Dari Kampus, Menjadi Dampak - Lino Bin Udin: Alumni Ilmu Komunikasi UMI, Pernah Pimpin Operasional Regional di Berbagai Perusahaan, Kini Manager Public Gold
MAKASSAR, umi.ac.id — Dari industri pembiayaan kendaraan hingga bisnis logam mulia, perjalanan karier Lino Bin Udin memperlihatkan bahwa lulusan Ilmu Komunikasi memiliki peluang untuk berkembang menjadi pemimpin profesional di berbagai sektor usaha.
Alumnus Program Studi Ilmu Komunikasi, konsentrasi Public Relations, Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini kini menjabat sebagai Manager di Public Gold, perusahaan yang bergerak dalam distribusi dan ritel logam mulia. Jabatan tersebut dijalaninya sejak Juni 2025, setelah lebih dari satu dekade membangun pengalaman manajerial di sejumlah perusahaan. Sebelum bergabung dengan Public Gold, Lino pernah dipercaya menjadi Regional Manager di industri pembiayaan, bisnis lokal, dan distribusi produk pertanian. Ia juga memiliki pengalaman sebagai Branch Manager di perusahaan teknologi pendidikan Ruangguru serta perusahaan pembiayaan Mandala Multifinance. Perjalanan tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pengelolaan hubungan profesional dapat berkembang menjadi kompetensi manajerial yang dibutuhkan dunia usaha.
Dari Ilmu Komunikasi UMI, Membangun Fondasi Kepemimpinan
Lino Bin Udin menempuh pendidikan Sarjana Ilmu Komunikasi dengan konsentrasi Public Relations di Universitas Muslim Indonesia pada 2008–2012. Bidang Public Relations membekalinya dengan pengetahuan mengenai komunikasi organisasi, pengelolaan hubungan, penyampaian pesan, serta pemahaman terhadap karakter dan kebutuhan audiens.
Dalam dunia bisnis, kemampuan tersebut memiliki penerapan yang luas. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut memahami target perusahaan, tetapi juga mampu membangun komunikasi dengan tim, mengelola hubungan kerja, menyelesaikan persoalan, dan menjaga koordinasi dalam organisasi. Bekal akademik tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan Lino ketika memasuki dunia profesional dan mulai mengembangkan pengalaman dalam pengelolaan operasional bisnis.
Enam Tahun di Industri Pembiayaan, dari Management Trainee hingga Supervisor
Perjalanan profesional Lino dimulai pada Februari 2014 ketika bergabung dengan PT MPM Finance melalui program Management Trainee. Ia tercatat sebagai lulusan Management Trainee Batch 16 pada tahun yang sama dan menjalankan peran sebagai Supervisor Collection hingga Februari 2020. Selama enam tahun, Lino memperoleh pengalaman dalam industri pembiayaan kendaraan bermotor baru dan bekas, alat berat, serta pembiayaan dana tunai.
Bidang collection atau pengelolaan penagihan membutuhkan kemampuan memahami prosedur perusahaan, membangun komunikasi dengan pelanggan, mengelola tim, serta memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai ketentuan. Pengalaman tersebut menjadi fondasi bagi perkembangan karier Lino menuju tanggung jawab manajerial yang lebih luas. Dari posisi supervisor, ia kemudian dipercaya mengemban kepemimpinan pada tingkat regional dan cabang di berbagai perusahaan.
Dipercaya Menjadi Regional Manager di Tiga Provinsi Kalimantan
Pada Februari 2020, Lino bergabung dengan PT JACCS MPM Finance Indonesia sebagai Regional Manager Collection. Dalam jabatan tersebut, cakupan wilayah kerjanya meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat. Posisi yang dijalaninya hingga Agustus 2021 tersebut menandai perkembangan tanggung jawab profesionalnya dari pengelolaan tim pada tingkat operasional menuju koordinasi pekerjaan dengan cakupan wilayah yang lebih luas.
Mengelola tanggung jawab regional memiliki tantangan tersendiri karena setiap wilayah dapat memiliki karakter pasar, kondisi geografis, dan kebutuhan operasional yang berbeda. Pengalaman tersebut memperluas perjalanan kepemimpinan Lino dalam lingkungan bisnis yang membutuhkan koordinasi, pengawasan, dan kemampuan menyesuaikan pendekatan kerja.
Memasuki Industri Teknologi Pendidikan melalui Ruangguru
Setelah berkarier dalam industri pembiayaan, Lino mengambil langkah profesional ke sektor yang berbeda. Pada Agustus 2021, ia bergabung dengan PT Ruang Raya Indonesia, perusahaan teknologi pendidikan yang dikenal melalui layanan Ruangguru. Di perusahaan tersebut, Lino dipercaya menjabat sebagai Branch Manager hingga Agustus 2022.
Perpindahan ini menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya karena ia memasuki industri yang berhubungan dengan layanan pendidikan berbasis teknologi. Dunia teknologi pendidikan memiliki karakter yang berbeda dari industri pembiayaan, terutama dalam pendekatan layanan, komunikasi pelanggan, dan pengembangan pasar. Namun, kemampuan manajerial yang telah dibangun sebelumnya tetap memiliki relevansi, khususnya dalam mengelola tim, menjalankan operasional cabang, dan membangun hubungan dengan pelanggan. Pengalaman ini memperlihatkan bahwa kompetensi kepemimpinan dapat diterapkan lintas sektor ketika disertai kemauan memahami karakter bisnis yang baru.
Memimpin Regional Bisnis Lokal hingga Distribusi Pertanian
Pada Agustus 2022, Lino kembali mengemban tanggung jawab sebagai Regional Manager di Naga Group. Kelompok usaha lokal tersebut bergerak dalam sejumlah bidang, termasuk makanan dan minuman, distribusi, kafe, serta hospitality atau layanan penginapan. Ia menjalankan jabatan tersebut hingga April 2023. Pengalaman ini menambah pemahamannya terhadap pengelolaan bisnis yang memiliki beragam jenis layanan dan kebutuhan operasional.
Selanjutnya, pada April 2023 hingga Juni 2024, Lino bergabung dengan PT Mandala Multifinance sebagai Branch Manager. Perusahaan tersebut bergerak dalam pembiayaan kendaraan bermotor baru dan bekas serta pembiayaan dana tunai. Setelah itu, pada Juli 2024 hingga Maret 2025, Lino dipercaya menjadi Regional Manager untuk wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur di PT Sega Agro Perdana atau Aneka Tani Mandiri. Perusahaan tersebut bergerak dalam distribusi dan ritel produk serta alat pertanian.
Perjalanan dari industri pembiayaan menuju distribusi pertanian memperlihatkan kemampuan Lino untuk memasuki lingkungan usaha yang memiliki karakter pelanggan, produk, dan kebutuhan operasional berbeda. Pengalaman tersebut semakin memperkaya rekam jejaknya dalam pengelolaan bisnis pada tingkat cabang maupun regional.
Kini Menjabat Manager di Public Gold
Sejak Juni 2025, Lino Bin Udin melanjutkan perjalanan karier sebagai Manager di Public Gold, perusahaan yang bergerak dalam distribusi dan ritel logam mulia. Jabatan tersebut menjadi tahap terbaru dalam perjalanan profesionalnya setelah bekerja di berbagai sektor industri selama lebih dari satu dekade.
Industri distribusi dan ritel logam mulia membutuhkan pengelolaan operasional yang tertib, komunikasi pelanggan yang baik, serta perhatian terhadap kepercayaan dan kualitas layanan. Pengalaman Lino dalam industri pembiayaan, teknologi pendidikan, bisnis lokal, dan distribusi menjadi bagian dari bekal profesional yang dibawanya ke bidang usaha tersebut. Meskipun setiap perusahaan memiliki karakter berbeda, terdapat kebutuhan manajerial yang relatif sama, yakni kemampuan mengelola pekerjaan, membangun koordinasi, memahami kebutuhan pelanggan, dan menjalankan tanggung jawab secara profesional. Dari Supervisor Collection pada awal karier hingga beberapa kali dipercaya menjadi Branch Manager dan Regional Manager, perjalanan Lino menunjukkan perkembangan pengalaman kepemimpinan yang berlangsung secara bertahap.
Pengalaman Organisasi dan Promosi Pariwisata
Di luar dunia profesional, Lino juga memiliki pengalaman dalam kegiatan organisasi dan kepemudaan. Pada 2013, ia terpilih sebagai Putra Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara sekaligus Duta Pariwisata Kabupaten Wakatobi. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari pengalamannya dalam komunikasi publik dan kegiatan promosi daerah.
Ia juga tercatat sebagai Dewan Penasihat Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muslim Indonesia Makassar. Hubungannya dengan organisasi mahasiswa memperlihatkan bahwa perjalanan profesional tidak harus memutus keterlibatan alumni dengan lingkungan akademik tempat mereka pernah menempuh pendidikan. Pengalaman di dunia kerja justru dapat menjadi sumber pembelajaran bagi mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri.
Dari Kampus, Menjadi Dampak
Perjalanan Lino Bin Udin menjadi salah satu gambaran kiprah alumni Universitas Muslim Indonesia dalam dunia bisnis dan manajemen lintas industri. Dari Program Studi Ilmu Komunikasi UMI, ia memulai karier di industri pembiayaan, mengembangkan pengalaman kepemimpinan regional, memasuki teknologi pendidikan, mengelola bisnis lokal, hingga berkarier dalam distribusi pertanian dan logam mulia.
Perjalanan tersebut memperlihatkan bahwa lulusan Ilmu Komunikasi tidak hanya memiliki peluang bekerja dalam bidang media, jurnalistik, atau hubungan masyarakat. Kompetensi komunikasi juga dapat menjadi fondasi untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, pengelolaan organisasi, pelayanan pelanggan, dan manajemen bisnis.
Bagi Universitas Muslim Indonesia sebagai Kampus Ilmu dan Ibadah, kisah Lino menambah jejak alumni yang mengembangkan kemampuan profesional dan beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja. Pengalaman tersebut juga relevan dengan semangat Catur Dharma UMI yang menempatkan pendidikan, pengembangan ilmu, pengabdian, serta pembentukan karakter sebagai bagian dari proses menyiapkan lulusan yang kompeten dan bertanggung jawab.
Bagi mahasiswa, perjalanan Lino memberikan pelajaran bahwa karier tidak selalu berkembang dalam satu bidang industri. Kesempatan profesional dapat muncul dari berbagai sektor, tetapi kemampuan beradaptasi harus disertai kesiapan belajar, disiplin, integritas, dan tanggung jawab terhadap pekerjaan. Kemampuan komunikasi yang baik dapat membuka hubungan dan peluang. Namun, kepercayaan profesional hanya dapat dipertahankan melalui kualitas kerja dan konsistensi menjalankan amanah.
Kini, sebagai Manager di Public Gold, Lino melanjutkan perjalanan profesionalnya dengan membawa pengalaman kepemimpinan dari berbagai perusahaan dan wilayah kerja. Dari ruang kuliah Ilmu Komunikasi UMI hingga tanggung jawab manajerial lintas industri, perjalanannya memperlihatkan bahwa ilmu yang diperoleh di kampus dapat berkembang jauh melampaui batas satu bidang pekerjaan.
Dari public relations umi, menuju kepemimpinan manajerial lintas industri. Dari Kampus, Menjadi Dampak. (Bersambung)























































































































