Alumni Profesional Wednesday, 14 October 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Dua Doktor, Dua Magister, Dua Sarjana: Muji Iswanty, Alumni FK UMI yang Menyatukan Kedokteran, Hukum, dan Kemanusiaan

Anisa Safitri 49 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Dua Doktor, Dua Magister, Dua Sarjana: Muji Iswanty, Alumni FK UMI yang Menyatukan Kedokteran, Hukum, dan Kemanusiaan

Dokter spesialis kulit, berlatar pendidikan hukum dan profesi advokat, serta aktif dalam organisasi sosial dan profesi, Dr. Dr. dr. Muji Iswanty membangun perjalanan pengabdian lintas disiplin dari Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia.

MAKASSAR, umi.ac.id — Menjadi dokter membutuhkan ilmu dan tanggung jawab. Memahami hukum membutuhkan ketelitian dan keadilan. Sementara pengabdian kemanusiaan membutuhkan kepedulian terhadap sesama.

Ketiga bidang itu bertemu dalam perjalanan Dr. Dr. dr. Muji Iswanty, S.Ked., S.H., M.H., M.Kes., Sp.DVE, Subsp.Ven, alumni Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (FK UMI) Makassar. Ia memiliki perjalanan akademik yang tidak biasa: dua gelar doktor, dua gelar magister, dan dua gelar sarjana, disertai pendidikan dokter spesialis dan subspesialis.

Namun, kisah Muji Iswanty tidak hanya menarik karena banyaknya gelar yang diraih. Di balik perjalanan pendidikannya, terdapat upaya mempertemukan ilmu kedokteran dan hukum, kemudian mengembangkannya melalui pelayanan kesehatan, pendidikan, organisasi profesi, serta aktivitas sosial dan kemanusiaan. Dua bidang ilmu, tiga ruang pengabdian: mengobati, memperjuangkan keadilan, dan berbagi pengetahuan. Itulah yang membuat perjalanan alumni FK UMI ini memiliki karakter tersendiri.

Berawal dari Fakultas Kedokteran UMI

Muji Iswanty lahir di Makassar pada 1 Agustus 1980. Ia menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia pada 1998–2005. Di lingkungan FK UMI, Muji membangun dasar pendidikan kedokteran yang kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan profesionalnya.

Namun, ketika masih menjalani pendidikan kedokteran, ia juga memperluas minat akademiknya ke bidang hukum. Pada 2000–2003, Muji menempuh pendidikan Sarjana Hukum di Universitas Hasanuddin. Pilihan mempelajari dua bidang tersebut menjadi salah satu pembeda perjalanan akademiknya.

Kedokteran berhubungan dengan kesehatan, keselamatan, dan kehidupan manusia. Sementara hukum berkaitan dengan hak, kewajiban, tanggung jawab, serta perlindungan bagi setiap orang. Keduanya memiliki hubungan yang erat, terutama ketika pelayanan kesehatan berhadapan dengan persoalan etika, persetujuan tindakan medis, keselamatan pasien, dan tanggung jawab profesional.

Dua Doktor, Dua Magister, Dua Sarjana

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Muji terus mengembangkan kompetensinya melalui pendidikan lanjutan. Ia menempuh pendidikan Magister Hukum Kesehatan pada 2009–2012. Pada 2010–2014, ia menjalani pendidikan spesialis kulit dan kelamin sekaligus pendidikan Magister Kesehatan di Universitas Hasanuddin.

Pengembangan keilmuannya kemudian berlanjut ke jenjang doktoral. Muji menempuh pendidikan doktor bidang hukum pada 2015–2018, kemudian pendidikan doktor ilmu kedokteran pada 2020–2024. Dengan demikian, perjalanan akademiknya mencakup dua bidang keilmuan utama yang saling berkaitan, yaitu kedokteran dan hukum. Dua gelar sarjana, dua magister, dan dua doktor menjadi penanda ketekunannya mengembangkan pengetahuan lintas disiplin.

Di luar pendidikan akademik tersebut, Muji mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat pada 2016 dan pendidikan mediator pada 2019. Ia juga memulai pendidikan Magister Agama bidang Ilmu Dakwah di UIN Makassar pada 2023, yang dalam riwayat pendidikan yang tersedia masih tercatat berlangsung.

Rangkaian pendidikan itu memperlihatkan bahwa pengembangan kompetensi profesional tidak harus berhenti pada satu bidang. Bagi Muji, kedokteran dan hukum menjadi dua perspektif yang dapat saling melengkapi dalam memahami persoalan pelayanan kesehatan.

Dokter yang Memahami Hukum, Akademisi yang Menghubungkan Dua Keilmuan

Perjalanan profesional Muji dimulai dari pelayanan kesehatan masyarakat. Pada 2006–2008, ia bertugas sebagai dokter pegawai tidak tetap di Puskesmas Samata, Kabupaten Gowa. Selanjutnya, pada 2009–2010, ia menjalankan tugas sebagai dokter pegawai negeri sipil di Puskesmas Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.

Setelah menyelesaikan pendidikan spesialis, Muji mengembangkan praktik profesionalnya dalam bidang dermatologi dan venereologi. Sejak 2014, ia tercatat menjalankan praktik sebagai dokter spesialis kulit dan kelamin di RSUD Syekh Yusuf Kabupaten Gowa serta ERHA Clinic Makassar.

Di samping pelayanan medis, Muji juga mengembangkan pengabdian melalui pendidikan tinggi. Ia tercatat mengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin sejak 2014, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar sejak 2015, dan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin sejak 2018. Pengalaman mengajarnya juga mencakup Fakultas Kedokteran Universitas Bosowa pada 2018–2023 serta Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi LAN Makassar pada 2019–2024.

Keterlibatan dalam lingkungan pendidikan kedokteran dan hukum memberikan ruang baginya untuk mengembangkan serta membagikan pengetahuan dari dua disiplin ilmu. Hal ini menjadi penting karena persoalan pelayanan kesehatan tidak selalu dapat dijawab hanya melalui pendekatan medis. Dalam praktik profesional, terdapat pula pertanyaan tentang hak pasien, kewajiban tenaga kesehatan, etika pelayanan, dan penyelesaian sengketa medis. Di sinilah pengetahuan kedokteran dan hukum memiliki titik temu.

Dari Keselamatan Pasien hingga Perlindungan Hukum

Minat lintas disiplin Muji juga tercermin dalam kegiatan ilmiahnya. Ia memiliki publikasi yang membahas dermatologi dan venereologi, penyakit kulit, serta persoalan hukum kesehatan. Salah satu topik yang ditulisnya berkaitan dengan maladministrasi dan malpraktik medis dalam perspektif hukum kesehatan. Publikasi lainnya membahas aspek hukum dan pidana dalam praktik medis. Tema-tema tersebut menunjukkan perhatian terhadap hubungan antara pelayanan kesehatan dan tanggung jawab hukum.

Dalam dunia kesehatan, tenaga medis memiliki kewajiban menjalankan pelayanan sesuai standar profesi dan ketentuan yang berlaku. Pada saat yang sama, pasien memiliki hak yang harus dihormati dan dilindungi. Pemahaman terhadap kedua sisi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berkeadilan. Melalui pendidikan serta aktivitas akademiknya, Muji mengembangkan perhatian pada pertemuan antara ilmu kedokteran, etika profesi, dan hukum kesehatan.

Pengacara, Organisasi Profesi, dan Kepedulian Kemanusiaan

Selain dikenal sebagai dokter spesialis dan akademisi, Muji memiliki latar pendidikan hukum serta telah mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat dan pendidikan mediator. Bekal tersebut melengkapi perjalanan profesionalnya dalam memahami persoalan hukum, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan kesehatan.

Muji juga aktif dalam berbagai organisasi profesi. Pada 2021–2024, ia pernah menjabat Ketua PERDOSKI untuk wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Ambon, dan Gorontalo. Dalam periode yang sama, ia dipercaya menjadi Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran UMI Sulawesi Selatan. Ia juga pernah memimpin Masyarakat Hukum Kesehatan Indonesia Sulawesi Selatan pada 2021–2024.

Keterlibatan organisasinya mencakup Ikatan Dokter Indonesia, Persatuan Dokter Rumah Sakit Indonesia, Palang Merah Indonesia, serta sejumlah organisasi lain di bidang kesehatan dan hukum. Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa ruang pengabdiannya tidak terbatas pada praktik klinis dan kegiatan mengajar. Melalui organisasi profesi, kegiatan ilmiah, dan keterlibatan sosial, Muji memiliki kesempatan untuk berkontribusi dalam penguatan pengetahuan serta kepedulian terhadap persoalan kesehatan dan kemanusiaan.

Ia juga tercatat menjadi pembicara dalam berbagai forum yang membahas etika profesi dokter, hukum kesehatan, sengketa medis, pelayanan kesehatan, serta penyakit kulit dan kelamin. Pengalaman ini memperlihatkan perjalanan seorang profesional yang mengembangkan kompetensi melalui praktik, pendidikan, dan organisasi.

Ilmu yang Berbeda, Tanggung Jawab yang Saling Melengkapi

Ada pesan penting dari perjalanan Muji Iswanty. Banyaknya gelar akademik merupakan pencapaian pendidikan. Namun, nilai pengabdian seseorang juga perlu dilihat dari bagaimana ilmu tersebut digunakan dalam menjalankan tanggung jawab profesional dan sosial.

Kedokteran mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan manusia. Hukum memberikan pemahaman mengenai hak, kewajiban, tanggung jawab, serta keadilan. Sementara keterlibatan dalam organisasi profesi dan kegiatan kemanusiaan membuka ruang untuk memperluas kepedulian dan kontribusi kepada masyarakat.

Ketiganya dapat saling memperkuat. Seorang dokter yang memahami hukum memiliki perspektif tambahan mengenai tanggung jawab profesional dan perlindungan pasien. Seorang akademisi yang memiliki pengalaman praktik dapat membawa persoalan nyata ke dalam ruang pembelajaran. Sementara seorang profesional yang terlibat dalam kegiatan sosial memiliki kesempatan untuk menghubungkan kompetensi dengan kebutuhan masyarakat.

Perjalanan Muji menjadi salah satu contoh bagaimana pendidikan lintas disiplin dapat membuka berbagai ruang pengabdian.

Alumni FK UMI: Dari Ilmu Menuju Pengabdian

Bagi Universitas Muslim Indonesia, perjalanan Muji Iswanty menjadi bagian dari kisah alumni yang mengembangkan karier dan keilmuan di berbagai bidang. Berawal dari Fakultas Kedokteran UMI pada 1998–2005, ia kemudian menempuh pendidikan hukum, magister, doktoral, spesialis, dan subspesialis. Perjalanan profesionalnya mencakup pelayanan kesehatan, pendidikan tinggi, penelitian, organisasi profesi, serta keterlibatan dalam kegiatan sosial.

Kiprah tersebut relevan dengan identitas UMI sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah, Kampus Perjuangan dan Pengabdian, serta Kampus Bereputasi dan Berdampak. Melalui Catur Dharma UMI, pengembangan pendidikan dan pengajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta komitmen Ke-UMI-an dan pendidikan karakter diarahkan untuk membentuk insan akademik yang memiliki kompetensi sekaligus tanggung jawab sosial.

Perjalanan Muji memperlihatkan salah satu bentuk pengembangan ilmu yang melintasi batas disiplin, tetapi tetap berhubungan dengan persoalan manusia. Dari Fakultas Kedokteran UMI, ia membangun perjalanan profesional sebagai dokter spesialis, mengembangkan pengetahuan hukum, dan berkontribusi melalui pendidikan serta organisasi profesi.

Dua doktor, dua magister, dua sarjana. Namun, makna perjalanan akademik itu terletak pada bagaimana pengetahuan kedokteran, hukum, dan kepedulian kemanusiaan dapat dipertemukan dalam pengabdian.

DARI FK UMI, MENYATUKAN KEDOKTERAN, HUKUM, DAN KEMANUSIAAN. DARI KAMPUS, MENJADI DAMPAK. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Universiti Sains Islam Malaysia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universiti Malaysia Terengganu
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Institut Leimena
National University of Singapore
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Bank CIMB Niaga Syariah
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Balikpapan
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Alliance Française de Makassar
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Politeknik Palopo
Tribun Timur
Bank Muamalat
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Islam Al-Azhar
Politeknik Keuangan Negara STAN
Ruijie Networks Co., Ltd.
STISIP Veteran Palopo
Bank Panin Dubai Syariah
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Griffith University
Universitas Andi Djemma
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Junior Chamber International Indonesia
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Cendana
Politeknik Dewantara
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Mega Buana
Pemerintah Kota Makassar
Universiti Malaya
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
PT Jasa Raharja
Online Scholarship Competition (OSC)
PT Zahir Internasional
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Perbanas Institute
Pemerintah Kabupaten Bombana
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universitas Muhammadiyah Palopo
Bank Negara Indonesia
Universitas Islam Bandung
Universitas Ibnu Sina
PT Putra Mekongga Sejahtera
Bank Sulselbar Syariah
ITBM Malaysia
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universiti Sains Islam Malaysia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universiti Malaysia Terengganu
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Institut Leimena
National University of Singapore
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Bank CIMB Niaga Syariah
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Balikpapan
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Alliance Française de Makassar
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Politeknik Palopo
Tribun Timur
Bank Muamalat
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Islam Al-Azhar
Politeknik Keuangan Negara STAN
Ruijie Networks Co., Ltd.
STISIP Veteran Palopo
Bank Panin Dubai Syariah
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Griffith University
Universitas Andi Djemma
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Junior Chamber International Indonesia
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Cendana
Politeknik Dewantara
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Mega Buana
Pemerintah Kota Makassar
Universiti Malaya
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
PT Jasa Raharja
Online Scholarship Competition (OSC)
PT Zahir Internasional
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Perbanas Institute
Pemerintah Kabupaten Bombana
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universitas Muhammadiyah Palopo
Bank Negara Indonesia
Universitas Islam Bandung
Universitas Ibnu Sina
PT Putra Mekongga Sejahtera
Bank Sulselbar Syariah
ITBM Malaysia
Universitas Kurnia Jaya Persada
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Bank Sulselbar
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Hiroshima University
Detik.com
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Istanbul Sabahattin Zaim University
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Pemerintah Kota Ternate
AMDA International
PT Marlip Indo Mandiri
Bank Syariah Indonesia
Rakyat Sulsel
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universiti Kebangsaan Malaysia
Pemerintah Kabupaten Gowa
Universitas Lamappapoleonro
Sanjivani University
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
PT Indosat Tbk
Universitas Islam Riau
Universitas Alkhairaat Palu
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Erzurum Technical University
Bank Mandiri
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
PT Kogas Driyap Konsultan
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Binaskil Academy Malaysia
PT Nas Media Indonesia
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Sorowako
Universitas Hasanuddin
Kementerian Hukum RI
Marinduque State University
Bank Syariah Nasional
Universitas Muhammadiyah Parepare
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Institut Teknologi Bandung
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Bank Mega Syariah
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
University Of Michigan - Ann Arbo
Bank Rakyat Indonesia
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Bank Sulselbar
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Hiroshima University
Detik.com
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Istanbul Sabahattin Zaim University
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Pemerintah Kota Ternate
AMDA International
PT Marlip Indo Mandiri
Bank Syariah Indonesia
Rakyat Sulsel
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universiti Kebangsaan Malaysia
Pemerintah Kabupaten Gowa
Universitas Lamappapoleonro
Sanjivani University
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
PT Indosat Tbk
Universitas Islam Riau
Universitas Alkhairaat Palu
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Erzurum Technical University
Bank Mandiri
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Universitas Cokroaminoto Palopo
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
PT Kogas Driyap Konsultan
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Binaskil Academy Malaysia
PT Nas Media Indonesia
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Sorowako
Universitas Hasanuddin
Kementerian Hukum RI
Marinduque State University
Bank Syariah Nasional
Universitas Muhammadiyah Parepare
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Institut Teknologi Bandung
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Bank Mega Syariah
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
University Of Michigan - Ann Arbo
Bank Rakyat Indonesia