Dari Kampus, Menjadi Dampak - Ahmad Haksan Haruna, S.T.: Alumni Teknik Pertambangan UMI, Bergabung sejak Fase Eksplorasi Kini Dipercaya sebagai Manager PT Gag Nikel
MAKASSAR, umi.ac.id — Karier panjang di industri pertambangan tidak hanya dibangun dari perpindahan jabatan. Ada pula profesional yang tumbuh bersama perusahaan, memahami prosesnya sejak tahap awal, melewati perubahan fase operasi, hingga akhirnya dipercaya menjadi bagian dari manajemen.
Perjalanan itu dijalani Ahmad Haksan Haruna, S.T., alumnus Teknik Pertambangan Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Haksan bergabung dengan PT Gag Nikel pada 2010, setahun setelah menyelesaikan pendidikan sarjananya di UMI. Ia berada dalam perjalanan perusahaan sejak fase eksplorasi, mengikuti perkembangannya menuju eksploitasi, dan kini dipercaya mengemban tanggung jawab sebagai Manager PT Gag Nikel.
Lebih dari satu dekade perjalanan tersebut memberinya sesuatu yang tidak selalu diperoleh dari ruang kelas: pengalaman melihat sebuah operasi pertambangan berkembang dari satu fase ke fase berikutnya.
"Ada orang yang tumbuh karena berpindah tempat. Ada pula yang tumbuh karena bertahan, belajar, dan ikut membesarkan tempat ia bekerja."
Dari Teknik Pertambangan UMI
Perjalanan akademik Haksan di UMI dimulai pada 2006 setelah sebelumnya sempat menempuh pendidikan di UVRI Makassar. Di Teknik Pertambangan UMI, ia memperoleh pembekalan keilmuan yang kemudian menjadi salah satu fondasi perjalanan profesionalnya.
Haksan menyelesaikan pendidikan sarjana pada 2009. Setahun kemudian, ia memasuki dunia industri. Transisi tersebut menjadi titik penting karena pengetahuan yang sebelumnya diperoleh di kampus mulai berhadapan langsung dengan kondisi pertambangan yang nyata.
Ada data yang harus dibaca. Ada kondisi lapangan yang harus dipahami. Ada tahapan pekerjaan yang harus dijalankan. Ada target perusahaan. Ada pula tanggung jawab terhadap bagaimana sumber daya mineral dikelola.
Dari sinilah perjalanan profesional Haksan bersama PT Gag Nikel dimulai.
Bergabung dengan PT Gag Nikel sejak 2010
Haksan memulai karier di PT Gag Nikel pada 2010. Yang menarik, ia tidak bergabung ketika seluruh aktivitas perusahaan telah berada pada fase operasi yang matang. Ia ikut berada dalam perjalanan ketika kegiatan pertambangan berkembang dari fase eksplorasi menuju eksploitasi.
Pengalaman semacam ini memiliki nilai tersendiri bagi seorang profesional pertambangan. Eksplorasi dan eksploitasi memiliki karakter pekerjaan yang berbeda, tetapi keduanya merupakan bagian dari satu mata rantai pengelolaan sumber daya mineral.
Pada fase eksplorasi, informasi mengenai sumber daya menjadi sangat penting. Ketika memasuki fase eksploitasi, tantangannya berkembang menuju bagaimana sumber daya tersebut dikelola melalui aktivitas operasional.
Haksan mengalami perjalanan keduanya. Ia tidak hanya melihat hasil akhirnya, tetapi ikut memahami proses perubahan yang terjadi di dalam perusahaan. Dari mencari dan memahami potensi sumber daya, menuju mengelola bagaimana potensi itu memasuki tahap produksi.
Bertumbuh Bersama Perusahaan
Lebih dari satu dekade bersama satu perusahaan membuat perjalanan Haksan bukan sekadar cerita tentang lama bekerja. Yang lebih penting adalah bagaimana pengalaman tersebut membentuk pemahaman yang semakin utuh terhadap kegiatan pertambangan.
Ia melihat perubahan fase operasi. Ia bekerja bersama tim. Ia menghadapi dinamika lapangan. Ia mengikuti perkembangan kebutuhan perusahaan. Dan seiring bertambahnya pengalaman, tanggung jawab profesionalnya ikut berkembang.
Perjalanan tersebut akhirnya membawanya pada kepercayaan sebagai Manager PT Gag Nikel.
Pada titik ini, perspektif seorang profesional tidak lagi hanya berhubungan dengan tugas individual. Seorang manager harus mampu melihat pekerjaan sebagai sebuah sistem.
Ada target yang harus dicapai. Ada tim yang harus dikoordinasikan. Ada persoalan operasional yang harus diselesaikan. Ada keputusan yang harus dibuat. Dan ada keberlanjutan operasi yang membutuhkan konsistensi.
Pengalaman panjang menjadi bernilai ketika ia berubah menjadi kemampuan melihat persoalan secara lebih utuh dan mengambil tanggung jawab yang lebih besar.
Dari Eksplorasi hingga Eksploitasi
Perjalanan Haksan juga memperlihatkan satu karakter penting dalam profesi pertambangan: kontinuitas pengetahuan. Apa yang ditemukan pada fase awal akan memengaruhi perencanaan berikutnya. Perencanaan akan memengaruhi operasi. Operasi akan menghasilkan data dan pengalaman baru. Seluruhnya membentuk proses pembelajaran yang terus bergerak.
Karena itu, pengalaman mengikuti perkembangan perusahaan dari eksplorasi menuju eksploitasi memberikan perspektif yang berbeda dibandingkan hanya terlibat pada satu tahapan. Haksan memahami perjalanan tersebut bukan semata melalui teori, tetapi melalui pengalaman langsung selama bertahun-tahun.
Inilah salah satu bentuk pembelajaran profesional yang tidak berhenti setelah wisuda.
Kampus membangun dasar keilmuan. Industri mempertemukan ilmu dengan kenyataan. Sedangkan waktu dan pengalaman membangun kematangan.
Mengawal Operasional dan Target Perusahaan
Sebagai bagian dari manajemen PT Gag Nikel, Haksan bersama tim berkontribusi dalam mendukung kegiatan operasional dan pencapaian target perusahaan. Peran manajerial tersebut membutuhkan kemampuan yang lebih luas daripada kompetensi teknis semata.
Ada koordinasi. Ada perencanaan. Ada evaluasi. Ada kemampuan membaca persoalan. Ada pula tanggung jawab untuk memastikan setiap bagian bergerak menuju sasaran yang sama.
Dalam kegiatan pertambangan, kemampuan tersebut penting karena produksi merupakan hasil dari rangkaian proses yang saling berkaitan. Satu bagian tidak dapat bekerja sendiri. Keberhasilan operasi lahir ketika manusia, perencanaan, sumber daya, peralatan, dan proses kerja mampu bergerak dalam satu sistem.
Di sinilah perjalanan Haksan dari tenaga profesional hingga posisi manajerial menemukan maknanya. Ia tidak lagi hanya bekerja di dalam sistem pertambangan. Ia ikut mengawal bagaimana sistem itu bekerja.
Dari Kampus, Menjadi Dampak
Perjalanan Ahmad Haksan Haruna dapat dirangkum dalam lintasan yang kuat:
Teknik Pertambangan UMI → Lulus 2009 → Bergabung PT Gag Nikel 2010 → Fase Eksplorasi → Perkembangan menuju Eksploitasi → Pengalaman Lebih dari Satu Dekade → Manager PT Gag Nikel.
Perjalanan tersebut membawa pesan penting bagi mahasiswa dan alumni UMI. Karier tidak selalu harus dibangun dengan bergerak cepat dari satu tempat ke tempat lain. Ada pula karier yang tumbuh melalui konsistensi.
Bertahan bukan berarti berhenti berkembang. Ketika seseorang terus belajar, memperbesar kompetensi, memahami perubahan organisasi, dan siap menerima tanggung jawab baru, perjalanan panjang pada satu institusi justru dapat membangun kedalaman pengalaman.
Bagi Teknik Pertambangan UMI, kisah Haksan juga memperlihatkan bagaimana alumninya hadir dalam perjalanan pengelolaan sumber daya mineral sejak fase awal hingga tahap operasional.
Dari kampus, ia membawa fondasi keilmuan. Dari eksplorasi, ia memperoleh pemahaman mengenai sumber daya. Dari eksploitasi, ia memperdalam pengalaman operasional. Dari perjalanan panjang bersama perusahaan, lahir kepercayaan untuk memimpin pada level manajemen.
"Karier bukan hanya tentang seberapa cepat seseorang naik. Kadang, kekuatan profesional justru dibangun dari seberapa dalam ia memahami proses, seberapa konsisten ia bertumbuh, dan seberapa besar tanggung jawab yang akhirnya dipercayakan kepadanya."
Kini, setelah lebih dari satu dekade bersama PT Gag Nikel, perjalanan Ahmad Haksan Haruna menunjukkan satu bentuk dampak alumni UMI: bertumbuh bersama industri, mengawal perjalanan operasi, dan membawa kompetensi Teknik Pertambangan menuju tanggung jawab manajerial.
Dari eksplorasi, tumbuh bersama operasi, menuju kepemimpinan manajerial. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)























































































































