Riset & Inovasi Monday, 14 September 2026

Peneliti Farmasi UMI dan BRIN Kembangkan Kandidat Radiofarmaka untuk Deteksi dan Potensi Terapi Kanker Metastasis Tulang

Anisa Safitri 273 dilihat 3 menit baca
Peneliti Farmasi UMI dan BRIN Kembangkan Kandidat Radiofarmaka untuk Deteksi dan Potensi Terapi Kanker Metastasis Tulang

MAKASSAR, umi.ac.id — Peneliti Fakultas Farmasi Universitas Muslim Indonesia (UMI) bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengembangkan kandidat radiofarmaka berbasis radiopeptida yang diarahkan untuk mendeteksi dan berpotensi memberikan terapi pada kanker yang telah mengalami metastasis ke tulang. Penelitian tersebut dipimpin apt. Nurmaya Effendi, M.Sc., Ph.D., peneliti radiofarmaka Fakultas Farmasi UMI, bersama apt. Dewi Yuliana, M.Farm., Ph.D., dosen Farmasi UMI bidang farmakologi, dan Dr. apt. Amal Rezka Putra, M.Si., peneliti BRIN bidang pengembangan radiofarmaka.

Kandidat yang dikembangkan merupakan radiofarmaka, yakni senyawa yang membawa radionuklida untuk dimanfaatkan dalam teknologi kedokteran nuklir. Dalam penelitian ini, senyawa tersebut dirancang agar memiliki kecenderungan menuju jaringan tulang sehingga keberadaan target dapat dipelajari melalui pencitraan dan, pada pengembangan lebih lanjut, radiasi dapat diarahkan ke jaringan sasaran.

Penelitian ini menjadi bagian dari Program Hilirisasi Riset Prioritas–Pengujian Model dan Prototipe Tahun 2026 yang mendapatkan pendanaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Saat ini, penelitian telah memasuki Tingkat Kesiapterapan Teknologi (TKT) 5, yaitu tahap ketika hasil penelitian yang sebelumnya telah diuji di laboratorium dikembangkan dan diuji dalam kondisi yang semakin mendekati lingkungan biologis yang relevan.

Pada tahap tersebut, peneliti antara lain mengevaluasi bagaimana kandidat bergerak setelah masuk ke dalam tubuh, ke mana radioaktivitas terdistribusi, bagaimana kestabilan senyawa, serta berbagai parameter yang berkaitan dengan keamanan.

Menarget Jaringan Tulang

Metastasis tulang terjadi ketika sel kanker dari organ asal menyebar ke jaringan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai komplikasi, antara lain nyeri, tulang menjadi lebih rapuh, meningkatnya risiko patah tulang, hingga terganggunya kemampuan pasien untuk bergerak.

Karena itu, kemampuan mengetahui lokasi dan distribusi keterlibatan tulang menjadi salah satu aspek penting dalam pengelolaan kanker metastasis tulang.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, tim UMI-BRIN mengembangkan kandidat radiofarmaka yang dirancang memiliki kecenderungan menuju jaringan tulang. Salah satu komponen yang digunakan adalah oligoaspartat, yang berperan sebagai bagian penarget untuk membantu mengarahkan molekul menuju mineral yang terdapat pada jaringan tulang.

Sementara itu, radionuklida yang digunakan adalah Iodium-131 (I-131). I-131 memiliki karakteristik yang memungkinkan pemanfaatannya dalam pengembangan kedokteran nuklir karena memancarkan radiasi beta dan gamma. Radiasi gamma dapat dimanfaatkan untuk pencitraan menggunakan perangkat seperti kamera gamma atau SPECT, sedangkan radiasi beta memiliki potensi memberikan efek terapi pada jaringan yang menjadi target.

Karakteristik tersebut membuka peluang pengembangan platform menuju pendekatan radioteranostik, yakni konsep yang memadukan fungsi pencitraan untuk mengetahui keberadaan target dengan fungsi terapi melalui pemberian radiasi pada target yang sama.

Namun, dalam konteks penelitian ini, kemampuan tersebut masih berada pada tahap pengembangan dan pengujian praklinis. Kandidat yang dikembangkan belum merupakan obat yang siap digunakan pada pasien.

Hasil Awal Menunjukkan Kecenderungan ke Tulang

Penelitian UMI-BRIN ini bukan dimulai dari nol. Pengembangan kandidat radiofarmaka tersebut merupakan kelanjutan dari penelitian sebelumnya yang telah dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi yang terindeks Scopus Q2.

Pengujian sebelumnya memberikan hasil yang menjadi dasar bagi pengembangan lebih lanjut. Setelah kandidat diberikan pada mencit uji, radioaktivitas terdeteksi dalam jumlah tinggi pada tulang sebagai organ target. Sementara itu, pada sebagian besar organ lain yang bukan menjadi sasaran, akumulasi radioaktivitas relatif lebih rendah.

Temuan tersebut menjadi salah satu dasar penting untuk melanjutkan pengembangan kandidat menuju tahap berikutnya.

Ketua tim peneliti, apt. Nurmaya Effendi, M.Sc., Ph.D., mengatakan hasil biodistribusi tersebut menunjukkan bahwa radiopeptida yang dikembangkan memiliki kecenderungan menuju jaringan yang sejak awal dirancang sebagai target.
"Hasil biodistribusi awal menunjukkan radiopeptida yang kami kembangkan memiliki kecenderungan akumulasi yang tinggi pada tulang. Ini merupakan temuan penting karena sejak awal molekul tersebut memang dirancang sebagai agen penarget tulang," jelas Nurmaya.

Selain melihat distribusi radioaktivitas, peneliti juga mengevaluasi apakah radionuklida yang dibawa oleh senyawa tersebut tetap terikat dengan baik selama berada di dalam tubuh. Salah satu parameter yang diamati adalah rendahnya radioaktivitas pada lambung dan kelenjar tiroid. Parameter tersebut menjadi bagian dari evaluasi untuk mengetahui kestabilan ikatan I-131 dengan senyawa pembawanya serta kemungkinan terlepasnya radioiodin di dalam tubuh.

Penelitian juga menunjukkan radioaktivitas yang lebih dominan ditemukan pada urin dibandingkan feses. Temuan tersebut menunjukkan bahwa ekskresi kandidat dalam model uji lebih banyak berlangsung melalui jalur urinaria. Informasi mengenai distribusi dan ekskresi ini penting untuk memahami perilaku kandidat di dalam tubuh sekaligus menjadi bagian dari evaluasi paparan radiasi pada organ non-target.

Meski hasil awal menunjukkan potensi, Nurmaya menegaskan bahwa penelitian tersebut masih membutuhkan berbagai tahapan pengujian sebelum dapat diarahkan menuju aplikasi klinis.

"Harapan kami, kandidat radiopeptida berlabel I-131 ini dapat terus dikembangkan. Jalan menuju aplikasi klinis tentu masih memerlukan berbagai tahapan. Saat ini, fokus kami adalah menyelesaikan validasi prototipe pada TKT-5. Kami ingin memastikan kandidat memiliki distribusi biologis yang baik dan stabil. Aspek keamanan juga menjadi bagian penting dalam pengujian ini," jelasnya.

Dari Riset Menuju Hilirisasi

Pengembangan teknologi tersebut tidak terbatas pada penggunaan I-131. Platform radiofarmaka yang dikembangkan berpeluang dikaji lebih lanjut menggunakan jenis radionuklida lain sesuai kebutuhan pencitraan maupun terapi.

Indonesia sendiri telah memiliki pengalaman dalam pengembangan radiofarmaka untuk mendukung penanganan berbagai kondisi medis, termasuk membantu mengatasi nyeri akibat kanker yang telah menyebar ke tulang. Riset UMI bersama BRIN diharapkan dapat memperkaya pengembangan teknologi radiofarmaka di dalam negeri, khususnya kandidat yang memiliki kemampuan penargetan terhadap jaringan tulang.

Bagi tim peneliti, keberhasilan riset tidak hanya diukur dari publikasi ilmiah, tetapi juga dari peluang untuk membawa hasil penelitian menuju tahap pengembangan teknologi yang dapat memberikan manfaat bagi dunia kesehatan.

Penguasaan teknologi radiofarmaka di dalam negeri juga menjadi penting seiring berkembangnya pemanfaatan teknologi kedokteran nuklir untuk mendukung diagnosis maupun terapi berbagai penyakit.

"Kami berharap penelitian ini menjadi salah satu kontribusi perguruan tinggi dalam membangun kemandirian radiofarmaka nasional. Target akhirnya bukan hanya menghasilkan molekul baru, tetapi menghasilkan teknologi yang memiliki dasar ilmiah kuat dan dapat diterjemahkan menjadi manfaat bagi pasien kanker di masa depan," tutur Nurmaya.

Kolaborasi Fakultas Farmasi UMI dan BRIN tersebut memperlihatkan bagaimana riset perguruan tinggi dapat dibangun melalui jejaring dengan lembaga riset nasional, mulai dari pengembangan molekul, pengujian praklinis, hingga validasi prototipe.

Tahapan tersebut menjadi bagian penting dalam mendorong hasil penelitian agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi inovasi kesehatan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

(Humas UMI)

Bagikan:

Langganan Berita UMI

Dapatkan berita dan informasi terbaru UMI langsung di email Anda.

Mitra & Kerjasama
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Kurnia Jaya Persada
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
PT Nas Media Indonesia
Erzurum Technical University
Universitas Islam Al-Azhar
PT Indosat Tbk
Marinduque State University
Alliance Française de Makassar
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Universitas Ibnu Sina
National University of Singapore
Online Scholarship Competition (OSC)
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Universiti Malaysia Terengganu
Institut Teknologi Bandung
Bank Mandiri
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Rakyat Sulsel
Politeknik Cendana
Universitas Islam Bandung
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Andi Djemma
PT Marlip Indo Mandiri
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universitas Islam Sumatera Utara
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Hasanuddin
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Bank CIMB Niaga Syariah
Kementerian Hukum RI
Bank Muamalat
Universitas Islam Riau
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Cokroaminoto Palopo
Universiti Kebangsaan Malaysia
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Mega Syariah
Bank Sulselbar Syariah
Institut Leimena
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Bank Rakyat Indonesia
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universiti Sains Islam Malaysia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU)
PT Kogas Driyap Konsultan
Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Universitas Kurnia Jaya Persada
Asosiasi Konsultan Pajak Publik Indonesia (AKP2I)
Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar
Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim
Chulalongkorn University (The Halal Science Center)
PT Nas Media Indonesia
Erzurum Technical University
Universitas Islam Al-Azhar
PT Indosat Tbk
Marinduque State University
Alliance Française de Makassar
Kementerian Kelautan dan Perikanan
Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Sukma
Universitas Ibnu Sina
National University of Singapore
Online Scholarship Competition (OSC)
Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Universiti Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah
Universiti Malaysia Terengganu
Institut Teknologi Bandung
Bank Mandiri
Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia
Rakyat Sulsel
Politeknik Cendana
Universitas Islam Bandung
Pemerintah Kabupaten Jeneponto
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Sulawesi Selatan
Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Andi Djemma
PT Marlip Indo Mandiri
Ruijie Networks Co., Ltd.
Universitas Islam Sumatera Utara
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan
Universitas Hasanuddin
Universitas Muhammadiyah Jakarta
Bank CIMB Niaga Syariah
Kementerian Hukum RI
Bank Muamalat
Universitas Islam Riau
Pemerintah Kabupaten Pinrang
Universitas Cokroaminoto Palopo
Universiti Kebangsaan Malaysia
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur
Politeknik Keuangan Negara STAN
Bank Mega Syariah
Bank Sulselbar Syariah
Institut Leimena
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan
Bank Rakyat Indonesia
Lembaga Amil Zakat Hadji Kalla
Universiti Sains Islam Malaysia
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Arta Kabanjahe
Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Sulawesi Selatan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Pemerintah Kota Makassar
Universitas Muhammadiyah Parepare
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Hiroshima University
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Griffith University
STISIP Veteran Palopo
Binaskil Academy Malaysia
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Sanjivani University
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
ITBM Malaysia
PT Zahir Internasional
Perbanas Institute
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
PT Jasa Raharja
Bank Panin Dubai Syariah
Bank Negara Indonesia
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Pemerintah Kabupaten Gowa
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas Muhammadiyah Palopo
Junior Chamber International Indonesia
Bank Sulselbar
Politeknik Palopo
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
AMDA International
Universitas Alkhairaat Palu
Tribun Timur
Universiti Malaya
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Pemerintah Kabupaten Bombana
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Mega Buana
Universitas Lamappapoleonro
Bank Syariah Nasional
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Politeknik Sorowako
Istanbul Sabahattin Zaim University
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
University Of Michigan - Ann Arbo
Politeknik Dewantara
Pemerintah Kota Ternate
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Balikpapan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Bank Syariah Indonesia
Detik.com
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan As Syifa Kisaran
Pemerintah Kota Makassar
Universitas Muhammadiyah Parepare
Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Selatan
Hiroshima University
Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia
Griffith University
STISIP Veteran Palopo
Binaskil Academy Malaysia
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur
Pemerintah Kabupaten Fakfak
Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan
Sanjivani University
PT Putra Mekongga Sejahtera
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara
ITBM Malaysia
PT Zahir Internasional
Perbanas Institute
King Mongkut's Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) THAILAND
PT Jasa Raharja
Bank Panin Dubai Syariah
Bank Negara Indonesia
Sekolah Putri Darul Istiqamah
Pemerintah Kabupaten Gowa
Badan Riset dan Inovasi Nasional
Universitas Muhammadiyah Palopo
Junior Chamber International Indonesia
Bank Sulselbar
Politeknik Palopo
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
AMDA International
Universitas Alkhairaat Palu
Tribun Timur
Universiti Malaya
Universiti Teknikal Malaysia Melaka
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Datu Kamanre
Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato
Pemerintah Kabupaten Bombana
Universitas 17 Agustus - Surabaya
Kyushu Institute of Technology (School of Computer Science and System Engineering)
Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan
Universitas Mega Buana
Universitas Lamappapoleonro
Bank Syariah Nasional
AMIK Ibnu Khaldun Palopo
Politeknik Sorowako
Istanbul Sabahattin Zaim University
Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
University Of Michigan - Ann Arbo
Politeknik Dewantara
Pemerintah Kota Ternate
Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan
Perhimpunan Advokat Indonesia Profesional
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bhakti Pertiwi Luwu Raya
Pemerintah Daerah Kota Parepare
Universitas Balikpapan
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (BPOM)
Bank Syariah Indonesia
Detik.com