Opini Friday, 31 July 2026

Mewujudkan Kampus Berdampak: Peran Strategis Humas dalam Komunikasi Riset

Anisa Safitri 180 dilihat 3 menit baca
Mewujudkan Kampus Berdampak: Peran Strategis Humas dalam Komunikasi Riset

Oleh: Dr. Eng. Ir. Irma Nur Afiah, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng (Kepala Hubungan Masyarakat, Protokoler, dan Kerjasama UMI)

Jumat, 31 Juli 2026

Perguruan tinggi memiliki mandat strategis dalam menghasilkan ilmu pengetahuan, inovasi, dan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Setiap tahun, ribuan penelitian dosen didanai oleh pemerintah, industri, maupun institusi pendidikan tinggi, menghasilkan publikasi ilmiah, hak kekayaan intelektual, prototipe teknologi, hingga rekomendasi kebijakan. Namun demikian, tidak semua hasil penelitian mampu memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Paradoks ini menunjukkan bahwa keberhasilan riset tidak dapat lagi diukur hanya melalui jumlah publikasi, sitasi, atau paten. Riset dapat dikatakan berdampak apabila hasilnya dipahami, dimanfaatkan, dan diadopsi oleh masyarakat, dunia usaha, maupun pemerintah. Dengan kata lain, tantangan utama perguruan tinggi saat ini bukan hanya menghasilkan pengetahuan (knowledge production), tetapi juga memastikan pengetahuan tersebut tersampaikan dan termanfaatkan (knowledge utilization).

Di sinilah komunikasi riset menjadi elemen yang sangat menentukan. Selama ini, komunikasi hasil penelitian sering kali masih berorientasi pada komunitas akademik melalui jurnal ilmiah, prosiding konferensi, atau seminar. Padahal, sebagian besar pemangku kepentingan (masyarakat, pemerintah, industri, maupun media) tidak maksimal mengakses informasi melalui saluran tersebut. Akibatnya, banyak penelitian berkualitas yang tidak dikenal publik dan belum berkontribusi secara optimal terhadap pembangunan.

Kondisi ini memperlihatkan adanya kesenjangan antara proses produksi pengetahuan dengan pemanfaatannya. Dalam literatur komunikasi sains, kesenjangan tersebut dikenal sebagai research-to-practice gap, yaitu jarak antara temuan ilmiah dengan implementasinya dalam kehidupan nyata. Menutup kesenjangan ini membutuhkan aktor yang mampu menerjemahkan bahasa ilmiah menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa mengurangi akurasi substansinya.

Peran tersebut sangat relevan dengan konsep knowledge broker. Bogenschneider (2020) menjelaskan bahwa perguruan tinggi perlu memosisikan diri sebagai honest knowledge broker, yakni institusi yang secara aktif menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan para pengambil kebijakan dan masyarakat. Dalam perspektif ini, komunikasi bukan lagi sekadar aktivitas publikasi, melainkan proses membangun pemahaman, kepercayaan, dan pemanfaatan pengetahuan.

Dalam ekosistem perguruan tinggi, fungsi tersebut seharusnya dijalankan secara strategis oleh humas. Sayangnya, persepsi terhadap humas universitas masih sering terbatas pada fungsi dokumentasi kegiatan, penyusunan siaran pers, pengelolaan media sosial, atau pelayanan protokoler. Padahal, perkembangan komunikasi pendidikan tinggi menunjukkan bahwa humas telah bertransformasi menjadi bagian dari sistem strategis universitas. Hasil penelitian (Volk et al., 2023) menunjukkan bahwa praktisi komunikasi di perguruan tinggi kini berperan sebagai science mediator, strategic communicator, sekaligus reputation builder. Dengan kata lain, humas tidak hanya mengomunikasikan aktivitas universitas, tetapi juga membangun jembatan antara pengetahuan ilmiah dan kebutuhan publik.

Transformasi tersebut menjadi semakin penting di era digital. Informasi ilmiah kini bersaing dengan jutaan konten yang beredar setiap hari melalui berbagai platform digital. Ironisnya, informasi yang belum tentu benar sering kali menyebar lebih cepat dibandingkan hasil penelitian yang telah melalui proses ilmiah yang ketat. Kondisi ini menempatkan komunikasi riset sebagai bagian penting dalam membangun literasi publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi.

Oleh karena itu, humas universitas perlu diposisikan sebagai Research Communication Broker, yaitu aktor yang menghubungkan peneliti dengan berbagai pemangku kepentingan melalui proses penerjemahan, penyederhanaan, dan penyebarluasan hasil penelitian secara bertanggung jawab. Peran ini tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga menciptakan dialog antara ilmuwan, media, pemerintah, industri, dan masyarakat.

Melalui fungsi tersebut, humas dapat membantu peneliti menyusun narasi yang lebih mudah dipahami publik, mengidentifikasi nilai strategis dari setiap penelitian, membangun hubungan dengan media massa, serta memastikan bahwa hasil riset memperoleh ruang dalam diskursus publik. Dengan demikian, komunikasi riset menjadi bagian integral dari proses hilirisasi penelitian.

Untuk mendukung transformasi tersebut, diperlukan perubahan paradigma dalam pengelolaan penelitian di perguruan tinggi. Komunikasi riset tidak boleh lagi ditempatkan sebagai aktivitas yang dilakukan setelah penelitian selesai, melainkan harus dirancang sejak tahap awal penelitian. Setiap proposal riset idealnya memuat strategi komunikasi publik yang menjelaskan siapa sasaran komunikasinya, media apa yang akan digunakan, serta bagaimana dampak penelitian akan disebarluaskan kepada masyarakat.

Dalam konteks ini, saya mengusulkan sebuah kerangka konseptual yang disebut Integrated Research Communication Ecosystem (IRCE). Kerangka ini menempatkan komunikasi sebagai bagian integral dari ekosistem riset, yang melibatkan lima aktor utama: peneliti sebagai penghasil pengetahuan, humas sebagai knowledge broker, media sebagai penghubung informasi, pemerintah dan industri sebagai pengguna hasil riset, serta masyarakat sebagai penerima manfaat sekaligus pemberi umpan balik.

Melalui ekosistem tersebut, komunikasi berlangsung secara dua arah. Peneliti tidak hanya menyampaikan hasil penelitiannya kepada masyarakat, tetapi juga memperoleh masukan mengenai kebutuhan nyata yang kemudian menjadi inspirasi bagi penelitian berikutnya. Dengan demikian, komunikasi riset tidak sekadar memperluas diseminasi, tetapi juga meningkatkan relevansi dan keberlanjutan penelitian.

Pendekatan ini sejalan dengan semangat Kampus Berdampak yang saat ini menjadi arah pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Dampak sebuah universitas tidak hanya ditentukan oleh produktivitas publikasinya, tetapi juga oleh kemampuannya menghadirkan ilmu pengetahuan sebagai solusi atas persoalan masyarakat. Di sinilah humas memegang peran strategis, bukan sekadar sebagai penyampai informasi, melainkan sebagai penghubung yang memastikan hasil riset bergerak dari laboratorium menuju ruang publik, dari publikasi ilmiah menuju kebijakan, dan dari inovasi menuju kemanfaatan.

Pada akhirnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan pengetahuan baru, tetapi juga oleh kemampuan mengomunikasikan pengetahuan tersebut sehingga dapat dipahami, dipercaya, dan dimanfaatkan. Ketika humas diberi ruang sebagai mitra strategis dalam ekosistem riset, maka komunikasi tidak lagi menjadi tahap akhir dari sebuah penelitian, melainkan menjadi bagian yang menentukan lahirnya kampus yang benar-benar berdampak bagi bangsa.

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Pemerintah Kota Ternate
National University of Singapore
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Islam Al-Azhar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Pemerintah Kabupaten Gowa
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Istanbul Sabahattin Zaim University
Kementerian Hukum RI
Bank Syariah Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
PT Zahir Internasional
Perbanas Institute
Binaskil Academy Malaysia
Universitas Cokroaminoto Palopo
Erzurum Technical University
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Bank Muamalat
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Pemerintah Kabupaten Bombana
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Muhammadiyah Palopo
PT Kogas Driyap Konsultan
Griffith University
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Rakyat Sulsel
Universiti Kebangsaan Malaysia
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Sains Islam Malaysia
PT Nas Media Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Institut Leimena
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Universitas Muhammadiyah Parepare
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Bank Sulselbar
Bank Syariah Nasional
Universitas Alkhairaat Palu
Tribun Timur
Universitas Balikpapan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Universitas Lamappapoleonro
Pemerintah Kota Makassar
Hiroshima University
Bank Rakyat Indonesia
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Politeknik Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Pemerintah Kota Ternate
National University of Singapore
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Islam Al-Azhar
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Pemerintah Kabupaten Gowa
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Istanbul Sabahattin Zaim University
Kementerian Hukum RI
Bank Syariah Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
PT Zahir Internasional
Perbanas Institute
Binaskil Academy Malaysia
Universitas Cokroaminoto Palopo
Erzurum Technical University
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Bank Muamalat
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Pemerintah Kabupaten Bombana
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Muhammadiyah Palopo
PT Kogas Driyap Konsultan
Griffith University
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Rakyat Sulsel
Universiti Kebangsaan Malaysia
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Universiti Sains Islam Malaysia
PT Nas Media Indonesia
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Institut Leimena
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Universitas Muhammadiyah Parepare
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Bank Sulselbar
Bank Syariah Nasional
Universitas Alkhairaat Palu
Tribun Timur
Universitas Balikpapan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Universitas Lamappapoleonro
Pemerintah Kota Makassar
Hiroshima University
Bank Rakyat Indonesia
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Politeknik Palopo
Bank CIMB Niaga Syariah
Universiti Malaysia Terengganu
Universitas Mega Buana
Marinduque State University
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas Andi Djemma
Politeknik Dewantara
Universitas Kurnia Jaya Persada
Ruijie Networks Co., Ltd.
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
PT Marlip Indo Mandiri
Politeknik Cendana
Universitas Islam Sumatera Utara
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Online Scholarship Competition (OSC)
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Universitas Hasanuddin
Institut Teknologi Bandung
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Detik.com
PT Putra Mekongga Sejahtera
STISIP Veteran Palopo
Universitas Islam Bandung
Bank Panin Dubai Syariah
Sanjivani University
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Sekolah Putri Darul Istiqamah
University Of Michigan - Ann Arbo
Politeknik Keuangan Negara STAN
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Bank Mega Syariah
Universitas Ibnu Sina
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Junior Chamber International Indonesia
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
AMDA International
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Alliance Française de Makassar
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
ITBM Malaysia
Universitas Islam Riau
Universiti Malaya
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
PT Indosat Tbk
Politeknik Sorowako
Bank Mandiri
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
PT Jasa Raharja
Bank Negara Indonesia
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Bank CIMB Niaga Syariah
Universiti Malaysia Terengganu
Universitas Mega Buana
Marinduque State University
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas Andi Djemma
Politeknik Dewantara
Universitas Kurnia Jaya Persada
Ruijie Networks Co., Ltd.
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
PT Marlip Indo Mandiri
Politeknik Cendana
Universitas Islam Sumatera Utara
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Online Scholarship Competition (OSC)
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Universitas Hasanuddin
Institut Teknologi Bandung
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Detik.com
PT Putra Mekongga Sejahtera
STISIP Veteran Palopo
Universitas Islam Bandung
Bank Panin Dubai Syariah
Sanjivani University
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Sekolah Putri Darul Istiqamah
University Of Michigan - Ann Arbo
Politeknik Keuangan Negara STAN
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Bank Mega Syariah
Universitas Ibnu Sina
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Junior Chamber International Indonesia
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
AMDA International
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Alliance Française de Makassar
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
ITBM Malaysia
Universitas Islam Riau
Universiti Malaya
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
PT Indosat Tbk
Politeknik Sorowako
Bank Mandiri
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
PT Jasa Raharja
Bank Negara Indonesia
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)