Alumni Profesional Wednesday, 7 October 2026

Dari Kampus, Menjadi Dampak - Hendra Setiawan, S.T.: Alumni Teknik Pertambangan FTI UMI, Kini Head Department Shipping PT Indrabakti Mustika di Industri Pertambangan Nikel

Anisa Safitri 15 dilihat 3 menit baca
Dari Kampus, Menjadi Dampak - Hendra Setiawan, S.T.: Alumni Teknik Pertambangan FTI UMI, Kini Head Department Shipping PT Indrabakti Mustika di Industri Pertambangan Nikel

MAKASSAR, umi.ac.id — Aktivitas pertambangan tidak selesai ketika mineral berhasil ditambang. Ada tahapan penting setelahnya: memastikan komoditas dapat dimuat, dikirim, dan sampai ke tujuan sesuai perencanaan operasi. Di ruang inilah Hendra Setiawan, S.T., alumnus Program Studi Teknik Pertambangan Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (FTI UMI), membangun kariernya.

Lulus pada 2019, Hendra kini dipercaya mengemban posisi sebagai Head Department Shipping PT Indrabakti Mustika, perusahaan yang bergerak di industri pertambangan nikel. Posisi tersebut menempatkannya pada salah satu mata rantai penting operasi pertambangan: pengelolaan shipping atau pengapalan hasil tambang.

Perjalanan Hendra menunjukkan bahwa lulusan Teknik Pertambangan tidak hanya memiliki ruang karier pada kegiatan eksplorasi dan operasi tambang. Kompetensinya juga dapat berkembang pada pengelolaan logistik dan pengapalan yang menghubungkan produksi dengan rantai distribusi.Tambang menghasilkan komoditas. Tetapi logistik memastikan hasil produksi dapat bergerak menuju tujuan.

Dari Teknik Pertambangan FTI UMI

Hendra menyelesaikan pendidikan pada Program Studi Teknik Pertambangan FTI UMI pada 2019. Pendidikan Teknik Pertambangan memberinya fondasi untuk memahami bagaimana sebuah kegiatan pertambangan bekerja sebagai suatu sistem. Operasi tambang tidak berdiri pada satu aktivitas.

Di dalamnya terdapat perencanaan, produksi, pengelolaan sumber daya, keselamatan, lingkungan, peralatan, manusia, hingga proses pemindahan dan distribusi hasil tambang. Pemahaman terhadap keterkaitan antartahapan tersebut menjadi penting ketika seorang lulusan memasuki dunia industri. Hendra kemudian membawa fondasi tersebut ke lingkungan profesional dan mengembangkan kompetensinya pada bidang shipping.

Kini Head Department Shipping PT Indrabakti Mustika

Perjalanan profesional Hendra membawanya hingga dipercaya menjadi Head Department Shipping PT Indrabakti Mustika. Jabatan ini menjadi penting karena shipping berada pada titik pertemuan antara kegiatan pertambangan, logistik, transportasi laut, jadwal operasional, serta koordinasi berbagai pihak yang terlibat dalam proses pengapalan.

Dalam kegiatan pertambangan nikel, produksi yang baik harus diikuti pengelolaan distribusi yang baik. Keterlambatan pada satu tahapan dapat memengaruhi tahapan berikutnya. Karena itu, pekerjaan pada bidang shipping membutuhkan kemampuan merencanakan, berkoordinasi, membaca kondisi operasional, mengelola waktu, serta mengantisipasi risiko yang dapat mengganggu kelancaran pengapalan.

Sebagai Head Department Shipping, Hendra berada pada ruang tanggung jawab yang menuntut kemampuan teknis sekaligus kepemimpinan. Ia tidak hanya harus memahami pekerjaan. Ia juga harus mampu memastikan pekerjaan dalam departemennya bergerak secara terkoordinasi.

“Dalam industri pertambangan, produksi dan distribusi bukan dua dunia yang terpisah. Keduanya harus bergerak dalam satu ritme operasi.”

Ketika Teknik Pertambangan Bertemu Logistik Maritim

Ada sisi menarik dari perjalanan Hendra. Ia merupakan Sarjana Teknik Pertambangan, tetapi tanggung jawab profesionalnya berkembang pada bidang shipping. Sekilas keduanya dapat terlihat berbeda. Namun dalam sistem operasi pertambangan, keduanya saling terhubung.

Komoditas yang telah diproduksi harus melalui proses penanganan, pemuatan, pengangkutan, hingga pengiriman menuju tujuan berikutnya.

Di sinilah pemahaman terhadap proses pertambangan memberikan konteks penting bagi pekerjaan logistik. Hendra tidak hanya melihat shipping sebagai aktivitas memindahkan muatan.

Ia bekerja dalam sebuah mata rantai yang dimulai dari aktivitas pertambangan dan berakhir ketika komoditas berhasil dikirim sesuai kebutuhan operasional. Karena itu, perjalanan kariernya menunjukkan bahwa kompetensi seorang insinyur tidak harus berhenti pada satu bidang pekerjaan. Fondasi teknik dapat berkembang mengikuti kebutuhan industri.

Shipping: Menjaga Ritme Operasi

Pada industri berbasis komoditas, waktu memiliki nilai. Produksi dapat berjalan baik, tetapi jika pengiriman mengalami hambatan, rangkaian operasi ikut terdampak. Sebaliknya, jadwal pengapalan yang tersusun baik membutuhkan kesiapan muatan dan koordinasi operasional yang baik pula. Artinya, shipping bukan sekadar urusan kapal.

Ia merupakan bagian dari sistem. Ada jadwal. Ada muatan. Ada koordinasi. Ada keselamatan. Ada risiko operasional. Dan ada target yang harus dicapai. Di sinilah seorang Head Department Shipping dituntut melihat pekerjaan secara lebih luas. Tugasnya bukan hanya memastikan kapal bergerak. Yang harus dijaga adalah agar seluruh mata rantai pengapalan bergerak pada waktu yang tepat.

Dari Kompetensi Teknis Menuju Kepemimpinan Operasional

Kepercayaan sebagai Head Department menunjukkan perkembangan lain dalam perjalanan Hendra. Pendidikan teknik membangun kompetensi teknis. Namun ketika seseorang memasuki posisi kepemimpinan, kemampuan teknis saja tidak cukup. Ia harus mampu berkomunikasi. Mengambil keputusan. Mengelola tim. Menyelesaikan masalah. Membangun koordinasi lintas fungsi. Dan memastikan keselamatan serta target operasional tetap menjadi perhatian. Di sinilah pengalaman kerja mengembangkan apa yang dahulu dimulai di ruang kuliah.

Kampus memberikan fondasi berpikir. Dunia kerja menguji bagaimana fondasi tersebut digunakan menghadapi persoalan nyata. Dan ketika tanggung jawab meningkat, seorang profesional harus mampu bergerak dari sekadar memahami pekerjaan menjadi mengelola pekerjaan dan manusia di dalamnya.

Pelajaran bagi Mahasiswa Teknik Pertambangan

Perjalanan Hendra membawa pesan penting bagi mahasiswa Teknik Pertambangan UMI. Jangan melihat program studi sebagai batas sempit pilihan pekerjaan. Industri pertambangan memiliki ekosistem yang luas. Ada eksplorasi, perencanaan, produksi, keselamatan, lingkungan, pengolahan, pengangkutan, logistik, shipping, manajemen proyek, hingga berbagai fungsi pendukung lainnya.

Karena itu, yang dibutuhkan bukan hanya penguasaan satu keterampilan. Mahasiswa perlu memahami sistem pertambangan secara utuh. Semakin baik seseorang memahami hubungan antartahapan, semakin besar kemampuannya melihat peluang dan menyelesaikan persoalan ketika memasuki dunia industri. Hendra menunjukkan perjalanan tersebut. Dari Teknik Pertambangan UMI, ia kemudian berkembang pada bidang shipping hingga dipercaya memimpin departemen.

Dari Kampus, Menjadi Dampak

Perjalanan Hendra dapat dibaca melalui lintasan yang sederhana tetapi kuat: Teknik Pertambangan FTI UMI → Industri Pertambangan Nikel → Shipping dan Logistik → Kepemimpinan Operasional → Head Department Shipping PT Indrabakti Mustika. Yang penting dari perjalanan tersebut bukan hanya jabatan yang dicapai.

Ada transformasi kompetensi di dalamnya. Dari memahami pertambangan sebagai bidang keilmuan, Hendra berkembang memahami bagaimana hasil pertambangan harus bergerak melalui sistem logistik dan pengapalan. Dari seorang lulusan teknik, ia berkembang menjadi profesional yang dipercaya memimpin sebuah departemen.

Bagi UMI, perjalanan ini menjadi bagian dari bukti bagaimana ilmu yang dibangun di kampus dapat berkembang mengikuti kebutuhan nyata industri.

Bagi mahasiswa, kisah Hendra membawa satu pesan: jangan hanya belajar memahami bagaimana sesuatu diproduksi. Belajarlah memahami seluruh sistem yang membuat hasil produksi itu memiliki nilai dan sampai ke tujuan. Karena di dunia industri, keberhasilan tidak ditentukan oleh satu bagian yang bekerja sendiri.

Keberhasilan lahir ketika seluruh mata rantai mampu bergerak bersama.

“Produksi menciptakan hasil. Logistik menggerakkan hasil. Kepemimpinan memastikan keduanya bertemu dalam satu sistem yang bekerja.”

Dari teknik pertambangan umi, menuju kepemimpinan shipping industri nikel. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
University Of Michigan - Ann Arbo
PT Putra Mekongga Sejahtera
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Politeknik Palopo
Istanbul Sabahattin Zaim University
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Junior Chamber International Indonesia
PT Nas Media Indonesia
Bank Muamalat
STISIP Veteran Palopo
Universitas Andi Djemma
Universiti Kebangsaan Malaysia
Pemerintah Kabupaten Gowa
Pemerintah Kabupaten Bombana
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Syariah Nasional
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
PT Marlip Indo Mandiri
Bank Sulselbar
Universitas Islam Al-Azhar
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universitas Cokroaminoto Palopo
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Universiti Sains Islam Malaysia
Griffith University
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universitas Islam Bandung
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Erzurum Technical University
Binaskil Academy Malaysia
Pemerintah Kota Makassar
Politeknik Dewantara
Bank Sulselbar Syariah
Hiroshima University
Bank Rakyat Indonesia
PT Indosat Tbk
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
PT Jasa Raharja
Bank Mega Syariah
Marinduque State University
Kementerian Hukum RI
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universiti Malaysia Terengganu
PT Kogas Driyap Konsultan
Institut Teknologi Bandung
Universitas Balikpapan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
University Of Michigan - Ann Arbo
PT Putra Mekongga Sejahtera
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Bank Negara Indonesia
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Politeknik Palopo
Istanbul Sabahattin Zaim University
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Junior Chamber International Indonesia
PT Nas Media Indonesia
Bank Muamalat
STISIP Veteran Palopo
Universitas Andi Djemma
Universiti Kebangsaan Malaysia
Pemerintah Kabupaten Gowa
Pemerintah Kabupaten Bombana
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Syariah Nasional
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
PT Marlip Indo Mandiri
Bank Sulselbar
Universitas Islam Al-Azhar
Universitas Kurnia Jaya Persada
Universitas Cokroaminoto Palopo
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Universiti Sains Islam Malaysia
Griffith University
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universitas Islam Bandung
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Erzurum Technical University
Binaskil Academy Malaysia
Pemerintah Kota Makassar
Politeknik Dewantara
Bank Sulselbar Syariah
Hiroshima University
Bank Rakyat Indonesia
PT Indosat Tbk
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
PT Jasa Raharja
Bank Mega Syariah
Marinduque State University
Kementerian Hukum RI
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Universiti Malaysia Terengganu
PT Kogas Driyap Konsultan
Institut Teknologi Bandung
Universitas Balikpapan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
ITBM Malaysia
Bank CIMB Niaga Syariah
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Bank Panin Dubai Syariah
Politeknik Cendana
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Pemerintah Kota Ternate
Ruijie Networks Co., Ltd.
PT Zahir Internasional
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universitas Islam Riau
Perbanas Institute
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Tribun Timur
National University of Singapore
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Muhammadiyah Palopo
Online Scholarship Competition (OSC)
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Politeknik Sorowako
Institut Leimena
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Alliance Française de Makassar
Bank Syariah Indonesia
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Politeknik Keuangan Negara STAN
Detik.com
Universitas Mega Buana
Universiti Malaya
Universitas Lamappapoleonro
Universitas Hasanuddin
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Rakyat Sulsel
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
AMDA International
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Alkhairaat Palu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Bank Mandiri
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universitas Ibnu Sina
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Sanjivani University
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
ITBM Malaysia
Bank CIMB Niaga Syariah
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Bank Panin Dubai Syariah
Politeknik Cendana
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Pemerintah Kota Ternate
Ruijie Networks Co., Ltd.
PT Zahir Internasional
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Universitas Islam Riau
Perbanas Institute
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Tribun Timur
National University of Singapore
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Muhammadiyah Parepare
Universitas Muhammadiyah Palopo
Online Scholarship Competition (OSC)
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Politeknik Sorowako
Institut Leimena
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Alliance Française de Makassar
Bank Syariah Indonesia
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Politeknik Keuangan Negara STAN
Detik.com
Universitas Mega Buana
Universiti Malaya
Universitas Lamappapoleonro
Universitas Hasanuddin
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Rakyat Sulsel
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
AMDA International
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Alkhairaat Palu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Bank Mandiri
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universitas Ibnu Sina
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Sanjivani University
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)