UMI Connection Saturday, 15 August 2026

#10 UMIConnection - Titipan Peradaban: Mengapa UMI Memilih Menjadi Smart Islamic Digitally-Empowered University? Karena Masa Depan tidak Ditentukan oleh Siapa yang Memiliki AI, tetapi oleh Siapa yang Mampu Menggunakannya dengan Ilmu, Akhlak, dan Amanah

Anisa Safitri 474 dilihat 3 menit baca
#10 UMIConnection - Titipan Peradaban: Mengapa UMI Memilih Menjadi Smart Islamic Digitally-Empowered University? Karena Masa Depan tidak Ditentukan oleh Siapa yang Memiliki AI, tetapi oleh Siapa yang Mampu Menggunakannya dengan Ilmu, Akhlak, dan Amanah

#seri10

#UMI Connection – #Titipan Peradaban #10

“Untuk Mereka yang Khawatir Kecerdasan Buatan Akan Menggantikan Manusia: Sesungguhnya, Teknologi Terhebat Adalah yang Membuat Manusia Semakin Bijaksana, Bukan Semakin Tidak Dibutuhkan.”

Makassar, umi.ac.id — Dalam beberapa tahun terakhir, dunia berubah dengan kecepatan yang belum pernah dibayangkan sebelumnya. Kecerdasan buatan mulai membantu dokter membaca dan menganalisis informasi kesehatan.

Membantu insinyur merancang teknologi.

Membantu peneliti menemukan pola baru.

Membantu dosen menyiapkan pembelajaran.

Membantu mahasiswa mencari dan mengolah pengetahuan.

Bahkan membantu manusia menyelesaikan berbagai pekerjaan yang dahulu membutuhkan waktu jauh lebih lama.

Perubahan itu menghadirkan dua perasaan. Ada yang melihatnya sebagai peluang besar. Ada pula yang melihatnya dengan kekhawatiran.

Akankah manusia tergantikan?

Apakah pekerjaan akan hilang?

Apakah pendidikan masih memiliki makna?

Apakah suatu hari manusia justru menjadi terlalu bergantung kepada mesin?

Pertanyaan-pertanyaan itu wajar. Namun Universitas Muslim Indonesia (UMI) memilih untuk tidak melihat masa depan dengan ketakutan. UMI memilih mempersiapkan manusia untuk menghadapinya. Karena bagi UMI, AI bukan musuh manusia. Tetapi AI juga bukan pengganti manusia. Ia adalah bagian dari perkembangan ilmu pengetahuan yang harus digunakan dengan tanggung jawab.

Rektor Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. H. Hambali Thalib, S.H., M.H., menegaskan, kemajuan teknologi tidak boleh menggeser nilai-nilai yang menjadi fondasi pendidikan.

“Universitas tidak sedang menyiapkan mahasiswa untuk bersaing dengan kecerdasan buatan. Universitas sedang menyiapkan manusia yang mampu memahami, memimpin, dan menggunakan kecerdasan buatan demi kemaslahatan. Ilmu pengetahuan akan terus berkembang, tetapi akhlak, amanah, dan kebijaksanaan tetap menjadi penentu arah penggunaannya.”

Allah SWT berfirman:

“Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama semuanya.” (QS. Al-Baqarah: 31).

Ayat ini mengingatkan bahwa kemampuan manusia untuk mengetahui, belajar, dan mengembangkan ilmu merupakan karunia Allah SWT. Karena itu, semakin besar ilmu yang dimiliki manusia, semakin besar pula tanggung jawabnya. Ilmu tidak boleh hanya membuat manusia semakin mampu. Ilmu harus membuat manusia semakin tahu untuk apa kemampuannya digunakan.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Ath-Thabrani).

Maka ukuran kemajuan bukan hanya seberapa canggih teknologi yang berhasil diciptakan. Ukuran yang lebih penting adalah: Apakah kecanggihan itu membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik?

Wakil Rektor III Universitas Muslim Indonesia, Prof. Dr. Kamal Hijaz, S.H., M.H., menjelaskan, AI harus ditempatkan sebagai mitra dalam proses pendidikan, bukan pengganti peran manusia.

“Mahasiswa tetap harus berpikir kritis, berdiskusi, melakukan riset, dan membangun kreativitas. Dosen tetap menjadi pembimbing, teladan, dan penanam nilai. AI dapat membantu mempercepat proses belajar dan memperluas akses terhadap pengetahuan, tetapi tidak menggantikan keteladanan, empati, dialog, dan pembentukan karakter.”

Karena itu, UMI tidak ingin mahasiswa hanya menjadi pengguna teknologi. UMI ingin mereka menjadi manusia yang mampu mengendalikan penggunaannya.

Mahasiswa harus mampu bertanya:

Apakah informasi ini benar?

Apakah cara memperolehnya benar?

Apakah penggunaannya jujur?

Apakah hasilnya bermanfaat?

Dan yang paling penting: Apakah kemajuan ini membuat manusia menjadi lebih baik?

Di sinilah UMI Connection menemukan maknanya.

Menghubungkan kecerdasan dengan kebijaksanaan.

Menghubungkan inovasi dengan tanggung jawab.

Menghubungkan teknologi dengan akhlak.

Menghubungkan kemajuan dengan kemanusiaan.

Melalui UMI Connection, kecerdasan buatan dikembangkan sebagai bagian dari ekosistem yang mendukung pembelajaran, penelitian, pelayanan, tata kelola, dan pengambilan keputusan. Namun teknologi tidak ditempatkan sebagai pusat dari semuanya. Manusialah yang tetap menjadi pusat. Perjalanan menuju Smart Islamic Digitally-Empowered University karena itu bukan perlombaan untuk memiliki teknologi paling canggih. Ini adalah perjalanan untuk membangun generasi yang mampu menggunakan kecerdasan teknologi tanpa kehilangan kecerdasan nurani.

Sebab mesin dapat menghitung.

Algoritma dapat memproses.

Sistem dapat memberikan rekomendasi.

Tetapi keputusan yang menyangkut manusia membutuhkan sesuatu yang lebih dari sekadar perhitungan: membutuhkan kebijaksanaan, membutuhkan empati, membutuhkan tanggung jawab, dan membutuhkan keberanian untuk mengatakan tidak, meskipun teknologi mengatakan bisa.

Semangat tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi: Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, serta Komitmen Ke-UMI-an dan Pendidikan Karakter. AI membantu memperkuat seluruh proses itu. Tetapi manusia tetap menjadi pelaku, pengarah, sekaligus penanggung jawabnya.

Kepada seluruh mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, orang tua, dan masyarakat, UMI ingin menitipkan satu keyakinan. Jangan takut kepada teknologi.

Tetapi jangan pula menyerahkan seluruh keputusan kepadanya.

Belajarlah menggunakannya.

Pahamilah batasnya.

Manfaatkan kekuatannya.

Namun tetaplah menjadi manusia. Sebab mesin mungkin dapat menulis lebih cepat. Mesin mungkin dapat menghitung lebih banyak. Mesin mungkin dapat menemukan pola yang tidak terlihat oleh mata manusia. Tetapi manusia masih memiliki sesuatu yang tidak dapat digantikan begitu saja: nurani.

Manusia mampu merasakan kesedihan orang lain.

Mampu memaafkan.

Mampu berkorban.

Mampu memilih kebenaran meskipun pilihan itu tidak menguntungkan dirinya.

Dan manusia memiliki satu hal yang paling fundamental: amanah.

Karena pada akhirnya, bukan teknologi yang akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Manusialah yang akan mempertanggungjawabkan bagaimana ilmu dan teknologi digunakan.

Itulah Titipan Peradaban dari Universitas Muslim Indonesia. Sebuah keyakinan bahwa masa depan tidak membutuhkan manusia yang kalah oleh teknologi. Masa depan membutuhkan manusia yang mampu memimpin teknologi tanpa kehilangan kemanusiaannya.

Manusia yang cerdas, tetapi tetap rendah hati.

Manusia yang maju, tetapi tetap berakhlak.

Manusia yang mampu menggunakan AI, tetapi tidak kehilangan nurani.

Karena teknologi dapat membuat manusia semakin kuat.

Tetapi hanya akhlak yang memastikan kekuatan itu digunakan untuk kebaikan.

UMI Connection. Menghubungkan Data. Menguatkan Manusia. Membangun Masa Depan. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Universitas Islam Bandung
Institut Leimena
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Pemerintah Kota Ternate
Universitas Lamappapoleonro
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Cendana
PT Kogas Driyap Konsultan
Bank Mega Syariah
Tribun Timur
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Istanbul Sabahattin Zaim University
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universitas Mega Buana
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Detik.com
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Marinduque State University
Pemerintah Kabupaten Bombana
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Universitas Hasanuddin
Politeknik Dewantara
Alliance Française de Makassar
Universiti Malaya
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Bank Rakyat Indonesia
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
National University of Singapore
Griffith University
Perbanas Institute
Pemerintah Kabupaten Gowa
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Ibnu Sina
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Syariah Nasional
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Universiti Malaysia Terengganu
Bank Muamalat
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Bank Sulselbar
Sanjivani University
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Bank CIMB Niaga Syariah
Kementerian Hukum RI
Institut Teknologi Bandung
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universitas Balikpapan
Universitas Cokroaminoto Palopo
Universitas Islam Bandung
Institut Leimena
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Pemerintah Kota Ternate
Universitas Lamappapoleonro
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Cendana
PT Kogas Driyap Konsultan
Bank Mega Syariah
Tribun Timur
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Istanbul Sabahattin Zaim University
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universitas Mega Buana
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Detik.com
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Marinduque State University
Pemerintah Kabupaten Bombana
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Universitas Hasanuddin
Politeknik Dewantara
Alliance Française de Makassar
Universiti Malaya
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Bank Rakyat Indonesia
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
National University of Singapore
Griffith University
Perbanas Institute
Pemerintah Kabupaten Gowa
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Ibnu Sina
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Syariah Nasional
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Universiti Malaysia Terengganu
Bank Muamalat
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Bank Sulselbar
Sanjivani University
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Bank CIMB Niaga Syariah
Kementerian Hukum RI
Institut Teknologi Bandung
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Universitas Balikpapan
Universitas Cokroaminoto Palopo
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Rakyat Sulsel
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Binaskil Academy Malaysia
Erzurum Technical University
PT Indosat Tbk
University Of Michigan - Ann Arbo
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Andi Djemma
Online Scholarship Competition (OSC)
Bank Panin Dubai Syariah
PT Nas Media Indonesia
Universitas Muhammadiyah Palopo
Hiroshima University
Ruijie Networks Co., Ltd.
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Alkhairaat Palu
STISIP Veteran Palopo
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Universitas Islam Al-Azhar
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universiti Kebangsaan Malaysia
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Bank Mandiri
Universiti Sains Islam Malaysia
Politeknik Sorowako
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Junior Chamber International Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Bank Syariah Indonesia
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
PT Zahir Internasional
Pemerintah Kota Makassar
Universitas Islam Riau
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
AMDA International
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
ITBM Malaysia
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Politeknik Palopo
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
PT Jasa Raharja
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
PT Marlip Indo Mandiri
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Rakyat Sulsel
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Binaskil Academy Malaysia
Erzurum Technical University
PT Indosat Tbk
University Of Michigan - Ann Arbo
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Andi Djemma
Online Scholarship Competition (OSC)
Bank Panin Dubai Syariah
PT Nas Media Indonesia
Universitas Muhammadiyah Palopo
Hiroshima University
Ruijie Networks Co., Ltd.
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Alkhairaat Palu
STISIP Veteran Palopo
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Universitas Islam Al-Azhar
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universiti Kebangsaan Malaysia
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Bank Mandiri
Universiti Sains Islam Malaysia
Politeknik Sorowako
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Junior Chamber International Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Bank Syariah Indonesia
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
PT Zahir Internasional
Pemerintah Kota Makassar
Universitas Islam Riau
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
AMDA International
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
ITBM Malaysia
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Politeknik Palopo
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
PT Jasa Raharja
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
PT Marlip Indo Mandiri
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Kementerian Kelautan dan Perikanan