Asdir I PPS UMI: Perguruan Tinggi Harus Jadi Bagian dari Solusi Perikanan Nasional
Prof. Andi Tamsil dorong penguatan SDM, teknologi, riset, dan kolaborasi kampus dengan industri
SEMARANG, umi.ac.id — Perguruan tinggi perikanan dan kelautan dituntut tidak berhenti pada fungsi pendidikan, tetapi harus mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, pemerintah dan dunia usaha.
Pandangan tersebut mengemuka dalam Pertemuan Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Perikanan dan Kelautan Indonesia di Universitas Diponegoro (UNDIP), Semarang, 9–11 September 2026. Asisten Direktur I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Program Pascasarjana (PPS) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof. Dr. Ir. H. Andi Tamsil, MS., IPM., hadir dalam forum tersebut sebagai bagian dari jejaring perguruan tinggi yang membahas masa depan pendidikan dan pembangunan sektor perikanan-kelautan Indonesia.
Menurut Prof. Andi, Indonesia sebagai negara kepulauan membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, kompeten, adaptif terhadap teknologi, serta memiliki kemampuan inovasi dan kewirausahaan.
“Perguruan tinggi harus semakin responsif terhadap persoalan nyata yang dihadapi masyarakat dan dunia industri. Pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat harus berjalan secara sinergis dan memberikan dampak yang nyata,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan sektor perikanan dan kelautan membutuhkan pendekatan yang semakin terintegrasi antara pendidikan, riset, teknologi, dunia industri, pemerintah dan masyarakat. Karena itu, perguruan tinggi perlu terus menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja, memperkuat kompetensi lulusan, meningkatkan kualitas penelitian serta memperluas kolaborasi dengan dunia usaha dan pemerintah.
Tantangan tersebut semakin kompleks dengan perkembangan teknologi digital, artificial intelligence, biosekuriti, perubahan iklim, tuntutan keberlanjutan dan dinamika pasar perikanan global. Prof. Andi menilai lulusan perguruan tinggi perikanan dan kelautan juga perlu dipersiapkan bukan hanya untuk memasuki dunia kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja melalui inovasi dan kewirausahaan.
“Lulusan perguruan tinggi perikanan dan kelautan harus memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Mereka tidak hanya harus siap menjadi pencari kerja, tetapi juga harus mampu menjadi pencipta lapangan kerja melalui inovasi dan kewirausahaan,” tambahnya.
Dalam forum tersebut, penguatan kolaborasi antarkampus juga menjadi perhatian. Kerja sama dapat dikembangkan melalui pendidikan, penelitian bersama, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan laboratorium hingga penguatan program studi. Bagi PPS UMI, jejaring tersebut penting untuk memperluas peluang kolaborasi akademik sekaligus memperkuat kapasitas dosen dan mahasiswa dalam bidang perikanan dan kelautan.
“Forum ini bukan hanya menjadi ruang bertukar informasi dan gagasan, tetapi juga menjadi wadah untuk membangun agenda bersama perguruan tinggi perikanan dan kelautan Indonesia,” jelas Prof. Andi Tamsil.
Perguruan tinggi, lanjutnya, juga perlu menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan di lapangan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, kualitas produk, keberlanjutan usaha dan kesejahteraan masyarakat perikanan serta pesisir. Prof. Andi mengatakan UMI memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia, riset dan inovasi perikanan dan kelautan.
“UMI memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam pengembangan SDM, riset, dan inovasi perikanan dan kelautan. Karena itu, jejaring nasional seperti ini harus terus kita manfaatkan untuk memperkuat kolaborasi dan menghasilkan program yang memberikan manfaat nyata,” pungkasnya.
Pertemuan tersebut diharapkan memperkuat sinergi perguruan tinggi dalam menghasilkan SDM unggul, mengembangkan riset dan inovasi, serta mendorong pembangunan perikanan dan kelautan Indonesia yang maju, berdaya saing dan berkelanjutan. (Humas UMI)























































































































