Dari Kampus, Menjadi Dampak - Afdhal: Alumni Teknik Pertambangan dan Profesi Insinyur UMI, Mantan Cawawali Kendari, Kini Kepala Teknik Tambang PT Putra Intisultra Perkasa
Berangkat dari Teknik Pertambangan Universitas Muslim Indonesia (UMI), Afdhal membangun karier secara bertahap dari pekerjaan teknis di lapangan hingga memimpin operasi pertambangan. Pengalamannya mencakup posisi Geologist, Exploration Engineering, Site Manager, General Engineering, dan Kepala Teknik Tambang (KTT). Kini ia menjabat Kepala Teknik Tambang PT Putra Intisultra Perkasa
MAKASSAR, umi.ac.id — Perjalanan Afdhal di industri pertambangan dibangun melalui proses yang bertahap. Ia memulainya dari pendidikan Teknik Pertambangan di Universitas Muslim Indonesia, kemudian memasuki dunia kerja melalui pengalaman teknis di lapangan. Dari sana, tanggung jawabnya berkembang ke bidang eksplorasi, pengelolaan lokasi kerja, general engineering, hingga kepemimpinan operasi pertambangan.
Lintasan tersebut memperlihatkan bagaimana pendidikan, pengalaman, kompetensi, dan kepemimpinan saling membentuk perjalanan profesionalnya.
Fondasi Pendidikan di UMI
Afdhal menempuh pendidikan tinggi di Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia. Data yang dipublikasikan KPU Kota Kendari dalam dokumentasi Pilwali Kendari 2024 mencatat Afdhal menempuh pendidikan di UMI pada 2002–2009 dan memperoleh gelar Sarjana Teknik.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, ia melanjutkan studi magister di Universitas Halu Oleo. Hubungannya dengan UMI kemudian berlanjut melalui Program Profesi Insinyur UMI yang diselesaikannya pada 2020.
Pendidikan Teknik Pertambangan memberikan dasar keilmuan, sedangkan pendidikan profesi memperkuat kesiapan Afdhal dalam menjalankan tanggung jawab keinsinyuran. Fondasi tersebut kemudian diuji dan dikembangkan melalui pengalaman langsung di industri pertambangan.
Selain pendidikan formal, masa mahasiswa juga menjadi ruang awal bagi Afdhal untuk mengembangkan pengalaman organisasi. Ia pernah menjadi Ketua Umum HMI Komisariat Teknologi Industri UMI dan aktif dalam UKM Seni Budaya UMI. Pengalaman tersebut menjadi bekal awal dalam membangun kemampuan komunikasi, koordinasi, dan kepemimpinan.
Memulai Karier dari Pekerjaan Teknis
Setelah menyelesaikan pendidikan, Afdhal memasuki dunia kerja melalui posisi teknis di industri pertambangan. Riwayat yang dipublikasikan KPU Kota Kendari mencatat ia pernah menjalani sejumlah posisi, mulai dari Geologist/Mining Grade Control, Exploration Engineering, Site Manager, General Engineering, hingga Kepala Teknik Tambang.
Sebagai geologist, ia berhadapan dengan kondisi geologi dan karakteristik endapan. Pada tahap eksplorasi, ia terlibat dalam pengumpulan serta pengolahan data untuk mendukung keputusan teknis.
Pengalaman kemudian berkembang ketika ia dipercaya menjalankan tanggung jawab sebagai site manager. Posisi ini menuntut kemampuan mengoordinasikan kegiatan lapangan, mengelola sumber daya, dan memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Pada tahap berikutnya, pengalaman di bidang general engineering memperluas pemahamannya terhadap keterkaitan berbagai aspek teknis dalam kegiatan pertambangan.
Perkembangan karier tersebut dapat dirangkum dalam urutan: Geologist/Mining Grade Control → Exploration Engineering → Site Manager → General Engineering.
Setiap posisi memperluas cakupan tanggung jawab Afdhal, dari memahami kondisi teknis tambang hingga mengelola pekerjaan dan koordinasi operasional di lapangan.
Memperkuat Kompetensi dan Keselamatan Pertambangan
Pengalaman kerja kemudian diperkuat melalui pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi. Afdhal mengikuti pendidikan dan uji kompetensi pengawas operasional pertambangan, sistem manajemen keselamatan pertambangan, sertifikasi asesor kompetensi, serta pembinaan profesi insinyur.
Profil profesionalnya juga mencantumkan POU Certified, selain pengalaman sebagai KTT dan Project Manager.
Pengembangan kompetensi ini penting karena kegiatan pertambangan memiliki tingkat risiko tinggi. Pengalaman lapangan perlu berjalan bersama pemahaman terhadap prosedur, keselamatan kerja, kepatuhan, pengawasan, dan pengelolaan risiko.
Dengan bekal tersebut, Afdhal tidak hanya berkembang sebagai tenaga teknis, tetapi juga semakin siap memikul tanggung jawab manajerial dan operasional.
Memimpin Operasi sebagai Kepala Teknik Tambang
Tahap penting berikutnya dalam perjalanan Afdhal adalah ketika ia dipercaya menjadi Kepala Teknik Tambang. Dokumen akademik UMI pernah mencatat Afdhal sebagai Kepala Teknik Tambang CV Unaaha Bakti Persada, Site Marombo, Kabupaten Konawe Utara.
Dokumentasi publik pada 2022 juga menyebutnya sebagai KTT UBP Group. Sementara itu, riwayat yang dipublikasikan KPU mencatat periode Afdhal sebagai Kepala Teknik Tambang CV Unaaha Bakti Persada pada 2016–2023.
Jabatan KTT membawa tanggung jawab yang lebih luas dibandingkan posisi teknis sebelumnya. Seorang KTT berhadapan dengan pelaksanaan teknis pertambangan, keselamatan kerja, pengawasan kegiatan, koordinasi personel, kepatuhan terhadap standar, serta pengelolaan berbagai risiko operasional.
Dengan pengalaman sebagai geologist, tenaga eksplorasi, site manager, dan general engineering, Afdhal memiliki rangkaian pengalaman yang mendukung perannya dalam memimpin operasi.
Mengembangkan Pengalaman ke Dunia Usaha
Seiring berkembangnya pengalaman profesional, Afdhal juga memperluas aktivitasnya ke bidang usaha. Sejak 2016, ia mengembangkan aktivitas profesional melalui CV Geo Inti Karya. Riwayat yang dipublikasikan KPU mencatat Afdhal pernah menjadi Direktur CV Geo Inti Karya pada periode 2016–2023. Ia juga tercatat sebagai Direktur PT Industri Maritim Indonesia dan PT Earl Geo Industri serta komisaris pada sejumlah badan usaha.
Pengalaman sebagai pengusaha memperluas perspektifnya. Ia tidak hanya memahami pertambangan dari sisi teknis dan operasional, tetapi juga berhadapan dengan pengelolaan organisasi, sumber daya, proyek, tenaga kerja, dan keputusan usaha. Pada tahap ini, perjalanan Afdhal berkembang melalui tiga lapisan: kompetensi teknis → kepemimpinan operasi → pengelolaan usaha.
Berkontribusi melalui Organisasi Profesi dan Kemasyarakatan
Di luar pekerjaan dan dunia usaha, Afdhal terus mengembangkan kontribusi melalui organisasi profesi, alumni, dan kemasyarakatan. Ia terlibat dalam Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI), Ikatan Alumni Fakultas Teknologi Industri UMI, Ikatan Alumni Teknik Pertambangan UMI, HIPKA, serta KAHMI.
Pada 2022, Afdhal terpilih sebagai Koordinator Presidium Majelis Daerah KAHMI Kabupaten Konawe. Pemberitaan saat itu juga mencatat latar belakangnya sebagai mantan Ketua HMI Komisariat Teknologi Industri UMI dan alumnus Teknik Pertambangan UMI. Keterlibatan tersebut menunjukkan kesinambungan antara pengalaman organisasi sejak mahasiswa dan kontribusinya setelah memasuki dunia profesional. Jika di kampus ia belajar membangun kepemimpinan melalui organisasi mahasiswa, maka dalam perjalanan berikutnya ia mengembangkan peran tersebut melalui organisasi profesi, alumni, dan kemasyarakatan.
Menjalankan Tanggung Jawab Profesional Saat Ini
Setelah menjalani berbagai peran di industri pertambangan, Afdhal kini dipercaya sebagai Kepala Teknik Tambang PT Putra Intisultra Perkasa. Profil profesionalnya mencatat posisi tersebut dijalani sejak September 2025.
Posisi ini menjadi kelanjutan dari perjalanan panjang yang dimulai dari pendidikan Teknik Pertambangan UMI, pekerjaan teknis, pengalaman eksplorasi, pengelolaan lokasi kerja, general engineering, hingga kepemimpinan operasi.
Urutannya dapat dirangkum sebagai berikut: Teknik Pertambangan UMI → Geologist/Mining Grade Control → Exploration Engineering → Site Manager → General Engineering → Penguatan Kompetensi → Kepala Teknik Tambang → Pengelolaan Usaha → Kontribusi Organisasi.
Rangkaian tersebut memperlihatkan bahwa kepemimpinan operasi tidak dibangun secara instan. Ilmu memberikan dasar. Pengalaman lapangan membentuk ketajaman teknis. Pelatihan dan sertifikasi memperkuat kompetensi. Tanggung jawab manajerial mengembangkan kemampuan memimpin. Sementara organisasi memperluas ruang kontribusi.
Dari Kampus, Menjadi Dampak
Afdhal merupakan alumnus Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia yang kemudian kembali ke UMI untuk menyelesaikan Program Profesi Insinyur pada 2020.
Dari pendidikan tersebut, ia memasuki dunia kerja dan membangun pengalaman secara bertahap. Ia memulai dari bidang geologi dan pengendalian kadar tambang, kemudian berkembang ke eksplorasi, pengelolaan site, general engineering, dan kepemimpinan sebagai Kepala Teknik Tambang.
Pengalaman profesionalnya juga berkembang ke dunia usaha melalui sejumlah posisi direktur dan komisaris. Di saat yang sama, ia tetap aktif dalam organisasi profesi, alumni, dan kemasyarakatan.
Kini, perjalanan tersebut berlanjut melalui tanggung jawab sebagai: Kepala Teknik Tambang PT Putra Intisultra Perkasa.
Perjalanan Afdhal menunjukkan hubungan yang jelas antara pendidikan, pengalaman, kepemimpinan, dan kontribusi.
Dari kampus, ia memperoleh dasar keilmuan. Dari lapangan, ia membangun pengalaman. Dari tanggung jawab operasional, ia belajar memimpin. Dari organisasi, ia memperluas dampak.
Kompetensi membawanya ke lapangan. Pengalaman membawanya memimpin operasi.
Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)























































































































