LP2S UMI Dorong Transformasi Riset: Dari Mengelola Kegiatan Menuju Mengorkestrasi Dampak
MAKASSAR, umi.ac.id — Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya (LP2S) Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar LP2S – Transformation & Impact Strategic Forum 2026 pada 1–2 September 2026 di Gedung Menara, Kampus UMI Makassar.
Forum strategis ini menjadi momentum bagi LP2S UMI dalam merumuskan arah operasional dan strategi pengembangan lembaga untuk periode 2026–2031, dengan fokus utama pada transformasi pengelolaan riset menuju riset yang menghasilkan inovasi, hilirisasi, kolaborasi, dan dampak nyata.
Forum menghadirkan tiga pimpinan UMI sebagai narasumber strategis, yakni Wakil Rektor I Prof. Dr. Ir. Dirgahayu A. Lantara, MT., IPU., ASEAN Eng., Wakil Rektor II Prof. Dr. Ir. Zakir Sabara, ST., MT., IPM., ASEAN Eng., dan Wakil Rektor V Ir. Setyawati Yani, ST., MT., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
Dalam pemaparannya, Wakil Rektor I Prof. Dirgahayu Lantara menekankan pentingnya menempatkan LP2S sebagai orkestrator rantai riset sampai dampak.
“Riset tidak cukup berhenti pada publikasi dan kekayaan intelektual, tetapi perlu dikawal hingga menghasilkan purwarupa, adopsi, dan manfaat nyata”, ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II Prof. Zakir Sabara menekankan perlunya perubahan cara berpikir dan cara kerja.
“Penelitian harus dimulai dari persoalan nyata, didukung data, menghasilkan solusi, kemudian diimplementasikan hingga menghasilkan outcome dan impact. Data yang dimiliki UMI juga perlu dihubungkan sehingga dapat menjadi pengetahuan dan dasar pengambilan keputusan, bukan sekadar arsip”, urainya.
Wakil Rektor V Ir. Setyawati Yani, ST., MT., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. menyoroti pentingnya penguatan kerja sama penelitian yang produktif dan berorientasi pada hilirisasi.
“Kerja sama diharapkan tidak berhenti pada dokumen, tetapi menghasilkan output, outcome, impact, hingga nilai reputasi bagi UMI. Rantai hilirisasi diarahkan dari riset, HKI/paten, produk, lisensi, startup, hingga adopsi dan pendapatan”, paparnya.
Ketiga perspektif tersebut memperkuat satu pesan utama LP2S yaitu Transformation & Impact Strategic Forum 2026: LP2S perlu bertransformasi dari pengelola aktivitas penelitian menjadi pengorkestrasi dampak.
Dengan semangat tersebut, forum ini diarahkan untuk memperkuat kualitas riset, membangun kelompok dan tema unggulan, meningkatkan perlindungan dan hilirisasi kekayaan intelektual, memperluas kemitraan strategis, serta membangun sistem pengelolaan data dan kinerja yang mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti.
Pada akhirnya, keberhasilan transformasi LP2S tidak diukur dari seberapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari seberapa besar perubahan dan manfaat yang dihasilkan bagi UMI, masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.
“Jangan bangga karena LP2S semakin sibuk. Banggalah ketika karena LP2S, UMI semakin berdampak.”
(HUMAS)























































































































