui berbagai jabatan strategis di PT Rekayasa Industri, termasuk Vice President Business Development, SVP Marketing Petrochemical & Overseas, SVP Power, Mineral, Fertilizer & Overseas, hingga SVP Pusat Keunggulan Bisnis. Ia juga pernah memimpin proyek pembangunan lima tangki Pertamina Group di TPPI pada 2020–2022. Sejak 30 Juni 2025, Agung dipercaya menjadi Direktur Pengembangan PT Pupuk Kalimantan Timur.
Perjalanan tersebut memperlihatkan bagaimana kompetensi teknik, pemahaman ekonomi, pengalaman proyek, dan kemampuan manajerial dapat berkembang menjadi kepemimpinan pada perusahaan industri strategis. Dari rekayasa industri menuju jajaran direksi Pupuk Kaltim, Mohamad Agung menunjukkan bahwa perjalanan seorang insinyur dapat terus berkembang, dari memahami proses teknologi hingga mengambil tanggung jawab dalam pengembangan bisnis industri nasional.
DARI PROFESI INSINYUR UMI, MENUJU KEPEMIMPINAN PENGEMBANGAN INDUSTRI PUPUK NASIONAL. DARI KAMPUS, MENJADI DAMPAK. (Bersambung)























































































































