TERKINI
Rektor UMI Prof. Hambali Thalib: “Ini Kehormatan Besar”, Kemendiktisaintek Percayakan Monev Riset Prototipe kepada UMI di Indonesia Timur Prof. Hambali Thalib: Setiap Anak Memiliki Talenta, UMI Buka Pendaftaran Maba Tahap 2, Jalur Talenta dan Akses Generasi Indonesia Emas Konsisten Perkuat Mutu, UMI Raih detikTimur Awards 2026; Transformasi Digital Jadi Penguat Tata Kelola Rektor UMI: Sebelum Mengubah Teknologi, UMI Menyiapkan Pemimpinnya #2 UMI Connection Memasuki Fase Pembangunan Infrastruktur Digital Menuju Smart Islamic Digitally-Empowered University “Kami Sedang Membangun Otak Digital Universitas, Bukan Sekadar Gedung Baru” UMI Berangkatkan 393 Mahasiswa KKN Tematik untuk Hadirkan Solusi dan Pemberdayaan di 19 Desa Kabupaten Bantaeng
Opini Friday, 31 July 2026

Mewujudkan Kampus Berdampak: Peran Strategis Humas dalam Komunikasi Riset

Anisa Safitri 419 dilihat 3 menit baca
Mewujudkan Kampus Berdampak: Peran Strategis Humas dalam Komunikasi Riset

Oleh: Dr. Eng. Ir. Irma Nur Afiah, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng (Kepala Hubungan Masyarakat, Protokoler, dan Kerjasama UMI)

Jumat, 31 Juli 2026

Perguruan tinggi memiliki mandat strategis dalam menghasilkan ilmu pengetahuan, inovasi, dan solusi atas berbagai persoalan masyarakat. Setiap tahun, ribuan penelitian dosen didanai oleh pemerintah, industri, maupun institusi pendidikan tinggi, menghasilkan publikasi ilmiah, hak kekayaan intelektual, prototipe teknologi, hingga rekomendasi kebijakan. Namun demikian, tidak semua hasil penelitian mampu memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat. Paradoks ini menunjukkan bahwa keberhasilan riset tidak dapat lagi diukur hanya melalui jumlah publikasi, sitasi, atau paten. Riset dapat dikatakan berdampak apabila hasilnya dipahami, dimanfaatkan, dan diadopsi oleh masyarakat, dunia usaha, maupun pemerintah. Dengan kata lain, tantangan utama perguruan tinggi saat ini bukan hanya menghasilkan pengetahuan (knowledge production), tetapi juga memastikan pengetahuan tersebut tersampaikan dan termanfaatkan (knowledge utilization).

Di sinilah komunikasi riset menjadi elemen yang sangat menentukan. Selama ini, komunikasi hasil penelitian sering kali masih berorientasi pada komunitas akademik melalui jurnal ilmiah, prosiding konferensi, atau seminar. Padahal, sebagian besar pemangku kepentingan (masyarakat, pemerintah, industri, maupun media) tidak maksimal mengakses informasi melalui saluran tersebut. Akibatnya, banyak penelitian berkualitas yang tidak dikenal publik dan belum berkontribusi secara optimal terhadap pembangunan.

Kondisi ini memperlihatkan adanya kesenjangan antara proses produksi pengetahuan dengan pemanfaatannya. Dalam literatur komunikasi sains, kesenjangan tersebut dikenal sebagai research-to-practice gap, yaitu jarak antara temuan ilmiah dengan implementasinya dalam kehidupan nyata. Menutup kesenjangan ini membutuhkan aktor yang mampu menerjemahkan bahasa ilmiah menjadi informasi yang mudah dipahami tanpa mengurangi akurasi substansinya.

Peran tersebut sangat relevan dengan konsep knowledge broker. Bogenschneider (2020) menjelaskan bahwa perguruan tinggi perlu memosisikan diri sebagai honest knowledge broker, yakni institusi yang secara aktif menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan para pengambil kebijakan dan masyarakat. Dalam perspektif ini, komunikasi bukan lagi sekadar aktivitas publikasi, melainkan proses membangun pemahaman, kepercayaan, dan pemanfaatan pengetahuan.

Dalam ekosistem perguruan tinggi, fungsi tersebut seharusnya dijalankan secara strategis oleh humas. Sayangnya, persepsi terhadap humas universitas masih sering terbatas pada fungsi dokumentasi kegiatan, penyusunan siaran pers, pengelolaan media sosial, atau pelayanan protokoler. Padahal, perkembangan komunikasi pendidikan tinggi menunjukkan bahwa humas telah bertransformasi menjadi bagian dari sistem strategis universitas. Hasil penelitian (Volk et al., 2023) menunjukkan bahwa praktisi komunikasi di perguruan tinggi kini berperan sebagai science mediator, strategic communicator, sekaligus reputation builder. Dengan kata lain, humas tidak hanya mengomunikasikan aktivitas universitas, tetapi juga membangun jembatan antara pengetahuan ilmiah dan kebutuhan publik.

Transformasi tersebut menjadi semakin penting di era digital. Informasi ilmiah kini bersaing dengan jutaan konten yang beredar setiap hari melalui berbagai platform digital. Ironisnya, informasi yang belum tentu benar sering kali menyebar lebih cepat dibandingkan hasil penelitian yang telah melalui proses ilmiah yang ketat. Kondisi ini menempatkan komunikasi riset sebagai bagian penting dalam membangun literasi publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi.

Oleh karena itu, humas universitas perlu diposisikan sebagai Research Communication Broker, yaitu aktor yang menghubungkan peneliti dengan berbagai pemangku kepentingan melalui proses penerjemahan, penyederhanaan, dan penyebarluasan hasil penelitian secara bertanggung jawab. Peran ini tidak berhenti pada penyampaian informasi, tetapi juga menciptakan dialog antara ilmuwan, media, pemerintah, industri, dan masyarakat.

Melalui fungsi tersebut, humas dapat membantu peneliti menyusun narasi yang lebih mudah dipahami publik, mengidentifikasi nilai strategis dari setiap penelitian, membangun hubungan dengan media massa, serta memastikan bahwa hasil riset memperoleh ruang dalam diskursus publik. Dengan demikian, komunikasi riset menjadi bagian integral dari proses hilirisasi penelitian.

Untuk mendukung transformasi tersebut, diperlukan perubahan paradigma dalam pengelolaan penelitian di perguruan tinggi. Komunikasi riset tidak boleh lagi ditempatkan sebagai aktivitas yang dilakukan setelah penelitian selesai, melainkan harus dirancang sejak tahap awal penelitian. Setiap proposal riset idealnya memuat strategi komunikasi publik yang menjelaskan siapa sasaran komunikasinya, media apa yang akan digunakan, serta bagaimana dampak penelitian akan disebarluaskan kepada masyarakat.

Dalam konteks ini, saya mengusulkan sebuah kerangka konseptual yang disebut Integrated Research Communication Ecosystem (IRCE). Kerangka ini menempatkan komunikasi sebagai bagian integral dari ekosistem riset, yang melibatkan lima aktor utama: peneliti sebagai penghasil pengetahuan, humas sebagai knowledge broker, media sebagai penghubung informasi, pemerintah dan industri sebagai pengguna hasil riset, serta masyarakat sebagai penerima manfaat sekaligus pemberi umpan balik.

Melalui ekosistem tersebut, komunikasi berlangsung secara dua arah. Peneliti tidak hanya menyampaikan hasil penelitiannya kepada masyarakat, tetapi juga memperoleh masukan mengenai kebutuhan nyata yang kemudian menjadi inspirasi bagi penelitian berikutnya. Dengan demikian, komunikasi riset tidak sekadar memperluas diseminasi, tetapi juga meningkatkan relevansi dan keberlanjutan penelitian.

Pendekatan ini sejalan dengan semangat Kampus Berdampak yang saat ini menjadi arah pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. Dampak sebuah universitas tidak hanya ditentukan oleh produktivitas publikasinya, tetapi juga oleh kemampuannya menghadirkan ilmu pengetahuan sebagai solusi atas persoalan masyarakat. Di sinilah humas memegang peran strategis, bukan sekadar sebagai penyampai informasi, melainkan sebagai penghubung yang memastikan hasil riset bergerak dari laboratorium menuju ruang publik, dari publikasi ilmiah menuju kebijakan, dan dari inovasi menuju kemanfaatan.

Pada akhirnya, keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan pengetahuan baru, tetapi juga oleh kemampuan mengomunikasikan pengetahuan tersebut sehingga dapat dipahami, dipercaya, dan dimanfaatkan. Ketika humas diberi ruang sebagai mitra strategis dalam ekosistem riset, maka komunikasi tidak lagi menjadi tahap akhir dari sebuah penelitian, melainkan menjadi bagian yang menentukan lahirnya kampus yang benar-benar berdampak bagi bangsa.

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Bank Mega Syariah
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Bank CIMB Niaga Syariah
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Griffith University
ITBM Malaysia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Mega Buana
Bank Rakyat Indonesia
Detik.com
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universitas Balikpapan
Universitas Kurnia Jaya Persada
PT Jasa Raharja
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Ibnu Sina
PT Marlip Indo Mandiri
Bank Syariah Nasional
PT Nas Media Indonesia
AMDA International
PT Putra Mekongga Sejahtera
Sanjivani University
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Politeknik Dewantara
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Bank Syariah Indonesia
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Hasanuddin
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universiti Kebangsaan Malaysia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Pemerintah Kabupaten Bombana
Bank Negara Indonesia
PT Kogas Driyap Konsultan
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
PT Zahir Internasional
Politeknik Palopo
Universitas Andi Djemma
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Binaskil Academy Malaysia
Politeknik Cendana
Institut Teknologi Bandung
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Alliance Française de Makassar
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Bank Mega Syariah
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Pemerintah Kabupaten Gowa
Bank CIMB Niaga Syariah
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Griffith University
ITBM Malaysia
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Mega Buana
Bank Rakyat Indonesia
Detik.com
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universitas Balikpapan
Universitas Kurnia Jaya Persada
PT Jasa Raharja
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Universitas Ibnu Sina
PT Marlip Indo Mandiri
Bank Syariah Nasional
PT Nas Media Indonesia
AMDA International
PT Putra Mekongga Sejahtera
Sanjivani University
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Politeknik Dewantara
Universitas Islam Sumatera Utara
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Bank Syariah Indonesia
Bank Sulselbar Syariah
Universitas Hasanuddin
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Universiti Kebangsaan Malaysia
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Pemerintah Kabupaten Bombana
Bank Negara Indonesia
PT Kogas Driyap Konsultan
Istanbul Sabahattin Zaim University
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
PT Zahir Internasional
Politeknik Palopo
Universitas Andi Djemma
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Binaskil Academy Malaysia
Politeknik Cendana
Institut Teknologi Bandung
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Alliance Française de Makassar
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Universiti Sains Islam Malaysia
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
PT Indosat Tbk
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Pemerintah Kota Makassar
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Marinduque State University
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universitas Islam Al-Azhar
Bank Sulselbar
Perbanas Institute
Bank Mandiri
Politeknik Keuangan Negara STAN
Universitas Alkhairaat Palu
Institut Leimena
University Of Michigan - Ann Arbo
Universitas Islam Bandung
Universiti Malaysia Terengganu
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Politeknik Sorowako
Universitas Muhammadiyah Parepare
Kementerian Hukum RI
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Junior Chamber International Indonesia
Erzurum Technical University
Bank Muamalat
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Islam Riau
Rakyat Sulsel
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muhammadiyah Palopo
Pemerintah Kota Ternate
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Universitas Cokroaminoto Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
STISIP Veteran Palopo
Bank Panin Dubai Syariah
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
National University of Singapore
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Universiti Malaya
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Hiroshima University
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Tribun Timur
Online Scholarship Competition (OSC)
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Lamappapoleonro
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Universiti Sains Islam Malaysia
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
PT Indosat Tbk
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
Pemerintah Kota Makassar
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Marinduque State University
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Universitas Islam Al-Azhar
Bank Sulselbar
Perbanas Institute
Bank Mandiri
Politeknik Keuangan Negara STAN
Universitas Alkhairaat Palu
Institut Leimena
University Of Michigan - Ann Arbo
Universitas Islam Bandung
Universiti Malaysia Terengganu
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Politeknik Sorowako
Universitas Muhammadiyah Parepare
Kementerian Hukum RI
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Junior Chamber International Indonesia
Erzurum Technical University
Bank Muamalat
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Universitas Islam Riau
Rakyat Sulsel
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Muhammadiyah Palopo
Pemerintah Kota Ternate
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Universitas Cokroaminoto Palopo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
STISIP Veteran Palopo
Bank Panin Dubai Syariah
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
National University of Singapore
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
Universiti Malaya
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Hiroshima University
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Tribun Timur
Online Scholarship Competition (OSC)
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Universitas Lamappapoleonro
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Sekolah Putri Darul Istiqamah