Sambangi Bukaka, Dekan FT UMI Jajaki Kolaborasi Riset hingga Peluang Karier Alumni
BOGOR, umi.ac.id — Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia (FT UMI) terus memperluas jejaring dengan dunia industri.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, inovasi, serta peluang pengembangan karier mahasiswa dan alumni.
Komitmen tersebut ditunjukkan Dekan Fakultas Teknik UMI, Prof. Dr. Ir. Hj. St. Maryam H., M.T., melalui kunjungan ke PT Bukaka Teknik Utama Tbk di Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, Jumat (25/9).
Dalam kunjungan tersebut, Prof. St. Maryam bergabung bersama tujuh dekan fakultas teknik dari berbagai perguruan tinggi di Makassar.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk melihat secara langsung perkembangan industri manufaktur dan teknologi.
Kunjungan itu juga menjadi ruang untuk menjajaki peluang kolaborasi strategis antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Bagi FT UMI, kunjungan tersebut memiliki arti penting.
Ada sejumlah peluang yang dapat dikembangkan. Mulai dari penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D), inovasi teknologi, pengembangan kompetensi mahasiswa, hingga peluang rekrutmen lulusan teknik.
Memperkuat Keterhubungan Kampus dan Industri
Dekan FT UMI, Prof. St. Maryam, menilai kedekatan perguruan tinggi dengan industri menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan teknik yang adaptif.
Terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja.
Kunjungan ke Bukaka juga memberikan gambaran nyata mengenai penerapan kompetensi keteknikan dalam industri berskala besar.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak cukup hanya membekali mahasiswa dengan teori dan kemampuan akademik.
Mahasiswa teknik juga perlu memahami perkembangan teknologi. Mereka perlu mengenal budaya kerja industri, inovasi, serta kompetensi yang dibutuhkan dunia profesional.
Karena itu, sinergi antara kampus dan industri perlu terus diperkuat.
Dengan demikian, pendidikan, penelitian, dan pengembangan inovasi di perguruan tinggi semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Melihat Perkembangan Teknologi Industri
Dalam kunjungan tersebut, rombongan para dekan meninjau sejumlah fasilitas dan pengembangan teknologi PT Bukaka Teknik Utama Tbk.
Perusahaan manufaktur nasional tersebut memiliki pengalaman dalam pengembangan berbagai produk dan teknologi keteknikan.
Di antaranya teknologi mikrohidro serta Passenger Boarding Bridge (PBB) atau garbarata.
Kemampuan industri nasional dalam mengembangkan teknologi tersebut menjadi salah satu perhatian rombongan akademisi.
Bagi perguruan tinggi, pencapaian industri nasional dapat menjadi inspirasi sekaligus ruang pembelajaran.
Mahasiswa dan dosen dapat melihat bagaimana ilmu keteknikan dikembangkan dan diterapkan dalam dunia industri.
Hal tersebut juga membuka ruang bagi pengembangan penelitian dan inovasi yang memiliki relevansi langsung dengan kebutuhan industri.
Membuka Peluang Kolaborasi Riset
Lebih dari sekadar kunjungan industri, pertemuan tersebut juga diarahkan untuk membuka peluang kolaborasi antara fakultas-fakultas teknik di Makassar dengan PT Bukaka Teknik Utama Tbk.
Salah satu peluang yang menjadi perhatian adalah penguatan kerja sama dalam bidang R&D dan inovasi teknologi.
Perguruan tinggi memiliki sumber daya akademik, peneliti, dan mahasiswa.
Sementara itu, industri memiliki pengalaman, kebutuhan, serta persoalan nyata.
Keduanya dapat dipertemukan dalam pengembangan riset terapan.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya penelitian yang tidak berhenti pada publikasi akademik.
Penelitian juga diharapkan dapat berkembang menjadi inovasi dan solusi yang dimanfaatkan oleh industri maupun masyarakat.
Bagi FT UMI, peluang tersebut sejalan dengan upaya mendorong dosen dan mahasiswa menghasilkan penelitian serta inovasi keteknikan.
Penelitian tersebut diharapkan memiliki dampak dan keterhubungan yang kuat dengan kebutuhan dunia industri.
Membuka Ruang bagi Mahasiswa dan Alumni
Aspek lain yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah pengembangan sumber daya manusia.
Sinergi perguruan tinggi dan industri diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lingkungan profesional.
Hal ini sekaligus dapat meningkatkan kesiapan mereka memasuki dunia kerja.
Peluang kolaborasi ke depan juga dapat dikembangkan melalui berbagai program.
Di antaranya kegiatan akademik bersama, riset kolaboratif, pengembangan inovasi, peningkatan kompetensi mahasiswa, hingga akses yang lebih luas terhadap dunia industri.
Bagi FT UMI, keterhubungan dengan industri menjadi bagian penting dalam memperkuat proses pendidikan sekaligus membuka ruang pengembangan kompetensi dan karier bagi mahasiswa serta alumni.
(HUMAS)























































































































