Alumni di Pemerintahan & Pelayanan Publik Sunday, 4 October 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - H. Aminuddin, S.Ag., M.Ag.: Alumni Dakwah UMI, dari Ketua Senat Mahasiswa Kini Kabag TU Kanwil Kemenag Sulsel

Anisa Safitri 276 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - H. Aminuddin, S.Ag., M.Ag.: Alumni Dakwah UMI, dari Ketua Senat Mahasiswa Kini Kabag TU Kanwil Kemenag Sulsel

MAKASSAR, umi.ac.id — Kepemimpinan tidak selalu dimulai ketika seseorang memperoleh jabatan. Kadang ia tumbuh jauh sebelumnya, ketika masih menjadi mahasiswa: belajar mengorganisasi orang, menyampaikan gagasan, menyelesaikan perbedaan, dan bertanggung jawab atas sebuah amanah.

Jejak itu terlihat dalam perjalanan H. Aminuddin, S.Ag., M.Ag., alumnus Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang kini dipercaya sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. Jauh sebelum memasuki birokrasi Kementerian Agama, Aminuddin telah mengenal ruang kepemimpinan di kampus. Semasa mahasiswa, ia dipercaya menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin UMI. Ia juga pernah menjadi asisten dosen dan menjalani pengalaman akademik sebagai asisten di LSI. Dari sinilah satu garis perjalanan dapat ditarik: kampus memberinya ilmu, organisasi melatih kepemimpinan, lingkungan akademik mengasah kemampuan berbagi pengetahuan, dan birokrasi kemudian menjadi ruang pengabdian.

Dua Jenjang Pendidikan di UMI

Aminuddin merupakan alumnus bidang Dakwah, Fakultas Ushuluddin UMI. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana pada 1995, kemudian melanjutkan pendidikan magister dan menyelesaikannya pada 1997. Dua jenjang pendidikan tersebut menjadi bagian penting dari fondasi akademiknya sebelum memasuki perjalanan panjang sebagai aparatur negara. Namun, pengalaman Aminuddin di UMI tidak hanya dibangun melalui perkuliahan. Kampus juga memberinya ruang untuk belajar melalui organisasi dan aktivitas akademik.

Belajar Memimpin Sebelum Memiliki Jabatan

Semasa mahasiswa, Aminuddin dipercaya menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ushuluddin UMI. Pengalaman tersebut menjadi sekolah kepemimpinan di luar ruang kuliah. Memimpin organisasi mahasiswa menuntut seseorang belajar menyampaikan gagasan, mendengar pendapat berbeda, membangun komunikasi, mengelola kegiatan, bekerja bersama orang lain, serta mempertanggungjawabkan keputusan. Kemampuan seperti itu tidak selalu diperoleh melalui buku.

Ia tumbuh melalui pengalaman.

Sebelum memimpin dalam birokrasi, ia telah belajar memimpin di kampus. Sebelum mengelola tanggung jawab pemerintahan, ia telah belajar mengelola amanah organisasi mahasiswa. Di sinilah aktivitas kemahasiswaan menemukan relevansinya dengan kehidupan setelah lulus. Organisasi bukan sekadar tempat berkegiatan. Jika dijalani dengan benar, organisasi dapat menjadi laboratorium kepemimpinan.

Dari Mahasiswa Menjadi Asisten Dosen

Selain aktif berorganisasi, Aminuddin juga memperoleh pengalaman dalam lingkungan akademik UMI. Ia pernah dipercaya menjadi asisten dosen di fakultas serta menjalani pengalaman sebagai asisten di LSI. Pengalaman tersebut memberinya perspektif berbeda terhadap proses pendidikan. Ia tidak hanya berada pada posisi menerima pengetahuan sebagai mahasiswa, tetapi mulai mengenal proses membantu kegiatan akademik dan berinteraksi lebih dekat dengan lingkungan pengajaran.

Masa kuliah Aminuddin akhirnya mempertemukan tiga pengalaman sekaligus: belajar, memimpin, dan berbagi pengetahuan.

Ketiganya kelak menjadi modal yang relevan ketika memasuki lingkungan birokrasi yang membutuhkan kemampuan komunikasi, koordinasi, administrasi, pelayanan, dan kepemimpinan.

Dari UMI Menuju Kementerian Agama

Setelah menyelesaikan pendidikan, perjalanan Aminuddin berlanjut melalui pengabdian sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia. Karier tersebut berkembang hingga kini ia dipercaya sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. Posisi Kepala Bagian Tata Usaha memiliki peran penting dalam mendukung jalannya organisasi.

Di balik pelayanan publik sebuah institusi terdapat sistem administrasi, perencanaan, koordinasi, sumber daya, dan tata kelola yang harus bekerja secara tertib dan akuntabel. Karena itu, perjalanan Aminuddin memperlihatkan perkembangan ruang tanggung jawab yang menarik. Dahulu ia mengorganisasi mahasiswa. Kini, pengalaman kepemimpinan itu berkembang dalam lingkungan birokrasi pemerintahan. Ruangnya berubah, tanggung jawabnya membesar, tetapi kemampuan dasarnya tetap sama: mengelola amanah dan bekerja bersama manusia.

Pengabdian Tidak Berhenti di Kantor

Aktivitas Aminuddin tidak hanya berlangsung dalam kapasitasnya sebagai aparatur Kementerian Agama. Ia juga terlibat dalam sejumlah organisasi kemasyarakatan. Keterlibatan tersebut menunjukkan bahwa pengabdian dapat berjalan melalui beberapa ruang sekaligus. Birokrasi menjadi ruang pelayanan negara. Organisasi kemasyarakatan menjadi ruang interaksi sosial. Sementara latar belakang pendidikan dakwah memberikan perspektif nilai dalam menjalankan keduanya.

Di titik tersebut, makna dakwah menjadi lebih luas. Dakwah tidak selalu berlangsung dari mimbar. Ia dapat hadir melalui cara seseorang bekerja, memberikan pelayanan, menjaga amanah, membangun komunikasi, dan memperlakukan masyarakat.

Ketika integritas menjadi perilaku, pelayanan yang baik pun dapat menjadi bahasa dakwah.

Dari Aktivis Kampus Menjadi Pemimpin Birokrasi

Perjalanan H. Aminuddin dapat dibaca melalui satu lintasan yang saling terhubung: Dakwah UMI → Aktivis Mahasiswa → Ketua Senat Mahasiswa → Asisten Dosen → ASN Kementerian Agama → Kabag TU Kanwil Kemenag Sulsel → Pengabdian Masyarakat.

Namun, nilai perjalanan tersebut bukan sekadar perubahan dari satu posisi menuju posisi berikutnya. Yang menarik justru bagaimana pengalaman yang diperoleh di kampus berkembang menjadi kapasitas yang digunakan dalam kehidupan profesional. Organisasi mengajarkan kepemimpinan. Lingkungan akademik mengajarkan tanggung jawab intelektual. Dunia birokrasi kemudian menguji keduanya melalui pelayanan dan tata kelola pemerintahan. Bagi mahasiswa UMI hari ini, perjalanan Aminuddin membawa pesan sederhana: jangan memandang pengalaman selama kuliah sebagai sesuatu yang terpisah dari masa depan.

Ruang kuliah penting. Tetapi organisasi, diskusi, kepanitiaan, aktivitas akademik, dan berbagai tanggung jawab yang dijalani selama menjadi mahasiswa juga dapat menjadi tempat membangun kemampuan yang suatu hari dibutuhkan ketika tanggung jawab jauh lebih besar datang.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Bagi UMI sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah, perjalanan H. Aminuddin menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara tentang apa yang diketahui seorang mahasiswa ketika lulus. Pendidikan juga berbicara tentang manusia seperti apa yang dibentuk selama berada di kampus. Ilmu memberikan pengetahuan. Organisasi mengasah kepemimpinan. Pengalaman akademik membangun kemampuan berbagi. Sementara dunia kerja menguji integritas dan tanggung jawab.

“Kampus memberi kita ilmu, tetapi pengalaman selama menjadi mahasiswa mengajarkan bagaimana ilmu, kepemimpinan, dan tanggung jawab digunakan ketika amanah yang lebih besar datang.”

H. Aminuddin memulai perjalanan itu dari UMI. Dari ruang kuliah, ia mempelajari dakwah. Dari Senat Mahasiswa, ia belajar memimpin. Dari pengalaman sebagai asisten dosen, ia mengenal tanggung jawab akademik. Dan melalui Kementerian Agama, perjalanan tersebut berkembang menjadi pengabdian dalam birokrasi dan pelayanan masyarakat.

Dari aktivis kampus, menuju amanah birokrasi. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Bank Negara Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Detik.com
STISIP Veteran Palopo
Politeknik Dewantara
Universitas Islam Al-Azhar
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Universitas Andi Djemma
Universiti Malaysia Terengganu
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Griffith University
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Institut Leimena
PT Marlip Indo Mandiri
Perbanas Institute
Universitas Cokroaminoto Palopo
Bank Syariah Indonesia
Pemerintah Kabupaten Gowa
Bank Mandiri
University Of Michigan - Ann Arbo
Universitas Hasanuddin
Universitas Muhammadiyah Parepare
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Politeknik Palopo
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Politeknik Cendana
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Sulselbar
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universitas Balikpapan
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas Islam Bandung
Junior Chamber International Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Alliance Française de Makassar
Universitas Ibnu Sina
ITBM Malaysia
Sanjivani University
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
PT Nas Media Indonesia
Marinduque State University
Universitas Alkhairaat Palu
Universitas Lamappapoleonro
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pemerintah Kabupaten Bombana
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Kurnia Jaya Persada
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universiti Kebangsaan Malaysia
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Bank Negara Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Detik.com
STISIP Veteran Palopo
Politeknik Dewantara
Universitas Islam Al-Azhar
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Universitas Andi Djemma
Universiti Malaysia Terengganu
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Griffith University
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Institut Leimena
PT Marlip Indo Mandiri
Perbanas Institute
Universitas Cokroaminoto Palopo
Bank Syariah Indonesia
Pemerintah Kabupaten Gowa
Bank Mandiri
University Of Michigan - Ann Arbo
Universitas Hasanuddin
Universitas Muhammadiyah Parepare
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Politeknik Palopo
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Politeknik Cendana
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Sulselbar
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Universitas Balikpapan
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas Islam Bandung
Junior Chamber International Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Alliance Française de Makassar
Universitas Ibnu Sina
ITBM Malaysia
Sanjivani University
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
PT Nas Media Indonesia
Marinduque State University
Universitas Alkhairaat Palu
Universitas Lamappapoleonro
Politeknik Keuangan Negara STAN
Pemerintah Kabupaten Bombana
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Kurnia Jaya Persada
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universiti Kebangsaan Malaysia
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Rakyat Sulsel
National University of Singapore
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Bank Rakyat Indonesia
Online Scholarship Competition (OSC)
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Sains Islam Malaysia
PT Kogas Driyap Konsultan
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Hiroshima University
Bank Panin Dubai Syariah
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Universiti Malaya
Bank CIMB Niaga Syariah
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Kementerian Hukum RI
Bank Muamalat
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Institut Teknologi Bandung
PT Indosat Tbk
Tribun Timur
PT Zahir Internasional
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
PT Jasa Raharja
Pemerintah Kota Ternate
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas Muhammadiyah Palopo
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Pemerintah Daerah Kota Parepare
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Bank Mega Syariah
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Islam Riau
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Bank Sulselbar Syariah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Binaskil Academy Malaysia
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Istanbul Sabahattin Zaim University
Ruijie Networks Co., Ltd.
PT Putra Mekongga Sejahtera
Universitas Mega Buana
AMDA International
Pemerintah Kota Makassar
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Sorowako
Bank Syariah Nasional
Erzurum Technical University
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Rakyat Sulsel
National University of Singapore
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Bank Rakyat Indonesia
Online Scholarship Competition (OSC)
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Sains Islam Malaysia
PT Kogas Driyap Konsultan
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Hiroshima University
Bank Panin Dubai Syariah
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Universiti Malaya
Bank CIMB Niaga Syariah
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Kementerian Hukum RI
Bank Muamalat
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Institut Teknologi Bandung
PT Indosat Tbk
Tribun Timur
PT Zahir Internasional
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
PT Jasa Raharja
Pemerintah Kota Ternate
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Universitas Muhammadiyah Palopo
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Pemerintah Daerah Kota Parepare
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Bank Mega Syariah
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Islam Riau
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Bank Sulselbar Syariah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Binaskil Academy Malaysia
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Istanbul Sabahattin Zaim University
Ruijie Networks Co., Ltd.
PT Putra Mekongga Sejahtera
Universitas Mega Buana
AMDA International
Pemerintah Kota Makassar
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Sorowako
Bank Syariah Nasional
Erzurum Technical University
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)